Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
58


__ADS_3

Sesampainya dikampus , ara pamit pada dion sebelum turun dari mobil dan seperti biasa ara mencium tangan dion saat bersalaman.....


"aku kuliah dulu ya kak? "... pamit ara lalu mencium tangan dion


" iya, yang rajin "... jawab dion sambil mengusap lembut pucuk kepala ara


" siap kakak suami! "... ucap ara sambil membuka pintu mobil


Dion tersenyum sambil melihat ke arah ara yang sedang berjalan masuk kedalam kampus....


Dan setelah memastikan ara masuk kedalam kampus, dion menyuruh rey untuk mengemudikan mobil menuju ke perusahaan.....


**


Sesampainya didalam kelas, ara langsung menghampiri kedua temannya yang sudah datang lebih dulu dan kini sedang duduk di bangku....


"pagi semua? "... ucap ara dengan senyuman manis


" tumben senyumanmu secerah ini ra! "... ucap tina


" iya ra tumben! ada apa nih? "... ucap dina


"senyuman kan sama dengan ibadah! kalian gimana sih! "... ucap ara sambil duduk di bangkunya


"tapi senyumanmu kali ini berbeda dari biasanya deh ra! "... ucap tina


" iya ra"... timpal dina


"udah itu gak penting! yang terpenting nanti kamu ikut aku din! "... ucap ara


" ikut kemana lagi ra? "... tanya dina


" cuma dina aja nih yang di ajak? "... ucap tina


" nanti kamu ikut aku keruangan dosen pembimbing kita saat magang nanti"... ucap ara


"memangnya kita udah diterima magang di perusahaan suami kamu ra? "... tanya dina


" kayaknya sih udah! soalnya nanti kita disuruh kesana nganterin berkas dari kampus buat magang"... jawab


"wahhh! selamat ya buat kalian berdua "... ucap tina


" makasih ya tin"... ucap ara


Kemudian mereka bertiga berpelukan dan tak berapa lama dosen masuk kedalam kelas lalu memulai pelajaran.....


Hari ini hanya ada satu mata kuliah dan ara bisa pulang lebih cepat pukul 10 pagi....


Tetapi nanti selesai mata kuliah, ara bersama dina harus menemui dosen pembimbing magang di ruangannya .....


**


Di perusahaan dion sedang disibukkan dengan pekerjaannya yang ada dilayar laptopnya dan di atas meja kerjanya juga ada banyak berkas yang menumpuk untuk segera dion tanda tangani secepatnya.....


Bagi dion pekerjaan ini biasa saja, karena dari dulu dion orangnya suka sekali dengan pekerjaan dan dion mampu memperkerjakannya sendiri....


Meskipun terkadang dion masih suka memerintahkan rey untuk menghandel pekerjaannya, itu karena ada hal lain yang lebih penting.....


Tak terasa waktu berjalan begitu cepat dan dion melirik jam yang ada dioergelangan tangannya sudah menunjukkan pukul 10 pagi.....


Itu tandanya ara sudah selesai kuliah dan dion segera menghubungi rey untuk segera menjemput ara di kampusnya.....


Dion mengambil telefon yang ada di atas meja kerjanya dan langsung menyambungkannya ke ruangan rey.....


*📞dion


rey?


segera jemput nona muda sekarang!


📞rey


baik tuan muda


tut tut



Dion langsung menutup telefonnya dan hal itu membuat rey mengeryitkan keningnya sambil meletakkan kembali telefon pada tempatnya.....


"sabar rey! tuan muda sedang puber kedua"... ucap rey lirih


Kemudian rey merapikan meja kerjanya terlebih dahulu sebelum berangkat menjemput ara di kampusnya.....


Setelah merapikan meja kerjanya, rey beranjak dari tempat duduknya dan berjalan keluar dari ruangannya.....

__ADS_1


Rey berjalan cepat menuju ke tempat parkir khusus petinggi di perusahaan tersebut, dan sesampainya di depan mobil rey segera masuk kedalam mobil lalu segera mengemudikan mobilnya menuju ke kampus ara.....


Untuk menuju ke kampus ara, rey hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit karena pukul segini jalanan masih terlihat sepi.....


Sesampainya di depan kampus, rey segera mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi ara jika dia sudah sampai didepan kampus.....


Setelah menghubungi ara, rey meletakkan ponselnya kembali kedalam saku jasnya.....


Dan tak berapa lama ara masuk kedalam mobil dibagian penumpang belakang.....


"Hai rey? "... sapa ara


" Hai nona muda, oh ya dimana teman nona muda? "... tanya rey


" itu! dia membawa motor sendiri "... tunjuk ara ke ara dina yang ada dibelakang mobil


" oh... kita berangkat sekarang ya nona muda? "... tanya rey


" berangkat tahun depan! "... celetuk ara


" berkasnya sudah anda bawa nona muda? "


"kau tenang saja! semuanya sudah lengkap"... ucap ara


" baik nona muda"


Setelah itu rey mengemudikan mobilnya menuju ke perusahaan dan dina mengikutinya dari belakang menggunakan motor.....


Sesekali rey melirik dina yang mengendarai sepeda motor melalui kaca spion sebelah kanan, dan hal itu tak luput dari pandangan ara yang tersenyum kecil melihat tingkah rey....


"ehemmm! ajak kenalan dong rey! "... ucap ara


" maksud nona muda? "... rey melirik ara melalui kaca spion depan


" itu temen aku ajakin kenalan! daripada cuma dilirik aja! "


"saya hanya memastikan jika teman anda mengendarai motornya dengan baik nona"


"ohhh begitu! "... ucap ara sambil tersenyum mengejek


Rey hanya menghela nafas saja melihat ara yang sepertinya mengejeknya....


Sekitar 30 menit mereka sampai didepan perusahaan dan ara segera turun dari mobil lalu menunggu dina yang sedang memarkirkan motornya.....


Ara hanya menganggukkan kepalanya dan dina berjalan di sampingnya sambil menggandeng tangan ara.....


Sedangkan dari arah lain ada diana yang sedang memperhatikan kedatangan ara di perusahaan dan diana juga melihat jika semua pegawai disini sangat ramah dengan ara.....


"siapa dia sebenarnya? "... ucap diana


Diana melihat ara berjalan menuju ke lift khusus yang akan mengantarnya ke ruangan dion.....


**


Didalam ruangannya, dion sedang menandatangani beberapa berkas yang hampir selesai.....


Tiba tiba terdengar suara ketukan pintu dan tak berapa lama rey masuk kedalam ruangannya bersama dengan ara dan juga dengan teman ara....


"permisi tuan muda"... ucap rey


" hemmm! "... ucap dion


" Hai kak dion? "... sapa ara sambil tersenyum manis


" Hai ra"... balas dion sambil tersenyum


Rey mengeryitkan keningnya saat melihat perubahan dari dion dan tanpa rey sadari jika saat ini dina teman ara sedang meliriknya ....


"kalian berdua duduklah dulu! "... perintah dion pada ara dan juga teman ara


" setelah itu berikan berkas kalian pada rey! "... lanjut dion


Setelah duduk, ara dan dina memberikan sebuah map kepada Rey dan Rey segera mengambil map tersebut....


" Rey! kau tunjukkan ruangan mereka untuk magang selama 3 bulan kedepan dan jelaskan apa saja peraturan di perusahaan ini saat bekerja! "... ucap dion sambil fokus pada berkas yang sedang ia tanda tangani


" baik tuan muda"... ucap Rey


"mari ikut saya nona muda dan nona? "... Rey menggantungkan ucapannya


" dina namanya Rey! "... ucap ara


" mari silahkan ikut dengan saya"... ucap Rey lagi


"aku permisi dulu ya kak? "... pamit ara

__ADS_1


" iya ra"... jawab dion


Kemudian ara dan dina mengikuti Rey yang sudah berjalan lebih dulu dari mereka.....


Ara dan dina sangat takjub dengan isi gedung perusahaan milik dion....


"kita mau kemana sih Rey sebenarnya? "... tanya ara


" kok daritadi masuk lift mulu! "... lanjut ara


" nanti nona muda juga akan tau sendiri"... jawab Rey singkat tanpa menghentikan langkah kakinya


Mereka bertiga terus berjalan dan keluar masuk lift hingga mereka sampai di sebuah ruangan yang bertuliskan RUANG DESAIN....


Saat masuk kedalam ruang desain, didalam sana ada beberapa orang yang sedang mengerjakan pekerjaan masing masing.....


"perhatian untuk semuanya! "... ucap Rey dengan tegas


Semua orang yang ada didalam ruangan desain langsung berdiri dari tempat duduknya dan semuanya melihat ke arah Rey.....


"kalian sudah tau bukan jika yang ada disamping saya ini adalah nona muda adik dari tuan muda? "... tanya Rey dengan tegas


" kami sudah tau asisten Rey! "... seru semuanya


" lalu yang disamping nona muda adalah teman nona muda yang bernama nona dina".... Rey memperkenalkan dina


"2 minggu lagi mereka berdua akan magang di perusahaan kita selama 3 bulan dan mereka akan magang di bagian desain".... lanjut Rey


" jadi saya harap kalian nantinya bisa saling membantu untuk membimbing nona muda dan juga nona dina"


"baik asisten Rey! "... seru semuanya


"saya rasa sekian dulu! kalian boleh melanjutkan pekerjaan kembali! "


Setelah itu Rey mengajak ara untuk keluar dari ruangan desain .....


"setelah ini kita mau kemana lagi Rey? "... tanya ara


" saya akan mengantar nona muda ke ruangan tuan muda"... jawab Rey


"terus teman aku? "... tanya ara lagi


" teman anda sebaiknya pulang lebih dulu ! "


"hah? "... ara menganga mendengar ucapan menohok dari Rey


Kemudian ara menoleh ke samping dan ara melihat dina yang sedang cengengesan.....


" kamu kenapa din? "... tanya ara sambil mengeryitkan keningnya


" aku gak papa ra! aku pulang duluan ya? "... pamitnya


" tapi din? "


"udah gak papa kok ra! oke? "


"kalo gitu hati hati ya ra din dijalan? "


"iya ra.... daaahhh? "... ucap dina sambil melambaikan tangan ke arah ara


Setelah dina pergi, ara mengikuti Rey yang berjalan lebih dulu untuk mengantarnya menuju kedalam ruangan dion.....


tok tok


ceklek


" permisi tuan muda? "... ucap Rey setelah masuk kedalam ruangan dion


" habis ini apa jadwal ku Rey? "... tanya dion


" pukul 12 nanti anda ada meeting dengan clien sekalian mereka mengajak anda makan siang bersama tuan muda"... jawab Rey


Dion menganggukkan kepalanya sambil melirik ke arah ara yang sedang sibuk dengan ponselnya.....


"kalo gitu kita berangkat sekarang sebelum macet dijalan! "... ucap dion sambil berdiri dari tempat duduknya


" lalu bagaimana dengan aku kak? "... tanya ara


" kamu ikut saja! "... jawab dion


Kemudian dion menggandeng tangan ara untuk berjalan keluar dari ruangannya dan Rey mengikutinya dari belakang.....


Hal itu membuat ara dan juga Rey terkejut dengan sikap dion yang tiba tiba menggandeng tangan ara.....


********

__ADS_1


__ADS_2