
Didalam ruangan dion sangat hening dan hal itu tiba tiba membuat ara merinding karena saat ini diom sedang menatapnya dengan tatapan tajam.....
"duduk! "... perintah dion
Dengan perlahan ara duduk di kursi yang ada didepan meja kerja dion dan sesudah duduk tiba tiba nafas ara terasa sangat berat....
" sejak kapan kamu dekat dengan tuan tian? "... tanya dion dengan tatapan tajam
" baru beberapa hari kak"... jawab ara lirih
"kau menyukainya? "
Ara membulatkan matanya dan sesaat tatapan mereka berdua bertemu, dion melihat dari mata ara jika ara terkejut dengan pertanyaannya.....
"kau menyukainya? "... tanya dion lagi dengan nada tegas
" ti... dak "... jawab ara sambil menggelengkan kepalanya
" apa kau sudah lupa dengan kesepakatan kita yang tempo hari? ".... tanya dion lagi
" aku masih mengingatnya kak"
"lantas kenapa kau mendekati tuan tian? "
"aku tidak mendekatinya! "
"lalu kenapa kalian terlihat begitu akrab ? "
"karena kak tian orangnya asyik di ajak ngobrol"
"apa kau melupakan statusmu?"
"tidak kak"
"lalu kenapa kau beraninya dekat dengan pria lain dibelakang suamimu! "... dion menatap ara dengan sangat tajam
" aku.. " ucapan ara dipotong oleh dion
"pikirkan kesalahanmu dan jika kau sudah tau apa kesalahanmu, kau harus minta maaf dan jauhi tuan tian! "... ucap dion dengan tegas
" sekarang kembalilah keruanganmu! "... perintah dion
Tanpa mengeluarkan suaranya, ara beranjak dari duduknya dan berjalan keluar dari ruangan dion untuk kembali keruangan desain.....
**
#FLASHBACKON
Saat makan siang di sebuah restauran dion ditemani oleh rey menikmati makan siangnya.....
Sejak datang ke restauran hingga pesanan di antar, dion hanya diam saja dan tidak menyentuh makanannya....
Rey memberanikan diri untuk bertanya pada dion, kenapa dion sejak tadi hanya berdiam diri.....
"tuan muda? "... panggil rey dan dion hanya menatap rey
" apa ada sesuatu yang mengganggu pikiran anda? "... tanya rey
" huft! "... dion membuang nafasnya dengan kasar
" aku bingung dengan diriku rey! ".... ucap dion
" maaf tuan muda, maksudnya tuan muda bagaimana? "... rey mengeryitkan keningnya
"sejak aku melihatnya akrab dengan pria lain, entah kenapa perasaanku seperti ingin marah"
"apa di diriku ada penyakitnya? "... tanya dion
" maaf tuan muda kalau saya lancang, apa tuan muda sedang cemburu dengan nona muda? "... tanya rey
" apa iya aku cemburu dengannya?"... dion balik bertanya
"kalau cemburu wajar saja tuan, karena tuan adalah suaminya nona muda"... ucap rey
" ck! aku sudah lupa gimana rasanya cemburu"... ucap dion
"kalau menurut saya seharusnya tuan muda memberitahu nona muda agar nona muda tidak terlalu dekat dengan pria lain termasuk tuan tian"... ucap rey
__ADS_1
" bukankah tuan muda dan nona muda sudah sepakat untuk menjalankan pernikahan seperti pernikahan sesungguhnya? "
"maafkan saya tuan muda jika saya lancang berkata seperti ini"... rey merasa bersalah
" kau benar juga! kenapa aku jadi b*d*h begini! "... ucap dion
"lebih baik tuan muda mengatakan keluh kesah anda pada nona muda sebelum terlambat tuan"... ucap rey
" makasih ya rey! karna kau aku jadi sedikit tenang"
"sama sama tuan muda"
Setelah itu dion baru memakan makanannya yang sudah tersaji sejak beberapa menit yang lalu....
#FLASHBACKOFF
**
Ara menghembuskan nafas kasar setelah masuk keruang desain dan duduk di kursinya....
"kau kenapa ra? "... bisik dina
Ara hanya menatap intens dina yang saat ini sedang menatapnya dengan penuh rasa penasaran.....
Kemudian ara menceritakan semua yang terjadi didalam ruangan dion dan dina mencubit kedua pipi ara karena gemas dengan temannya yang tidak bisa peka....
" awww! kenapa mencubit ku? "... ucap ara sambil mengusap kedua pipinya
" benarkan kataku ra! "... ucap dina
" apa? "
"suami kamu sedang cemburu dan kelihatannya benih benih cinta sudah tumbuh di dirinya"... bisik dina
" mana mungkin? ngaco kamu"
"jangan terlalu polos ra! inget kesepakatan kalian berdua apa? "... ucap dina sambil menatap ara
" jadi kamu harus menjaga jarak kepada tuan tian dan saranku kamu ke perusahaan barengan aja sama kakak suamimu"... lanjut dina
"bentar bentar! jadi maksud kamu dia itu udah mulai suka denganku? "
" maksudnya? "
"ya biar dia dulu yang nunjukin perasaannya padamu"
Ara hanya tersenyum dan dina menyenggol lengan ara....
"kamu juga sudah menyukainya bukan? "... dina menunjuk wajah ara
" apaan sih din! ayo kerja"... ara jadi salah tingkah
"aduhhh! yang udah dapat pandangan pertama"... goda dina
" sssttttt! "
"jadi kamu nanti harus meminta maaf ke kakak suami kamu dan jangan lupa manjain dia"... bisik dina
" ck! apaan sih kamu! "
Kemudian mereka berdua melanjutkan pekerjaan masing masing dan ara tersenyum sendiri membayangkan wajah dion saat sedang cemburu kepadanya.....
**
Sorenya pukul 5 dion sudah pulang dari perusahaan dan saat ini dion sedang berjalan menuju ke kamarnya....
Sesampainya di kamar, dion melihat ara yang sedang duduk disofa sambil tersenyum ke arahnya.....
Dion berlalu dari begitu saja dan hal itu membuat senyuman ara memudar, lalu ara berjalan menghampiri dion yang berada di dalam ruang ganti.....
"kak dion? "... panggil ara yang sedang berdiri tepat di depan dion
Dion tidak menjawab panggilan ara dan kini dion malah melepaskan dasi serta jam tangannya.....
" aku minta maaf kak"... ucap ara lirih
Dion menatap ara yang saat ini sedang memasang wajah memelasnya ...
__ADS_1
"aku minta maaf kak... dan aku akan patuh dengan kak dion"... ucap ara lagi
" ya! "... ucap dion sambil berlalu dari hadapan ara
" ya apa maksudnya? "... ara mengikuti dion
" ya maafmu ditrima! ".. ucap dion sambil membuka pintu kamar mandi
" tunggu! "... ara berdiri di depan dion
" apa? kau ingin mandi bersamaku? "... dion menatap ara
Kemudian ara berjalan kebelakang dion sambil menahan malu dan dion masuk kedalam kamar mandi sambil tersenyum kecil melihat tingkah ara....
" aduh! malu banget aku"... ara menepuk keningnya
"bodo amat! yang penting dia udah gak marah lagi"... ucap ara sambil berjalan menuju ke sofa
Ara menyalakan televisi dan ara melihat drama kesukaannya sambil menunggu dion keluar dari kamar mandi.....
Tak berapa lama dion keluar dari kamar mandi dan ara belum menyadarinya karena ia terlalu fokus dengan televisi.....
Dion menghampiri ara yang sedang fokus dengan layar televisi dan kemudian dion mematikan televisinya....
"kenapa di matiin sih! "... gerutu ara sambil menoleh ke arah dion
" bersiaplah! "... ucap dion
" maksudnya? "... ara mengeryitkan keningnya
" kita akan makan malam diluar! "... ucap dion sambil berjalan keluar kamar
" ceritanya ngajakin aku dinner kali ya dia? tapi kok gak romantis gitu ya "... ucap ara
" inget ra! dia itu jelmaan es balok jadi ya dingin banget sikapnya"... ucapnya lagi
Kemudian ara berjalan menuju keruang ganti untuk berganti pakaian dan sesampainya diruang ganti ara bingung harus memakai pakaian yang bagaimana....
Karena baru pertama kali ini ada yang mengajak ara dinner dan orang itu adalah suaminya sendiri....
Ara mondar mandir di depan almari sambil berkacak pinggang dan tiba tiba dion masuk kedalam ruang ganti untuk memberikan sebuah paperbag pada ara....
"pakai ini! "... ucap dion
" apa ini kak? "... tanya ara
" sudah cepat pakai! aku tunggu diluar"
Dion meninggalkan ara didalam ruang ganti dan menunggunya di depan rumah....
Setelah dion pergi ara membuka paperbag pemberian darinya dan ara terkejut dengan isi dari paperbag tersebut....
Didalam paperbag tersebut ada sebuah gaun set sepatu dan tas yang warnanya sangat serasi.....
"wahhhh! bagus banget"... ara menutup mulutnya
Kemudian ara segera mengganti bajunya dan memakai gaun tersebut....
Sedangkan dion yang sedang menunggu ara didalam mobil sambil melirik jam ditangannya, karena sudah 30 menit dion menunggu ara keluar dari rumah.....
"nona muda sedang berjalan kemari tuan"... ucap rey dari luar mobil
Kemudian dion menoleh ke pintu rumah yang sedang terbuka dan pandangan dion tertuju pada ara yang sedang berjalan menuju ke arahnya....
Tentu saja dion dibuat terpesona dengan penampilan ara, karena ara terlihat jauh lebih cantik dari biasanya....
Itu semua berkat dina yang tadi kebetulan sedang melakukan video call dengan ara yang sedang memoles wajahnya....
Dina memandu ara untuk tampil beda supaya dion terpesona dengannya dan hal itu berhasil membuat dion tak mengedipkan matanya saat memandang ara.....
*****
***Hai Hai readers 👋👋
maaf ya kalau ceritanya monoton 🙏🙏
episode episode selanjutnya bakalan bagus karena hanya ada kebucinan tuan muda alias dion kepada ara......
__ADS_1
jangan lupa like ya 🤗🤗🤗***