Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
67


__ADS_3

Malamnya pukul 12 malam dion masuk kedalam kamar dan mendapati ara yang sedang tidur di atas ranjang dengan nyenyak.....


Kemudian dion berjalan mendekati ara yang sedang terlelap dan dion menatap dengan intens wajah cantik ara yang sedang tidur.....


Dion tidak mengerti dengan apa yang terjadi pada dirinya, saat mengetahui ara begitu akrab dengan tuan tian perasaan dion seperti marah dan tidak rela jika ara akrab dengan pria lain.....


Saat dion hendak memegang wajah ara, dion menjauhkan tangannya dari wajah ara dan kemudian dion berjalan keluar dari kamar.....


Dion memilih untuk tidur didalam ruang kerjanya karena saat ini perasaan dion masih tidak baik baik saja.....


**


Keesokan paginya setelah mandi ara memoles wajahnya dengan sedikit makeup yang natural dan setelah itu ara tak lupa menyemprotkan parfum pada bajunya.....


Dirasa semuanya sudah beres, ara beranjak dari duduknya untuk keluar dari kamar dan ara berjalan menuju ke meja makan.....


Sesampainya dimeja makan ara mengeryitkan keningnya saat melihat piring yang baru saja digunakan untuk makan dan ara tau jika yang baru makan adalah dion.....


"tuan muda sekarang ada dimana? ".... tanya ara pada salah satu pelayan yang sedang berdiri tak jauh dari meja makan


" tuan muda baru saja berangkat ke perusahaan nona muda"... jawabnya dengan sopan


Kemudian ara melirik jam tangannya yang masih menunjukkan pukul 7 pagi dan kemudian ara segera menyantap sarapannya hingga habis......


Selesai sarapan ara segera berjalan keluar rumah untuk menuju ke garasi dan sesampainya di garasi ara segera mengendarai motornya untuk menuju ke perusahaan dion.....


Sialnya saat di tengah ban motor ara pecah dan bengkel masih jauh dari tempatnya saat ini.....


"mana udah pukul 7 lewat lagi! ".... gerutu ara sambil meminggirkan motornya


" gimana ini"


Tiba tiba ada mobil sport berhenti tepat di depannya dan tak berapa lama turunlah tuan tian dari dalam mobil sport tersebut.....


"kak tian? "... ucap ara


" apa ada masalah ra? "... tanya tuan tian


" tuh! "... tunjuk ara pada ban motornya yang depan


" aku antarin aja yuk ra? "... tanya tuan tian


" makasih kak, tapi gak usah aja deh!"... tolak ara


"kenapa? kamu gak takut dimarahi karena terlambat? "


"apa kamu takut kalo kakak kamu marah? "


"duh gimana ya kak? "... ara bingung


" udah jangan bingung! ayo aku anterin"... bujuk tuan tian


"tapi gimana motor aku? "


"nanti biar aku suruh orang buat bawa motor kamu ke bengkel"


"tapi nanti aku ngerepotin kak tian? "


"udah jangan tapi tapi! ayo masuk"


Tuan tian membukakan pintu mobil untuk ara dan dengan terpaksa ara masuk kedalam mobil tuan tian.....


Kemudian tuan tian juga masuk kedalam mobil dibagian kemudi dan segera mengemudikan mobilnya menuju ke perusahaan dion.....


Hanya butuh waktu 25 menit mereka sampai didepan perusahaan dion dan sebelum keluar dari mobil, ara mengucapkan terimakasih pada tuan tian.....


"makasih banyak ya kak? "... ucap ara


" gak usah sungkan ra! nanti kalo motor kamu sudah beres biar di anterin kemari"... ucap tuan tian sambil tersenyum

__ADS_1


"duh jadi banyak ngerepotin kak tian aku"... ucap ara merasa tidak enak


" gak papa ra! udah sana cepet masuk"... ucap tuan tian


"iya kak! daah"


Setelah ara keluar dari mobil, tuan tian segera mengemudikan mobilnya menuju ke perusahaannya sendiri.....


Sedangkan ara berjalan masuk kedalam perusahaan dan langsung berjalan menuju ke ruang desain......


Sesampainya didalam ruang desain, semua pegawai sedang disibukkan dengan pekerjaannya masing masing dan begitu juga dina yang raut wajahnya kini terlihat pucat....


"kenapa dengan wajahmu din? "... tanya ara bingung


" aku gak papa ra"... jawab dina


"terus kenapa wajahmu pucat? "... ara memegang wajah dina


" dan kenapa kalian semua sudah mulai kerja sepagi ini? "... ara mengeryitkan keningnya


" kita semua baru aja kena semprot! "... bisik dina


" maksud kamu? "


"kakak suamimu tadi marah marah gak jelas keruangan ini dan mengatakan jika pekerjaan kita tidak sesuai dengan prosedur".... jawab dina


" huft! "... ara menghembuskan nafas kasar


" apa kau sedang ada masalah dengannya ra? "... bisik dina


" dari kemaren sore dia diemin aku dan kayaknya semalem dia gak tidur dikamar"... bisik ara


"pantesan pagi pagi wajahnya udah menyeramkan! "... gerutu dina


" maksud kamu? "... ara mengeryitkan keningnya


" tadi semua pegawainya pada kena semprot ra! kok hal pribadi ia bawa bawa ke pekerjaan sih! "... ucap dina sambil memggelengkan kepala


**


Saat jam makan siang dion bersama rey keluar dari dalam lift dan dion mendengar percakapan resepsionis dengan seorang pria dari bengkel.....


" permisi mbak? "... ucap seorang pria


" iya Pak ada yang bisa kami bantu?"... ucap seorang resepsionis dengan sopan


"saya mengantarkan motor milik nona ara dan ini kunci motornya"... ucapnya sambil menyerahkan kunci motor


" dan motornya sudah saya letakkan di parkiran mbak"... lanjutnya


"oh iya Pak, tetapi dengan bapak siapa ya?"


"saya orang bengkel suruhan dari tuan tian mbak".... jawabnya


" iya Pak "


Setelah itu orang bengkel pergi dari perusahaan dan dion berjalan menghampiri resepsionis.....


"ada apa orang bengkel kemari? "... tanya dion dengan nada tegas


" orang bengkel mengantarkan motor nona muda tuan"... jawabnya


"motornya kenapa? "


"katanya tadi pagi ban motor nona muda pecah tuan dan tadi orang bengkel suruhan tuan tian"... jawabnya


Setelah itu dion berjalan keluar dari perusahaan dan rey mengikutinya dari belakang....


'bencana besar akan datang lagi! '.... ucap rey dalam hati

__ADS_1


*


Sedangkan ara saat ini sedang makan siang bersama dina di restauran seberang perusahaan ....


"jadi kamu tadi di anterin sama tuan tian ra? "... tanya dina disela sela makan


" iya! "


"suami kamu tau gak? "


"enggak kayaknya! "


"wahhh! bahaya ini "


"kenapa? "


"kamu tuh jadi orang harus peka dong ra! masak tadi udah aku kasih tau masih aja gak peka"


"aku harus peka gimana? "


"ya kamu jelasin kek ke suami kamu dan kamu tuh jangan deket deket sama pria lain! "


"inget kamu sudah menikah"... ucap dina


" aku tuh gak deket deket din!"


"aku merasa suami kamu tuh ada perasaan ke kamu ra"


"enggak mungkin din! "


"kalo gak percaya ya udah! "


Setelah itu mereka menghabiskan makanannya dan setelah selesai mereka kembali ke perusahaan.....


Saat masuk kedalam perusahaan, seorang resepsionis memanggil ara dan bertepatan dengan dion yang juga masuk kedalam perusahaan.....


"nona muda? "... panggil seorang resepsionis


" iya mbak? "... ucap ara


" ini ada titipan kunci motor untuk anda"... ucapnya sambil memberikan kunci motor


"makasih ya mbak"... ucap ara


Setelah itu ara bersama dina melanjutkan jalannya untuk menuju ke ruang desain dan dion menatap ara dari belakang dengan perasaan yang campur aduk.....


" rey! nanti suruh nona muda ke ruanganku"... ucap dion dengan tegas


"baik tuan muda".... ucap rey


Dion masuk kedalam lift khusus menuju ke ruangannya dan sedangkan rey menyusul ara yang sudah masuk kedalam lift lebih dulu.....


Sesampainya didalam ruang desain ara hendak duduk, tetapi ia dipanggil oleh rey ....


" nona muda? "... panggil rey


" ya? "... ucap ara sambil menoleh ke arah rey


" anda disuruh untuk ke ruangan tuan muda nona"... ucap rey


Ara menoleh ke ara dina dan dina hanya menaikkan kedua bahunya, setelah itu ara berjalan mengikuti rey untuk menuju keruangan dion.....


"ada apa dia memanggilku rey? "... tanya ara


" saya tidak tau nona muda"


Kemudian ara hanya berdiam diri sambil terus mengikuti rey dari belakang dan sesampainya didepan pintu ruangan dion, rey mengetuk pintu....


Terdengar suara dari dalam yang menyuruhnya untuk masuk dan kemudian rey membuka pintu lalu menyuruh ara masuk kedalam ruangan dion.....

__ADS_1


************


__ADS_2