
Setelah selesai makan siang dion bersama rey bergegas untuk menuju ke kampung halaman kakek nenek ara.....
Sebelumnya tadi dion sudah memberi kabar kepada istrinya jika siang ini dirinya bersama rey akan menjemputnya......
Diperjalanan menuju kerumah kakek nenek ara, dion menyempatkan dirinya untuk bekerja pada layar ipadnya yang saat ini ia pegang......
Sedangkan rey fokus dengan kemudinya , karena jalanan siang ini cukup ramai dan ditambah jalanannya yang licin akibat hujan yang baru saja reda.....
2 jam berlalu dan mobil berhenti tepat didepan rumah tua dan dion tersenyum saat melihat istrinya yang sedang berdiri menyambut kedatangannya.....
"sayang? "... ucap dion setelah keluar dari mobil
Ara segera merentangkan ke dua tanganya dan dion segera menghampirinya lalu mereka berdua berpelukan......
Dina dan rey saling pandang melihat nona serta tuan muda yang sedang berpelukan melepas rasa rindu di antara satu sama lain......
" ayo kita masuk dulu"... ucap ara setelah melepaskan pelukannya
Ara menggandeng tangan suaminya dan dibelakang ada rey bersama dina yang berjalan berdampingan......
"om tante... ini kak dion sudah datang"... ucap ara
" selamat datang tuan muda"... ucap tante mira
"panggil saya dion saja tante".... ucap dion dan di senyumin oleh ara
" silahkan duduk tuan, maksud saya nak dion"... ucap tante mira
Dion duduk di sofa yang tersedia di ruang tamu dan yang lainnya juga ikut duduk di sofa.....
Sedangkan tante mira masuk kedalam untuk memberitahu suaminya jika dion sudah datang.....
"bagaimana hari harimu disini sayang? "... tanya dion sambil mengusap lembut rambut ara
" cukup menyenangkan kak"... jawab ara sambil tersenyum
"tunggu! ".... ara memegang tangan dion dan menatap lekat wajah dion
" apa selama aku disini kak dion tidak pernah tidur? "... tanya ara sambil melirik ke arah rey
Dion memegang wajah ara menggunakan kedua tangannya dan tersenyum menatap istrinya yang sedang menatapnya.....
" aku tidur kok sayang".... jawab dion berbohong
"jangan bohong! kalau kak dion gak ngaku aku gak mau pulang kerumah! ".... ara melipat kedua tangannya didepan dada
" aku gak bohong sayang"... ucap dion
"masih gak mau ngaku juga! "... ara menatap tajam ke arah wajah dion
Dion melirik sekilas ke arah rey yang sedang menatap mereka berdua dan sebelum menjawabnya dion menghembuskan nafas pelan.....
" pasti rey yang memberitahu kamu ya? "... ucap dion sambil melirik rey
" enggak! "
"terus kamu tau darimana kalau bukan dari rey? "
"kak dion setiap pagi gak pernah ngaca ya? "... ara balik bertanya
Dion mengeryitkan keningnya mendengar pertanyaan dari ara dan kedua pasangan kekasih yang duduk didepan mereka berdua tanpa sengaja tawanya hampir saja keluar.....
" pffftttt! ".... dina segera menutup mulutnya dengan kedua tangannya
Dion menatap tajam ke arah rey dan juga ke arah dina yang langsung menundukkan kepalanya.....
__ADS_1
" memangnya kenapa sayang? ".... dion belum mengerti maksud dari pertanyaan ara
" tuh mata panda kakak tebel banget! ".... tunjuk ara kepada kedua kelopak mata dion
Dion langsung tersenyum sambil menatap ke arah istrinya, karena dion tidak bisa mengelak lagi.....
" maaf sayang... aku gak bisa tidur kalau gak ada kamu disampingku".... ucap dion sambil menggenggam tangan ara
"hemmmp! "
"maaf ya sayang? "
"iya! "
Saat dion hendak memegang pipi ara, terdengar suara om andra yang memanggilnya......
"nak dion sudah datang? "... ucap om andra
" sudah om"... jawab dion sambil berdiri untuk berjabat tangan kepada om andra
"maaf ya gara gara saya sakit, ara jadi disini agak lama"... ucap om andra
" gak papa kok"... ucap dion
"gimana kondisi om sekarang? "... tanya dion
" lumayan membaik dan untung saja cepat mendapatkan pertolongan"... jawab om andra
Setelah itu dion banyak mengobrol dengan om andra dan ara mengajak dina untuk pergi ke dapur membantu tante mira menyiapkan makanan.....
Sedangkan rey hanya menjadi pendengar setia saja dan hanya merespon dengan anggukan ataupun senyuman saja.....
**
Tetapi ada rasa nyeri sedikit di hati om andra, dimana semuanya berkumpul begini tidak ada kehadiran anak kesayangannya......
Tante mira yang mengerti dengan pak andra segera mengusap lembut punggung pak andra....
"ngobrolnya kita lanjut nanti saja ya anak anak? ".... ucap tante mira sambil tersenyum
" sekarang kita makan malam dulu"... lanjutnya
"tante bisa aja deh ngatain kita anak anak"... ucap ara
"kan kalian memang anak anak tante dan om, iyakan pah? "... ucap tante mira sambil memandang ke arah suaminya
" iya benar yang dikatakan oleh tante mira"
Ara dan yang lainnya tersenyum menanggapinya , setelah itu mereka segera menikmati makan malam bersama.....
Ara melayani suaminya lebih dahulu sebelum dirinya mengambil makanan untuknya sendiri.....
Dina juga ikut ikutan dengan apa yang di lakukan oleh ara terhadap dion.....
"duh nak dina sudah mulai belajar menjadi istri yang baik ya? "... ucap om andra
" ehhh! i.. ya om hehehe"..... jawab dina sedikit malu
Setelah itu di meja makan tidak ada suara kecuali suara sendok dan garpu yang bertabrakan dengan piring......
Selesai makan malam ara bersama dina membereskan meja makan dan mencuci piring bekas makan mereka.....
Sedangkan om andra bersama istrinya berada di ruang tamu dengan dion dan juga rey.....
20 menit kemudian ara bersama dina berjalan menuju ke ruang tamu dengan membawa tas masing masing.....
__ADS_1
"kita pulang sekarang apa nanti kak? "... tanya ara
" sekarang saja sayang"... jawab dion
"om, tante? ara pamit pulang dulu ya? "... pamit ara
" iya ra, hati hati dijalan".... ucap tante mira
"ara janji akan sering sering mengunjungi kalian disini"... ucap ara
" jangan terlalu sering, kasihan dia nantinya ra"... ucap tante mira sambil mengusap lembut perut ara yang masih rata
"yang penting kamu, debay dan suami kamu sehat sehat kita sudah bahagia kok ra".... ucap om andra
" kalian berdua disini baik baik ya? kalau ada apa apa cepat hubungi ara"
"iya ara"
Ara memeluk om dan tantenya sangat lama sekali, ini adalah pertama kalinya ara bisa memeluk tantenya.....
"kami pamit pulang dulu om, tante"... pamit dina
" iya nak dina hati hati".... ucap om andra dan di angguki oleh tante mira
"dion pamit dulu om, tante? trimakasih banyak atas jamuannya malam ini"... pamit dion
" hati hati nak dion, tidak perlu sungkan begitu anggap saja kami ini sebagai orang tuamu"... ucap om andra
Setelah itu dion bersama yang lainnya masuk kedalam mobil dan rey mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang untuk menuju ke rumah dion.....
"nanti kalian berdua menginap lah semalam dulu dirumah".... ucap ara
" gak perlu ra! aku balik ke apart tanteku aja".... ucap dina sambil menoleh kebelakang
"nanti kita itu sampainya malem banget lho din! "... ucap ara
" biarkan saja sayang, kan mereka berdua tinggal tetanggaan di apart".... ucap dion sambil meletakkan kepalanya dipundak ara
Ara hanya menganggukkan kepalanya sambil membelai dengan lembut wajah dion yang berada di pundaknya.......
Tak berapa lama dion tertidur dan ara tersenyum saat melihat suaminya yang tertidur dengan kepalanya diletakkan pada pundaknya.....
Sedangkan pasangan yang duduk dibangku depan hanya berdiam diri dan sibuk dengan pikiran mereka masing masing.....
Ara menghela nafas saat melihat kedua pasangan yang menurutnya sangat monoton......
"kalian ini pasangan kekasih atau pasangan musuh sih? "... tanya ara
Dina dan rey menoleh bersamaan ke belakang, tetapi rey kemudian menatap lagi ke depan.....
" masak iya pasangan berdiam diri begitu"... ucap ara
"ngobrol dong! rey? jangan cuek gitu sama dina".... ucap ara
" baik nona muda"... ucap rey dengan pandangan lurus kedepan
"biasakan diri kalian dimana saja, kan gak lucu kalo sikap kalian begini sampai nikah nanti"
"masak banyak bicara cuma dipesan aja! "
Dina melirik ke arah rey dan rey yang sadar dilirik oleh dina hanya tersenyum tanpa menoleh ke arah dina.....
Karena saat ini jalanan lumayan ramai, jadi rey harus benar benar fokus untuk mengendarai mobilnya......
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1