
Hari ini dion dan juga ara akan pergi ke negara dimana yang ingin ara kunjungi sejak kecil.....
Disana nantinya dion juga akan memberikan kejutan kepada ara dan hal tersebut pastinya tidak ketahui oleh ara, karena dion memberitahunya jika ara harus menemaninya untuk urusan bisnis.......
Ara yang tidak curiga terhadap dion hanya mengikuti perintahnya saja tanpa banyak pertanyaan, ya meskipun didalam hatinya banyak sekali pertanyaan yang muncul.....
Karena jadwal kerja dion bulan ini sangat padat, jadi dion memutuskan pergi hanya beberapa hari saja karena dion kasihan kepada rey yang harus mengahandel semuanya....
Ara yang baru pertama kali menaiki pesawat merasa sangat bahagia , tetapi saat pesawat mulai terbang ara mual mual dan pusing.....
Dion yang tak tega melihatnya langsung membawanya ke dalam kamar yang tersedia didalam pesawat pribadinya dan dengan telaten dion merawat ara didalam pesawat.....
"maafkan aku? "... ucap ara lirih
" sssttt! istirahatlah"... ucap dion
"kau hanya belum terbiasa saja, kau akan merasakan seperti ini hanya sekali ini saja"... lanjut dion
Ara hanya menganggukkan kepalanya lalu ara memilih memejamkan matanya supaya rasa mualnya tidak terasa lagi.....
**
Di perusahaan rey sedang berada didalam ruangannya dan beberapa kali rey memijit kedua keningnya karena ia sangat janggal kepada laporan yang sudah ia baca beberapa kali .....
"ini pasti ada yang salah! untung saja tuan dion belum membacanya kemaren"... ucap rey
Kemudian rey menekan tombol telefon dan menyambungkan ke ruang desain untuk menyuruh salah satu pegawai dibagian desain untuk datang ke ruangannya......
Sayangnya yang mengerjakan laporan tersebut sedang cuti beberapa hari karena sedang sakit.....
Tetapi rey menyuruh yang lainnya untuk datang ke ruangannya dan tak lama kemudian ada yang mengetuk pintu ruangannya dari luar.....
tok tok
"masuk! "... ucap rey
ceklek
Yang masuk kedalam ruangan rey adalah dina , lalu rey menyuruhnya untuk duduk di kursi yang ada didepan meja kerja rey.....
" kenapa kau yang kemari? "... tanya rey sambil menatap dina dengan ekspresi wajah datar
" saya disuruh oleh ibu mika untuk mewakili pak deni yang sedang ijin"... jawab dina sambil menundukkan kepalanya
"apa begitu caramu berbicara dengan orang lain? "... tanya rey lagi
" maaf "... dina mendongakkan kepalanya dan selama beberapa detik mata mereka bertemu
" apa kamu tau soal laporan ini? "... tanya rey sambil menunjukkan laporan kepada dina
" saya tau hanya sedikit"... jawab dina
"coba kau baca semuanya , setelah selesai kau beritahu apa ada yang aneh dengan laporan tersebut"... rey memberikan laporan tersebut kepada dina
" baik"
Kemudian dina mulai membaca laporan yang telah diberikan kepadanya dan sedangkan rey meneliti kembali tumpukan laporan yang lainnya .....
Tak berapa lama kemudian dina selesai membaca laporan dan dina memberitahu rey jika ada beberapa yang tidak tertulis di laporan tersebut......
Rey setuju dengan dina dan kemudian rey bertanya yang seharusnya bagaimana, karena dina adalah bagian dari ruangan desain dan pastinya dina juga mengetahui apa aja yang harus ada didalam laporan tersebut.....
Kemudian dina ijin untuk kembali ruang desain untuk mengambil buku catatannya, karena selama dia magang disini dina selalu menulis apa saja tentang desain atau tentang sesuatu yang bersangkutan dengan desain.....
Didalam ruangannya rey tersenyum kecil melihat pintu yang baru saja tertutup dan rey takjub dengan dina yang sangat teliti.....
Tak berapa lama kemudian dina kembali kedalam ruangan rey dan memberikan catatannya kepada rey.....
"ini catatan saya "... ucap dina sambil memberikan catatannya kepada rey
Setelah itu rey melihat catatan dina yang beberapa hari ini dan ternyata benar jika didalam proposal tersebut ada beberapa yang tidak ditulis disana.....
Bahkan seharusnya beberapa desain masuk kedalam proposal tersebut, tetapi malah tidak ada dan rey langsung menaruh curiga terhadap pak deni yang sudah mengetik proposal tersebut.....
__ADS_1
" trimakasih karena kamu sudah teliti menulis apa saja yang kau pelajari selama magang? "... ucap rey sambil mengembalikan catatan milik dina
" sama sama asisten rey"... ucap dina
"nanti makan siang sama siapa? "... tanya rey
" maksudnya saya? "... tunjuk dina pada dirinya sendiri
" memangnya disini ada orang lain selain kamu? "... rey balik bertanya
" maaf! saya nanti mungkin makan siang di kantin perusahaan "... ucap dina
" nanti silahkan tunggu saya di lobi"... ucap rey
"maksudnya? "... dina menatap rey yang sedang menata beberapa berkas yang ada di atas meja kerjanya
" ya nanti saya akan mengajakmu makan siang! anggap saja ini rasa trimakasihku karena kamu sudah membantuku "... ucap rey sambil menunjukkan proposal ke arah dina
" oh... baik "... ucap dina
" kalau begitu saya pamit kembali ke ruangan"... ucap dina lalu berdiri dari tempat duduknya
"baiklah! sampai bertemu nanti "... ucap rey sambil tersenyum menatap wajah dina
Dina menganggukkan kepalanya sambil tersenyum dan setelah itu dina segera berjalan keluar dari ruangan rey.....
Setelah keluar dari ruangan rey, dina tersenyum bahagia karena baru kali ini ia melihat senyum rey dan senyuman itu ditujukan padanya.....
"aaaa! hatiku langsung bergetar! "... ucap dina lirih sambil berjalan
" nanti dia juga ngajakin aku makan siang"... lanjutnya
Sepanjang jalan menuju keruang desain, dina selalu senyum cerah dan sesampainya didalam ruang desain dina langsung diserbu beberapa pertanyaan oleh pegawai yang ada didalam ruang desain......
**
Ara saat ini sedang tertidur di dalam hotel mewah dan sedangkan dion duduk di balkon sambil mengecek perusahaannya yang sementara di handel oleh rey.....
***📞dion
hallo rey?
📞rey
hallo tuan muda
ada apa?
📞dion
bagaimana dengan perusahaan hari ini?
apa ada masalah?
📞rey
tidak ada tuan muda
📞dion
baguslah kalo begitu
kau sedang apa sekarang?
📞rey
saya sedang makan siang tuan muda
📞dion
ya sudah kalo begitu lanjutkan makan siangmu!
📞rey
__ADS_1
baik tuan muda
tut tut**
Setelah menutup telefonnya, kemudian dion menutup laptopnya yang ada di pangkuannya dan setelah itu dion meletakkan laptop beserta ponselnya di atas meja samping tempat duduknya.....
Dion masuk kedalam kamar dan melihat ara yang masih tidur dengan lelap didalam balutan selimut.....
Dion tersenyum menatap ara yang sedang tidur dan kemudian dion berjalan masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.....
Tak berapa lama ara menggeliatkan badannya dan membuka matanya dengan perlahan.....
"hoamp! "... ara menguap
Saat kesadarannya penuh ara segera mengubah posisinya menjadi duduk dan bersandar di senderan ranjang.....
" pukul berapa sekarang? "... ara mencari ponselnya untuk melihat pukul berapa sekarang
" hah? udah pukul 5 sore! "... ara menepuk keningnya
" tadi kayaknya sampai disini masih pukul 3 deh! berarti lama sekali aku tidur "
Ara mendengar suara air mengalir dan ara tahu jika dion sedang mandi saat ini.....
Sambil menunggu dion selesai mandi, ara membuka ponselnya dan ara melihat dina yang sedang mengapluod fotonya di media sosial.....
"tumben nih anak apluod foto tanpa wajahnya"... ucap ara sambil memgeryitkan keningnya
"kayaknya ini anak sedang makan siang deh! disana sekarang kan masih siang"
Tak berapa lama terdengar pintu kamar mandi terbuka dan dion keluar dari kamar dengan memakai stelan pakaian casual yang membuat tampilannya terlihat segar.....
"sudah bangun? "... tanya dion sambil berjalan ke arah ara
" sudah kak"... jawab ara sambil tersenyum
"mandilah lebih dulu dan setelah itu kita makan malam".... ucap dion
" iya kak"
Kemudian ara meletakkan ponselnya di atas ranjang dan kemudian ara berjalan masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya......
Sebelum masuk kedalam kamar mandi, ara mengambil pakaian dan perlengkapan mandi di dalam kopernya yang terletak disamping almari yang ada didalam kamar hotel tersebut......
Sedangkan dion menunggu ara di balkon kamar hotel tersebut dan dion kembali fokus pada layar laptop yang saat ini sedang ada di pangkuannya......
25 menit kemudian ara keluar dari kamar mandi dengan memakai dress motif bunga dan kemudian ara dudum depan meja rias untuk merapikan rambutnya serta memoles wajahnya seperti biasanya.....
Dion yang mendengar suara dari dalam kamar menoleh kebelakang dan melihat ara yang sedang menyisir rambutnya.....
Kemudian dion berjalan menghampiri ara yang saat ini sudah rapi dan terlihat tetap cantik di mata dion.....
"kita jadi makan kak? "... tanya ara
" jadi! memangnya kamu mau kelaparan disini? "
"ya enggak! "
"ya udah kita berangkat sekarang"... ajak dion
" iya kak! "
Sebelum pergi ara mengambil tas slempangnya dan kemudian menyusul dion yang sudah keluar lebih dulu dari kamar hotel.....
Ara dibuat terkejut dengan dion yang tiba tiba memeluk pinggangnya saat berjalan , tetapi ara tidak berani protes karena sebenarnya ara juga senang jika mendapat perlakuan seperti itu dari dion......
Ara baru teringat jika saat ini ia sedang berada di negara dimana yang ada menara yang ingin ia kunjungi....
Tetapi ara menepis ke inginannya tersebut ,karena ia tidak mungkin pergi kesana sendirian saja dan sedangkan dion pasti sibuk dengan pekerjaannya.......
*********
__ADS_1