
Setelah mengantar ara pulang, dina langsung mengemudikan mobilnya menuju ke apartemen tantenya......
Sebenarnya dina ingin mampir ke cafe untuk sekedar beli kopi, tetapi jalanan sore ini begitu macet sekali jadi dina memilih untuk mencari jalan alternatif dan tidak jadi pergi ke kafe.....
40 menit kemudian dina sampai di lobi apartemen dan setelah memarkirkan mobilnya, dina kini berjalan menuju ke apartemennya......
"ternyata sudah pukul 6 sore! ".... ucapnya sambil melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya
" berendam kayaknya enak! "... ucap dina sambil masuk kedalam apartemen
Dina masuk kedalam kamar lalu melepaskan accesoris yang ia pakai, termasuk sepatu dan juga tas.....
Setelah itu dina masuk kedalam kamar mandi untuk berendam, karena badannya terasa sangat lelah sekali hari ini.....
...****************...
Malam ini ara makan malam sendiri dirumahnya, karena dion masih dalam perjalanan pulang dan dion juga sudah memberinya kabar jika dirinya sudah makan malam lebih dulu bersama rey asistennya.....
Setelah makan malam ara duduk diruang tengah sambil menyalakan televisi , karena ara ingin menunggu suaminya pulang .....
Saat asyik dengan layar televisinya , ara tidak menyadari kedatangan suaminya yang berjalan menuju ke arahnya.....
"sayang? "... ucap dion lalu mencium pipi istrinya
"sudah pulang kak? "... ucap ara sambil tersenyum
"fokus sama televisi sampai gak sadar suaminya pulang".... ucap dion
" maaf kak, habisnya dramanya bagus sekali"
Ara berdiri dari tempat duduknya dan membantu suaminya melepaskan jas yang dipakainya.....
"aku mandi dulu ya sayang? ".... ucap dion
" iya kak"... jawab ara
"kamu lanjutin aja nonton dramanya"
"iya kak".... ara tersenyum
Dion berjalan menuju ke kamar dan ara melanjutkan kembali menonton acara dramanya.....
Dion menaiki anak tangga sambil menatap istrinya yang sedang fokus pada layar televinya....
'kenapa aku dulu cuek sama gadis itu'.... ucap dion dalam hati
'sekarang tak akan aku sia siakan! '
Sesampainya di dalam kamar dion segera masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya, karena badannya sangat lengket setelah seharian beraktifitas......
Diruang televisi ara tertawa saat melihat drama ada yang lucu dan tiba tiba ponselnya berdering menandakan ada panggilan masuk.....
Ara melirik ponselnya dan mengeryitkan keningnya saat melihat ada panggilan masuk dari nomer yang tidak ada namanya.....
"nomer siapa? "... ucap ara lirih
" angkat gak ya? "
Ara mengambil ponselnya yang ada disampingnya dan ara menekan tombol hijau lalu meletakkan ponselnya di telinga ......
📞xxxx
hallo ara?
📞ara
(mengeryitkan keningnya)
📞xxxx
ini tante mira
📞ara
ada apa tante menelfon ku?
📞xxxx
sebelumnya tante minta maaf atas semua kesalahan tante dan juga kesalahan sonya kepadamu ra ....
tante menelfonmu karena ada sesuatu yang ingin tante katakan padamu
📞ara
__ADS_1
apa tan?
📞xxxx
om andra adiknya papah kamu lagi sakit
hiks... hiks
📞ara
om andra sakit apa tan?
📞xxxx
penyakit lamanya kambuh ra
hiks... hiks
📞ara
kenapa gak tante antar ke rumah sakit terdekat?
📞xxxx
hidup kita sekarang pas pasan ra
buat makan sehari hari aja susah
📞ara
memangnya kalian sekarang tinggal dimana?
📞xxxx
kita tinggal di rumah nenek kamu ra
tolongin om kamu ra... hiks... hiks
📞ara
sekarang tante anterin om andra ke rumah terdekat disana
dan soal biaya jangan cemas, ada aku
📞xxxx
baik ra
tut tut
*
Ara menutup panggilan telfonnya dan ara menyenderkan punggungnya pada senderan sofa sambil mengusap pelan perutnya yang masih rata......
Ara cemas sekali mendapat kabar jika kembaran papahnya sedang kambuh penyakit lamanya dan ara tidak ingin terjadi hal yang tidak di inginkan.....
Meskipun selama ini keluarga mereka jahat kepadanya dan sudah menipunya setelah kepergian kedua orang tuanya, tetapi kembaran papahnya yang tidak pernah jahat padanya......
Lamunan ara buyar setelah dion duduk disampingnya sambil merangkul pundaknya.....
"ada apa sayang? "... tanya dion sambil merapikan rambut ara kebelakang telinganya
"tadi tante mira menelfon ku"... jawab ara
" bilang apa dia? "... dion menatap mata ara
" penyakit om andra kambuh dan mereka tida punya uang sama sekali untuk berobat".... ara menundukkan kepalanya
"sayang? jangan sedih"... dion menaikkan dagu ara
" bagaimanapun om andra tidak pernah jahat kepadaku"..... ucap ara
"tapi dia juga ikut andil saat menipumu mengaku sebagai papah kamu sayang"... ucap dion
Ara menundukkan kembali kepalanya dan dion segera mengangkat dagu ara untuk ia hadapkan ke arahnya.....
Dion tak tega melihat istrinya yang sedih dan hendak meneteskan air matanya.....
" apa yang kamu inginkan sayang? "... tanya dion dengan lembut
" aku ingin menjenguk om andra "... jawab ara lirih
" baiklah! kita akan kesana besok pagi".... ucap dion sambil mengusap lembut pucuk kepala ara
__ADS_1
"sekarang aja gimana kak? "... ara menatap dion dengan wajah memelas
" sudah malam sayang"
"tadi aku menyuruh tante mira untuk segera mengantar om andra ke rumah sakit terdekat dan aku akan mengurus semua biayanya "
"bisa di transfer sayang"
"tapi aku mau kesana kak! boleh ya? "
"hmmm... baiklah! ".... ucap dion dengan terpaksa karena ia tak tega melihat wajah istrinya yang memelas
" makasih kakak sayang".... ara memeluk dion
"kalau ada maunya aja baru ada embel embel sayangnya"... ucap dion sambil mengusap lembut rambut ara
Ara melepaskan pelukannya dan menatap tajam ke arah mata dion, dion bukannya takut malah tertawa.....
" sekarang kamu ganti baju dan bersiap , aku akan menelfon rey".... ucap dion
"kita gak berangkat sendiri aja kak? "
"enggak sayang"
Ara hanya tersenyum dan setelah itu ara berjalan menuju ke kamarnya untuk bersiap.....
Sedangkan dion mengambil ponselnya untuk menghubungi rey dan setelah itu dion juga bergegas menuju ke kamar untuk berganti pakaian.....
20 menit kemudian ara dan dion berjalan menuruni anak tangga untuk menuju ke depan rumah....
Karena rey sudah menunggu mereka berdua sejak 15 menit yang lalu......
Saat sampai di ruang tamu, ara terdiam melihat siapa yang ada dirumahnya saat ini dan ara menoleh ke arah suaminya lalu dion menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.....
"Hai ara? "... sapa dina
" Hai din? "... sapa balik ara sambil menghampiri dina
" kenapa kak dion ngajakin dina juga? emangnya kita mau liburan apa? ".... ucap ara sambil menatap dion
" ini belum seberapa ra! kamu pasti akan kaget lagi melihat didepan rumah".... ucap dina
"maksudnya? ".... ara menaikkan sebelah alisnya
" kita lihat saja kedepan sayang"... ucap dion sambil berjalan lebih dulu
Ara bersama dina berjalan mengikuti dion dan benar yang dikatakan oleh dina, jika ara pasti akan kaget saat melihat didepan rumahnya.....
Dion juga mengajak dua orang berbadan besar alias bodyguard untuk menjaga istrinya, karena dion tau jika ara tidak akan mungkin berada di sana hanya 1 atau 2 hari saja.....
Sedangkan dion keesokan harinya harus kembali kesini karena banyaknya pekerjaan yang harus ia kerjakan diperusahaan maupun di lapangan.....
Oleh karena itu dion menyuruh dina untuk menemani ara disana dan juga menyuruh kedua bodyguard untuk menjaga istrinya dari hal hal yang tidak ia inginkan......
"kenapa ada dua orang bodyguard disini kak? "... tanya ara pada dion
" mereka akan menjaga kamu disana sayang"... jawab dion
"huft! kan sudah ada kak dion dan juga mereka berdua"... tunjuk ara pada dina dan juga pada rey
" besok pagi buta aku dan rey harus kembali sayang"..... ucap dion
Ara yang mengerti dengan ucapan dion langsung menganggukkan kepalanya dan dion mengusap lembut pucuk kepala ara.....
"tetapi tidak perlu juga ada bodyguard segala kak"... ucap ara
" hanya untuk antisipasi saja sayang"
"ehemp! kita berangkat sekarang atau besok tuan muda? ".... ucap rey
" berani ya kau sekarang rey! ".... ucap dion
" maaf tuan muda"... ucap rey
Ara dan dina saling bertatapan sambil tersenyum melihat kejadian yang ada didepan mata mereka.....
Setelah itu mereka semua segera masuk kedalam mobil dan kedua bodyguard mengikuti mobil dion dari belakang .....
Dion bersama ara duduk di bangku penumpang belakang, sedangkan rey bersama dina duduk di bangku depan dan rey yang mengemudikan mobil......
Perjalanan yang akan mereka tempuh kurang lebih 2 jam sampai di rumah nenek kakek ara yang kini di tinggali oleh keluarga pak andra kembaran papahnya ara......
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1