
Pukul 10 pagi dion masih berada diruang kerjanya dan dion sedang disibukkan dengan pekerjaannya yang sudah menumpuk di atas meja kerjanya.....
Hari ini tidak ada jadwal meeting dengan clien, tetapi nanti setelah makan siang dion harus menunu kelokasi yang sedang dibangun untuk dijadikan pusat pembelanjaan....
Tak berapa lama terdengar ketukan pintu dan setelah dion menyuruhnya masuk, rey masuk kedalam ruangan dion sambil membawa setumpuk berkas.....
"permisi tuan muda? "... ucap rey
" ada apa rey? "... dion menatap rey
"berkas ini harus segera anda tangani tuan muda"... jawab rey sambil meletakkan berkas di atas meja kerja dion
" yang ini saja belum selesai rey! udah ada lagi? "... ucap dion sambil menunjuk setumpuk berkas yang ada disamping laptop dion
" maafkan saya tuan muda"... rey menundukkan kepalanya
"tidak masalah! ini sudah tugasku"... ucap dion sambil melanjutkan pekerjaannya
"nanti tuan muda ingin makan siang dimana? "... tanya rey
" di restauran biasanya saja! "
"baik tuan muda, saya permisi dulu? "
"hemmm"
Rey berjalan keluar dari ruangan dion untuk kembali ke rungannya sendiri dan sedangkan dion melanjutkan pekerjaannya.....
Sebenarnya pekerjaan dion hanya menandatangani semua berkas atau laporan, tetapi dion orang yang sangat teliti dan sebelum dion menandatanganinya dion selalu membaca dengan teliti berkas atau laporan tersebut.....
Karena dion tidak ingin ada yang salah dalam berkas ataupun laporan tersebut, itulah yang di ajarkan tuan besar kepada dion....
**
Siang ini ara sedang makan siang bersama dengan tuan tian, karena tadi ara mendapat telefon dari tuan tian jika siang ini tuan tian tidak jadi sibuk.....
Jadi tuan tian memaksa ara untuk mentraktirnya makan siang dan mereka makan siang disebuah restauran ternama....
"apa kau menyukai makanannya? "... tanya tuan tian
" ya aku menyukainya"... jawab ara
"kalo begitu aku akan sering sering mengajakmu kemari! "
"lain kali biar aku yang mentraktirmu! "... ucap ara sambil menikmati makanannya
" boleh juga! "
Setelah itu mereka melanjutkan menikmati makanannya dan sesekali tuan tian melirik ara yang menurutnya sangat imut saat makan.....
Dari arah pintu masuk restauran tersebut, dion bersama rey berjalan masuk kedalam restauran dan melewati ara yang sedang menikmati makanannya bersama tuan tian....
Mereka semua tidak tau satu sama lain, karena dion terburu buru berjalan dan begitu juga ara yang sedang fokus dengan makanannya....
"ra, kamu magangnya nanti dibagian apa? "... tanya tuan tian
" dibagian desain kak"... jawabnya
"kamu suka dengan posisi desain? "... tanya tuan tian
" sebenarnya sih aku lebih suka di bagian akuntansi kak"
"kenapa? "... tuan tian mengeryitkan keningnya
" ya karena lebih berfikir lagi"
"kan sama aja"
"enggak dong"
"gimana kalo kamu pindah magang ke perusahaan aku aja? nanti kamu bisa memilih sendiri mau dibagian apa"
__ADS_1
"kalo aku gak mau gimana? "
"ya gak papa... hehehe"
Tak berapa lama mereka selesai makan dan mereka berpisah di tempat parkir karena tujuan mereka berbeda....
Sedangkan Dion masih berada didalam restauran bersama cliennya dan setelah selesai makan siang mereka segera meeting untuk membahas kerjasama....
Mereka meeting selama 2 jam lebih dan setelah selesai meeting dion bersama rey kembali ke perusahaan....
Sedangkan cliennya masih berada didalam restauran karena masih ada pertemuan dengan cliennya yang lain....
**
Sore harinya ara berada di taman belakang dan saat ini ara sedang duduk melamun dibangku yang tersedia di taman.....
Ara saat ini sedang merindukan Pak Andre dan keluarganya, bagaimanapun juga pak Andre pernah merawatnya meskipun selama ini ara tidak pernah mendapatkan kasih sayang darinya atau dari istrinya....
Ara ingin sekali mengunjungi rumah Pak Andre, tetapi ara takut jika disana ia malah di caci maki oleh istri pak Andre dan juga sonya anaknya....
Meskipun sonya dan mama tirinya jahat pada ara, tetapi ara masih saja merindukan mereka....
Saat sedang melamun, tiba tiba dion duduk disamping ara dan hal itu membuat ara kaget....
"kak dion? sejak kapan disini? "... tanya ara
" sejak kamu melamun! "... jawabnya
" a.. ku gak melamun kok"
"lalu? "
"tiba tiba aku merindukan pak Andre dan keluarganya"
"kenapa merindukan mereka? "
"bagaimanapun juga mereka pernah menjadi bagian dari keluargaku"
"tapikan mereka sudah bertobat"
"kau yakin? "
"entahlah! aku boleh gak kerumah pak Andre? "
"untuk apa? "
"ya hanya untuk sekedar tau kabar mereka"
"tapi rey harus menemanimu"
"aku bisa sendiri kesana kak! "
"kau membantah! "... dion menatap tajam ke arah ara
" tapi kak? "
"jadilah istri yang penurut! "... dion mengusap lembut pucuk kepala ara
" iya"... ucap ara lirih
"kau mau tetap disini apa ikut aku masuk kedalam rumah? "... tanya dion sambil berdiri dari tempat duduknya
Tanpa menjawab pertanyaan dari dion, ara langsung berdiri dan berjalan meninggalkan dion yang menaikkan sebelah alisnya melihat ara yang berjalan lebih dulu.....
"beraninya dia! "... ucap dion lirih sambil menyusul ara
Ara berjalan masuk kedalam rumah dan saat ara menaiki tangga, dion memanggilnya untuk mengajaknya duduk di ruang tamu.....
" kau mau kemana ra? "... tanya dion dengan suara yang menggema
" ke kamar! "... jawab ara sambil menoleh kebelakang
__ADS_1
" ikutlah denganku! "
"kemana? "
"udah sini dulu! "
Ara berjalan dan mengikuti dion yang berjalan lebih dulu, lalu dion mengajaknya duduk di sofa yang tersedia di ruang tamu.....
"duduklah! "... ucap dion
"apa ada sesuatu yang ingin kak dion bicarakan denganku? "... tanya ara setelah duduk di sofa
" kau pintar sekali menebak! "
Ara hanya tersenyum sambil melihat ke arah dion.....
"besok rey akan menemanimu untuk pergi ke mall! "... ucap dion
" untuk apa ke mall? "... tanya ara sambil mengeryitkan keningnya
" belanja pakaian untuk magang hari senin! "
"bukannya magangnya bisa pakai pakaian yang rapi dan berkerah? "
"ya! tapi pakaianmu sudah tak layak pakai! "
'cih! tak layak pakai apanya? buram tuh mata! '... ucap ara dalam hati
"masak iya istri pemilik perusahaan ternama magang pakai pakaian yang lusuh! "... ucap dion lagi
" lusuh apanya? orang semua pakaianku masih bagus semua"... ucap ara lirih tapi dion dapat mendengarnya
"itu menurutmu! "... ucap dion
" kenapa gak sekalian beli sepatu dan tas juga! "... ucap ara dengan jutek
" besok kau boleh memilih sesuka hatimu istri kecilku! "... ucap dion sambil tersenyum kecil
" hah? "... ara menoleh ke arah dion
'apa katanya? istri kecilnya? '.... ucap ara dalam hati
"tadi apa saja yang kau lakukan di ruko? "... tanya dion
"aku hanya merekap penjualan aja kak"... jawabnya
" setelah itu? "
"siangnya aku makan diluar sama temen baruku dan setelah itu aku pulang! "
"teman baru? "... dion mengeryitkan keningnya
" iya kak! "
Tak berapa lama dari ara belakang, kepala pelayan menghampiri mereka berdua dan memberitahu jika makanan untuk makan malam sudah siap tersedia di atas meja makan....
Setelah itu mereka berdua berjalan ke arah meja makan dan mereka berdua menikmati makan malam bersama tanpa adanya obrolan di antara mereka berdua.....
Selesai makan malam, dion pamit pada ara jika ia akan ke dalam ruang kerjanya dan sedangkan ara langsung menuju kedalam kamarnya....
**********
***Hai Hai readers 👋
maaf yaa upnya lama dan upnya jadi sedikit 🙏🙏🙏
soalnya author baru saja sakit dan sekarang badan rasanya masih lemas 😪
jadi mohon pengertiannya ya 🙏🙏🙏
Oh iya...
__ADS_1
jangan lupa like dan komen ya 🤗🤗***