
Dina masih terdiam sambil memikirkan jawaban apa yang akan ia berikan kepada asisten rey.....
Lamunan dina memudar saat mendengar teriakan dari yang lainnya.....
"Terima... Terima! ".... seru para undangan
Dina menoleh ke arah kedua temannya yang menatapnya dan kedua temannya bersamaan menganggukkan kepalanya.....
Dengan perlahan dina membuang nafasnya dan setelah itu dina mulai membuka mulutnya untuk memberi jawaban kepada asisten rey.....
" sebelumnya aku minta maaf jika jawabanku nantinya membuat kamu kecewa".... ucap dina sambil menatap rey yang juga menatapnya
"sebenarnya aku juga mempunyai perasaan yang sama kepada kamu... tapi kalau soal lamaranmu jujur aku belum bisa menjawabnya sekarang"... lanjut dina
" aku tau kamu pasti menyesal dengan jawaban dariku, tetapi ini semua terlalu cepat untukku dan lagi aku juga harus memberitahu keluargaku dulu soal lamaranmu ini".... dina merasa sangat tidak enak hati kepada rey
"kamu jangan khawatir soal itu"... ucap rey sambil tersenyum
Dina mengeryitkan keningnya menatap rey tersenyum kepadanya.....
" maksud kamu? "... tanya dina yang tidak mengerti maksud dari rey
" orang tua kamu sudah tau soal ini semua dan sebelum pesta ini ada aku sudah meminta ijin kepada mereka".... tunjuk rey ke arah belakang dina
Spontan dina memutar badannya untuk mengikuti jari telunjuk rey dan betapa kagetnya dina saat melihat kedua orang tuanya bersama keluarga besarnya berdiri di samping para undangan......
"papah mamah? "... ucap dina
Dina berjalan ke arah kedua orang tuanya dan sesampainya di depan kedua orang tuanya, dina langsung memeluk mereka berdua dengan perasaan senang.....
" kapan kalian kembali? ".... tanya dina setelah melepaskan pelukannya
" tadi pagi kita sudah disini dina "... jawab papah dina
" iya nak... kita kesini karena nak rey yang menghubungi kami".... timpal mamah dina
"jadi kalian pulang bukan karna merindukanku? ".... dina cemberut
" sssttt! sekarang bukan saatnya merajuk".... ucap papah dina
"iya nak! sekarang kamu harus jawab ungkapan isi hati nak rey dan juga lamarannya kamu Terima atau tidak".... ucap mamah dina
" menurut papah dan mamah gimana? ".... dina bertanya kepada kedua orang tuanya
" papah dan mamah menyetujui semua keputusanmu".... jawab mamah dina
"iya benar apa yang dikatakan oleh mamah kamu"... jawab papah dina
" ikuti kata hatimu! misalnya kamu menerimanya, kalian bisa mulai mengenal satu sama lain dahulu ".... lanjut papah dina
" anggap saja kalian berdua sedang mengenal satu sama lain , supaya kedepannya hubungan kalian berdua jauh lebih baik"
Dina hanya menganggukkan kepalanya sambil menatap papah dan juga mamahnya dengan cara bergantian.....
__ADS_1
Kemudian dina berjalan kembali naik ke atas panggung untuk memberikan jawaban kepada rey yang sudah menunggunya berdiri di atas panggung.....
"rey? maksudku asisten rey? "... ucap dina sambil menatap rey
" aku sudah mempunyai jawabannya"... lanjut dina dan di angguki oleh rey yang juga menatapnya dengan tatapan yang teduh
"dengan sepenuh hati aku menerima perasaanmu kepadaku dan juga aku menerima lamaran kamu"..... jawab dina dengan mantap
" kamu yakin dengan jawaban kamu? "... tanya rey
" iya aku sudah yakin"
Kemudian rey mengeluarkan sebuah kotak kecil yang ia ambil dari saku dalam jasnya dan rey membuka kotak kecil yang berisi sepasang cincin.....
Rey mengambil satu cincin lalu dipakaikan pada jari manis milik dina dan setelah itu dina juga memakaikan cincin satunya lagi ke jari manis milik rey.....
Semua tamu undangan bertepuk tangan dengan perasaan yang terharu dan juga senang.....
Begitu juga dengan kedua teman dina dan juga dengan keluarga besar dina, termasuk kedua orang tua dina......
Setelah selesai di atas panggung, pesta ulang tahun pun segera dimulai dengan sederhana dan dina sangat bahagia sekali di hari ulang tahunnya kali ini.....
**
Selesai acara pesta ulang tahun, ara dan kedua temannya memutuskan untuk bermalam dihotel tersebut.....
Ara tidur sekamar dengan kedua temannya dan sedangkan dion harus tidur sendirian di dalam kamar hotel , begitu juga dengan rey.....
Didalam kamar ara bersama kedua temannya sedang asyik ngobrol dan tawa mereka pecah saat obrolan mereka ada yang lucu......
" tanya apa din? "... ucap tina sambil menoleh ke dina
" kamu disini berapa lama? ".... tanya dina
" mungkin semingguan, kenapa? "
"ya gak papa! "
"kenapa kak brian gak ikut kamu kesini juga? ".... dina bertanya lagi
" dia lagi banyak kerjaan disana, karena rencana kita mau bangun rumah ya jadi dia harus rajin bekerja".... jawab tina
"hemmmm! gimana sih rasanya menikah? "....tanya dina pada kedua temannya
Ara dan tina saling pandang satu sama lain saat mendengar pertanyaan dari dina.....
" kenapa kalian malah tatap tatapan ditu sih! "... gerutu dina
" ya terus gimana? "... ara balik bertanya
" ya jawab dong! ".... seru dina
" huft! yakin mau denger jawabannya? ".... ara menatap dina
__ADS_1
" iya! "... jawab dina
" kamu tau sendiri bagaimana aku bisa niKah dan awal nikah sangat tidak nyaman sekali! "... jawab ara
" begitu juga denganku! ".... timpal tina
" tapi beriringnya waktu sampai saat ini nikah itu ternyata enak"... ucap ara sambil tersenyum
"iya enak sekali! ".... timpal tina yang juga tersenyum sambil memandang langit langit kamar
Dina menaikkan sebelah alisnya memandang bergantian ke arah kedua temannya yang sedang tersenyum sendiri.....
" duhhh! jadi kangen sama suami".... ucap tina dengan gemas
"aku juga jadi kangen sama kak dion".... timpal ara
" idihhhhh! kalian tuh ngeselin deh! ".... gerutu dina sambil melempar bantal ke arah kedua temannya
" bwa hahahahaha! ".... tawa kedua temannya pecah
Dina yang tersadar jika dia sedang dikerjain oleh kedua temannya langsung memasang muka cemberut.....
" gitu aja cemberut! ".... ledek ara
" cantiknya ilang lho! "... ledek tina
" masak baru dilamar sudah cemberut gitu".... lanjut tina sambil kencubiti pipi dina
"seharusnya kan senang ya! "... ucap ara
" ihhhh! kalian tuh ngeselin deh! "... ucap dina sambil berbaring di atas ranjang yang berukuran big size
" ya maaf din! kitakan cuma bercanda"... ucap ara
"iya din! lagian kita sekarang jarang sekali bertemu karena aku tinggal di negara lain".... ucap tina
Dina terduduk dari berbaringnya dan dina langsung memeluk kedua temannya dengan rasa kasih sayang......
Kedua temannya tersenyum dan membalas pelukan dina.....
" meskipun kita jarang bertemu, semoga pertemanan kita tetap harmonis ".... ucap ara dan di angguki oleh kedua temannya
Mereka bertiga berpelukan lagi dengan singkat dan setelah itu mereka bertiga berbaring di atas ranjang.....
Kemudian tina bercerita tentang kehidupannya di negara lain dan tina juga disana hidup berhemat karena kebutuhan hidup disana sangat mahal.....
Setelah tina puas bercerita tentang hidupnya di negara lain, kini giliran ara yang menceritakan kehidupan rumah tangganya sekarang dan ara senang karena rasa nyidamnya perlahan mulai menghilang.....
Seharusnya setelah ara selesai bercerita giliran dina yang bercerita, tetapi dina lebih dulu tidur jadi cerita ditutup dan mereka berdua memutuskan untuk ikut dina yang lebih dulu tidur......
**********
Dukung terus karya author ya 🙏🙏
__ADS_1
Cerita novel ini beberapa episode lagi akan author buat tamat ya 😊
Dan author akan buat cerita baru lagi,, jangan lupa mampir ya 🤗🤗