
Ara pulang kerumah pukul 4 sore, karena tadi setelah selesai kuliah ia mampir dulu di rukonya....
Sesampainya dirumah, ara melihat mobil yang biasanya dipakai oleh dion sudah terparkir dibagasi ....
Setelah memarkirkan motornya, ara berjalan untuk masuk kedalam rumah dan saat ara masuk kedalam rumah, suasana didalam rumah sangat sepi....
"selamat sore nona muda? "... sapa kepala pelayan
" sore"... jawab ara sambil tersenyum
Ara berjalan menaiki anak tangga untuk menuju kekamar dan sesekali mata ara melihat disekeliling rumah yang menurutnya aneh....
ceklek
Saat ara masuk kedalam kamar, ia kaget karena melihat dion yang berdiri tepat di depan pintu kamar sambil melipat kedua tangannya di depan dada....
Ara mengeryitkan keningnya melihat dion yang menatapnya dengan tatapan tajam....
"sore kak dion? "... sapa ara sambil memamerkan deretan giginya
" baru pulang? "... tanya dion
" iya"... jawab ara sambil berjalan melewati dion
"darimana aja tadi? "
"dari ruko"
"kenapa gak kasih kabar? "
"maaf kak! aku tadi sibuk! "
Ara berjalan menuju ke ruang ganti untuk mengambil baju ganti dan membawanya kedalam kamar mandi....
Sedangkan dion menunggunya disofa yang tersedia didalam kamar sambil menyalakan televisi.....
Sekitar 25 menit ara keluar dari kamar mandi dan dion mengisyaratkan ara untuk duduk di sampingnya.....
Ara berjalan menghampiri dion yang sedang duduk disofa, tetapi ara tidak mengikuti isyarat tangan dion yang menyuruhnya untuk duduk disofa ....
"aku mau keluar sebentar kak"... ucap ara sambil mengambil tas selempangnya
" mau kemana? "... tanya dion
" aku tadi lupa mau beli keperluan buat tugas besok! "
"aku anterin! "
Dion menggenggam tangan ara dan membawanya berjalan keluar dari kamar, sedangkan ara hanya diam sambil melihat tangan dion yang menggenggam tangannya....
Sesampainya dibagasi, ara menghentikan langkahnya yang membuat dion menoleh kebelakang lalu melepaskan genggaman tangannya....
"kenapa berhenti? "... tanya dion
" kita jangan naik mobil kak! "... ucap ara
" kenapa? "
"soalnya tempatnya melewati gang gang kecil"
"terus? "
"kita naik motor aku aja! "
Ara memakai helm dan hendak naik ke atas motor, tetapi dion mencegahnya....
"biar aku saja yang bawa motornya"... ucap dion sambil mengambil helm yang masih baru di rak
__ADS_1
" memangnya kak dion bisa bawa motor?"... ara mengeryitkan keningnya
"bisa! ayo naik! "
Perlahan ara naik motor dibelakang dion dan dion segera menyalakan mesin motor lalu mengemudikan motor....
"Aaaaa!!!! "... ara teriak sambil kedua tangannya reflek memeluk pinggang dion
Dion tersenyum saat melihat ara memeluknya dari belakang dan saat ara mengendorkan pelukannya, dion menambah kecepatannya agar ara tetap memeluknya....
Sekitar 25 menit mereka sampai di toko yang menjual barang barang bekas, dan hal itu membuat dion heran dengan ara yang lebih menyukai beli disini....
"kenapa kamu beli barang bekas? kan banyak yang jual bahannya jauh lebih bagus"... ucap dion
"sayang kak buang buang uang hanya untuk bahan praktek aja! "... jawab ara sambil berjalan masuk kedalam toko
Dion mengeryitkan keningnya lalu mengikuti ara yang sudah lebih dulu masuk kedalam toko tersebut....
Didalam dion melihat semua barang yang dijual adalah barang bekas semua tetapi masih layak digunakan....
Dion hanya mengikuti ara yang mengambil beberapa barang yang dia butuhkan untuk praktek besok dikampusnya dan dion kembali dibuat kaget dengan cara ara yang belanjanya sangat singkat....
"selesai! ginikan uang sisanya bisa dibuat jajan! "... ucap ara sambil memasukkan uang kembalian kedalam tas
" sudah selesai belanjanya? "... tanya dion
" sudah kak! "... jawabnya
" oh iya... kak dion sibuk gak? "... tanya ara
" kenapa? "... dion menatap ara
" mau gak aku ajak beli ice cream di taman sebelah sana? "... ucap ara
" boleh! "
Kemudian mereka berdua naik motor lagi untuk menuju ke taman yang sudah diberi petunjuk oleh ara....
Dion menemani ara membeli ice cream lebih dulu dan dion melihat wajah ara yang terlihat sangat senang serta gembira....
"sini biar aku yang bayar! "... ucap dion
" jangan kak! aku yang ajak ya harus aku yang bayar! "... ucap ara sambil memberikan uang kepada penjual ice cream
Dion hanya menatap heran pada ara yang saat ini sedang memberikan uang kepada penjual ice cream....
" kita duduk disana yuk kak! "... ajak ara
Mereka berdua berjalan menuju ke tempat duduk yang di tunjuk oleh ara tadi, dan sesampainya disana ara memberikan satu ice cream kepada dion....
" kak dion pasti belum pernah makan ice cream disini kan? "... tanya ara
" belum"... jawabnya
"udaranya disini kalo sore sejuk sekali kak.. aku sangat senang berada disini"
"tempat favorit kamu? "
"bisa dibilang seperti itu! apalagi saat aku sedih atau ada masalah, pasti aku kesini untuk nenangin diriku"
"hmmm... kamu tadi cepat sekali selesai belanja? "... ucap dion
" ngapain juga belanja lama lama? aku tuh gak suka ribet orangnya! "
Dion menatap ara yang sedang memakan ice creamnya sambil menatap lurus kedepan....
"biasanya kan wanita suka belanja dan saat belanja pasti lupa waktu"... ucap dion
__ADS_1
" itu sih wanita lain kak! tapi bukan aku"... ucap ara
"aku belanja seperlunya aja, karena sayang uang dihabisin buat belanja barang yang tidak begitu penting"... lanjut ara
" maklum aku terbiasa mandiri dari dulu"... ucap ara lagi sambil tersenyum
Mereka berdua ngobrol lama sekali di taman tersebut dan mereka memutuskan pergi dari taman karena hari sudah hampir petang....
*
Sesampainya dirumah mereka langsung menuju ke meja makan, karena tadi merek berdua kelamaan muter muter dijalan hingga sampai rumah sudah waktunya makan malam....
Sebenarnya dion tadi sudah mengajak ara untuk makan di restauran, tetapi ara menolaknya dengan alasan kasihan kepada pelayan yang sudah membuatkan makan malam untuk mereka....
Dion semakin tertarik dengan ara yang sikapnya sangat jarang dimiliki oleh wanita yang pernah dion kenal, terutama diana ....
Jika diana dulu suka sekali belanja barang yang tidak begitu penting dan suka makan diluar, tetapi berbanding terbalik dengan ara yang lebih suka apaadanya....
Selesai makan, ara pamit pada dion untuk ke kamar lebih dulu dan dion kini sedang mengangkat telfon dari orang....
Sesampainya didalam kamar, ara merasa sangat senang karena tadi bisa jalan berduaan dengan dion....
Apalagi sikap dion tadi tidak dingin padanya, malahan sangat lembut sikapnya pada ara....
"kenapa aku bisa sesenang ini ya? "... ara memegang dadanya yang terasa berdebar
" masak iya aku sedang jatuh cinta? "
"gak mungkin deh! "
Kemudian ara mengambil ponselnya untuk menghubungi dina dan ara menceritakan semuanya kepada dina....
Dina memberitahunya jika ara saat ini sedang jatuh cinta dan ara tetap harus berada disamping dion meskipun dion sudah memiliki kekasih....
Nyatanya ara sudah sah menjadi istrinya dan tuan besar juga sangat merestui pernikahan mereka berdua dibanding dengan kekasih dion....
Ara mengikuti perkataan dina yang mendukungnya dan menyuruh ara untuk tetap optimis....
**
Didalam ruang kerja, dion sedang disibukkan dengan laporan yang telah dikirim oleh Rey melalui email....
Dion memijit keningnya yang terasa pening dan dion melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 11 malam....
"pantes aja pening! "... ucap dion
Dion menyimpan laporan yang sudah ia teliti dan setelah itu dion menutup laptopnya lalu berjalan keluar dari ruang kerjanya untuk menuju ke kamar....
Sesampainya dikamar, dion melihat ara sedang sibuk dengan barang yang tadi dibeli bersamanya.....
" belum tidur ra? "... tanya dion sambil menghampirinya
" belum kak"... jawab ara
"kamu lagi ngapain? "
"ini aku menyusun semuanya sekarang, agar besok tinggal praktek aja"
"seharusnya kan dikerjakan secara kelompok ra? "
"gak papa! aku suka kok kengerjakannya"
"sini aku bantu"
Mereka berdua mengerjakan tugas ara dan mereka cepat menyelesaikannya dengan baik....
Kemudian dion mengajak ara untuk tidur dan seperti biasa diantara mereka berdua di isi dengan tumpukan bantal untuk pembatas tidur mereka....
__ADS_1
Jika posisi ara membelakangi dion, tetapi tidak dengan dion yang posisinya menghadap ke arah ara dan dion tersenyum melihat ara dari belakang.....
*********