Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
76


__ADS_3

Didalam kamar ara sedang sibuk dengan laptopnya karena ia harus mengerjakan laporan minggu ini saat ia magang dan lusa harus disetorkan ke kampusnya.....


Tak berapa lama dion masuk kedalam kamar dan menghampiri ara yang sedang sibuk dengan laptopnya....


"kamu sedang apa? "... tanya dion


" aku lagi ngerjain laporan kak"


"memangnya kamu sudah dapat tanda tangan dariku? ".... tanya dion sambil menaikkan sebelah alisnya


" ya kalo laporan ini sudah jadi baru minta tanda tangan kak dion"... jawab ara sambil tersenyum ke arah dion


"tapi kalo aku gak mau kasih tanda tangan gimana? "... dion mulai berani menggoda ara


" pelit amat ! "... ara menatap tajam ke arah dion


" kamu sendiri ya yang bilang aku pelit! "... ucap dion sambil berjalan menuju ke ranjang


"tadi kak dion bilangnya gitu"... ucap ara sambil cemberut


" memangnya aku bilang gimana? "... dion menoleh ke arah ara


" gak gimana gimana "... jawab ara


Dion kembali berjalan menuju ke ranjang dan sesampainya di atas ranjang dion memilih untuk merebahkan dirinya....


Sedangkan ara masih sibuk dengan layar laptopnya, karena sedikit lagi ia selesai mengerjakan laporannya.....


Setelah selesai ara menutup laptopnya dan ara berjalan ke arah ranjang untuk menyusul dion yang sepertinya sudah lebih dulu tidur....


Saat sudah di atas ranjang, ara menoleh ke arah dion yang sedang tertidur dan perlahan ara mendekatkan wajahnya untuk melihat apa dion benar benar sudah tidur....


Disaat wajah ara hampir dekat dengan wajah dion, tiba tiba tubuh ara dipeluk oleh dion dan tubuh ara terjatuh di atas badan dion.....


"aaaa! kak dion! "... teriak ara


" jangan berteriak! "... ucap dion sambil memeluk ara


" ta.. tapi jangan gini dong kak"... ucap ara sedikit terbata bata


"memangnya kenapa? kitakan sudah suami istri"... ucap dion


" tapi aku gak nyaman jika berada di atas kakak"... ucap ara lirih sambil memejamkan mata


"memangnya kamu nyamannya di posisi yang gimana? "... tanya dion sambil menatap wajah ara


" apaan sih kak! "... ucap ara sambil memukul pundak dion


Kemudian dion meletakkan badan ara disampingnya, tetapi dion tidak melepaskan pelukannya....


" tidurlah! "... ucap dion sambil memeluk ara dengan erat


Ara hanya menganggukkan kepalanya lalu memejamkan matanya, tetapi hatinya sedang bergemuruh karena sikap dion yang sangat lembut padanya.....


'ternyata kalo es balok mencair bisa godain orang! '... ucap ara dalam hati


Setelah itu mereka berdua sama tertidur dengan pulas sambil saling berpelukan dan sepertinya mereka berdua sangat menikmati suasana malam ini.....


**


Keesokan paginya Tuan tian bersama diana sedang berada diperjalanan dan saat ini kondisi diana sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.....


Sebelum mengantar diana ke perusahaan dion, tuan tian mengantarkan diana untuk menuju ke tempat kosnya....


Sesampainya di tempat kos, diana segera masuk kedalam kos untuk berganti pakaian karena hari ini diana akan mulai masuk kerja lagi....


Setelah berganti pakaian diana segera masuk kembali ke dalam mobil tuan tian dan tuan tian segera mengemudikan mobilnya menuju ke perusahaan dion.....


"maaf ya jadi ngerepotin? "... ucap diana


" aku suka kok di repotin "... jawab tuan tian sambil tersenyum


" kamu tuh orangnya suka godain cewek ya? "... ledek diana


" enggak kok! cuma sama kamu aja aku bisa godain gini hehehe"

__ADS_1


Diana hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah tuan tian.....


39 menit kemudian mereka sampai di depan perusahaan dion dan setelah mobil berhenti di depan gedung perusahaan, mereka berdua turun dari mobil.....


"aku masuk kedalam ya? "... ucap diana


" iya, semangat ya kerjanya? "... ucap tuan tian


" makasih"... ucap diana sambil tersenyum


Setelah itu diana masuk kedalam perusahaan dan sedangkan tuan tian masih berdiri disamping mobilnya sambil melihat diana yang berjalan masuk kedalam perusahaan.....


Dari kejauhan dina yang baru saja datang melihat kedekatan mereka berdua sejak tadi dan dina berjalan menghampiri tuan tian yang masih berdiri disamping mobilnya.....


"tuan tian? "... panggil dina


" iya? "... tuan tian menoleh ke arah dina


" sedang apa tuan tian disini?"... tanya dina


"saya baru saja mengantar teman"... jawabnya sambil tersenyum


" oh... iya"... ucap dina


Saat dina hendak melangkahkan kakinya, tuan tian memanggilnya....


"maaf nona? "... panggil tuan tian


" ada apa tuan tian? ".... dina menoleh ke arah tuan tian


" sepertinya kita pernah bertemu bukan? ".... tanya tuan tian


" saya temannya ara tuan tian".... jawab dina


"oh iya... pantas saja "... ucap tuan tian


" pantas saja kenapa? "... dina mengeryitkan keningnya


" tidak apa apa"... jawabnya


" ehh... tunggu! "


"ada apa lagi tuan tian? "


"apa ara sudah datang? "


"saya tidak tau tuan tian"


"kalau dia sudah datang tolong titip salam ya? "


"baiklah tuan "


Kemudian dina segera berjalan cepat masuk kedalam gedung perusahaan dan dina merasa gimana gitu dengan sikap tuan tian.....


Sesampainya di dalam ruangan desain ternyata ara belum datang dan kemudian dina duduk di kursi kerjanya sambil menghela nafas.....


"huffft! kenapa sikap tuan tian sepertinya genit gitu ya ke wanita? "... ucap dina sambil bergidik ngeri membayangkan wajah genit tuan tian


Disaat dina membayangkan wajah genit milik tuan tian, tiba tiba ara datang dan menepuk pundak dina.....


" kamu ngapain din! pagi pagi udah ngelamun aja"... ucap ara sambil menepuk pundak dina


"aku gak ngelamun ra"


"terus? "


"tadi di luar kamu ketemu sama tuan tian gak? "


"enggak! memangnya dia ada disini? "


"iya! tadi dia kesini nganterin seorang wanita dan tadi dia genit sekali tau gak sih ra"


"memangnya tuan tian punya temen yang kerja disini? ".... tanya ara


"aku sih gak tau jelas itu temannya apa siapanya, soalnya tadi aku taunya dari kejauhan"

__ADS_1


"bukan urusanku juga! "... ucap ara


" tapi tadi dia nitip salam ke kamu ra"


"salamnya apa? "


"salam manis! "


"ck! kau ini"


"kamu belum kasih tau dia kalo kamu udah nikah? "


"belum! lagian aku sekarang sedang menjaga jarak dari pria lain"


"cie! kayaknya bentar lagi ada yang mau berlayar nih"... dina menyenggol pundak ara


" sssttt! jangan keras keras"


"tapi masak iya selamanya kalian menutupi hubungan seperti ini? "


"entahlah din! "... jawab ara sambil menaikkan kedua bahunya


Setelah itu mereka berdua menyalakan laptop masing masing dan memulai pekerjaan mereka masing masing.....


**


Didalam ruangan dion sedang kuwalahan dengan pekerjaannya, karena pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh rey sekarang jadi pekerjaannya.....


Beberapa kali dion mendengus dengan kesal karena ia sangat kuwalahan dengan pekerjaannya saat ini.....


"apa aku suruh ara kesini sekarang aja ya? "... ucapnya


" tapi kalau ada dia didekatku, aku pasti tidak bisa konsen"


Dion berfikir lama dan kemudian dion menghubungi ruangan desain untuk memberitahu agar ara menuju ke ruangannya sekarang.....


Tak berapa lama ara mengetuk pintu ruangan dion dan dion menyuruhnya masuk kedalam ruangan.....


"ada apa kak dion memanggilku?".... tanya ara setelah masuk kedalam ruangan dion


" kamu bisa mengerjakan ini tidak? "... dion menunjukkan laporan yang ada di atas meja kerjanya


" bisa aku pelajari dulu gak kak? "


"iya silahkan"


Ara duduk di kursi didepan dion dan mempelajari laporan yang ada di atas meja kerja dion....


Sedangkan dion mengamati ara dengan seksama dan dion tertegun dengan wajah ara yang terlihat serius mempelajari laporan tersebut...


"bagaimana kau mengerti? "... tanya dion setelah ara menutup laporan tersebut


" mengerti kak"... jawabnya


"baiklah! kalo begitu kau bisa mengerjakannya disana"... tunjuk dion pada sofa yang tersedia di dalam ruangannya


" jika tidak ada yang kau mengerti, tanyakan padaku"... lanjutnya


"baik kak"... ucap ara sambil mengambil beberapa laporan di atas meja kerja dion


Kemudian ara membawa laporan tersebut ke sofa dan sesampainya disana ara segera mengerjakan laporan tersebut.....


Sedangkan dion juga fokus kembali dengan pekerjaannya, tetapi sesekali dion melirik ara yang terlihat sedang fokus pada pekerjaannya.....


Dion tersenyum saat melihat wajah cantik ara yang sedang fokus bekerja dan sepertinya dion baru mengetahui jika ara adalah gadis yang cerdas.....


'sepertinya posisi rey terancam! '... ucap dion dalam hati


Setelah itu dion kembali fokus pada pekerjaannya, karena pekerjaannya harus selesai hari ini juga.....


Sedangkan ara sangat menyukai pekerjaannya saat ini yang sedang mengerjakan laporan, karena menurut ara ini adalah pekerjaan yang tidak begitu berfikir terlalu keras. ....


Apalagi mengerjakannya didalam ruangan dion, sudah pasti ara betah berada didekat dion meskipun mereka sibuk dengan pekerjaan masing masing.....


********

__ADS_1


__ADS_2