
Rey mengajak dina makan siang di restauran kesukaannya dan saat mereka sedang menikmati makanannya, tiba tiba ponsel Rey berdering lalu Rey mengambil ponselnya dan mengangkat telfon yang ternyata dari dion....
Tak berapa lama kemudian Rey menutup ponselnya dan meletakkannya ke dalam saku jasnya.....
Sedangkan dina masih asyik menikmati makanannya, meskipun dari tadi ia merasa sangat gugup karena Rey terus memandang ke arahnya.....
"sepertinya kamu menyukai cumi cumi ya? "... tanya Rey
" i.. ya hehe"... jawab dina sambil memamerkan deretan giginya
"lain kali tidak usah bicara formal denganku"... ucap Rey
" tetapi itu tidak sopan"... ucap dina
"tidak masalah! "
Kemudian mereka berdua sibuk dengan makanan masing masing yang ada di depan mereka berdua.....
Entah kenapa perasaan Rey terasa nyaman sekali saat berada didekat dina, padahal biasanya Rey sangat anti sekali terhadap wanita.....
Ya mungkin karena Rey terlalu sibuk berada disamping dion, hingga ia tidak sempat untuk mengurus yang lainnya termasuk wanita.....
**
Di negara lain dion bersama dengan ara sedang menikmati makan malam di restauran yang nuansanya sangat romantis.....
Karena kebanyakan pengunjung disana berpasang pasangan.....
Ditambah lagi sikap dion yang sangat manis kepada ara dan bahkan dion tak segan untuk menyuapi ara saat makan.....
Sebenarnya ara sangat malu karena didalam restauran tersebut sangat ramai pengunjung, tetapi dion tak menghiraukannya.....
"kak? "... ara memanggil dion
" ya? "... dion menatap wajah ara
" kapan kak dion akan meeting dengan clien? "... tanya ara
" hmmmm! besok malam"... jawab dion sambil menikmati makanannya
"hah? besok malam? "
"iya! kenapa? "
"terus besok paginya kak dion kemana? "
"besok pagi aku akan ada urusan sebentar soal bisnis dan kamu di hotel aja gak papa kan? "
"gimana kalo aku keluar sebentar juga kak? "
"untuk apa? "... dion menatap ara sambil mengeryitkan keningnya
" akukan bosen kalo berada didalam kamar "
"udah nurut aja! lagian kamu gak tau jalan sini kan? "
"daripada nyasar mending tunggu aku didalam kamar aja"... ucap dion
" kenapa aku gak ikut kak dion aja? "
"udah deh ra! nurut aja sama suami".... ucap dion sambil mengusap lembut pucuk kepala ara
Kemudian mereka melanjutkan menikmati makanannya hingga habis tak tersisa.....
Setelah makanannya habis, dion mengajak ara untuk kembali ke hotel karena besok dion akan memberikan kejutan kepada ara......
**
Hari ini adalah hari pertama diana bekerja menjadi sekertarisnya tuan tian dan letak meja kerjanya ada didepan ruangan tuan tian.....
"baru mulai kerja udah banyak gini kerjaannya! "... ucap diana
" begini ya jadi sekertarisnya bos! "
"semangat untuk berubah menjadi lebih baik lagi diana! "
Sedangkan tuan tian dari dalam ruangannya tersenyum kecil melihat tingkah lucu diana dari balik pintu kaca ruangannya.....
Pintu kaca ruangan tuan tian warnanya memang gelap, tetapi dari dalam ruangan sangat jelas bisa melihat siapa dibalik pintu ruangannya....
Sementara yang ada diluar ruangan tuan tian tidak dapat melihat apa saja yang dilakukan tuan tian didalam ruangannya.....
Setelah puas melihat tingkah lucu diana, kemudian tuan tian memulai kembali pekerjaannya dan yang paling lebih dulu ia lakukan adalah membuka laptopnya untuk melihat email yang sudah masuk.....
2 jam berlalu dan tak berapa lama diana masuk kedalam ruangannya, sebelum masuk kedalam ruangannya diana mengetuk pintu terlebih dahulu.....
tok tok
__ADS_1
ceklek
"permisi tuan? "... ucap diana dengan sopan setelah masuk kedalam ruangan tuan tian
" ya ada apa diana? "... tanya tuan tian sambil mendongakkan kepalanya ke arah diana
Diana berjalan menuju ke depan meja kerja tuan tian dan setelah itu diana memberitahukan jika 15 menit lagi tuan tian ada jadwal untuk bertemu dengan clien.....
" 15 menit lagi tuan ada jadwal bertemu dengan clien "... ucap diana
" dimana kita akan bertemu dengan clien? "... tanya tuan tian
" di restauran xxx tuan"
"apa kau sudah menyiapkan berkasnya? "
"sudah tuan"
"kerja bagus! "
Tuan tian melirik jam tangannya dan setelah itu tuan tian menutup laptopnya sekaligus menutup laporan yang baru saja ia teliti....
"kalo begitu ayo kita berangkat sekarang! sebelum terkenal macet"... ucap tuan tian sambil berdiri dari tempat duduknya
" baik tuan"... ucap diana
Tuan tian berjalan lebih dulu dan diana mengikutinya dari belakang, sesampainya didepan ruangan tuan tian, diana mengambil beberapa berkas dan mengambil tasnya.....
Sambil berjalan diana membacakan jadwal tuan tian setelah bertemu dengan clien dan tuan tian terlihat bernafas lega karena jadwalnya hanya sampai jam makan siang saja.....
Saat didalam mobil tuan tian dan diana duduk di bangku penumpang belakang, karena saat jam kerja tuan tian biasa di antar oleh supir perusahaannya.....
"bagaimana pertama kerja kamu? "... tanya tuan tian
" biasa saja! "... jawab diana
" apa kau tak kaget saat melihat pekerjaan sekertaris bos? "
"biasa aja tian! "
"kalo biasa aja kenapa tadi tingkahmu lucu sekali"
"maksudnya? "... diana mengeryitkan keningnya sambil menatap ke arah tuan tian yang sedang menahan tawanya
" lupakan saja! "... ucap tuan tian
" sudah lupakan saja! "
Diana mendengus kesal karena wajah tuan tian terlihat sedang meledeknya dan diana mencoba mengingat apa yang sudah ia lakukan tadi pagi di meja kerjanya.....
Diluar perusahaan mereka berdua berbicara dengan santai layaknya seorang teman dan itu semua adalah permintaan dari tuan tian sendiri.....
Sekitar 30 menit mereka sampai di restauran xxxx dan tuan tian bersama diana turun dari mobil lalu berjalan masuk kedalam restauran tersebut......
**
Didalam kamar hotel ara sangat bosan sekali, karena sejak tadi pagi dion meninggalkannya sendirian berada didalam kamar hotel....
Yang dilakukan ara sejak pagi tadi hanya menonton drama, membuka ponselnya untuk melihat toko onlinenya dan setelah itu makan siang.....
Sekarang hari hampir sore tetapi belum ada tanda tandanya dion kembali ke kamar hotel.....
Bahkan ara sudah tidur 2x tetapi ara merasa hari ini sangat lama sekali berlalu....
"huft! masak iya aku menemaninya di negara ini hanya untuk dikurung disini? "... ucap ara sambil berkacak pinggang
" awas aja kalo dia kembali! aku gak mau bicara dengannya lagi! "
"menyebalkan sekali! "
Tak berapa lama terdengar suara ketukan dari luar pintu kamarnya dan ara mengira jika itu adalah dion.....
"ngapain juga sih pakek acara ngetok pintu? kan bisa langsung masuk aja"... gerutu ara sambil berjalan ke arah pintu
ceklek
Ara membuka pintu dan hampir melontarkan kata kata untuk memarahi dion, tetapi saat melihat siapa yang datang ke kamarnya ara langsung tersenyum.....
" siapa ya? "... tanya ara
" apa benar ini kamar tuan muda dan nona muda ara? "...tanya salah satu seorang wanita
" iya ini saya ara"... jawab ara sambil menunjuk dirinya
"kami diperintahkan oleh tuan muda untuk datang kemari "
"untuk apa? "... ara mengeryitkan keningnya
__ADS_1
"sebelumnya boleh kami masuk kedalam? "
"oh... iya silahkan masuk"
Ara membuka lebar pintu kamarnya dan mempersilahkan dua orang tersebut masuk kedalam kamarnya.....
"kami dari butik ternama di negara ini nona muda, dan kami diperintahkan datang kemari untuk merias anda"... ucapnya setelah masuk kedalam kamar ara
" meriasku? memangnya mau ada acara apa? "... tanya ara heran
" kami tidak tau nona, kami datang kemari sesuai dengan perintah dari tuan muda"
"sebelumnya perkenalkan saya pemilik butik dan makeup ternama di negara ini"
"nama saya flori dan rekan saya ini bernama noni".... ucapnya dengan sopan
" oh iya"... ucap ara sambil tersenyum
"apakah bisa kita mulai sekarang nona muda? "
"oh iya silahkan"
Ara yang masih bingung langsung menurut saja dan saat ini ara sedang duduk di depan meja rias ....
Flori bagian merias wajah ara dan sedangkan noni bagian menata rambut ara....
'***sebenarnya ada acara apa sih ? kok aku harus di dandani kayak gini! '.... ucap ara dalam hati
'mana dia gak ngabarin dulu***! '
1 jam telah berlalu dan ara selesai di rias wajahnya....
"waahhhh... anda terlihat jauh lebih cantik nona muda! "... ucap flori
" pasti tuan muda akan terpukau dengan anda"... lanjutnya
"anda bisa saja! "... ucap ara dengan malu
" sekarang saatnya berganti pakaian nona muda".... ucap flori
"mari saya bantu untuk memakai gaunnya nona? "... ucap noni dengan sopan
" gaun? tapi aku tidak punya gaun"... ucap ara
"anda tenang saja nona muda, tuan muda sudah membelikan anda gaun yang sangat cantik untuk anda pakai"... ucap flori
Sedangkan noni mengambil paperbag yang ada di dalam kopernya dan menunjukkannya kepada ara.....
" ini adalah pemberian dari tuan muda untuk anda "... ucap noni sambil menunjukkan paperbag kepada ara
" apa itu? "... tanya ara
Kemudian noni memberikan paperbag tersebut kepada ara dan setelah menerimanya ara segera membuka paperbag tersebut.....
Didalam paperbag tersebut ada sebuah gaun yang berwarna biru muda dan ada juga heals beserta tas yang warnanya senada dengan warna gaunnya.....
" wahhh... bagus sekali gaunnya"... ucap ara
"ini pasti cocok sekali untuk anda nona muda"... ucap flori
" kalau begitu mari saya bantu untuk memakainya nona muda".... ucap noni
"aku bisa memakainya sendiri"... ara menolak dengan sopan
" baiklah nona muda"
Kemudian ara masuk kedalam kamar mandi untuk berganti baju dan tak berapa lama ara keluar dari kamar mandi dengan memakai gaun pemberian dari dion.....
Flori dan juga noni sangat terkejut dengan ara yang baru saja keluar dari kamar mandi....
"anda sangat cantik sekali nona muda! "... seru flori
" ahhh... biasa aja "... ucap ara
" sebaiknya anda segera bersiap nona muda, karena supir yang akan mengantar anda sudah menunggu didepan pintu kamar"... ucap flori
"iya! "... ucap ara
Dengan segera ara memakai heals dan tak lupa membawa tas pemberian dari dion juga, setelah itu ara berjalan keluar dari kamar untuk menemui supir yang sudah menunggunya.....
Setelah sampai didepan pintu kamar, ara segera mengikuti supir yang sudah berjalan lebih dulu darinya.....
Sedang noni dan flori sudah ijin pulang sebelum ara memakai heelsnya tadi.....
Di sepanjang jalan ara bertanya tanya kemana supir tersebut akan membawanya dan kenapa dia harus berdandan seperti ini.....
Sebenarnya ara tadi sudah menanyakan hal tersebut kepada supir, tetapi supirnya hanya menjawab jika nanti ara akan tau sendiri ia mau dibawa kemana.....
__ADS_1
********