Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
80


__ADS_3

Pagi ini pukul 7 dina sedang dalam perjalanan menuju ke rumah suami ara untuk menjemput ara, karena hari ini mereka berdua akan ke kampus untuk memberikan laporan magang selama 2 minggu ini.....


Tak berapa lama dina sampai dirumah dion dan dina sangat takjub sekali dengan kemegahan rumah dion.....


Saat dina berada didepan pintu gerbang, ada satpam yang sedang menanyainya secara detail dan setelah itu baru boleh di ijinkan masuk kedalam .....


Dina memberhentikan mobilnya dan setelah itu dina keluar dari mobil untuk berjalan ke rumah dion....


Saat turun dari mobil dina menajamkan pandangannya karena ia melihat asisten rey yang sedang berdiri disamping mobil dengan posisi tegap.....


"aduh! kenapa bertemu dia sepagi ini sih"... gerutu dina


"gimana ini ya sama penampilanku".... dina merapikan rambutnya


Kemudian dina berjalan dengan perlahan menuju kerumah dion dan saat dina hampir sampai tiba tiba ara keluar dari dalam rumah.....


" Hai din? "... sapa ara sambil berjalan menuju ke arah dina


" Hai ra"... balas dina


"selamat pagi nona muda? "... sapa rey


" pagi rey! "... jawab ara


" tuan muda kamu masih ada didalam ruang kerjanya! "... ucap ara lagi


" baiklah nona muda"


Dina melirik sekilas ke arah rey dan ara menyadari itu sambil tersenyum kecil melihat tingkah dari temannya....


"kita langsung berangkat sekarang apa nanti nih? "... tanya ara


" sekarang aja yuuk"... ucap dina


"kita pergi dulu ya rey? "... ucap ara


" iya nona muda, semoga hari nona muda menyenangkan"... ucap rey sambil menganggukkan kepalanya


"mari asisten rey? "... ucap dina dan rey hanya membalasnya dengan senyuman singkat


Dina berjalan sambil menggenggam tangan ara dengan gemas karena rey tersenyum padanya, ya meskipun singkat sekali tersenyumnya......


" disenyumin dikit aja sudah senang kayak gitu! "... ucap ara


" biarin! "


Kemudian mereka berdua masuk kedalam mobil dan dina segera mengemudikan mobilnya menuju kampus.....


"suami kamu tadi dimana ra? "... tanya dina sambil mengemudi


" ada diruang kerjanya"... jawab ara


"hah? sepagi ini udah didalam ruang kerja? "


"katanya dia sedang mencari berkas "


"oh! "


Tiba tiba ponsel ara bergetar menandakan ada pesan masuk dan kemudian ara mengambil ponselnya yang ada didalam tasnya untuk melihat siapa yang mengiriminya pesan.....


Ara melihat yang mengirim pesan adalah dion dan ara tersenyum saat menerima pesan dari dion.....


💌dion


nanti pulang pukul berapa?


💌ara


sampai di kampus aja belum kok udah nanya kapan pulangnya!


💌dion


aku kira udah sampai kampus


💌ara

__ADS_1


bentar lagi sampai


💌dion


cuma bentarkan dikampus?


💌ara


belum tau kak


kenapa?


💌dion


gak papa


*


Saat menerima pesan terakhir dari dion, ara sudah tidak membalasnya dan kemudian ara memasukkan ponselnya ke dalam tasnya lagi.....


Tak berapa lama mereka sampai di kampus dan dina langsung membawa mobilnya menuju ke tempat parkir.....


Sesampainya ditempat parkir mereka berdua segera turun dari mobil dan berjalan menuju keruangan dosen pembimbing magang......


**


Didalam ruangannya dion sedang tak bersemangat karena hari ini ara tidak ada di perusahaan dan hal tersebut membuat dion hanya berdiam diri didalam ruangan....


Ini adalah hal pertama yang belum pernah dion lakukan dan hal tersebut membuat rey heran dengan perubahan sikap dion hari ini.....


Bahkan semua pekerjaan dion pagi ini diberikan kepada rey dan hal tersebut membuat rey jadi kuwalahan.....


Didalam ruangannya rey berulang kali mendengus kesal karena ternyata saat dion jatuh cinta dengan ara malah membuatnya repot seperti ini.....


Padahal dulu saat dion bersama dengan diana tidak seperti ini sikapnya dan tetap melakukan tugas kerjanya dengan telaten.....


"apa yang sudah anda berikan pada tuan muda nona? "... ucap rey


" semua pekerjaannya jadi dilimpahkan semuanya kepadaku! "


Akhirnya rey meminta bantuan kepada sekertarisnya untuk meringankan pekerjaannya dan juga pekerjaan dion pagi ini.....


Sesampainya di depan ruangan dion, rey segera mengetuk pintu ruangan dion dan setelah itu rey langsung masuk kedalam ruangan dion....


ceklek


"permisi tuan muda? "... ucap rey setelah masuk kedalam ruangan dion


" ada apa rey? "... tanya dion


" ini sudah waktunya jam istirahat tuan muda"


"oh ya? hmmm baiklah"


Dion berdiri dari tempat duduknya dan berjalan keluar dari ruangan untuk pergi mencari makan siang.....


Saat sedang berjalan, rey sambil membacakan jadwal dion setelah makan siang dan lagi lagi rey mendengus kesal karena dion menyuruhnya untuk menggantikan jadwalnya siang ini.....


Sedangkan dion setelah makan siang memilih untuk menghampiri ara yang sedang berada di rukonya.....


**


Ara terlihat sibuk berada di rukonya dan bahkan ara makan siang sambil wira wiri menata dalam ruangan rukonya......


Karena saat ini ruko ara terlihat sangat sempit dan bahkan ruangan ara kini juga dijadikan tempat penyimpanan stock barang......


Saat ara sibuk wira wiri didalam rukonya, tiba tiba ara dikagetkan dengan kedatangan sonya yang langsung menjambak rambut ara....


"awww! ".... teriak ara


" sonya? "... ucap ara sambil mengusap kepalanya yang sakit


" kenapa? kaget? "... sonya melipat kedua tangannya di depan dada


" kenapa kamu menjambak rambutku? ".... tanya ara

__ADS_1


" biar kamu ngerasain apa yang udah aku rasain! "


"maksud kamu? "


"gara gara kamu bisnis papah jadi bangkrut dan papah menjual mobilku untuk menyelamatkan bisnisnya! "


"setelah itu aku dijauhi oleh teman temanku karena kehidupanku jadi pas pasan! "


"tapi semua itu bukan salahku"... ucap ara


" bukan salahmu? dasar anak durhaka! "


plak


Sonya menampar dengan keras pipi kanan ara dan membuat ara meringis kesakitan, bahkan tamparannya membekas di pipi ara.....


"sakit? mau lagi? "... ucap sonya


Sonya mengangkat tangannya yang hendak menampar ara lagi, tetapi tiba tiba ada yang menahan tangannya dan langsung menggemaskan tangan sonya.....


" beraninya kamu menampar istri saya! "... ucap dion dengan menahan emosinya


Ara mendongakkan wajahnya saat mendengar suara dion dan dion langsung memeluk ara yang tangannya memegang pipinya yang terasa perih.....


Sedangkan sonya saat ini nyalinya sempit karena kedatangan dion yang tiba tiba.....


Dion melepaskan tangan ara dari pipinya dan dion mengertakkan giginya saat melihat pipi ara yang merah....


Kemudian dion menatap tajam ke arah sonya yang saat ini sedang ketakutan dan tanpa aba aba dion langsung menampar pipi sonya sampai sonya tersungkur ke lantai....


plak


Rey kaget dengan perlakuan dion dan terutama ara yang kaget melihat dion yang menampar perempuan hingga membuat perempuan tersebut tersungkur ke lantai.....


"itu balasan karna kau sudah berani menampar istri saya! "... ucap dion dengan emosi yang menggebu gebu


" rey? "... panggil dion


" iya tuan muda? "... jawab rey


" kau tau apa yang aku perintahkan setelah ini? "


"iya saya tau tuan muda! "


"bagus! antar aku pulang dulu dan setelah itu lakukan tugasmu! "... ucap dion


" baik tuan muda! "


Dion merengkuh pinggang ara sambil sebelah tangannya mengusap pipi ara yang merah dan dion mengajak ara pergi dari rukonya.....


Sesampainya didalam mobil dion mengusap lembut pipi ara dan ara merintih kesakitan ....


"awww! "


"sakit ya? "


"menurutmu? aku aja sampai menangis gini! ".. jawab ara


" kita ke rumah sakit rey! ".... perintah dion


" ngapain kerumah sakit? "... tanya ara sambil menatap dion


" mengobati pipi kamu"


"ini cukup dikompres aja nanti juga sembuh"


"jangan membantah! "


Ara hanya mendengus kesal dan dion malah memeluk ara sambil tangannya mengusap lembut pipi ara yang merah karena bekas tamparan.....


Sedangkan rey hanya menggelengkan kepalanya melihat kebucinan tuan mudanya dan rey sangat takjub dengan ara yang mampu mencairkan es balok yang sudah membeku beberapa tahun ini.....


********


***Hai Hai readers👋👋

__ADS_1


enaknya ceritanya dibuat mengikuti alur atau tidak ya???


☺☺☺☺☺***


__ADS_2