
Selesai sarapan dion mengajak ara ke salah satu butik dan salon yang terbesar di negara tersebut...
Awalnya ara menolak karena ia tidak masalah dengan penampilannya yang apa adanya....
Tetapi dion tetap memaksanya dan mau tidak mau ara menurutinya....
Sesampainya di butik dan salon, dion menyuruh orang butik untuk membantu memilihkan gaun untuk ara.....
Ara memutar bola matanya malas ke arah dion, dan sedangkan dion hanya cuek saja menanggapinya....
Dion menunggu disofa yang tersedia di butik tersebut sambil mengotak atik ponselnya.....
Tak berapa lama ara kembali di depan dion bersama pemilik butik dan salon tersebut....
Dion masih sibuk dengan ponselnya hingga ia tidak sadar jika ara sudah kembali ....
"tuan muda? "... panggil pemilik butik
" hmmm"... jawabnya tanpa menoleh
"lihatlah dress yang dipakai oleh nona muda? "... ucapnya lagi
Kemudian dion mengangkat kepalanya dan menoleh ke depan.....
Dion terpana dengan dress yang dipakai oleh ara dan ara tersenyum saat melihat dion tersenyum padanya.....
" bagaimana menurut tuan muda? "... tanya pemilik butik
" biasa saja! "... jawabnya sambil fokus kembali dengan ponselnya
Ara memutar bola matanya sambil mengepalkan kedua tangannya.....
"apa perlu nona muda memilih dress yang lainnya tuan muda? "... tanya pemilik butik
" tidak!!! "... jawab bersamaan ara dan juga dion
Ara dan dion saling memandang , sedangkan pemilik butik tersenyum melihat kearah sepasang suami istri tersebut......
" maksudnya pakai yang itu saja tidak masalah! "... ucap dion
" baiklah... kalau begitu mari nona muda ikut dengan saya"... ucap pemilik butik
"kemana? "... tanya ara sambil mengeryitkan keningnya
" sudah ikut saja dengannya! "... ucap dion
Ara mengikuti pemilik butik yang berjalan lebih dulu dan dion berjalan dibelakang ara.....
Sesampainya didalam salon, pemilik butik menyuruh ara duduk didepan kaca dan dion duduk dibangku yang berada tak jauh dibelakang ara....
Pemilik butik memulai bekerja untuk memoles wajah ara serta sedikit menata rambut ara.....
Dion sesekali melirik ara yang sedang dirias dan sekarang ara sedang memejam mata.....
Dion mengeluarkan ponselnya dari dalam saku celananya dan kemudian diam diam dion memotret ara....
Dion tersenyum melihat hasil potret ara dan menurutnya sangat menggemaskan....
Ara membuka matanya dan melihat dari cermin jika dion sedang tersenyum sambil melihat ponselnya.....
'bisa tersenyum juga! kayaknya tuh orang lagi bucin sama kekasihnya deh! '.... ucap ara dalam hati
Tak berapa lama ara sudah selesai dirias dan dion sangat terpesona dengan ara, karena meskipun hanya dipoles dengan sedikit makeup tapi ara sudah terlihat sangat cantik.....
"ehemmm".... ara berdehem
" udah selesai? "... tanya dion yang sedikit gugup
" udah! "... jawab ara
" nanti akan ditransfer oleh rey"... ucap dion pada pemilik butik
"trimakasih tuan muda"... ucap pemilik butik
Dion berjalan lebih dulu dan ara mengikutinya dari belakang sambil ngedumel karena dion berjalan sangat cepat.....
Sesampainya di depan butik, mereka segera masuk kedalam mobil dan rey segera mengemudikan mobil menuju bandara.....
" ingat! nanti jangan bicara macam macam disana"... ucap dion pada ara
__ADS_1
"iya"
Kemudian didalam mobil hanya hening hingga mereka sampai di bandara.....
Sesampainya di bandara, dion dan ara keluar dari mobil kemudian berjalan masuk kedalam bandara....
Dion melihat dari kejauhan dikursi ruang tunggu ada seseorang yang ia jemput....
Kemudian dion melingkarkan tangannya dipinggang ara dan hal itu membuat ara terkejut...
"apa yang kak dion lakukan? "... ucap ara sambil menyingkirkan tangan dion dari pinggangnya
"diamlah! disana ada papah"... tunjuknya dengan ekor matanya
"ya terus kenapa tangannya dipinggang aku? ".... ara melirik tangan dion yang kembali melingkar dipinggangnya
" kau taukan apa tujuan papah berlibur? "
"i.. ya"
"jadi beraktinglah saat berada di dekat papah! "
Dion mengajak ara berjalan untuk menghampiri tuan besar dan dari belakang ada rey yang berjalan dibelakang mereka berdua.....
Rey menggelengkan kepalanya melihat kelakuan tuan dan nona mudanya yang lagi beradu mulut sambil berjalan ke arah tuan besar.....
"pah? "... sapa dion saat sampai di depan tuan besar
" dion? "... ucap tuan besar
Sedangkan ara hanya tersenyum dan tuan besar melirik tangan dion yang sedang melingkar dipinggang ara.....
" gimana liburannya pah?"... tanya dion
"sangat menyenangkan"... jawab tuan besar sambil tersenyum
"kalau gitu ayo kita pulang".... lanjut tuan besar
" ya... rey, bawakan koper papah! "... perintah dion
" baik tuan muda"... ucap rey
" kita baik baik saja pah"... jawab dion
"benarkah? "
"iya pah"... jawab dion
" benar kata dion nak ara? "... tanya tuan besar
" benar pah"... jawab ara yang risih dengan tangan dion yang ada dipinggangnya
"syukurlah"
Sesampainya di depan bandara mereka langsung masuk kedalam mobil....
Tuan besar duduk dibangku samping supir dan sepasang suami istri tersebut duduk dibelakang....
"nanti sesampainya dirumah, kita makan siang bersama ya? "... ucap tuan besar
"kita tidak bisa pah"... ucap dion
" kenapa? "
"beberapa hari ini kita berdua menginap dihotel pah dan setelah mengantar papah pulang aku akan mengajak ara ke kantor".... jawab dion
" oh begitu ya"... tuan besar tersenyum
Sedangkan ara melotot ka arah dion, tetapi yang di pelototi cuek saja dan tidak menghiraukan ara....
'dasar es balok! sapa juga yang mau ikutan dia ke kantor! '.... ucap ara dalam hati
Setelah menempuh perjalanan selama 35 menit, mereka sampai dirumah dan tuan besar turun dari mobil lalu dion dan juga ara ikut turun dari mobil....
"pah.. dion langsung ke kantor ya? "... pamit dion
" oh .. baiklah, jagain menantu kesayangan papah ya? "... tuan besar menepuk pundak dion
Dion hanya menganggukkan kepalanya, kemudian iya menarik tangan ara untuk masuk kedalam mobil.....
__ADS_1
" sepertinya hubungan mereka ada perkembangan"... ucap tuan besar sambil berjalan masuk kedalam rumah
Sementara ara didalam perjalanan sedang kesal dengan dion, karena tanpa bertanya dion langsung mengajaknya ke kantor.....
Dion sedang sibuk dengan ponselnya dan rey sedang fokus dengan kemudinya....
Beberapa kali ara mendengus kesal sambil melipat kedua tangannya di depan dada....
Tiba tiba ponselnya berbunyi dan hal itu membuat dion melirik ke arah ara , sedangkan ara langsung mengambil ponselnya yang ada didalam tas....
Ara membuka ponselnya lalu melihat ada pesan masuk dari kedua sahabatnya....
*💌dina
ra, kenapa kamu gak masuk kuliah?
💌tina
ra... kamu kenapa gak masuk kuliah*?
Kemudian ara membalas pesan dari kedua sahabatnya....
💌ara
tolong bilangin ke dosen kalo aku ijin hari ini!
*
Setelah membalas pesan dari kedua sahabatnya, ara memasukkan kembali ponselnya kedalam tas....
Tak berapa lama mereka sampai dikantor dan mobil berhenti tepat di depan pintu kantor....
Rey turun lebih dulu untuk membukakan pintu untuk kedua majikannya....
Setelah kedua majikannya turun dari mobil, Rey masuk kembali kedalam mobil untuk memarkirkan mobil ke tempat parkiran khusus....
"nanti jangan banyak tingkah didalam! ".... ucap dion dengan tegas
Ara hanya membuang muka kesamping dan enggan mengeluarkan suaranya.....
Dion masuk kedalam kantor dan ara mengikutinya dari belakang sambil ngedumel dalam hati....
Para pegawainya menyapa dion dengan sopan, tetapi dion tak menyapa balik para pegawainya....
Ara yang membalas sapaan para pegawainya dan dion melirik ara yang sedang tersenyum manis pada para pegawainya.....
Dion menghentikan langkahnya dan ara yang sedang sibuk tersenyum pada pegawainya, tiba tiba kepalanya menabrak punggung kekar dion....
" aduh! "... ara mengusap keningnya
" perhatian semuanya! "... ucap dion dengan tegas
Semua pegawainya langsung berkumpul didepan dion ....
" perkenalkan wanita yang disamping saya ini adalah adik saya dan jika suatu saat dia datang kemari, langsung ijinkan dia masuk kedalam ruangan ku! ".... ucap dion sambil merangkul pundak ara
" dan kalian bisa memanggilnya dengan sebutan nona ara! "
" iyaa tuan muda"... ucap serentak pegawainya
Setelah itu dion berjalan lagi dan tangannya masih berada dipundak ara.....
Para pegawai bertanya tanya tentang ara....
"bukannya tuan muda anak tunggal ya? "
"apa tuan besar menikah lagi? "
"apa itu adik tuan muda yang hilang? "
Mereka tak menyadari jika Rey kini berada dibelakang mereka dan Rey langsung menegur para pegawai.....
"lebih baik kalian melanjutkan pekerjaan kalian, daripada sibuk menggosip! "... ucap Rey dengan tegas
Lalu semua pegawai berhamburan untuk kembali ke ruangan mereka masing masing.....
Kemudian Rey melanjutkan langkahnya untuk menyusul dion yang mungkin kini sudah berada didalam ruangannya.....
*******
__ADS_1