
Keesokan paginya didalam ruang desain ara sedang menceritakan kejadian kemaren saat sonya datang ke rukonya dan menampar pipinya hingga merah.....
Dina sangat kesal kepada sonya yang tidak punya etika sama sekali dan dina ingin sekali membalas perbuatannya yang sudah berani menampar ara....
"tapi untungnya kakak suami kamu datang tepat waktu ra! "... ucap dina
" iya din! tapi endingnya ya gini aku gak boleh kemana mana sendirian"
"ya gak papa dong ra! itu tandanya dia perhatian sekali sama kamu"
"tapi berlebihan tau gak sih din! "... ara cemberut
" itu tidak berlebihan kok bagi orang yang sedang jatuh cinta ra"
"terserah deh! "
Setelah itu ara melanjutkan pekerjaannya dan begitu juga dengan dina ....
Sebenarnya dina ingin memberitahukan sesuatu kepada ara, tetapi tidak jadi karena ara cerita lebih dulu tentang hal buruk yang telah ia alami kemaren.....
**
Di tempat lain tepatnya di kediaman pak andre saat ini sedang kedatangan asisten rey bersama dengan polisi.....
Seharusnya kemaren rey datang kesini, tetapi ia urungkan karena perintah dari dion....
Istri pak andre saat ini sedang memohon ampun pada asisten rey agar anaknya sonya tidak dibawa ke kantor polisi.....
"saya mohon maafkan anak saya tuan! "... ucap nyonya mira sambil menangis
Sedangkan sonya pagi ini masih berada di dalam kamarnya , jadi sonya belum tau jika asisten rey datang ke rumahnya bersama dengan polisi.....
" pah, papah jangan diam aja dong! "... rengek istrinya
" ya papah harus gimana mah? lagian sonya keterlaluan ".. ucap pak andre
" papah kok jadi ikutan nyalahin anak sendiri sih"
"saya minta tolong panggilkan nona sonya sekarang juga nyonya? "... ucap asisten rey dengan tegas
" kalian membuang waktu saya! "... lanjutnya
Tak berapa lama kemudian sonya turun dari tangga dan sonya kaget karena ada polisi yang datang ke rumahnya, sedangkan mamahnya saat ini juga sedang menangis....
" ini ada apa mah pah? "... tanya sonya sambil berjalan menghampiri mamahnya
" apa anda yang bernama sonya? "... tanya polisi
" i.. ya pak! saya yang bernama sonya"... jawab sonya
"silahkan anda ikut kami ke kantor polisi"
"kenapa memangnya pak? ".... sonya mengeryitkan keningnya
" anda lupa dengan kesalahan yang telah anda lakukan kemaren kepada nona muda saya? "... tanya asisten rey
" siapa kamu? "... tanya sonya kepada asisten rey
" saya asisten pribadi suaminya nona muda ara! "... jawab asisten rey
Seketika sonya membulatkan matanya dan sonya langsung memeluk lengan mamahnya dengan erat.....
" mari ikut kami "... ucap seorang polisi
" aku gak mau di penjara mah pah? "... rengek sonya
" anda ingin dijemput dengan baik baik atau dengan kasar? "... ucap asisten rey
" sonya, ikutlah mereka! "... ucap papahnya sambil melepaskan pelukan ara di tangan mamahnya
" pah? "... nyonya mira menatap tajam suaminya
" sudah mah biarin aja! "
"mah... tolongin aku"... rengek sonya
" kami permisi dulu! "... pamit asisten rey
Kemudian polisi tersebut membawa sonya keluar dari rumah dan memasukkannya kedalam mobil polisi untuk dibawa ke kantor polisi.....
Sedangkan istri pak andre saat ini sedang marah marah kepada pak andre yang membiarkan begitu saja anaknya di bawa oleh polisi....
" kenapa sih papah gak pernah belain anak sendiri? "... ucap nyonya mira
" gak pernah gimana sih mah? kenapa mamah selalu nyalahin papah! "
"bukannya dulu kita pernah dikasih peringatan kepada keluarga tuan besar soni? apa mamah lupa dengan peringatan itu? ".... pak andre meninggikan suaranya
" mamah ingat pah"... jawab nyonya mira
"lalu kenapa mamah biarin sonya melanggarnya? "
"soal itu mamah gak tau pah"
"jalan satu satunya kita harus bertemu dengan ara dan meminta maaf padanya agar sonya dibebaskan"
"kita minta maaf pah? "
__ADS_1
"iya kenapa? mamah gak mau? "
"tapi kita minta maafnya ke ara pah"
"terus kenapa? mamah mau sonya di penjara? "
"ya enggak mau pah"
"kalau gitu kita cari keberadaan ara sekarang! "
Setelah itu pak andre bersama istrinya bergegas untuk pergi mencari keberadaan ara, karena jalan satu satunya yang bisa bebasin sonya hanya ara.....
**
Jam makan siang pun sudah tiba dan ara sedang membereskan meja kerjanya.....
"kita makan dimana kali ini ra?".... tanya dina
" kayaknya aku gak bisa makan siang denganmu deh din"
"kenapa? "
"aku ada janji dengan tuan tian"
"berdua? "
"iya! "
"kau tidak ditemani oleh kakak suamimu?"
"tadinya sih mau ditemani, tapi barusan dia mengirim pesan kalo gak bisa nemenin karena ada rekan kerjanya dari negara J yang datang kemari"
"aku temenin aja ya? "
"ehhh! jangan"
"yaudah! aku pergi dulu"... pamit dina sambil menyebikkan bibirnya
Sedangkan ara menggelengkan kepalanya sambil tersenyum melihat tingkah lucu dari temannya , tetapi ara bersyukur memiliki teman seperti dina yang tidak pernah neko neko dalam menjalin sebuah pertemanan.....
Selesai membereskan meja kerja, ara berjalan keluar dari ruang desain untuk pergi ke restauran yang sudah diberitahukan oleh tuan tian.....
Karena siang ini dion ada janji dengan rekan kerjanya, jadi ara di ijinkan pergi sendiri tetapi di antar oleh supir perusahaan.....
Hanya butuh waktu 25 menit ara sampai di restauran tempat untuk bertemu dengan tuan tian.....
Ara berjalan masuk kedalam restauran dan ara mencari keberadaan tuan tian, lalu setelah tau dimana letak tuan tian berada, ara langsung berjalan menghampirinya.....
"udah nunggu lama ya kak? "... ucap ara sambil duduk
" enggak kok ra"... jawab tuan tian sambil tersenyum
" sebelumnya aku udah pesan duluan dan aku gak tau makanan kesukaan kamu, jadi aku pesan yang sama denganku"... jawab tuan tian
"apa aja aku suka kok! asal makanan "... ucap ara sambil tersenyum
" lebih baik kita makan dulu sebelum aku mengatakan sesuatu"... ucap tuan tian
"kenapa kita gak ngobrol sambil makan aja kak? "
"nanti suasananya jadi gimana gitu"... jawab tuan tian
Kemudian mereka berdua mulai menikmati makanan masing masing dan sesekali tuan tian mencuri pandang ke arah ara yang sedang menikmati makanannya.....
Tak berapa lama mereka selesai makan dan sebelum bicara tuan tian menatap lekat wajah ara.....
" kenapa lihatnya gitu kak? "... tanya ara dan tuan tian hanya tersenyum
" apa ada sesuatu di wajahku? "... tanya ara
" tidak ada "
"lalu kenapa menatapku begitu? "... ara mengeryitkan keningnya
"aku hanya memastikan aja"
"memastikan apa kak? "
"gak papa"... jawab tuan tian sambil tersenyum
" katanya tadi mau ngomongin sesuatu"
"hemmmm! tapi janji jangan marah ya? "
"iya kak! "
"cepet banget jawabnya ra? "
"aku itu orangnya menepati janji kok kak"... jawab ara sambil memamerkan deretan giginya
" baiklah! aku mau tanya itu di jari manis kamu cincin apaan ra? ".... tanya tuan tian sambil melihat ke jari manis ara
Deg
Ara membelalakkan matanya lalu menurunkan tangannya dibawah meja dan perasaan ara jadi takut kalau tuan tian tau yang sebenarnya.....
Tuan tian tau jika saat ini ara sedang panik dan tuan tian hanya tersenyum menatap ara yang sedang menundukkan kepalanya....
__ADS_1
"aku udah tau kok ra"... ucap tuan tian lagi
" hah? "... ara mendongakkan kepalanya dan menatap ke arah tuan tian
" tau apa kak? "... tanya ara
"sebelumnya aku minta maaf ya ra karna udah lancang? "... ucap tuan tian
" kenapa sih kak? "
"jadi sebenarnya selama ini aku dan diana mantan kekasih tuan muda menyelidiki semua tentang kamu yang tiba tiba muncul di kehidupannya dan mengaku sebagai adiknya"... jawab tuan tian
" awalnya aku hanya mendengar gosip aja, tetapi aku dan diana mencari tahu dimana mana hingga kita tau semuanya"... lanjutnya
Ekspresi ara saat ini takut dan ia juga merasa malu karena tuan tian mengetahui semuanya....
"tapi kamu tenang aja ra, aku dan diana gak bakalan nyebarin soal itu ke yang lainnya kok"
"tapi aku penasaran kenapa kamu bisa menikah dengannya? dan kenapa juga status kalian di sembunyikan? "
Dengan perasaan yang campur aduk, ara memberanikan untuk menatap ke wajah tuan tian yang saat ini juga sedang menatapnya .....
"jangan takut ra, ceritakan semuanya dan anggap saja aku sebagai kakak kamu"... tuan tian mengusap lembut telapak tangan ara yang ada di atas meja
Setelah itu ara menceritakan awal mulanya kenapa ia bisa menikah dengan dion dan kenapa status pernikahannya di sembunyikan......
Ara juga menceritakan jika mereka ada kesepakatan untuk menjadi suami istri sungguhan selama 1 tahun, dan jika selama 1 tahun di antara mereka belum ada perasaan terpaksa mereka harus berpisah supaya tidak memperburuk keadaan.....
" terus gimana sekarang sikapnya ke kamu ra? "... tanya tuan tian
" akhir akhir ini sikapnya berubah jadi perhatian kak".. jawab ara
"syukurlah! tapi jika dia berubah pikiran lagi segera bilang ke aku ya ra? "
"kenapa memangnya kak? "... ara mengeryitkan keningnya
" biar aku beri dia pelajaran! "
"hemmmmp! "
"jadi mulai sekarang jangan abaikan pesan dariku ya? anggap aja aku ini sebagai kakak kamu"... ucap tuan tian
" iya kak! oh iya... gimana kak tian dan diana bisa saling kenal? "... tanya ara
Tuan tian tersenyum dan setelah itu menceritakan semuanya kepada ara, ara yang mendengarkan tertawa saja.....
"kenapa kamu malah ketawa sih ra? "
"emangnya gak boleh? "
"ya boleh boleh aja! "
"tapi aku doakan semoga kalian berjodoh"
"jangan dong ra"
"kenapa? meskipun masa lalunya buruk, belum tentu masa depannya buruk juga kak"
"kayaknya dia masih sayang sama suami kamu"... ucap tuan tian lirih
Ara membulatkan matanya saat mendengar ucapan dari tuan tian dan kemudian tuan tian tertawa melihat ekspresi ara.....
hahahaha
" aku bercanda ra! dia udah relain dion untuk kamu kok"... ucap tuan tian
"bodo amat! "... ucap ara dengan sewot
" yeee kok marah sih ra! "
"lagian bikin mood aku ilang aja! "... ucap ara sambil melipat kedua tangannya di depan dada
" cie yang udah punya perasaan ke suaminya"... ledek tuan tian
"enggak! aku pamit duluan udah mepet ini waktunya! "... ucap ara sambil berdiri dari duduknya
" aku antar ya ra? "... tuan tian ikut berdiri dari duduknya
" aku tadi sama supir perusahaan kak! tuh orangnya nunggu diluar"
"ohh... ya udah hati hati"
"iya kak! "
Tuan tian menatap ara yang berjalan menuju ke pintu keluar dan perasaan tuan tian sebenarnya sedang terluka karena ternyata benar jika ara dan dion menikah.....
Tetapi disisi lain tuan tian juga bahagia karena sekarang hubungan mereka berdua semakin baik dan tuan tian berharap jika mereka langgeng sampai mau memisahkan.....
**********
***Hai Hai readersππ
maaf ya upnya hari ini πππ
soalnya author banyak kerjaan hari ini πππ
semoga para readers tetap menunggu up dari author ya βΊβΊ
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YANG POSITIF SUPAYA AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT UNTUK UP π€π€π€***