
Diruang makan sudah ada tuan besar yang sedang duduk menunggu pasangan suami istri....
Ara berjalan dibelakang dion dan mereka segera duduk ....
"selamat pagi pah? "... sapa ara pada tuan besar
" pagi ara"... sapa balik tuan besar
"papah mau sarapan apa? biar ara yang ambilkan"... ara bertanya dengan lembut
" sama itu saja sudah cukup ara"... tunjuk tuan besar pada salah satu makanan diatas meja
"baik pah"
Dion hanya melirik sekilas pada ara....
"ara... kau tidak melayani suamimu juga? "... tanya tuan besar
" emmm.... kamu mau sarapan apa? "... tanya ara sedikit ragu pada dion
" roti saja! "... jawab dion dengan dingin
Ara mengambilkan roti tawar dan mengolesnya dengan selai, sedangkan tuan besar tersenyum melihat itu semua....
'semoga dengan kehadiran ara, dion bisa berubah'... ucap tuan besar dalam hati
Mereka bertiga menikmati sarapan dengan tenang...
"nanti kamu sudah mulai masuk kuliah lagi ya ara? "... tanya tuan besar
" iya pah"... jawabnya
"dion, sekalian nanti kamu anterin ara ke kampus ya? "... perintah tuan besar pada dion
" jangan pah!! maksud ara, ara bisa berangkat sendiri kok"... ucap ara sambil tersenyum dan dion tetap menikmati makanannya tanpa menoleh
"apa kamu bisa mengendarai mobil? "... tanya tuan besar
" tidak pah"... jawab ara
"kalau gitu kamu dianter sama supir papah aja ya? "
"jangan pah! ara udah pesen ojek online kok"
"ojek online? "... tuan besar kaget dengan ucapan ara
" iya pah, sebelum menikah ara pergi ke kampus mengendarai motor sendiri"... jelas ara
Tuan besar hanya manggut manggut saja mendengarkan ucapan ara....
Selesai sarapan, tuan besar mengantar ara dan dion menuju pintu utama....
"ara, ini uang jajan buat kamu? "... tuan besar memberikan beberapa lembar uang pada ara
" ara masih punya uang kok pah"... tolak ara
"udah ambil aja, jangan menolak pemberian"... ucap tuan besar
" makasih ya pah? "
"sama sama, kalau gitu papah masuk kedalam dulu"
Ara hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum memandangi tuan besar berjalan menuju ruang kerjanya....
"ambil ini!! "... dion memberikan black card pada ara
"jangan minta uang lagi ke papah! karena tanggungjawabmu ada di saya! "... lanjut dion
Ara mengambil black card dan dion berjalan menuju mobil yang sudah dibuka pintunya oleh rey. ...
" tuan muda!!! "... panggil ara sambil berlari kearah dion
" apa? "... dion menatap tajam kearah ara
" trimakasih untuk ini dan saya pamit mau berangkat kuliah"... ara mengulurkan tangan kearah dion
Dion mengeryitkan keningnya sambil melirik uluran tangan ara....
"saya kan istri anda, jadi sudah kewajiban saya untuk pamit pada anda seperti ini".... jelas ara
__ADS_1
Dion menyambut uluran tangan ara dan ara mencium tangan dion, lalu ara berjalan menuju keluar gerbang....
Sedangkan dion bengong melihat kearah ara yang kini sudah menghilang dari hadapannya....
"apa tuan muda baik baik saja? "... tanya rey dengan tenang
" menurutmu! "... dion tersadar, lalu segera masuk kedalam mobil
Diperjalanan dion masih terbayang saat ara berpamitan dengannya tadi....
" rey, nanti jemput gadis itu dan antar dia ke sorum motor! "... perintah dion
" baik tuan muda"... ucap rey
"biarkan dia memilih motor yang paling ia sukai disana! "
"baik tuan"
Dion membuka laptopnya dan matanya mulai fokus pada layar di hadapannya....
"apa kau sudah mendapatkan nomer ponsel gadis itu rey? "... tanya dion tanpa menoleh
" sudah tuan muda"
"nanti kau kirim pesan saja padanya"
"baik tuan muda"
Setelah itu didalam mobil hening kembali, karena dion mulai sibuk dengan layar yang ada di hadapannya....
***
Sesampainya dikampus, ara segera berjalan menuju kelasnya....
"huffttt!!!! "... ara menghela nafas setelah duduk di bangkunya
" ara!!!! ".... teriak kedua sahabatnya yang baru sampai didalam kelas
Kedua sahabatnya berhambur memeluk ara dan ara membalas pelukannya....
" gimana kabar kamu ara? "... tanya tina
" iya ara gimana kabar kamu? "... timpal dina
"terus kenapa ponsel kamu sulit dihubungi? ".... tanya tina
" maaf, aku sibuk membalas pesan pelanggan ku"
"kebiasaan deh! "... dina mengikat rambutnya
" ara, gimana rasanya setelah menikah? ".... tanya tina
" sssttt!!! jangan keras keras"... ucap ara sambil celinguk kan
"hanya ada kita bertiga didalam kelas"... bisik dina
" seperti yang udah aku katakan kemaren sama kalian"... ucap ara
"seriusan kamu belum diapa apain sama tuan muda? "... tanya lirih dina
Ara hanya menganggukkan kepalanya....
" dan kamu dibiarin aja tidur disofa? ".... tanya tina
Dan ara menganggukkan kepalanya lagi....
" kamu yang sabar ya, suatu saat nanti kamu pasti akan bahagia kok"... kedua sahabatnya memeluk ara
Tak berapa lama kuliah pun dimulai dan ara mendengarkan penjelasan dosen dengan seksama....
2 jam berlalu, kuliah pun selesai....
Ara membereskan bukunya dan memasukkannya kedalam tas....
drrrttt drrrttt
Ponsel ara bergetar dan ara segera melihat siapa yang mengirim pesan padanya.....
💌xxxxx
__ADS_1
nona muda
saya sudah di depan kampus
segera kemarilah!
ini perintah dari tuan muda!
Ara mengeryitkan keningnya membaca pesan dari nomer asing , dan kemudian ara memutar bola matanya malas....
"ada apa ra? "... tanya tina yang dari tadi merhatiin ara
" iya ra, ada apa? "... tanya dina
" ini aku dapet pesan dari asisten rey! ".... ara menunjukkan ponselnya kearah kedua sahabatnya
" apa katanya? "... tanya tina
" dia sudah menungguku di depan dan katanya ini perintah tuan muda"
"tuan muda perhatian ya ra sama kamu? "... tanya dina
" perhatian dari mana? udahlah, aku duluan"... ara berlari keluar kelas
Ara berjalan cepat dan sesampainya di depan kampus , ara melihat rey sedang berdiri disamping mobil hitam sambil melihat kedua tangannya di depan dada....
"maaf rey lama! ".... ucap ara
" tidak masalah nona muda"... ucap rey
Ara mengintip ke kaca mobil dan syukurlah di dalam tidak ada tuan muda alias dion....
"silahkan masuk nona muda! "... Rey membukakan pintu untuk ara
" makasih"... ara tersenyum manis
Rey tidak membalas ucapan ara ataupun membalas senyuman ara....
'bos sama asisten sama sama seperti es balik! '... ucap ara dalam hati
"asisten Rey? "... panggil ara
" ya nona muda? "... tanya Rey melirik spion
" kita langsung pulangkan? "... tanya ara
" diamlah dan menurut saja nona muda! "
"maksud kamu? "
Tetapi Rey tidak menjawab ucapan ara dan merasa kesal pada Rey.....
Tak berapa lama mobil masuk ke sebuah sorum motor dan ara menyadarinya....
Rey memarkirkan mobil dan segera turun lebih dulu, lalu membukakan pintu untuk ara....
"ngapain kita kesini Rey? "... tanya ara melihat kearah wajah Rey
" silahkan nona muda masuk terlebih dulu! "... ucap Rey dengan tegas
" hah??? dari tadi ditanya gak jawab! "... ara kesal dan berjalan cepat masuk kedalam sorum
Sesampainya didalam sorum, ara disambut dengan ramah oleh para pegawai sorum....
" asisten Rey? ada yang bisa kami bantu? "... ucap salah satu pegawai
" tunjukkan motor untuk cewek yang paling terbaik! ".... ucap Rey dengan tegas
" mari saya tunjukkan asisten Rey? "
Pegawai berjalan lebih dulu untuk menunjukkan motor yang paling terbaik....
"Rey? kamu mau beli motor untuk siapa? "... tanya ara sambil berjalan berdampingan dengan Rey
" anda nona muda! "... jawabnya tanpa menoleh kearah ara
" heii!!!! aku tidak membutuhkan motor! ".... ucap ara dengan tegas
" ini perintah dari tuan muda! "... ucap Rey yang tetap tegak menatap lurus kedepan
__ADS_1
Ara akhirnya diam saja dan mengikuti pegawai tersebut yang berjalan di depannya..
******