Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
135


__ADS_3

Setelah kepergian dion, dina yang merasa aneh dengan sikap dion segera menghampiri ara yang sedang menatap pintu.....


"ra? "... ucap dina setelah duduk disamping ara


" ada apa din? "... ara menatap dina


" kamu ngerasa aneh gak sih sama suami kamu? "


"maksud kamu? "


"yang tiba tiba kesini padahal kan masih jam kerja? "


"kamu tadikan denger sendiri apa jawabannya pas aku tanya"


"iya juga sih ra! "... dina manggut manggut saja


Kemudian ara melanjutkan kegiatannya untuk mengecek penjualannya melalui ponsel yang ada di genggamannya saat ini.....


Sedangkan dina yang merasa aneh dengan sikap dion hari ini, ia memilih untuk mencari tahu yang sebenarnya melalui rey pastinya......


...****************...


Jam makan siang pun tiba dan dion memilih makan siang didalam ruangannya, karena ia harus menyelesaikan pekerjaannya hari ini juga.....


Dion tidak ingin kerja lembur, karena ia sangat ingin berada disamping istrinya yang sekarang sedang berada dirumah sakit......


Setelah kejadian tadi pagi dirumah sakit, dion menyuruh orang untuk mencari keberadaan sonya keponakan ara yang hampir saja kencelakai istrinya......


Sedangkan rey saat ini sedang menikmati makanannya di sebuah restauran yang berada diseberang perusahaan......


Saat sedang asyik menikmati makanannya, ponselnya berbunyi menandakan ada pesan masuk dan kemudian rey mengambil ponselnya yang berada didalam saku celananya......


💌dina


yank.....


kamu lagi apa nih?


💌rey


aku lagi makan siang sayang


kamu sudah makan siang?


💌dina


aku juga lagi makan siang nih sama ara


kamu pasti lagi makan siang sendiri ya?


💌rey


kok kamu tau yank?


💌dina


soalnya sekarang ara lagi makan ditemani vc sama tuan muda yang lagi kerja


💌rey


hmmm....


kamu juga pengen kita vc?


💌dina


enggak lah.....


oh ya... ada yang mau aku tanyain ke kamu


💌rey


soal apa yank?


💌dina


tadi pagi kamu apa mengantar tuan muda bertemu dengan clien dan kalian mampir ke rumah sakit?


💌rey


memangnya tuan muda bilang gimana?


💌dina


hmmmm...


ketahuan bohongnya!


ada apa sih memangnya?


💌rey


tapi kamu jangan kasih tau ke nona muda ya?


💌dina


iya yank...


cepetan kasih tau


💌rey


tadi pagi tuan muda saat diperusahaan dapat telfon dari rumah sakit dan dengan cepat tuan muda kesana sendirian.....


Sesampainya disana tuan muda diberi tahu kalau sonya keponakan nona muda baru saja mengunjungi nona muda didalam ruang rawat dan ia menyamar menjadi seorang perawat rumah sakit....


saat ini tuan muda sudah menyuruh orang untuk mencari keberadaan sonya ....


💌dina


ya ampun .....


masih jahat aja tuh anak!


aku akan jagain ara dengan baik baik disini!

__ADS_1


💌rey


kamu jangan kasih tau soal ini ke nona muda ya?


kasihan nanti membuatnya kepikiran


💌dina


iya sayang....


kamu lanjut makan dulu aja


muach :*


***


Dina meletakkan ponselnya di atas meja yang ada didepannya dan setelah itu dina menikmati kembali makanannya.....


Dina makan dengan lahap sambil menahan emosinya kepada sonya yang masih saja berani berbuat jahat kepada ara .....


Sesekali dina melirik ara yang sedang asyik vc dengan suaminya dan ara sesekali mengusap dengan lembut perut buncitnya......


Dina ikut tersenyum saat melihat ara yang begitu bahagia dengan kehidupannya saat ini......


Tak berapa lama ara selesai vc dengan suaminya dan kemudian dina beranjak dari tempat duduknya untuk membantu ara meletakkan bekas tempat makanan di atas nakas......


"cie yang habis vc sama suami".... ledek dina dan ara hanya tersenyum


" aku jadi iri deh! ".... lanjut dina


" buruan ajak rey nikah! ".... ucap ara


" rey nya sih udah ngebet nikah! akunya nih yang masih belum mau hehehe"


"kelamaan kamunya! "


"tapi dia sabar kok nungguin aku "


"iya iya percaya deh"


Setelah itu mereka berdua melanjutkan kembali aktifitas yang tertunda tadi, dimana ara membantu dina mengerjakan skripsinya......


Sebenarnya ara juga ingin sekali segera melakukan skripsi seperti dina, tetapi harus ditunda dulu sampai ia melahirkan anak dion nanti.....


Entah nantinya ara masih ingin melanjutkan pendidikannya atau tidak, dion tetap mendukungnya selama itu tidak mengganggu kegiatannya bersama dengan anaknya nanti.....


"aku kok jadi kangen sama om dan tante ya! "... ucap ara sambil memandang langit langit dalam ruang rawat tersebut


" sedang apa ya mereka sekarang? ".... lanjutnya


Dina yang sedang mengerjakan skripsinya diam sejenak dan kemudian dina melirik ke arah ara yang sedang memandang langit langit didalam ruangan tersebut......


" kalau kamu kangen mereka ya telfon dong ra! "... ucap dina


" tadi sudah aku hubungi mereka, tapi nomernya gak aktif".... ucap ara sambil melihat ke arah dina


"coba deh sekarang kamu hubungi lagi ra"


"besok aja deh din! mungkin mereka sedang berada di kebun "


Dina hanya manggut manggut saja lalu ia kembali mengerjakan skripsinya yang masih kurang banyak......


...****************...


Dion saat ini sedang berada di lapangan bersama dengan rey dan sejak tadi dion terlihat tidak fokus dengan pekerjaannya......


Rey yang mengetahui apa yang saat ini mengganggu fikiran mencoba untuk menenangkan dion, supaya ia bisa fokus bekerja kembali......


Tetapi bukannya membuat dion tenang, malah membuat dion tambah tidak bisa fokus......


Kemudian dion berjalan menuju tempat duduk yang sudah disediakan dan Rey mengikutinya dari belakang.....


"minum dulu tuan muda".... Rey menyodorkan sebotol air mineral


Dion mengambil botol air mineral yang di sodorkan oleh Rey dan setelah itu dion meneguknya beberapa kali.....


" apa yang mengganggu fikiran tuan muda? "... tanya Rey yang ingin tau lebih jelasnya


" sonya tidak bisa ditemukan oleh orang suruhan kita Rey! ".... jawab dion sambil menyibak rambutnya ke belakang


" apa saya perlu ikut mencarinya juga tuan muda? "


"jangan Rey! "


"aku hanya khawatir jika sonya menyakiti ara kembali"..... tambah dion


"apa sebaiknya kita sudahi dulu pekerjaan disini tuan muda? "


Saat dion hendak menjawab, tiba tiba ponselnya berdering dan dion segera mengambil ponselnya yang ada didalam saku celananya......


Dion mengeryitkan keningnya saat melihat panggilan telefon dari ponselnya sambil menatap ke arah Rey yang juga menatapnya .....


Dion menunjukkan layar ponselnya kepada Rey dan setelah itu dion segera menekan tombol hijau.....


***📞dion


hallo?


ada apa?


📞dina


gawat tuan muda!


📞dion


gawat kenapa?


📞dina


ara saat ini sedang bertemu dengan sonya


📞dion


dia sendiri?

__ADS_1


📞dina


sendiri tuan muda


aku mengetahui dari ponselnya barusan dan ponselnya tertinggal di ranjang


📞dion


dimana para bodyguard?


dan kamu dimana saat dia pergi?


📞dina


para bodyguard pingsan setelah minum air mineral tuan muda


sepertinya ara tadi sengaja menyuruh aku keluar membeli sesuatu supaya dia bisa pergi.....


📞dion


kamu tunggu disana


aku kesana sekarang!


tut tut**


*


Dion menutup panggilan telfonnya dan kemudian dion berjalan dengan cepat menuju ke mobilnya.....


"ada apa tuan muda? ".... tanya Rey sambil berjalan


" ara menemui sonya! ".... jawab dion yang terus melangkah


Sesampainya didalam mobil tanpa berkata panjang lebar, Rey segera mengemudikan mobilnya menuju ke rumah sakit......


Hanya butuh 20 menit untuk sampai di rumah sakit, karena Rey mengemudikan mobilnya dengan kecepatan dibawah rata rata ......


Setelah turun dari dalam mobil, dion melangkahkan kakinya kedalam rumah sakit dan menuju ke ruang vvip......


Sesampainya disana kedua bodyguard baru saja sadarkan diri dan dina yang saat ini takut dengan kemarahan dion hanya menundukkan kepalanya.....


" bagaimana kalian berdua bisa lalai? ".... tanya dion dengan ketus kepada kedua bodyguard


" maafkan kami tuan muda"


"kami mendapatkan air mineral ini dari kantin rumah sakit"


"iya tuan muda"


"kalian urus soal air mineral ini di kantin! aku bersama Rey akan mencari istriku".... perintah dion kepada kedua bodyguard


" baik tuan muda! "


"kau dina! ikut kita".... ucap dion kepada dina yang sedang menunduk


Dina segera mengangkat kepalanya dan menatap Rey yang juga menatapnya.....


Kemudian mereka berdua berjalan mengikuti langkah dion yang berjalan didepan mereka dan Rey mencoba menenangkan dina yang merasa sangat menyesal karena sudah meninggalkan ara.....


"kita akan mencari nona muda dimana tuan? "... tanya Rey sesampainya didalam mobil


" kau bawa ponselnya ara din? "... tanya dion kepada dina yang duduk dibangku depan disamping Rey


" ini tuan muda".... dina memberikan ponsel ara kepada dion


Dion segera membuka ponsel ara mulai dari panggilan dan kemudian membuka pesan, tetapi dion tidak menemukan petunjuk apapun disana....


Dion hanya menemukan nomer yang terakhir menghubungi ara dan kemudian dion mencoba menghubungi nomer tersebut tetapi nomernya sudah tidak aktif......


"oh iya! aku tau dimana sonya tinggal "... ucap dina


" kita kesana dulu saja! "... perintah dion


" baik tuan muda".... ucap Rey


Rey segera mengemudikan mobilnya ketempat dimana sonya tinggal dan dipandu oleh dina yang mengetahui tempat tinggal sonya......


Tempat tinggal sonya dari rumah sakit hanya butuh waktu 15 menit dan saat mobil berhenti tepat didepan sebuah kos kosan, dion segera turun dari dalam mobil.....


Rey bersama dina juga ikut turun dari dalam mobil dan tanpa di suruh Rey berjalan lebih dulu ke kos kosan tersebut untuk menemui pemilik kos kosan......


Dion bersama dina menunggu didepan kos kosan dan tak lama kemudian Rey kembali menghampiri dion.....


"bagaimana Rey? "... tanya dion


" sonya memang tinggal disini tuan muda, tapi sudah sekitar tiga hari ini sonya belum kembali".... jawab Rey


"tapi saya mendapatkan nomer ponsel sonya dari pemilik kos kosan ini tuan muda".... Rey menyodorkan secarik kertas yang bertuliskan nomer ponsel sonya


Dion menganggukkan kepalanya dan kemudian mereka bertiga masuk kembali kedalam mobil....


Sebelum mengemudikan mobilnya, Rey mencatat nomer ponsel tersebut dan mulai mengotak atik ponselnya......


" tuan muda? ".... Rey menoleh ke belakang


" bagaimana Rey? "... dion menatap Rey


" nomernya aktif dan saya melacak keberadaan dari nomer ini tuan muda".... jawab Rey


"bagus! setelah kau tau dimana keberadaannya, segera kita kesana"... ucap dion


" baik tuan muda! "


Dion mengeluarkan ponselnya lalu dion menghubungi seseorang dengan ekspresi senyum yang tidak dapat di artikan......


Tak berapa lama Rey mengemudikan mobilnya ketempat nomer ponsel yang sudah ia lacak dan sedangkan dina hanya berdiam diri sambil berdoa didalam hati untuk keselamatan ara dan juga bayi yang masih berada didalam kandungan ara......


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


***HAI HAI READERS 🙏🙏


MOHON MAAAF KARENA SUDAH HAMPIR 10 HARI AUTHOR TIDAK UP 🙏🙏


HARAP MAKLUM YA,, KARENA TUGAS AUTHOR BUKAN HANYA MENULIS NOVEL SAJA 🙏🙏

__ADS_1


AUTHOR JUGA MINTA DUKUNGAN UNTUK KARYA BARU AUTHOR YANG BERJUDUL "OH MY BOSS" 🙏🙏🙏


JANGAN LUPA KASIH LIKE DAN KOMEN YANG MEMBUAT AUTHOR TAMBAH SEMANGAT MENULIS ☺☺☺***


__ADS_2