
Ara bersama dina kembali ke perusahaan siang ini sedikit terlambat, karena jalanan siang ini sangat padat dan mengakibatkan mereka sampai di perusahaan pukul 2 siang.....
Tetapi semua pegawai yang tau tidak berani memarahinya ataupun sekedar menegurnya, karena mereka tau ara adalah istri dari dion pemilik perusahaan ini.....
"aduh! ayo buruan din! "... ucap ara sambil berlari menuju ke ruang desain
" iya ra!"... ucap dina sambil mengikuti ara
Sebenarnya dina bingung kenapa para pegawai yang tau mereka terlambat tidak memarahinya dan malah menyapa mereka dengan senyuman......
"huft! ".... ara menghembuskan nafas setelah duduk di kursi kerjanya
" huh... huh! "... dina ngos ngosan karena mengikuti ara yang berlari lebih dulu
" minum dulu din! "
"iya! "
"kita telat hampir 2 jam din! ".... ucap ara sambil menyenderkan punggungnya di senderan kursi
" iya! tapi kenapa kita gak dimarahin ya? "
"mungkin kita masih anak magang kali din"
"tapi bukannya peraturan disini ketat? apa jangan jangan kita gak dimarahi karena kamu istrinya pemilik perusahaan ini? ".... dina menatap ara
" entahlah! "... ara menaikkan kedua bahunya
Setelah itu mereka berdua segera melanjutkan pekerjaan yang tertunda dan sesekali ara berfikir tentang ucapan dina padanya......
2 jam telah berlalu dan dari arah pintu ruang desain , rey masuk kedalam lalu memanggil ara....
" permisi nona muda? "... ucap rey
" ada apa rey? "... ara mendongakkan kepalanya ke arah rey
" silahkan nona muda merapikan meja kerja terlebih dulu dan setelah itu mari ikut dengan saya"
"kemana? "... ara mengeryitkan keningnya
" alangkah lebih baiknya nona muda mengikuti perkataan saya"
"ck! baiklah"... ucap ara pasrah
Sedangkan dina hanya mendengarkan saja sambil tetap bekerja, karena dina tidak berani menatap wajah rey saat di perusahaan.....
Setelah selesai ara merapikan meja kerjanya, kemudian ara berdiri dari tempat duduknya dan berjalan mengikuti rey yang lebih dulu berjalan didepannya......
Entah kemana rey akan membawanya pergi, yang ara tau rey pasti disuruh oleh dion untuk membawa ara ke suatu tempat.....
**
Pukul 7 malam di salah satu hotel ternama dan terbaik di negara tersebut sedang ada acara pesta perusahaan milik dion ....
Pesta tersebut digelar setiap 6 bulan sekali, karena dion selaku pemilik perusahaan sangat bangga dengan para pegawainya yang selama 6 bulan telah bekerja keras untuk perusahaannya.....
Jadi setiap 6 bulan sekali dion mengadakan pesta untuk memberikan bonus kepada para pegawainya yang memenuhi standar kinerjanya dan yang tidak mendapatkan bonus akan mendapatkan 1 tiket gratis berlibur dinegara lain atau menginap gratis di hotel selama 2 hari.....
Pesta malam ini beda dari pesta yang digelar setiap 6 bulan sekali yang biasanya hanya dihadiri oleh seluruh pegawai dion, tetapi malam ini banyak media yang meliput dan juga dion mengundang orang lain, tetapi sayang tuan besar tidak dapat hadir karena kesehatannya menurun....
Didalam gedung hotel yang diselenggarakan pesta, sudah banyak tamu undangan yang hadir dan begitu juga dengan dina yang baru datang.....
Mata dina sejak masuk didalam gedung terus mencari keberadaan ara ataupun keberadaan dion, tetapi dina tak menemukannya dan malah dina menajamkan matanya saat melihat siapa yang ada didepannya.....
"tina? "... ucap dina sambil berjalan ke arah tina yang sedang menggandeng lengan seorang pria
" iya itu seperti tina! "
Dina terus berjalan kedepan dan sesampainya didepan orang yang menurut dina itu adalah tina, dina langsung menyapanya.....
"tina? "... ucap dina
__ADS_1
" Hai dina"... ucap tina sambil memeluk dina
"kenapa kau bisa disini? "... tanya dina setelah melepaskan pelukannya
" aku mendapat undangan, iyakan kak brian? "... ucap tina
" iya"... jawab brian sambil tersenyum
"Hai kak brian? apa kabar? "... ucap dina
" baik din, kamu sendiri gimana? "
"ya seperti yang kak brian lihat! "... ucap dina
" ngomong ngomong selamat ya atas pernikahan kalian berdua"... ucap dina
"makasih din! "... ucap tina
" kamu cepet nyusul ya? "... ucap brian
" nyusul sih gampang! masalahnya sama siapa? "... ucap dina
" sama mang ujang gimana? "... ucap tina
" mang ujang siapa lagi itu? selingkuhanmu ya? "... ucap dina
" yeeee! enak aja! "... tina memukul lengan dina
" ish! kalian lihat ara gak? "... tanya dina
" enggak! kita kira kamu bersama ara tadinya"... ucap tina
"kemana ya tuh anak! "... dina memutar kepalanya mencari keberadaan ara
Tak berapa lama acara pun dimulai dan setelah acara pembukaan dimulai, sekarang adalah acara penyambutan dari pemilik perusahaan yaitu dion.....
Semua tamu beserta para pegawai berdiri dari tempat duduknya dan bertepuk tangan saat dion berjalan kedepan, begitu juga dengan dina yang mengira jika dion akan bersama ara.....
"selamat malam semuanya dan terimakasih karena kalian sudah menghadiri acara ini"... ucap dion dengan tegas
" mungkin acara ini sudah terbiasa untuk para pegawai saya, tetapi malam ini akan sedikit berbeda dari acara yang biasa kita selenggarakan "
"pertama tama saya sangat berterimakasih banyak kepada para pegawai saya yang sudah bekerja dengan sebaik mungkin di perusahaan"
"karena tanpa bantuan dari kalian semua, perusahaan ini tidak akan sebesar sekarang"
"sebelum acara ini kita mulai, saya ingin menyampaikan sesuatu yang sangat penting dan mungkin mengejutkan bagi kalian semua"
"perlu kalian tau jika saya sebenarnya sudah menikah! "
Ucapan dion spontan membuat semuanya heboh dan begitu juga dengan awak media yang meliputnya.....
"saya tau kalian semua pasti terkejut seperti saat ini"
"sekitar 2 bulan yang lalu saya dijodohkan oleh papah saya yang biasa kalian panggil dengan sebutan tuan besar"
"saya dijodohkan dengan seorang gadis yang masih berstatus mahasiswi, maka dari itu saya dan juga papah saya menyembunyikan pernikahan kami berdua"
"awalnya saya dan dia sama sama tidak memiliki perasaan, tetapi seiring berjalannya waktu saya mempunyai perasaan lebih kepadanya"
"maka dari itu malam ini saya mengumumkan status saya sekarang dan saya juga akan memperkenalkan siapa istri saya "
"dan kami berdua akan mengadakan resepsi pernikahan nanti setelah dia lulus kuliah"
"baiklah! tanpa lama lama saya langsung perkenalkan istri kesayangan saya! "
Kemudian dion berjalan kebelakang untuk menjemput ara yang sedang duduk dibelakang panggung mendengarkan pidato dion ....
"ayo sayang! "... ajak dion dengan lembut
" aku malu kak"... ucap ara sambil menggelengkan kepalanya
__ADS_1
"apa perlu aku gendong kesana? "... ucap dion
" tambah malu lagi aku! "
Kemudian dion berjongkok didepan ara sambil menggenggam kedua tangan ara dan dion menatap lekat wajah ara.....
"jangan malu, ada aku disampingmu"... ucap dion dengan lembut
" ayo "
Ara menganggukkan kepalanya dan kemudian dion membantunya berdiri lalu mereka berdua berjalan naik ke atas panggung ......
Semua tamu yang datang bertepuk tangan saat dion berjalan bergandengan dengan ara dan sebagian juga terkejut karena istri dion adalah ara yang selama ini dikenal dengan adik dari dion.....
"perkenalkan ini adalah istri saya dan saat ini istri saya sedang menjalankan tugas dari kampus yaitu magang selama 3 bulan di perusahaan saya".... ucap dion sambil merengkuh pinggang ramping ara
" saya kira cukup sekian dan acara ini akan segera kita mulai "
Kemudian dion turun dari panggung sambil menggandeng tangan ara dan dion membawa ara untuk berkenalan langsung kepada para coleganya yang hadir.....
Setelah itu ara minta ijin untuk menemui dina dan setelah mendapat ijin dari dion, ara segera berjalan ke arah dina yang duduk di depan.....
"Hai din! "... ucap ara sambil duduk di samping dina
" ara! selamat ya "... dina memeluk ara
" makasih din"... ucap ara setelah dina melepaskan pelukannya
"eh ra! ternyata suami kamu itu ngundang dua orang yang katanya gak akan pulang ke negara ini lho! "
"siapa din? "... ara menaikkan sebelah alisnya
" Hai ara? "... ucap tina yang duduk dibelakang dina
" tina? "... ucap ara saat menoleh ke belakang
"apa kabar ra? "... ucap brian yang duduk disamping tina
" baik kak, selamat ya buat pernikahan kelian berdua"... ucap ara
"selamat juga buat kamu ra! aku kira suami kamu om kamu "... ucap tina
hahahaha
Tawa dina dan tina langsung pecah, sedangkan ara langsung menatap tajam ke arah kedua temannya karena gelak tawa mereka membuat orang yang duduk disampingnya menoleh.....
" maaf ra! maklum kita udah lama gak tertawa bareng"... ucap tina sambil menutup mulutnya
"hemmm! kalian kapan pulang kesininya? "... tanya ara
" dari kemaren sore sih ra! tapi besok pagi kita udah harus balik ke sana"... jawab tina dan di angguki oleh brian
"kenapa cepet sekali sih! kita belum me time lho"... celetuk dina
" maaf din, tapi kita memang harus kembali besok"
"ya udah gak papa, kitakan masih bisa kontakan melalui telfon "... ucap ara
Setelah itu mereka melihat acara yang sedang berlanjut dan setelah acara pengumuman pembagian bonus untuk para pegawai, acara yang terakhir adalah menikmati hidangan yang sudah disediakan......
Dion sibuk dengan para coleganya, begitu juga dengan ara yang sibuk dengan kedua temannya dan juga ada brian di antara mereka.....
Sebenarnya jauh dilubuk hati brian yang paling dalam saat ini sedang hancur karena mendengar ara yang ternyata sudah menikah dengan orang lain, tetapi brian harus merelakannya karena brian melihat jika ara juga sangat menyayanginya.....
Begitu juga dengan perasaan tina yang masih sedikit sakit, karena pada saat malam pertamanya bersama brian ia mendapatkan kenyataan pahit jika brian berkata jujur mengenai perasaannya kepada ara selama ini....
Tetapi karena brian dan tina sudah menikah karena dijodohkan, brian akan berusaha untuk mempunyai perasaan kepada tina.....
Sebenarnya dina juga mengetahui hal tersebut, karena tina sempat curhat kepadanya tetapi tina melarangnya untuk memberitahukan kepada ara.....
Tetapi saat dion memperkenalkan istrinya adalah ara, perasaan tina lega karena ara sudah memiliki suami dan tina juga yakin jika ara menyayangi suami .....
__ADS_1
************