
Pagi ini wajah ara terlihat lebih cerah karena pagi ini ara sangat bahagia sekali....
Tadi saat bangun tidur, dion memberikan konci motor padanya dan hal itu membuat ara merasa sangat bahagia....
Karena keinginannya sudah di ijinkan oleh dion, jadi mulai hari ini ara akan melakukan syarat yang di ajukan oleh dion semalam kepadanya....
Dimeja makan ara layaknya seorang istri yang sedang mengambilkan makanan pada piring dion dan hal itu membuat semua pelayan yang berada disana heran oleh sikap ara yang mau melakukan hal tersebut....
Sedangkan dion menyembunyikan senyumannya dibalik wajahnya yang terlihat datar dan terkesan dingin menurut ara....
Selesai makan mereka berdua berjalan beriringan keluar dari rumah dan sama halnya dengan Rey yang juga heran dengan sikap manis ara yang diberikan pada dion pagi ini....
"aku pamit berangkat ke kampus dulu ya? "... pamit ara sambil mengulurkan tangan ke arah dion
Dion mengeryitkan keningnya melihat ara mengulurkan tangan didepannya....
" ck! istri kalo pamit ke suaminya ya harus bersalaman begini! "... ara dengan berani meraih tangan dion untuk bersalaman dengannya dan ara mencium telapak tangan dion
Dion terkesima dengan perlakuan ara yang mencium telapak tangannya, begitu juga dengan Rey....
" daahhh Rey! kerja yang semangat yaa? "... ucap ara pada Rey sambil melambaikan tangannya
Kemudian dion masuk kedalam mobil dan begitu juga dengan Rey yang kini sudah mengemudikan mobilnya....
Dari kaca spion depan, Rey dapat melihat jika dion saat ini sedang tersenyum kecil sambil melihat telapak tangannya yang dicium oleh ara....
Rey bingung kenapa ara bisa secepat itu merubah sikapnya menjadi manis pada dion....
**
Diperjalanan menuju ke kampus, ara sangat bahagia karena ia bisa mengendari motor lagi dan bisa menikmati perjalanan dengan nyaman....
"Aaaaa!!!! senengnya bukan main!!! "... teriak ara
Ara tidak peduli dengan pengendara lain yang melihatnya dengan tingkah aneh seperti itu.....
Sesampainya didalam kampus, ara memarkirkan motornya diparkiran dan setelah turun dari motor, brian menghampirinya.....
" tumben ra bawa motor? "... ucap brian
" eh.. Hai kak brian? iya, aku mulai sekarang boleh bawa motor lagi"... ucap ara sambil tersenyum
"yang ngebolehin om kamu? "... tanya brian
" iya, ehh... maksud aku dia itu bukan om aku kak"
"terus siapa? suami kamu? "... ucap brian sambil berjalan
deg
Ara kaget dengan ucapan suami kamu dari mulut brian dan saat ara hendak mengeluarkan suaranya, brian lebih dulu mengeluarkan suaranya....
" aku bercanda kali ra... hehehe"... brian menepuk pundak ara
"mana mungkin sih kamu sudah punya suami, iya kan"... ucap brian lagi
" i.. ya kak"... jawab ara
"aku ke lab dulu ya ra? "... pamit brian
" eh.. iya kak"
Ara tiba tiba memikirkan ucapan brian tadi padanya dan ara pasti sangat malu jika suatu saat nanti brian mengetahui dia sudah menikah....
Bukannya ara mempunyai perasaan padanya, tetapi selama ini ara menganggap brian sebagai kakaknya yang selalu baik dan suka menolongnya....
"ara!!!! "
Teriakan kedua temannya membuat lamunannya buyar dan segera berjalan cepat untuk menghampiri kedua temannya yang berada didepan kelas....
"kamu kenapa ra kok ngelamun tadi? "... tanya dina
" iya ra, kamu kenapa? "... tanya tina
Kemudian ara menceritakan kejadian diparkiran tadi dan kedua temannya saling berpandangan satu sama lain....
"mungkin dia memang asal bicara kali ra! "... ucap dina sambil menepuk pundak ara pelan
Sedangkan tina hanya menganggukkan kepalanya dan dina melihat ekspresi tina yang sedikit aneh menurutnya....
**
Jam makan siang dion bersama Rey berada di sebuah restauran untuk makan siang, dan mereka juga ditemani oleh seorang arsitektur....
Saat mereka sedang makan siang, dion sedang sibuk dengan ponselnya sambil tersenyum kecil....
Hal itu membuat Rey mengeryitkan keningnya melihat tingkah aneh dari dion sejak pagi tadi.....
Tadi saat dion masuk kedalam restauran, ia mendapat pesan dari ara dan sampai sekarang mereka berdua masih berbalas pesan....
__ADS_1
💌ara
siang kak...
kak dion sudah makan siang belum?
💌dion
ini aku lagi pesan makanan di restauran
kamu sudah makan siang?
💌ara
ini aku lagi makan siang bersama karyawan ku
💌dion
kamu gak kuliah?
💌ara
sudah pulang sejak pukul 11 tadi kak
terus aku mampir kesini untuk lihat stok barang aku
💌dion
pulang pukul berapa nanti?
💌ara
mungkin setelah ini aku pulang kak
💌dion
pulangnya hati hati jangan ngebut!
💌ara
iya kak dion ...
ya udah kalo gitu kak dion makan siang dulu aja....
💌dion
💌ara
siap kakak suami....
*
Dion tersenyum lebar saat membaca pesan yang terakhir dari ara dan kemudian dion memasukkan kembali ponselnya kedalam saku dalam jasnya....
Setelah itu dion segera menyantap makan siangnya dengan perasaan yang bahagia karena ara bersikap manis padanya.....
Dulu saat dion pernah menjalin hubungan dengan seseorang, ia tak pernah mendapat pesan seperti itu dari kekasihnya dulu....
Sering mendapat pesan hanya kekasihnya meminta uang ataupun meminta bertemu saja, tanpa menanyakan kabarnya ataupun menanyakan soal makan....
Jadi dion merasa bahagia saat mendapat pesan seperti itu dari ara dan menurutnya ara sebenarnya tipe orang yang perhatian....
**
Sedangkan ara yang kini sedang makan siang bersama ketiga karyawannya didalam rukonya....
Awalnya ara mengirim pesan pada dion terpaksa karena agar dia tetap boleh membawa motor, jadi ara harus bersikap manis padanya....
Tetapi saat berbalas pesan dengan dion, hati ara terasa sejuk dan kini ara tersenyum sendiri sambil menikmati makanannya....
"cie... mbak ara senyum senyum sendiri! "... ucap dira karyawan ara
" mbak ara pasti lagi balas chat dari suami ya? "... goda peni karyawan ara yang satunya
" kalian ini kepo sekali sih! "... ucap ara
" sudah sudah aku mau ke atas dulu ya? "... pamit ara
" gak di habisin mbak makanannya? "
"aku udah kenyang! "
Ara berjalan cepat menaiki tangga dan masuk kedalam ruangannya....
"aduh! ada apa sih denganku! "... ucap ara
" kenapa jantungku berdetak cepat begini sih? apa aku sakit? "... ara memegang jantungnya
" tapi kalo aku sakit, kenapa perasaanku sesenang ini sih! "
__ADS_1
Kemudian ara kembali fokus dengan layar laptopnya dan sekalian ara meneliti kembali tugasnya kemaren yang akan dikumpulkan minggu depan.....
Pukul 4 sore ara pamit pulang dulu pada ketiga karyawannya dan dengan wajah cerianya ara mengendarai motornya dengan kecepatan sedang....
Dari ruko ke rumah hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit dan saat ara memarkirkan motornya kedalam bagasi, dari arah belakang ara mendengar suara mobil dion....
Setelah memarkirkan motornya, ara berjalan keluar dari bagasi dan sesampainya didepan rumah bertepatan dengan Rey yang hendak masuk kedalam mobil....
"Rey!! "... panggil ara sambil menghampirinya
" ada apa nona muda? "... ucap Rey
" dimana tuan muda? "... tanyanya
" tuan muda sudah masuk kedalam rumah nona"
"hemmm! oke deh kau boleh pergi! "... ucapnya sambil tersenyum
" tunggu nona? "... panggil Rey saat ara membalikkan badannya
" ada apa? "... ara menoleh ke belakang
" nona muda jangan bocorkan soal kemaren ya? "
"tergantung! "
Setelah mengatakan itu, ara langsung berlari masuk kedalam rumah dan Rey menaikkan sebelah alisnya mendengar ucapan ara padanya....
**
Saat ara masuk kedalam kamar, dion sedang berada didalam kamar mandi....
Ara menunggu dion keluar dari kamar mandi sambil bermain ponselnya dan sesekali ara membalas pesan dari pembeli onlinenya....
Sekitar 25 menit dion keluar dari kamar mandi dengan memakai baju casual dan tanpa mengeluarkan suaranya, ara bergegas masuk kedalam kamar mandi sambil membawa baju ganti....
Dion hanya meliriknya sekilas lalu berjalan menuju ke cermin dan dion menyisir rambutnya yang masih basah....
Tak berapa lama dion mendengar pintu kamarnya diketuk dari luar dan dion berjalan ke arah pintu untuk melihat siapa yang mengetuk pintu kamarnya...
"ada apa? "... tanya dion pada kepala pelayan
" ada tamu dibawah tuan muda"... jawabnya
"siapa? "
"katanya teman anda tuan"
"teman? "... dion mengeryitkan keningnya
"aku akan segera turun! "... lanjutnya
" baik tuan muda, saya permisi"
Dion mengeryitkan keningnya karena ia merasa tidak punya teman selain Rey yang selalu ada disampingnya selama ini....
Dari dion kecil sampai sekarang, dion tipe orang yang susah berteman dengan orang lain karena ia jarang sekali keluar dari rumah....
Meskipun awalnya dion mempunyai sikap yang ramah sebelum ia dibuat sakit hati oleh mantan kekasihnya dulu....
Tak berapa lama dion keluar dari kamar dan berjalan menuruni anak tangga....
Dion berjalan menuju ke ruang tamu dan dion melihat seseorang orang yang dulu pernah ada dihidupnya....
"sedang apa kau kemari? "... tanya dion dengan nada tegas
" dion? tolong ijinin aku untuk berbicara sebentar denganmu"... ucap diana mantan kekasih dion
"tidak ada yang perlu kita bicarakan! "... ucap dion
" aku mohon dion ijinin untuk ngomong sebentar denganmu"... ucapnya lembut
"cih! aku tak sudi melihat wajahmu lagi! "
"aku tau kau sangat membenciku, tapi aku mohon ijinin aku sebentar untuk bicara denganmu"
"tolong aku dion, bantu aku untuk lepas dari mamaku"... ucapnya sambil berjalan menghampiri dion
" aku tau hanya kamu yang bisa bantuin aku, hiks.. hiks"... diana meneteskan air matanya
"aku memang wanita murahan, tapi itu semua aku lakuin karna terpaksa".... diana meraih tangan dion
Dion memang sangat membenci diana karena mengetahui jika diana ternyata simpanan dari orang kaya, tetapi dion tidak pernah tega jika melihat wanita menangis.....
Dion hanya diam saja saat tangannya dipegang oleh diana dan dari arah tangga bertepatan dengan ara yang berjalan menuruni anak tangga....
Ara cuek saja saat melewati mereka berdua dan kemudian ara berjalan menuju ke dapur untuk mengambil air minum....
*********
__ADS_1