Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
75


__ADS_3

Pukul 2 siang dion bersama ara sedang berada didalam ruang kerjanya tuan tian dan saat ini ara hanya sebagai pendengar saja karena ara belum paham mengenai kerjasama kedua perusahaan tersebut....


Ara dapat melihat keseriusan dari dua manusia yaitu dion dan juga tian yang ekspresi wajahnya saat membahas kerjasama perusahaan mereka berdua.....


Sempat sempatnya ara memotret dion yang sangat serius dalam membahas kerjasama dan ara tersenyum kecil saat melihat hasil potretnya ....


'*cakep sekali suamiku hehehe'.... ucap ara dalam hati*


Kemudian ara mengirim foto dion kepada dina dan dina memuji ketampanan suaminya .....


Tak berapa lama mereka selesai membahas kerjasama kedua perusahaannya dan kini mereka sedang duduk di sofa yang tersedia di dalam ruangan tuan tian.....


"jadi besok kita sudah bisa mulai ke lokasinya ya tuan muda? "... ucap tuan tian


" iya tuan tian"


"baiklah! "... ucap tuan tian


Sedangkan ara masih fokus berkirim pesan dengan dina sambil cekikikan membaca pesan dan hal itu membuat dion serta tuan tian saling pandang melihat tingkah ara....


" apa anda sedang kasmaran nona muda? "... tanya tuan tian sambil tersenyum


" ti.. dak tuan tian"... jawab ara sambil memasukkan ponselnya kedalam tas


"tidak masalah jika nona muda sedang kasmaran! bukan begitu tuan muda? "... ucap tuan tian


" ehemmp! iya "... ucap dion


Ara melirik dion yang sepertinya sedang menahan sesuatu dan kemudian ara mencoba mengalihkan pembicaraan....


" oh ya.. apakah sudah selesai membahas kerjasamanya? "... tanya ara


" sudah nona muda"... jawab tuan tian


"apa kita bisa pergi sekarang ke ruko kak dion? "... tanya ara pada dion


" iya! "... ucap dion sambil berdiri dari duduknya


" kami permisi dulu tuan tian? "... pamit dion


" iya tuan muda, silahkan"... ucap tuan tian


"permisi tuan tian? "... pamit ara


" iya nona muda"


Ara berjalan berdampingan dengan dion untuk menuju ke tempat parkir mobil dan sesampainya diparkiran mereka segera masuk kedalam mobil....


Kemudian dion segera mengemudikan mobilnya menuju ke ruko milik ara dan di sepanjang jalan mereka berdua hanya diam saja tanpa ada obrolan di antara mereka.....


**


Setelah ara dan dion pergi dari perusahaannya, tuan tian melanjutkan pekerjaannya yang harus menandatangani beberapa berkas yang ada di atas meja kerjanya.....


Saat menandatangani beberapa berkas tuan tian teringat dengan diana yang ada di villanya dan sejak tadi tuan tian tidak mendapat kabar darinya.....


"apa dia baik baik saja disana? "... ucap tuan tian


" pasti dia baik baik saja"


"kalo terjadi sesuatu pasti pak tarno mengabariku"


Tuan tian segera menyelesaikan pekerjaannya yang hanya tinggal beberapa berkas lagi , karena tuan tian ingin melihat diana yang sedang berada di villanya.....


Tepat pukul 5 sore tuan tian bergegas pergi dari perusahaan untuk menuju ke villa , karena tuan tian khawatir dengan diana dan tuan tian takut jika diana nekat ingin bunuh diri lagi.....


Sebelum pergi ke villa , tuan tian mampir dulu kerumahnya untuk membersihkan dirinya karena rencananya malam ini ia akan menginap di villanya yang lain....


Akhirnya tuan tian berangkat menuju villa pukul 6 sore dan sesampainya di villa pukul 7 malam, karena jalanan malam ini terlihat ramai sekali.....


Sesampainya didepan villa tuan tian segera turun dari mobil dan melihat villa yang terlihat sepi sambil menghela nafas.....


"huft! "... tuan tian menghela nafas


Tak berapa lama pak tarno menghampirinya dan pak tarno memberitahunya jika sejak tadi pagi diana tidak terlihat keluar dari villa....

__ADS_1


" permisi tuan tian? "... ucap pak tarno


" iya pak tarno, bagaimana teman saya? "... tanya tuan tian


" sejak tadi pagi Teman anda belum keluar dari villa tuan "


"oh ya? lalu bagaimana dengan makannya? "


"tadi pagi saya mengantar makanan tetapi teman anda hanya membuka pintunya sedikit"


"lalu? "


"siangnya juga begitu tuan"


"baiklah pak, biar saya kesana dulu"... ucap tuan tian


" baik tuan"


Tuan tian berjalan menuju villa dan sesampainya didepan pintu tuan tian segera mengetuk pintu....


tok tok tok


"nona diana? ini saya tian, bisakah kau bukakan pintu? "... ucap tuan tian


ceklek


Pintu terbuka dan keadaan diana saat ini sangat memperhatinkan, hal itu membuat tuan tian kaget.....


" apa aku boleh masuk? "... tanya tuan tian lirih


" silahkan"... diana mempersilahkan tuan tian masuk kedalam villa


"apa seharian kamu menangis? "... tanya tuan tian


" ti... dak"... jawab diana sambil menggelengkan kepalanya


"ck! sudah aku katakan jangan memikirkan hal yang membuatmu sedih"... ucap tuan tian


" justru kau harus membuktikan jika kamu bisa hidup jauh lebih baik dari sebelumnya"... lanjutnya


" aku tidak lapar"... ucap diana


"sudahlah menurut saja! "... ucap tuan tian sambil mengeluarkan makanan dari paperbag yang ia bawa


Mereka berdua menikmati makan malam bersama tanpa ada obrolan, hingga tuan tian mengeluarkan suaranya.....


"bagaimana jika setelah makan kita pergi ke danau? "... tanya tuan tian


" tapi ini sudah malam"... ucap diana


"memangnya kenapa kalo malam? kau takut? "... ucap tuan tian sambil tersenyum kecil


" enggak! tapikan gelap"


"ada lampunya kok! nanti kamu bakalan suka disana"... ucap tuan tian


Kemudian mereka melanjutkan makannya hingga makanan habis tak tersisa, dan setelah selesai makan tuan tian mengajak diana menuju ke danau.....


Perjalanan dari villa menuju ke danau sangat dekat jaraknya, jadi hanya berjalan kaki beberapa langkah saja mereka sudah sampai di danau.....


Sesampainya di danau diana sangat takjub karena banyak sekali lampu yang menerangi danau tersebut dan didekat danau ada perahu kecil juga....


Tanpa diana sadari ia tersenyum indah dan hal tersebut tak luput dari pandangan tuan tian yang juga ikut tersenyum melihat diana tersenyum.....


" apa kau ingin naik perahu? "... tanya tuan tian


" memangnya tidak masalah? "... tanya balik diana


" tidak sama sekali! ayo"... tuan tian mengajak diana untuk menaiki perahu kecil


Saat berada di atas perahu kecil perasaan diana sangat nyaman sekali dan tanpa di duga diana menceritakan semuanya kepada tuan tian.....


Dan saat itu juga tuan tian tau jika dion adalah mantan kekasih diana , mereka putus tidak dengan cara baik baik melainkan dion melihat diana saat bersama dengan pria dewasa di apartemennya yang berada di negara J.....


"maaf ya aku menceritakan semuanya padamu? "... ucap diana

__ADS_1


" tidak masalah! jika itu bisa membuatmu tenang"... ucap tuan tian


"sebelumnya makasih banyak karena kamu mau menolongku"


"jangan sungkan! sekarang kita bisa jadi teman bukan? "... ucap tuan tian sambil tersenyum


" iya"... jawab diana sambil tersenyum


"sekarang bagaimana perasaanmu? "


"jauh lebih baik dan kayaknya besok aku akan pulang"


"pulang ke negara J? "


"bukan! pulang ke tempat kos"


"kamu ngekos? "


"iya"


"dimana? "


"di jalan xxxx"


"oh.... besok aku antar ya? "


"aduh jadi ngerepotin lagi"


"aku suka kok direpotin sama wanita cantik, hehehe"


"tapi aku wanita kotor! "... ucap diana sambil menundukkan kepalanya


" sssttt! jangan bicara seperti itu lagi"... tuan tian memegang tangan diana


"semua orang punya kesempatan untuk berubah"... ucapnya lagi


" makasih ya? "


"untuk apa? "


Diana hanya tersenyum dan tuan tian membalas senyuman diana.....


"apa kamu sudah merasa kedinginan disini? "... tanya tuan tian sambil mengusap telapak tangannya


" iya"


"kalo gitu ayo kita kembali ke villa? "


"iya"


Kemudian mereka berdua kembali menuju ke villa dan diperjalanan tuan tian menggoda diana yang membuat diana tersenyum renyah.....


Tuan tian sangat bahagia jika berhasil membuat orang yang sedih menjadi tersenyum kembali, ya meskipun diana pernah menjadi simpanan pria dewasa tetapi tian percaya jika diana akan berubah menjadi jauh lebih baik lagi.....


Bahkan saat ini perasaan tian ingin mengenal lebih dalam kepada diana , mungkin karena ia hanya penasaran saja dengan diana.....


Sesampainya didepan villa tuan tian menyuruh diana untuk masuk kedalam villa dan sedangkan tuan tian masuk kedalam villa yang lainnya yang terletak di seberang villa yang ditempati oleh diana.....


"sampai berjumpa besok pagi nona diana? "... ucap tuan tian


" jangan memanggilku nona"... ucap diana


"baiklah diana"... ucap tuan tian sambil tersenyum


Kemudian diana masuk kedalam villa dan setelah itu tuan tian berjalan menuju ke villa yang berada di seberang villa yang ditempati oleh diana.....


Di danau tersebut hanya terdapat 3 villa dan salah satunya adalah villa milik tuan tian yang saat ini sedang ditempati oleh diana....


Sedangkan villa yang ditempati oleh tuan tian malam ini adalah villa milik orang lain, tetapi boleh di sewakan karena pemiliknya hampir tak pernah datang ke villa tersebut.....


*********


***Segini dulu ya up hari ini 🤗🤗🤗


Jangan lupa like, komen dan vote ya 🥰🥰

__ADS_1


Jangan lupa jaga kesehatan ya readers ☺☺***


__ADS_2