Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
137


__ADS_3

Dion kembali ke ruang UGD dan sejak tadi dokter beserta para perawat belum juga keluar dari dalam sana......


Dion hanya bisa berdoa dalam hati sambil mondar mandir didepan pintu ruang UGD......


"tuan muda sebaiknya duduk dulu".... ucap Rey


" aku belum bisa tenang Rey"..... ucap dion


"saya mengerti tuan, tapi alangkah baiknya tuan muda menunggu sambil duduk disana".... ucap Rey sambil menunjuk bangku yang tersedia didepan ruang UGD


Dion hanya menurut saja apa kata Rey dan setelah dion duduk, Rey memberikan sebotol air mineral kepada dion .....


" silahkan minum dulu tuan muda, agar tuan muda lebih tenang ".... ucap Rey sambil menyodorkan sebotol air mineral


Dion menerima botol tersebut dan segera membukanya , lalu meneguk air mineral tersebut.....


1 jam kemudian pintu UGD terbuka dan muncullah dokter beserta para perawat yang mendorong ranjang dimana ara berbaring di sana.....


" gimana dengan istri saya? "... tanya dion


" semuanya baik baik saja tuan muda".... jawab dokter sambil tersenyum ramah


"tapi kenapa kalian menangani begitu lama? "... tanya dion sambil mencengkram pundak dokter


" sebelumnya saya minta maaf tuan muda"... ucap dokter sambil menatap dion


"awalnya kami sudah berusaha tapi kondisi nona muda semakin lemah dan kita mencoba dengan cara yang lainnya"..... lanjut dokter


" mungkin karena nona muda dan calon bayinya kuat, jadi akhirnya mereka bisa tertolong"..... jelas dokter


"lalu sekarang dibawa kemana istri saya? "


"nona muda kami pindahkan ke ruang ICU , karena kondisi janinnya sangat lemah saat ini".... jawab dokter


" tapi tuan muda tenang saja, karena nona muda sangat kuat dan saya yakin janinnya akan segera normal kembali".... ucap dokter dan dion hanya menganggukkan kepalanya


Kemudian dokter pamit pergi dari hadapan dion untuk keruang pasien yang lainnya dan dari arah berlawanan dina berlari ke arah dion......


"tuan muda? "... ucap dina setelah sampai didepan dion


" ada apa? "... dion menatap dina


" ara memanggil nama anda tuan muda"... jawab dina


Dengan segera dion melangkahkan kakinya yang panjang menuju keruang ICU dengan cepat.....


Sesampainya didalam ruang ICU dion segera masuk kedalam ruangan dan menghampiri istrinya yang memejamkan kedua matanya sambil memanggil namanya .....


"kak dion? "


"kak dion? "


"kak dion? "


Dion segera menghampiri istrinya dan menggenggam tangan ara sambil mengecupnya dengan penuh kasih sayang......


"sayang, ini aku kak dion kamu".... ucap dion dengan lembut

__ADS_1


" maafin kakak yang tidak bisa menjagamu dengan baik"


"kamu harus kuat supaya calon anak kita juga kuat didalam perut kamu sayang"... ucap dion sambil mengusap dengan lembut perut buncit ara


Tak berapa lama ara sudah tidak memanggil manggil nama dion lagi dan dion menghela nafas lega saat melihat kening ara sudah tidak berkerut lagi......


...****************...


Sedangkan didalam pesawat Tuan besar sangat khawatir dengan keadaan ara dan juga dengan keadaan anak ara yang masih berada didalam kandungannya......


Tuan besar yakin jika ara adalah wanita yang kuat dan pasti akan segera siuman .....


Tuan besar mengetahui kabar buruk ini dari rey yang memberitahunya tanpa sepengetahuan dion....


Karena Rey tau jika ia meminta ijin kepada dion pasti dion akan melarangnya lagi untuk memberitahu kepada tuan besar......


Rey tidak ingin tuan besar marah besar karena tidak diberitahu soal hal buruk yang menimpa ara, karena Rey tau jika tuan besar juga sangat menyayangi ara seperti anaknya sendiri .....


Tepat pukul 8 pagi tuan besar tiba di rumah sakit dan tuan besar dengan langkah cepat berjalan menuju ke ruang ICU dimana ara dirawat saat ini....


"papah? "... ucap dion yang terkejut dengan kedatangan tuan besar


" bagaimana kondisinya? ".... tanya tuan besar


" ara masih belum siuman pah"... jawab dion


"huh! kenapa hal buruk seperti ini bisa menimpanya? ".... tuan besar menatap dion dengan tatapan tajam


" maafkan aku yang lalai untuk menjaganya pah"... jawab dion sambil menundukkan kepalanya


Kemudian tuan besar menepuk pelan pundak dion dan sedangkan Rey bersama dina hanya saling pandang mendengar percakapan singkat antara anak serta ayahnya ......


"sebaiknya tuan muda membersihkan badan dan setelah itu tuan muda sarapan".... ucap Rey


" aku tidak ingin melakukan apapun kecuali menunggu istriku disini! "... ucap dion


" ada papah yang akan menjaga ara disini! kamu segera pergi membersihkan diri saja".... ucap tuan besar


"antar dia Rey dan kau juga harus mengurus wanitamu ini juga Rey! "... ucap tuan besar sambil menunjuk ke arah dina


" baik tuan besar".... ucap Rey


Rey memberikan paperbag yang berisi pakaian ganti kepada dion dan setelah itu Rey minta ijin untuk mengantar dina pulang kerumahnya......


Saat diperjalanan dina banyak bercerita kepada Rey jika dirinya tidak pernah membayangkan hal buruk yang sudah terjadi kepada ara dan juga kepada kandungannya......


"terus gimana kondisi sonya sekarang? ".... tanya dina


"meninggal! "... jawab Rey dengan singkat, padat dan jelas tanpa menoleh ke arah dina yang saat ini sedang menatap wajahnya dari samping


" seriusan kamu? "... dina memastikan jawaban rey


" aku serius yank".... jawab Rey sambil menganggukkan kepalanya


"kenapa dia bisa sangsung meninggal ya? "


"karena dia dan nona muda sama sama tidak bisa berenang".... jawab Rey

__ADS_1


" untung saja nona muda bisa bertahan "... lanjut Rey


" sonya jadi enggak ngerasain hidup didalam sel dong! ".... gerutu dina


" ya bagus lah! "


"kok bagus? "


"ya bagus karena tidak ada lagi yang ngejahatin nona muda"


"hemmmp! mudah mudahan aja kehidupan ara selanjutnya akan baik baik saja".... ucap dina


Rey hanya mengusap lembut pucuk kepala dina dan tak berapa lama mereka sampai di parkiran apartemen......


" kamu gak turun dulu? ganti baju gitu? "... ucap dina sambil melepaskan sabuk pengaman


" nanti saja aku beli baju disana"... jawab Rey


"sayang dong uangnya! kamu lebih baik ganti baju dulu".... ucap dina lagi


Saat Rey hendak mengeluarkan suaranya, tiba tiba ponselnya berbunyi menandakan ada pesan masuk dari ponselnya.....


Kemudian Rey mengambil ponselnya untuk melihat siapa yang mengirimnya pesan dan setelah membaca pesan, Rey memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku dalam jasnya....


"baiklah! aku akan berganti pakaian sekalian menemani kekasihku "... ucap Rey sambil melepas sabuk pengaman


Dina menaikkan sebelah alisnya melihat Rey yang begitu cepat berubah fikiran dan kemudian dina sudah bisa menduga jika Rey baru saja mendapatkan pesan untuk tidak kembali lagi ke rumah sakit......


Kemudian dina turun dari mobil dan mereka berdua berjalan bergandengan tangan menuju ke apartemen mereka yang berada di lantai 10......


...****************...


Diruang tunggu tepatnya di depan ruang ICU, dion bersama tuan besar banyak mengobrol dan tuan besar sangat marah saat mengetahui sonya yang berulang kali mencoba mencelakai ara.....


"tapi papah tenang aja! sonya sudah tidak bergerak lagi".... ucap dion


" maksud kamu tidak bergerak lagi? "... tuan besar menatap dion


" dia sudah meninggal saat tenggelam di sungai pah"... jawab dion


"sebenarnya saat itu dia berencana membunuh ara dan sekaligus dia bunuh diri supaya tidak merasakan hukuman di penjara"..... jelas dion


" dan itu terjadi sungguhan padanya".... ucap tuan besar


"apa keluarganya sudah mengetahui? ".... tanya tuan besar


" sudah pah! mungkin sekarang jenazahnya sudah di kubur"


"jangan biarkan hal buruk terjadi lagi pada ara dan juga pada anak kalian".... ucap tuan besar sambil menepuk pundak dion


" iya pah! ".... ucap dion


Kemudian dion menyuruh tuan besar untuk pulang kerumah, karena dion tau jika saat ini papahnya sangat kelelahan setelah perjalanan pulang dan sejak tadi belum beristirahat.....


Sebelum pergi tuan besar berpesan jika ara sudah siuman, dion harus segera memberi kabar padanya terlebih dahulu.....


Setelah papahnya pergi dion menyenderkan punggungnya di senderan bangku yang menempel pada tembok......

__ADS_1


Dion mendongakkan kepalanya ke atas dan kemudian dion menutup kedua matanya, karena sebenarnya dion saat ini sedang menahan ngantuknya.....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2