Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
36


__ADS_3

Pagi harinya pukul 7 pagi ara sedang bersiap untuk berangkat ke kampus dan sebelum berangkat ke kampus, ara mengirim pesan pada salah satu karyawannya untuk memberitahu beberapa orderan semalam dari pembeli via online....


Ara juga memberitahu jika beberapa hari kedepan ia akan tinggal didalam ruko dengan alasan rindu pada rukonya.....


Setelah mengirim pesan, ara keluar dari ruangannya dan menuruni tangga....


Ara berjalan keluar dari rukonya dan tak lupa ara menutup kembali pintu rukonya, lalu ara membalikkan badannya.....


"selamat pagi nona muda? "... sapa Rey yang sedang berdiri disamping mobil


" pagi Rey... ngapain kamu disini? "... tanya ara


" saya ditugaskan untuk menjemput anda nona muda".... jawab Rey


"aku bisa berangkat sendiri! "


"tetapi ini perintah dari tuan muda nona"


"katakan padanya jika aku tidak mau diperlakukan seperti ini! tidak pantas aku mendapatkannya "


Ara hendak meninggalkan Rey dari sana, tetapi Rey mencegahnya....


"jika nona muda menolaknya, saya akan kehilangan pekerjaan saya"... ucap Rey


" maksud kamu? "... ara melirik Rey


" saya dipecat nona muda"


"cih! dasar pengancam! "


Ara masuk sendiri kedalam mobil bagian belakang dan Rey tersenyum saat melihat ara yang sudah masuk kedalam mobil, lalu Rey juga masuk kedalam mobil dibagian kemudi....


Rey segera menyalakan mesin mobil lalu mengemudikan mobil untuk mengantar ara ke kampus.....


"nanti anda selesai kuliah pukul berapa nona muda? ".... tanya Rey dari depan


" kenapa? mau menjemputku? ".... ara menatap sinis punggung Rey


" iya nona muda"


"tidak perlu! aku nanti masih ada acara dengan teman temanku"


"tapi nona muda".... ucapan Rey dipotong oleh ara


" ya ya ya! kau jemput saja aku"... ucap ara dengan kesal


"aku tau kau akan bicara soal di pecat bukan! "


Rey hanya menganggukkan kepalanya sambil sedikit tersenyum tipis, tetapi ara mengetahuinya.....


"gak usah senyum Rey! "... ucap ara


" maaf nona muda"


Tak berapa lama ara sampai dikampus dan ara segera turun dari mobil tanpa mengucapkan sesuatu pada Rey....


Setelah memastikan nona mudanya masuk kedalam kampus, Rey kemudian mengemudikan mobilnya menuju ke perusahaan.....


Kurang lebih jarak yang Rey tempuh menuju ke perusahaan sekitar 30 menit, karena jalanan macet total pagi ini.....


Sesampainya di perusahaan, Rey segera masuk kedalam perusahaan dan yang paling pertama Rey lakukan adalah masuk kedalam ruangan dion....


tok tok


ceklek


"permisi tuan muda? "... ucap Rey setelah masuk kedalam ruangan dion


" sudah Rey? "... ucap dion sambil fokus dengan pekerjaannya


" sudah tuan muda"... jawabnya


"apa dia menolaknya? "


"awalnya iya tuan muda, tetapi saya mengatakan jika nona muda menolaknya.. saya akan anda pecat"... jelas Rey


" bagus! "


"kalau begitu saya pamit keruangan saya tuan muda"... pamit Rey


Dion hanya menganggukkan kepalanya tanda mengiyakan Rey untuk ke ruangannya sendiri.....

__ADS_1


**


Selesai mata kuliah yang pertama, ara bersama dengan tina menuju ke kantin.....


Sedangkan dina hari ini ijin tidak masuk karena harus mengantarkan kedua orang tuanya berangkat ke bandara....


Ara sudah bercerita banyak pada tina jika ia beberapa hari ini tinggal di rukonya dan tina berencana akan berkunjung ke rukonya setelah selesai kuliah....


"kok suami kamu jahat banget sih ra? "... ucap tina dengan lirih


" aku gak betah deh nikah lama lama sama dia"... rengek ara


"terus rencana kamu ke depan apa? "


"entahlah ra! kau tau sendiri jika aku menikah dengannya karena dijodohkan sekaligus untuk balas budi"


"kasihan sekali sih kamu ra! "... tina menepuk pundak ara


" eh ra... aku mau ngasih tau kamu sesuatu tapi jangan bilang ke dina ya? "


"ada apa tin? "


"sebenarnya dina itu menyukai kak brian"... bisik tina


" aku udah tau! "


"tau darimana?"


"udah kelihatan kali tin dari cara dina memandang kak brian"


"tapi kamu jugakan menyukainya"


"aku? hahaha"


"kok ketawa sih ra? "


"aku suka sama kak brian tapi bukan suka sebagai pasangan"


"terus? "


"ya aku suka kak brian karena sikapnya yang ramah pada semua orang dan suka menolong juga"


"oh... kirain kamu juga menyukainya"


Ara dan tina menikmati makan siang bersama sambil sesekali mereka mengobrol hal kecil....


Tak berapa lama brian menghampiri mereka dan brian menanyakan keadaan ara....


"ra? kamu gak papa? "... tanya brian


" aku gak papa kok kak"... jawab ara sambil tersenyum


"tapi ra kemaren itu beneran om kamu? "...tanya brian


Ara melihat ke arah tina yang saat ini juga menatapnya dengan tatapan bingung.....


" emmm.... iya dia om aku"... jawab ara


"tapi kok gak mirip ya? "


"itu omnya ara yang dari saudara mamanya kak, iyakan ra? "... tina membantu ara


" eh iya benar"... ucap ara


"ohh.... terus ini kenapa pergelangan kamu ra? "... brian memegang tangan kiri ara


" gak papa kok kak"


"kok memar? "


Sebelum ara menjawabnya, tina mengajak ara untuk kembali ke kelas karena sebentar lagi jam mata kuliah yang terakhir akan segera dimulai.....


"untung aja kamu ajakin aku ke kelas"... ucap ara sambil berjalan


" udah tenang aja ra! "... ucap tina


Ara hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum dan tak berapa lama mereka sampai di dalam kelas.....


Mata kuliah yang terakhir berjalan dengan lancar dan kuliah berakhir pukul 3 sore....


" eh ra? aku gak jadi ke ruko kamu ya? "... ucap tina

__ADS_1


" kenapa tin? "


"udah pukul segini aku harus les piano"


"oh... iya deh"


"aku duluan ya ra? "... pamit tina


" iya hati hati"


Setelah tina pergi, ara juga beranjak dari tempat duduknya dan berjalan keluar dari kelas.....


Dari belakang brian menghampiri ara yang sedang berjalan santai di Koridor kampus....


"udah mau pulang ra? "... tanya brian


" iya kak"


"aku anterin ya? "


Sebelum ara menjawabnya, tiba tiba rey muncul dihadapan ara dan hal itu membuat ara terkejut....


"selamat sora nona muda? "... ucap rey


" hah? ngapain kamu masuk ke kampus? ".... tanya ara lirih


" saya hanya menjalankan tugas saja nona muda"


"nona muda? "... ucap brian


" kak brian? aku pulang duluan ya? "... pamit ara


" tapi dia siapa ra?"... tanya brian sambil menunjuk ke arah rey


"siapa dia itu gak penting kak! aku pulang dulu ya? "


Ara melangkah dengan cepat karena takut brian banyak bertanya dengannya, dan rey segera mengikuti ara dari belakang.....


"kamukan bisa menungguku di depan kampus rey! "... ucap ara


" saya pikir anda masih berada didalam kelas nona muda"... ucap rey


Ara semakin mempercepat jalannya, karena saat ini banyak pasang mata teman temannya yang melihat ke arahnya.....


Saat hampir sampai di depan gerbang kampus, ara menghentikan langkahnya saat melihat dion ada didalam mobil....


"kenapa berhenti nona muda? "... tanya rey


" kenapa dia ada disana? "... ara balik bertanya


" tuan muda hari ini pulang lebih cepat "... jawab rey


Ara merasa masih belum siap untuk bertemu dengan dion lagi dan ara harus cari cara agar tidak bertemu dengan dion....


Dari dalam mobil dion melihat rey dan ara sudah berada di depan gerbang, tetapi tidak segera masuk kedalam mobil....


Kemudian dion membuka kaca mobilnya dan memanggil rey untuk segera masuk kedalam mobil....


" rey? kenapa kau berdiri di sana? "... ucap dion


" iya tuan muda maaf"... ucap rey


"ayo nona muda"... rey mengajak ara


Tepat sekali brian menghampiri ara dengan memakai motornya ...


" ra? belum pulang? "... tanya brian


" eh kak brian... aku nebeng pulang ya? "... ara langsung naik ke motor padahal brian belum menjawabnya


" cepat jalan kak! "... ara menepuk pundak rey


" oh... iya ra"... ucap brian sambil mengemudikan motornya


Dion melihat kejadian itu dan kini dion sangat marah melihat tingkah ara yang berani padanya.....


Apalagi ara dibonceng dengan kedua tangannya memegang pundak brian dari belakang.....


Rey masuk kedalam mobil dan segera mengemudikan mobilnya untuk mengantar dion ke hotel.....


Rey tau jika saat ini suasana hati tuan mudanya sedang tidak baik baik saja karena setelah melihat ara bersama brian tadi....

__ADS_1


******


__ADS_2