
Setelah selesai makan malam, ara kembali ke dalam kamarnya dan saat ini ara sedang menonton drama di televisi.....
Beberapa kali ara melirik jam dinding yang masih menunjukkan pukul 8 malam dan sesekali ara melirik ponselnya yang sejak tadi tidak ada notifikasi dari siapapun.....
Waktu berjalan begitu cepat dan kini sudah menunjukkan pukul 11 malam....
Didalam kamar televisi masih menyala, tetapi yang melihatnya sudah tertidur di sofa sambil memeluk buku yang habis ia baca tadi.....
ceklek
Dion masuk kedalam kamar dan berjalan ke arah ara yang sedang tertidur di atas sofa.....
"kebiasaan tidur gak mau langsung di ranjang! "... ucap dion
Kemudian dion mengangkat badan ara dan memindahkannya di atas ranjang lalu dion menyelimuti badan ara......
" mimpi indah istri kecilku"... ucap dion sambil merapikan anak rambut ara yang sedikit berantakan
Setelah itu dion masuk kedalam ruang ganti untuk mengganti bajunya dengan pakaian piyama dan setelah itu dion menyusul ara untuk tidur bersama.....
**
Keesokan paginya ara bersama dion sedang menikmati sarapan bersama dan seperti biasa tidak ada obrolan di antara merek berdua.....
"hari ini kamu gak kuliah? ".... tanya dion
" enggak kak! "... jawab ara sambil menggelengkan kepalanya
" kenapa? "... dion mengeryitkan keningnya
" minggu depan sudah magang, jadi gak ada mata kuliah"
Dion hanya menganggukkan kepalanya sambil menikmati sarapannya dan tak berapa lama mereka berdua selesai sarapan.....
"kamu mau kemana? "... tanya dion saat mengetahui ara mengikutinya dari belakang
" aku mau ke ruko kak"
"sepagi ini? "
"iya"
Kemudian dion melanjutkan langkahnya menuju ke depan rumah dan sesampainya di depan rumah, rey sudah berdiri disamping mobil.....
"selamat pagi tuan muda? "
"selamat pagi nona muda? "... sapa rey dengan sopan
" pagi juga rey! "... hanya ara yang membalasnya
Sedangkan dion cuek saja sambil berjalan masuk kedalam mobil di bagian penumpang belakang.....
" rey! ajarin tuan muda kamu supaya bersikap ramah"... bisik ara
"seharusnya itu tugas anda nona muda"... bisik rey balik
Didalam mobil dion melihat mereka berdua sedang berbisik bisik dan hal itu membuat dion mengeraskan rahangnya.....
" kau mau dipecat rey! "... ucap dion dengan tegas sambil menurunkan kaca mobil
" maaf tuan muda"... ucap dion sambil menundukkan kepala
Ara mengeryitkan keningnya melihat dion yang sepertinya sedang kesal dan kemudian ara berjalan menuju ke bagasi untuk mengambil motor kesayangannya.....
Setelah sampai di bagasi, ara segera mengemudikan motornya untuk menuju ke ruko....
Ara sangat menikmati perjalanannya menuju ke ruko dan pada saat sampai ditengah jalan, ara melihat di ujung jalan sana ada mobil sport yang sudah dikenali oleh ara....
Sesampainya disamping mobil sport, ara memberhentikan motornya dan celingak celinguk mencari orang yang punya mobil tersebut.....
"selamat pagi nona muda ara? "... sapa tuan tian dari dalam mobil sambil membuka kaca mobil
" selamat pagi juga tuan tian"... jawab ara sambil tersenyum
"kamu mau kemana nona? "... tanya tuan tian
" saya mau ke ruko! pecah ban lagi tuan? "... tanya ara
" oh tidak! "... jawabnya
" lalu? "... ara mengeryitkan keningnya
Kemudian tuan tian turun dari mobil dan berdiri sambil bersender di mobilnya ....
" aku sengaja untuk mencarimu hehe"... ucapnya sambil membuka kacamata hitamnya
__ADS_1
"mencariku? kenapa anda tidak menghubungiku saja? "... tanya ara
" dari tadi malam kau tak membalas pesan dariku nona muda! "... jawab tuan tian
" oh ya? maaf saya belum mengecek ponsel tadi"... ucap ara dengan rasa bersalah
"tak masalah"
"untuk apa anda mencariku? "
"aku ingin mentraktirmu makan? "... jawab tuan tian
" saya sudah sarapan tadi dirumah"
"kalo begitu ijinkan aku untuk ikut denganmu ya? "
"tapi saya mau ke ruko tuan tian"
"tidak masalah nona muda"
"apa anda tidak bekerja? "
"saya bekerja diperusahaan saya sendiri, jadi tidak masalah jika sehari saja tidak bekerja! "... ucapnya sambil tersenyum
" ck! perkataanmu sama dengan perkataan kak dion"
"oh ya? "
"hemmm"
"apa kau lupa jika aku melarangmu memanggilku dengan sebutan tuan? "... ucap tuan tian
" tapi anda tadi juga memanggilku dengan sebutan nona muda"
"baiklah! kalau begitu kita pakai bahasa yang santai aja"
"baiklah! "
"kamu duluan aja ke ruko, aku akan mengikutimu dari belakang"... ucap tuan tian
" baiklah kak tian"... ucap ara
Kemudian ara mengendarai motornya menuju ke ruko dan tuan tian mengikutinya dari belakang menggunakan mobil sportnya.....
25 menit kemudian ara sampai didepan rukonya dan rukonya masih tutup karena ini masih terlalu pagi....
" iya kak! kecil ya? "... ucap ara
" gak masalah! "
Kemudian ara membuka rukonya dan mengajak tuan tian untuk masuk kedalam rukonya.....
"kamu gak punya karyawan ra? ".... tanya tuan tian
" punya tapi hanya 3 orang dan mereka datangnya nanti pukul setengah 9"...jawabnya
"jadi setiap hari kamu disini? "
"enggak kak, aku kesini biasanya seminggu sekali kalo gak ya pas gak ada jadwal kuliah"
"hebat ya kamu! masih muda udah punya ruko sendiri"... puji tuan tian
" lebih hebatan kak tian! masih muda udah bisa punya perusahaan sendiri"... ucap ara
"tapi aku hanya pewaris saja ra! bukan pendirinya".... elak tuan tian
" sama aja kan"
"oh iya ra! kalo kamu mau aku bisa bantuin kamu buat promosiin ruko kamu lho"
"enggak perlu kak, makasih sebelumnya"
"siapa tau aja ruko kamu nantinya bakal jadi gede"
"segini aja udah lebih dari cukup kak"
"kenapa kamu gak minta ke kakak kamu buat bukain kamu toko yang gede gitu? "
"aku gak mau ngerepotin aja "... jawab ara sambil tersenyum
Kemudian tuan tian membantu ara menyisihkan orderan untuk pembeli online yang sudah order dari kemaren dan akan dikirim hari ini.....
Waktu sudah menunjukkan pukul 9 pagi dan ketiga karyawan ara sudah datang ke ruko.....
Lalu tak berapa lama beberapa pembeli datang ke ruko untuk membeli pakaian.....
__ADS_1
Ara melihat tuan tian yang sedang melayani pembeli dan ara tersenyum saat melihat tuan tian yang sangat ramah terhadap orang lain.....
" inget mbak, udah punya suami! "... ucap lirih Rika salah satu karyawannya
" apaan sih kamu! aku hanya takjub aja dengan keramahannya"... ucap ara
"memangnya dia itu siapa mbak? "
"dia itu tuan tian cliennya kak dion"... jawab ara
" ganteng ya mbak? "
"tau aja kamu sama orang ganteng! "
"hehehe! saya lanjut kerja lagi mbak"
"iya "
Setelah itu ara melihat ke arah tuan tian lagi yang saat ini sedang merayu pembeli agar mau membeli pakaian yang ia pegang.....
"seandainya aja kak dion mempunyai sikap yang ramah begitu"... ucap ara lirih
" kenapa aku jadi beda bedain sih! "... ara menutup mulutnya
" lagian mau dia ramah atau tidak! bukan urusanku"
Kemudian ara berjalan menghampiri tuan tian yang berhasil membujuk pembeli untuk membeli pakaian yang ia pegang.....
"wahhh! kak tian jago jualan juga? "... ara bertepuk tangan
" kalo itu soal kecil ra! "... ucap tuan tian
" aku harus gaji kak tian berapa nih? "... ucap ara sambil tersenyum
" kamu harus gaji aku 2x lipat dari gaji karyawan kamu! "... jawab tuan tian
" rugi dong akunya"
hahahaha
Mereka berdua tertawa lepas bersama dan setelah itu ara mengajak tuan tian untuk beristirahat di sofa yang ada di ruang tunggu yang terletak disamping kasir.....
"kak tian mau minum apa? "... tanya ara
" terserah kau saja ra! asal yang gak manis"... jawabnya
"baiklah! "
Ara berjalan ke arah kulkas yang ada disamping kasir dan ara mengambil 2 minuman botol lalu membawanya ke sofa....
"ini kak di minum"... ara memberikan 1 botol ke arah tuan tian
" makasih"
"seharusnya aku yang berterimakasih karena kak tian sudah membantuku disini"
"tidak masalah ra"
"oh ya, kamu bentar lagi mau magang ya? "... lanjut tuan tian
" iya kak, minggu depan sudah mulai magang"
"pasti magang di perusahaan kakak kamu ya? "
"iya! "... jawab ara sambil menganggukkan kepalanya
" beruntung sekali ya tuan dion mempunyai seorang adik yang sangat mandiri dan juga cantik seperti kamu"... puji tuan tian
'seandainya kau tau jika aku adalah istrinya'.... ucap ara dalam hati
"sayang sekali aku tak mempunyai saudara"... lanjut tuan tian
" kak tian anak tunggal ya? "... tanya ara
" iya, sejak kecil aku dirawat oleh tanteku dinegara J karena mamahku meninggal dan papahku sibuk dengan pekerjaannya".... jawab tuan tian
"maaf aku mengingatkan almarhum mamah kak tian? "... ara merasa bersalah
" tidak masalah ra"... ucap tuan tian sambil tersenyum
Tak berapa lama terdengar suara panggilan telefon dari ponsel tuan tian dan tuan tian mengambil ponselnya dari dalam saku jasnya lalu segera menjawab panggilan telefon....
Selesai menjawab panggilan telefon, tuan tian pamit pada ara untuk kembali ke perusahaan karena ada meeting mendadak dengan cliennya.....
Dan tuan tian janji akan mentrakir ara besok kalau ia tidak ada rapat penting.....
__ADS_1
*********