
Pagi ini ara sedang memoles wajahnya didepan meja rias, karena hari ini ara akan ikut dengan dion ke perusahaan.....
Sekalian nanti siang ara waktunya ke dokter kandungan untuk memeriksakan kandungannya ....
Sedangkan dion masih berganti pakaian di dalam ruang ganti dan tak berapa lama ara selesai memoles wajahnya .....
"sudah selesai sayang? ".... tanya dion sambil berjalan keluar dari ruang ganti
" sudah kak! "... jawab ara sambil menatap dion
" cantik sekali kamu pagi ini sayang".... dion menghampiri istrinya
"memangnya biasanya aku jelek ya? "... ara menyebikkan bibirnya
" setiap hari, setiap saat kamu cantik sekali sayang"..... ucap dion sambil mengusap lembut kedua pipi ara
"kita sarapan dulu yuk kak! "... ajak ara
" iya sayang"
Dion bersama ara keluar dari kamar untuk menuju ke meja makan dan dion sangat senang karena hari ini ia akan ditemani oleh ara bekerja diperusahaan......
Perasaan dion kepada ara semakin hari semakin bertambah dan ia tak ingin kehilangan ara ataupun calon anaknya nanti......
...****************...
Dina baru saja sampai diperusahaan dan setelah memarkirkan mobilnya, dina berjalan menuju ke gedung perusahaan......
Dina berjalan dengan santai menuju ke lift khusus pegawai dan sesampainya didalam lift dina mengambil ponselnya untuk mengirim pesan kepada rey......
💌dina
kamu belum berangkat yank?
💌rey
masih menunggu tuan muda keluar
💌dina
tumben?
💌rey
mungkin tadi tuan muda bangunnya kesiangan sayang....
💌dina
hemmm....
sampi bertemu nanti....
**
ting
Pintu lift terbuka dan dina segera berjalan keluar dari dalam lift sambil memasukkan kembali ponselnya ke dalam tas.....
Dina masuk berjalan menuju keruang desain dan sesampainya didalam ruang desain dina segera duduk di kursinya.....
"besok lusa sudah tidak duduk lagi disini".... ucapnya sambil menyalakan komputer yang ada didepannya
" setelah itu pusing pusing deh ngerjain proposal! "
"semangat! kan setelah itu aku bisa ngelamar kerja disini"
"supaya bisa deket rey lagi! "
Setelah selesai berbicara sendiri dina segera memulai pekerjaannya yang akan ia kerjakan selama beberapa hari kedepan.....
Dina yang sedang fokus dengan pekerjaannya tidak menyadari jika didalam ruangan desain tersebut sedang gaduh......
Hingga seseorang memanggilnya dengan lantang , barulah dina mendongakkan kepalanya untuk melihat siapa yang memanggilnya dengan lantang......
"dina!!!! "...... panggil ara
" ara? "..... ucap dina lirih saat mendongakkan kepalanya
" kamu tuh serius amat! "... ucap ara sambil berjalan ke arah dina
" tumben ikut? duduk dulu"... dina menarik kursi di sampingnya untuk menyuruh ara duduk
"sekalian nanti aku mau periksa kandungan, jadi kak dion gak bolak balik ".... jawab ara
" kayaknya perut kamu udah kelihatan buncit deh ra! "... ucap dina sambil mengusap perut ara yang mulai terlihat buncit
" yakan udah berjalan hampir 4 bulan dina"
"cepet amat ya? "
__ADS_1
"iya! kamu kapan menyusul? "
"secepatnya... hehehe! "
"gimana kamu sudah buat proposalnya? ".... tanya ara
" sudah dong! nanti tinggal aku berikan ke suami kamu"
"aku gimana ya din? "
"kamu kan masih cuti karena hamil ra! sudah jangan dipikirin".... dina mengusap lengan ara
" lagian kamu udah enak punya usaha sendiri dan ditambah lagi suami yang kaya raya! "... lanjut dina
" ya tapikan aku juga harus menyelesaikan kuliahku "
"itu bisa menyusul setelah kamu lahiran nanti! "... ucap dina
" nantinya kan kamu tinggal skripsi aja ra! "... lanjut dina
" iya sih! "
"gimana hubunganmu dengan rey? "... bisik ara
" semakin kesini semakin jauh lebih baik "... jawab dina sambil melanjutkan pekerjaannya
" syukurlah! aku senang mendengarnya"
"dia itu rajin banget masakin aku makanan ".... ucap dina sambil tersenyum
" wah! kalo nikah gak perlu cari pembantu dong din! "... ledek ara
" memangnya rey pembantu apa! kamu ini"..... dina mencubit pelan lengan ara
"hahahaha! siapa tau aja rey mau"
"terus aku yang kerja gitu? "
"kok sewot gitu sih din! amit amit deh hehehe".....ucap ara sambil mengusap lembut perutnya
" hahahaha! "
Mereka berdua tertawa bersama dan setelah itu ara membantu dina mengerjakan pekerjaannya.....
Pukul 10 dion menghampiri ara didalam ruang desain dan setelah itu ara berpamitan kepada dina serta pegawai yang ada didalam ruang desain tersebut untuk pamit.....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ara dan dion sangat senang karena mereka berdua tadi saat memeriksakan kandungan ara, mereka berdua bisa melihat calon bayi mereka pada layar monitor.....
Kata dokter sekitar 2 bulan lagi mereka akan bisa mengetahui jenis kelamin anak mereka berdua....
"kak? "... panggil ara sambil menatap suaminya dari samping
" ya sayang? "... jawab dion sambil tersenyum
" aku dulu pernah berjanji pada pegawai ku"
"berjanji apa sayang? ".... dion melirik sekilas ke arah ara, karena saat ini dion sedang mengemudi
" berjanji kalau mau mengajak mereka jalan jalan dipantai "
"maksudnya kamu minta ijin nih? "... ucap dion sambil tersenyum
" iya kak! boleh enggak? "... ara menatap dion
" boleh sayang, asal tidak membahayakanmu dan juga calon anak kita"... jawab dion
"tapi kak dion juga harus ikut"
"memangnya rencana ke pantainya kapan sayang? "
"enggak tau! "... jawab ara sambil menaikkan kedua bahunya
" aku rencananya ke pantai sekalian ngerayain tiga bulanan kehamilan aku"... lanjut ara sambil mengusap lembut perutnya
"gimana kalau kita ajak dina dan juga rey? "... ucap ara lagi
" sekalian aja kita ajakin semua pegawai di perusahaan sayang".... jawab dion sambil mengusap lembut pipi ara
"oke deh kak! "..... ucap ara sambil tersenyum
" gimana kalau minggu depan aja sayang? hari sabtu dan minggu? ".... tanya dion
" boleh kak"
Tak berapa lama mereka sampai di sebuah restauran dan setelah memarkirkan mobil, mereka berdua segera turun dari dalam mobil.....
Dion menggandeng ara berjalan masuk kedalam restauran tersebut dan tangan ara spontan memeluk pinggang dion dari samping......
__ADS_1
Sesampainya didalam restauran mereka berdua disambut dengan baik oleh pelayan disana dan pelayan tersebut mengantarkan mereka berdua di ruang vvip......
Setelah sesampainya didalam ruang vvip mereka berdua dipersilahkan duduk di meja dan kursi yang disediakan disana.....
Kemudian mereka berdua memesan menu makanan dan setelah mencatat semua pesanan, pelayan tersebut segera berlalu untuk menyiapkan pesanan mereka berdua.......
**
Sedangkan diperusahaan pekerjaan dion semuanya siang ini di handel oleh rey dan dibantu oleh dina.....
Tetapi dina tidak banyak mengerti soal pekerjaan yang saat ini dikerjakan oleh rey......
"kamu capek? "... tanya rey sambil menatap dina
" enggak kok! "... jawab dina sambil tersenyum
" kalau capek istirahat aja disana sayang"... ucap rey sambil menunjuk ke sofa yang ada didalam ruangannya
"aku gak capek kok"... ucap dina lagi sambil tersenyum
" maaf ya? "... ucap rey sambil mengusap lembut telapak tangan dina yang berada di atas meja
" maaf untuk apa? "... dina balik bertanya sambil mengeryitkan keningnya menatap rey yang juga menatapnya
" karena aku meminta bantuanmu".... jawab rey
"tidak apa apa"... ucap dina sambil tersenyum
" makasih ya? "
"sudah jangan merasa tidak enakan seperti itu".... dina menggenggam telapak tangan rey
" sebaiknya cepat kita kerjakan supaya cepat selesai".... lanjut dina
Rey menganggukkan kepalanya sambil tersenyum dan setelah itu mereka berdua segera mengerjakan pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh dion.....
Dulu sebelum mengenal ara, dion sangat mencintai pekerjaannya dan tidak ingin pekerjaannya di gantikan oleh siapapun termasuk rey asistennya.....
Tetapi semenjak dion mencintai ara, semuanya berubah 180° dan dion bahkan rela kehilangan proyeknya demi istrinya tercinta.....
Seperti saat ini pekerjaan dion di handel oleh rey, padahal ini adalah proyek besar dan begitu saja dion mempercayakannya kepada rey.....
Mungkin juga dion rela kehilangan perusahaannya, asal tidak kehilangan ara istrinya yang paling ia cinta dan ia sayangi......
Tetapi itu tidak mungkin terjadi ya, karena author tidak akan membuat cerita dion kehilangan perusahaannya ***hehehehe........
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ***...
Sore ini sebelum pulang rey menemani dina untuk berbelanja, karena minggu depan dina sudah masuk kembali ke kampus.....
"minggu depan kuliahnya aku antar jemput ya? "... tanya rey sambil menggandeng tangan dina
" jangan! nanti kamu kerepotan lho"... tolak dina
"gak papa sayang! "
"soalnya mulai minggu depan tuan muda tidak mau lagi aku antar jemput".... lanjut rey
Dina menghentikan langkahnya saat mendengar ucapan rey dan rey reflek ikut memberhentikan langkahnya lalu menatap dina .....
" kenapa begitu? ".... tanya dina
" tuan muda ingin menjadi suami yang siaga buat nona muda".... jawab rey sambil mengajak dina untuk berjalan lagi
"maksudnya? ".... dina melirik rey
" kamu tau sendiri kandungan nona muda semakin besar dan tuan muda ingin mengendarai mobilnya supaya bisa dengan cepat saat nona muda membutuhkannya".... jelas rey
"ohhhh! "... ucap dina
" jadi mau ya aku antar jemput? "... tanya rey sambil menatap dina dari samping
" kamu tau kan gimana tuan muda kalau sudah menyuruhmu? jadi gak perlu ya antar jemput aku"... tolak dina
"hemmm! gimana kalau setiap berangkatnya kita barengan? ya meskipun naik kendaraan sendiri sendiri"... ucap rey
" sayang? "... dina memberhentikan langkahnya dan menatap rey yang juga berhenti melangkah
" perusahaan dan kampusku berbeda arah, apa kamu mau setiap hari di omelin tuan muda karena telat? "... ucap dina
" bisa bisa kamu dipecat dan kamu mau ngasih aku makan apa nantinya kalau kita udah nikah! "... lanjut dina
Rey hanya tersenyum melihat raut wajah dina cemberut kepadanya.....
" iihhhh!!! malah tersenyum! ".... dina mencubit lengan Rey lalu berjalan meninggalkan Rey yang masih berdiri
" tungguin dong sayang! "... Rey segera mengejar dina
Mereka berdua kembali bergandengan tangan dan dina mengajak Rey masuk kedalam toko pakaian wanita......
__ADS_1
Dina sangat suka sekali saat Rey menemainya berbelanja, karena Rey akan memilihkannya pakaian yang cocok untuk dirinya.......
...****************...