
Ara menemani dion untuk meeting bersama clien di salah satu restauran yang mewah di negara tersebut dan saat ini mereka sedang menunggu clien di dalam ruang VVIP di restauran tersebut.....
Tak berapa lama clien dion datang bersama dengan sekretarisnya dan dion memperkenalkan ara pada cliennya....
"selamat siang tuan muda "... sapa clien dion sambil menjabat tangan dion
" selamat siang tuan tian".... sapa balik dion
"perkenalkan ini adek saya dan anda bisa memanggilnya nona muda"... dion memperkenalkan ara pada tuan tian
Saat ara hendak menjabat uluran tangan tuan tian, dion menarik tangan ara dan mengajaknya untuk duduk dikursi.....
Tuan tian memang masih muda, usianya lebih muda setahun dari dion dan dion mengetahui jika tian pria playboy.....
"sebelum kita mulai mietingnya, mari kita menikmati makan siang bersama "... ucap Rey
" baiklah asisten Rey! "... ucap tuan tian
Sedangkan ara sejak tangannya ditarik oleh dion saat ingin menjabat tangan tuan tian, ara merasa kesal dengan sikap dion.....
'*orang mau berjabat tangan kok dilarang! '.... ucap ara dalam hati*
'*menyebalkan sekali sih es balok*! '
'padahal kan tuan tian baik gitu mengulurkan tangannya ke arahku'
Dion melirik ara yang belum memegang sendoknya dan kemudian dion menyenggol lengan ara.....
"kamu mau makannya di suapin? "... ucap dion sambil menyenggol lengan ara menggunakan lengannya
"hah? aku bisa makan sendiri"... ucap ara
'*tolong kondisikan diri anda tuan muda'... ucap rey dalam hati
'nih orang obatnya habis kali ya? '.... ucap ara dalam hati*
Sedangkan tuan tian sejak tadi mencuri pandang ke arah ara dan hal itu sudah diketahui oleh dion, maka dari itu dion tadi berbicara yang aneh menurut ara dan juga menurut Rey.....
Selesai makan siang mereka mieting bersama selama 2 jam lebih dan setelah selesai mieting, tuan tian pamit untuk kembali ke perusahaannya.....
"senang bekerjasama dengan anda tuan muda"... ucap tuan tian sambil menjabat tangan dion
" sama sama tuan tian! "... balas dion
" saya pamit dulu nona muda? "... sapa tuan tian pada ara sambil tersenyum
" i.. ya tuan tian! "... balas ara sambil tersenyum juga
Rey yang melihat dion yang menahan emosinya langsung bergerak cepat untuk mengajak tuan tian pergi dari hadapan dion.....
" mari saya antar ke depan tuan tian? "... ucap Rey dengan sopan
" oh.. baiklah! "... ucap tuan tian
Rey mempersilahkan tuan tian bersama sekertarisnya untuk berjalan lebih dulu dan setelah itu Rey mengikutinya dari belakang.....
Sedangkan dion dan ara masih berada didalam ruang VVIP....
" kenapa senyum senyum? "... ucap dion sambil melihat ke arah ara
" hah? siapa yang senyum senyum? "... ucap ara
" aku peringatkan! jangan mudah suka sama pria meskipun sikapnya didepan kamu sangat baik"... ucap dion sambil berdiri dari tempat duduknya
"maksudnya kak? "... tanya ara
Dion melangkahkan kakinya keluar dari ruang VVIP tanpa menjawab pertanyaan ara ....
__ADS_1
" tuh orang kenapa sih? moodnya cepat sekali berubah! "... ucap ara sambil menyusul dion
Sesampainya didepan restauran, Rey sudah berada disamping mobil dan saat ini Rey sedang membukakan pintu mobil untuk dion dan juga untuk ara.....
Setelah kedua majikannya masuk kedalam mobil, Rey juga segera masuk kedalam mobil dibagian kemudi lalu segera mengemudikan mobilnya menuju ke perusahaan.....
Di sepanjang jalan menuju ke perusahaan, didalam mobil tidak ada obrolan di antara mereka bertiga.....
30 menit kemudian mereka sampai di perusahaan dan dion turun lebih dulu dari mobil tanpa menunggu ara yang masih berada didalam mobil.....
"kenapa tuh tuan muda kamu Rey? "... tanya ara
" saya tidak tau nona muda"... jawab Rey
"dasar orang aneh! ".... ucap ara sambil turun dari mobil
Ara berjalan masuk kedalam perusahaan dan ternyata dion sedang menunggunya didepan lift khusus sambil kedua tangannya ia masukkan kedalam saku celana.....
" kamu boleh ngapain aja di perusahaan ini dan ingat jangan berbuat aneh aneh! "... ucap dion
" memangnya kak dion mau kemana? "... tanya ara
" aku akan ada pertemuan dengan beberapa karyawan diruang mieting! ".... jawabnya
" kalo gitu boleh gak aku kesana? "... tunjuk ara ke arah lain
" terserah kamu aja! "... jawab dion
Setelah itu ara membalikkan badannya dan berjalan ke arah yang ia inginkan, karena sejak pertama ke perusahaan ini ara ingin sekali melihat ruangan tersebut.....
Ternyata ara menuju ke ruangan akuntansi dan ara melihat jika didalam ruangan tersebut tertata dengan rapi.....
Ara hanya mengintip dari balik pintu kaca dan didalam sana ada beberapa orang yang sedang bekerja......
" wahhh... kelihatannya bekerja sangat menyenangkan ya? ".... ucap ara
" tidak juga! "... ucap seseorang dari belakang ara
" Hai nona muda? "... sapa seorang pegawai yang tak lain adalah diana
" Hai mbak"... sapa balik ara
"panggil aja diana nona muda".... ucap diana sambil tersenyum
" gak sopan kalo aku panggilnya hanya nama aja"... ucap ara
"kalo gitu kau ingin memanggilku apa hmmm? "
"gimana kalo aku manggilnya kak ana aja? "
"boleh juga! "
"kak ana bekerja disini dibagian apa? "... tanya ara
" di ruangan ini"... tunjuk nya pada ruangan yang di intip oleh ara
"wahhh.... kak ana pasti sangat suka dengan pekerjaan akuntan ya? "
"enggak juga nona muda"
"oh iya... maaf udah ganggu kak ana, silahkan kak ana dilanjut lagi pekerjaannya"... ucap ara
" tidak masalah nona muda".... jawab diana
"kalo gitu aku kesana dulu ya kak ana? bye? "... ara melambaikan tangannya sambil berjalan
" bye nona muda"... diana melambaikan tangan juga
'*sepertinya dia gadis yang polos! '... ucap diana dalam hati*
__ADS_1
Setelah itu diana masuk kedalam ruangan akuntansi dan diana melanjutkan pekerjaannya.....
**
Pukul 5 sore dion keluar dari ruangan mieting disusul dengan beberapa pegawai yang lainnya.....
Kemudian dion berjalan menuju ke ruangannya yang berada di lantai paling atas .....
ceklek
Dion membuka pintu ruangannya dan berjalan masuk kedalam, lalu dion melihat ara yang sedang tertidur pulas di atas sofa yang tersedia didalam ruangannya.....
Dion berjalan menghampiri ara dan dion merapikan anak rambut ara yang sedikit berantakan.....
Dion tersenyum sambil mengusap lembut pipi ara dan kemudian dion mengambil ponselnya untuk menghubungi Rey.....
Tak berapa lama Rey masuk kedalam ruangannya dan dion menyuruhnya untuk membawakan tas ara ....
Kemudian dengan perlahan dion menggendong tubuh ara yang sangat ringan menurut dion dan saat ara sudah berada di gendongan dion, kedua tangan ara memeluk perut dion.....
Dion tersenyum sambil melihat ke arah wajah ara dan saat sampai di bawah, semua pegawai yang juga hendak pulang melihat pemandangan saat dion menggendong ara....
Termasuk diana juga melihatnya dan diana menggenggam kedua tangannya saat melihat kedua tangan ara memeluk perut dion dengan erat.....
Kemudian diana menghubungi mamahnya sambil berjalan menuju ke mobilnya.....
*📞diana
hallo mah?
gimana sudah ketemu siapa gadis itu?
📞mamah
belum sayang
tapi kata orang suruhan mamah, gadis itu tinggal 1 rumah bersama dion dan gadis itu juga masih kuliah
📞diana
kuliah dimana mah?
📞mamah
di Universitas xxxxxx
tetapi asal usul gadis itu di sembunyikan
📞diana
secepatnya orang suruhan mamah harus mencari tau asal usul anak itu mah!
📞mamah
baiklah diana!
tut tut
Diana mematikan panggilan telefonnya dan kemudian diana membanting ponselnya di bangku belakang.....
"****! aku tidak yakin jika gadis itu adiknya dion! ".... ucap diana sambil menggenggam kemudi
" aku juga harus mencaritahunya sendiri! "
Kemudian diana menyalakan mesin mobilnya dan mengemudikan mobilnya pergi dari perusahaan dion.....
Tanpa diana sadari, sejak tadi ada seseorang yang sedang mengikutinya dan sampai diana menuju ke apartemen, orang tersebut masih mengikutinya......
__ADS_1
Saat diana masuk kedalam apartemen, seseorang tersebut menelfon entah siapa dan melaporkan jika diana saat ini sudah berada di apartemen.....
*******