
Dimeja makan dion bersama ara sedang menikmati sarapannya bersama dan sesekali mereka saling melirik satu sama lain....
"nanti pulang kuliah pukul berapa ra? "... tanya dion
" kayaknya pukul 1 siang kak, ada apa? "... ucap ara
" cuma nanya aja ! "
Tak berapa lama kepala pelayan berjalan menghampiri mereka yang sedang sarapan sambil ngobrol....
"permisi tuan muda? "... ucap kepala pelayan sambil membengkukkan badannya
" ada apa?"... tanya dion tanpa menoleh ke arah kepala pelayan
"didepan ada teman anda tuan muda"
"teman? siapa? "
"orang yang kemaren datang kemari tuan muda"
"suruh dia menungguku diluar! "
"baik tuan muda"
Kepala pelayan segera pergi dari meja makan, dan dion melirik ara yang terlihat asyik menyantap sarapannya....
Padahal sebenarnya ara sedang berbicara dalam hati saat kepala pelayan memberitahu dion jika ada temannya yang kemari, dan ara tau jika itu adalah diana kekasih dion....
'sepagi ini bertamu? apa belum puas semalem mereka telah bersama di hotel? '.... ucap ara dalam hati
Tak berapa lama dion selesai sarapan lebih dulu dari ara dan sebelum meninggalkan kursinya, dion pamit pada ara yang masih menyantap sarapannya.....
"aku keluar dulu ra"... ucap dion
" iya"... jawab ara sambil menganggukkan kepalanya
Ara memutar bola mata malas saat melihat dion berjalan dengan cepat menuju kedepan....
Setelah itu ara selesai sarapan dan bergegas untuk berangkat ke kampus, tetapi mata ara malas saat melihat dion bersama kekasihnya di depan rumah....
"pagi rey? semangat ya kerjanya? "... sapa ara pada rey dan berlalu menuju ke bagasi yang ada disamping rumah
Rey hanya membalasnya dengan senyuman , karena saat ara menyapanya dion menatap tajam ke arah rey....
Dion melihat ara yang mengendarai motornya dan melewatinya tanpa berpamitan padanya....
Malahan dion melihat sorot mata ara yang sepertinya kesal terhadapnya, tetapi dion tidak tau apa yang membuat ara kesal dengannya....
Kemudian dion mengajak rey untuk segera berangkat ke perusahaan dan diana juga ikut dalam satu mobil bersama dion, tetapi dion menyuruhnya untuk duduk didepan disamping rey....
**
Sesampainya dikelas, ara menaruh tasnya di atas meja dengan sedikit keras dan hal itu membuat teman sekelasnya yang ada didalam kelas sedikit kaget....
" kamu kenapa sih ra? "... tanya dina
" iya ra, kamu kenapa? "... tanya tina
" tau! "... jawab ketus ara
" kamu berantem lagi sama suami? "... bisik dina
" enggak! "
"terus kamu kenapa ra? "... tanya tina
" kemaren aku ceritakan ke kalian kalo kekasihnya datang kerumah dan dia menyuruhnya untuk ke hotel? "... ara menatap kedua temannya dan mereka menganggukkan kepalanya
" tadi pagi saat kita sarapan, kekasihnya datang lagi kerumah dan mereka mungkin berangkat bersama"... lanjutnya
"kamu cemburu ya ra? "... dina tersenyum menatap ara
" cie ara!!! "... ucap tina
" aku cemburu? gak kali! "
"terus kenapa wajahmu kesal seperti itu? "... tunjuk dina pada wajah ara
" apalagi nih pipi udah merah kayak ditabok orang! "... ucap tina
" wajar kok ra cemburu sama suami sendiri"... ucap dina
"iya ra, lagian mereka hanya pacaran bisa putus dan kamu udah sah sama dia"... timpal tina
" aduhh! apaan deh kalian ini! aku gak cemburu tau! "
"tuh merah lagi pipi kamu ra! "... ucap dina sambil menunjuk pipi ara yang memerah
" udeh deh jangan kayak gitu kalian! "... ucap ara
" kalo kamu memang lagi jatuh cinta, kamu pepet terus ra "... ucap tina
" aku gak ngerti deh sama ucapan kalian berdua! "
Ara menutup kedua telinganya saat kedua sahabatnya terus menggodanya dan mengatakan jika dirinya sedang jatuh cinta dengan dion....
Selama ini ara belum pernah ngerasain yang namanya jatuh cinta, karena setelah lulus SMA ara bekerja keras untuk mencari uang yang ia gunakan untuk membiayai kuliahnya.....
Kedua temannya yang pernah berpacaran pernah memberitahunya rasanya jatuh cinta itu bagaimana, tetapi ara sama sekali tak menanggapinya dengan serius....
**
__ADS_1
Saat makan siang dion terus melirik ponselnya yang dari tadi tidak ada notifikasi masuk....
"ada apa tuan muda? "... tanya rey yang melihat dion seperti resah
" coba kau cek apa ponselku rusak! "... dion memberikan ponselnya kepada rey
" tidak tuan muda"... jawab rey sambil kengecek ponsel dion
"lalu kenapa daritadi tidak ada pesan ataupun telfon masuk! "... ucap dion
" memangnya tuan muda menunggu pesan dari siapa? "... tanya rey
" coba kau tanyakan padanya kenapa tidak memberiku kabar! "... ucap dion dengan tegas
" maksud tuan muda nona muda atau nona diana? "... rey memastikan
" kau mau di pecat rey! "... dion menatap tajam ke arah rey
" maaf tuan muda.. baik saya akan mengirim pesan pada nona muda"... ucap rey sambil mengeluarkan ponselnya
Sedangkan dion menyantap makanannya dengan perasaan yang entah seperti apa yang saat ini dion rasakan.....
*💌rey
selamat siang nona muda....
apa nona muda sedang sibuk?
💌ara
ada apa rey?
💌rey
tuan muda sedang menunggu pesan dari anda nona
💌ara
kenapa begitu?
💌rey
coba anda mengirim pesan ke tuan muda sekarang
💌ara
aku gak mau!
💌rey
kenapa nona muda?
💌ara
aku tidak mau mengganggunya bekerja*!
*
Rey menunjukkan pesan dari ara kepada dion dan dion membacanya dengan mengeryitkan keningnya.....
"apa dia marah padaku rey?"... tanya dion
" memangnya tuan muda berbuat salah? "... rey bertanya balik
" aku rasa tidak! "
"coba kau nanti temui ara dikampus"... perintah dion
" untuk apa tuan muda? "
"tanyakan padanya apa salahku? "
Rey hanya mengeryitkan kepalanya mendengar ucapan aneh dari dion, dan rey merasa dion sedikit aneh beberapa hari ini....
'*kenapa nona muda membuat Anda sebodoh ini tuan! '.... ucap rey dalam hati*
"aku tidak bodoh rey! "... ucap dion dengan tegas
" maaf tuan muda"... Rey merutuki dirinya
"segera kau temui dia sekarang! "
"lalu tuan muda? "
"aku bisa kembali sendiri ke perusahaan!"
Rey pergi ke kampus ara atas perintah dion, sedangkan dion menelfon supir perusahaan untuk menjemputnya di restauran.....
**
Ara bersama kedua temannya sedang asyik mengobrol ditaman kampus sambil menunggu jam kuliah yang kedua....
"ra? "... dina menepuk lengan ara
" ada apa din? "... ucap ara
" itu bukannya asisten suami kamu? "... tunjuk dina pada Rey yang berjalan ke arah mereka
" ganteng banget sihh dia!!! "... ucap tina
" ngapain tuh orang kemari? "... ara mengeryitkan keningnya
__ADS_1
Rey berjalan menuju ke arah ara dan sesampainya di depan ara, Rey langsung menyapa ara ....
" selamat siang nona muda? "... ucap Rey
" sedang apa kau kemari? "... tanya ara ketus
" saya kesini untuk menanyakan sesuatu kepada Anda nona muda"
"kan bisa telfon! "
"tuan muda yang menyuruh saya untuk menanyakan langsung kepada Anda nona"
"tanya apa? "
"apa nona muda marah kepada tuan muda? "
"hah? so sweet banget sih suami kamu ra"... ucap dina
" iya ra... aku jadi pengen nikah juga! "... ucap tina
" apa apaan sih kalian! "... ucap ara
" denger ya Rey! aku gak marah dengan tuan muda kamu! "
"lalu kenapa Anda tidak mengirim pesan kepada tuan muda seperti kemaren? "
"aku sibuk Rey! lagian bukannya sekarang dia bersama kekasihnya! "
"maksud Anda? "
"jangan pura pura gak tau deh! aku mau ke perpustakaan dulu tin, din! "... ara bergegas pergi dari sana
" tunggu nona muda? "... panggil Rey
Saat Rey hendak mengejarnya, kedua teman ara menghentikan langkah Rey....
" maaf asisten Rey? aku mau bertanya boleh? "... ucap dina dengan gugup
" silahkan! "... ucap Rey tegas
" apa benar suami ara mempunyai kekasih? "... tanya dina
" maksud Anda? "
Dina dan tina menceritakan semuanya kepada Rey, karena mereka berdua kasihan kepada ara yang sepertinya mulai jatuh cinta dengan dion meskipun ara belum menyadarinya....
"terimakasih atas pemberitahuan dari kalian berdua"... ucap Rey
" sama sama asisten Rey"... ucap dina dan tina hanya tersenyum
"kalau begitu saya permisi dulu"... Rey pergi dari kampus untuk kembali ke perusahaan
" din, aku takut kalo ara tau kita cerita begini ke asisten Rey"... tina memegang lengan dina
"udah kamu tenang aja tin! ara gak akan marah kok"... ucap dina
" tapi kalo misalnya ara gak jatuh cinta gimana? "
"aku yakin ara pasti sudah jatuh cinta sama suaminya"
Setelah itu mereka berdua menyusul Ara yang berada di perpustakaan untuk mengajaknya kembali ke kelas, karena jam kuliah yang kedua akan segera dimulai....
**
Sesampainya di perusahaan, Rey segera berjalan menuju ke ruangan dion dengan tergesa-gesa ....
"permisi tuan muda? "... ucap Rey setelah masuk kedalam ruangan dion
" bagaimana Rey? "... tanya dion
Rey menceritakan semua yang diceritakan oleh kedua teman ara tadi saat di taman kampus dan dion tersenyum kecil saat mendengarkan jika ara sedang jatuh cinta padanya....
" menurutmu apa benar ara menyukaiku Rey? "... tanya dion
" mungkin tuan muda"... jawabnya
"menurutmu ara mengetahui soal diana darimana? "
"kata kedua sahabatnya tadi, nona muda pernah melihat foto Anda bersama nona diana saat nona muda berada di ruangan Anda"... jawab Rey
Kemudian dion mencoba mengingat sesuatu dan dion membuka laci meja yang lama tidak dion buka....
Didalam laci tersebut dion menemukan beberapa fotonya bersama diana saat masih menjalin hubungan....
" kau buang semua ini Rey! "... ucap dion
" baik tuan muda"... ucap Rey
"kau nanti harus memberitahunya jika diana adalah hanya masalaluku saja! "
"baik tuan muda"
Tanpa mereka sadari dari tadi, pintu ruangan dion terbuka sedikit dan saat diana mau mengetuk pintu ruangan dion, ia mendengar dion bersama Rey sedang membicarakannya dengan seorang wanita yang saat ini mungkin disukai oleh dion....
'*siapa wanita yang sudah berani merebut hati dion? '.... ucapnya dalam hati
'aku harus bergerak cepat agar dion tidak bersamanya*! '
Setelah itu diana membalikkan badannya dan pergi dari sana karena ia tidak jadi masuk kedalam ruangan dion....
*************
__ADS_1