
Keesokan paginya pukul 7 pagi ara menggeliat dan perlahan membuka kedua matanya...
Ara melihat disekeliling kamar kosong dan tak terlihat batang hidung dion, begitu juga dengan pintu kamar mandi yang terbuka menandakan dion juga tidak ada disana....
Ara tiba tiba terduduk dari posisinya sebelumnya , karena ara tersadar jika saat ini ia sedang memakai piyama dan ara mencoba mengingat sesuatu yang semalam ara menggunakan gaun dan ia tertidur didalam mobil saat perjalanan menuju ke hotel....
"kenapa aku gak inget lagi apa yang terjadi semalam! "... ara menepuk keningnya
"terus siapa yang menggantikan aku dengan piyama ini? "
Ara meraba wajahnya dan turun dari ranjang lalu bercermin didepan meja riasnya.....
"hah? riasanku juga hilang"... ara berkacak pinggang
" apa jangan jangan semalem dia udah unboxing aku? "
"tapi kok aku gak ngerasain apa apa ya? "
"apa mungkin dia kasih aku obat tidur? "
"mungkin aja! nyatanya pagi ini dia gak ada disini"
"eh tapi kata dina orang yang masih virgin pertama kali unboxing pasti keluar darah virginnya"
Kemudian ara berjalan dengan cepat menuju ranjang dan melihat sprei ranjang masih rapi dan tidak ada noda apapun di atasnya....
"apa jangan jangan dia udah ganti spreinya ya? "
"duhhh! bisa gila aku mikirin apa yang terjadi semalam"
"kenapa aku gak ingat sama sekali sih! "
"lebih baik aku berendam aja deh! "
Ara berjalan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan sebelum masuk kedalam kamar mandi, terlebih dulu ara mengambil baju gantinya yang ada di dalam kopernya.....
**
Dion baru saja kembali ke dalam kamar dan melihat di atas ranjang yang sudah kosong, lalu dion menoleh ke kamar mandi yang pintunya tertutup dan dion tersenyum saat mengetahui ara sedang mandi.....
Kemudian dion berjalan menuju balkon dan sesampainya di balkon dion duduk dikursi sambil memangku laptopnya untuk melihat perkembangan bisnisnya.....
25 menit kemudian ara keluar dari kamar mandi dengan rambutnya yang masih basah, ara berjalan menuju ke meja rias untuk mengeringkan rambutnya.....
Dari cermin meja rias ara melihat pintu balkon yang terbuka dan ara mendengus dengan kesal saat mengingat kejadian apa semalam yang terjadi padanya.....
Setelah mengeringkan rambutnya ara menyisir rambutnya dan setelah itu ara memakai rangkaian skincarenya lalu yang terakhir ara memakai pelembab untuk bibirnya yang berwarna pink alami.....
Setelah itu ara berdiri dari duduknya dan berjalan menghampiri dion yang sedang berada di balkon.....
"ehemp! "... ara berdehem sesampainya di balkon
" sudah mandinya? "... tanya dion sambil menatapnya dengan penuh kasih sayang
" udah tau nanya! "... jawab ketus ara
" kenapa sewot gitu? kamu kenapa? "... tanya dion
" semalem kak dion ngelakuin apa sama aku? "... tanya ara sambil melipat kedua tangannya didepan dada
"ngelakuin apa? "... dion menaikkan sebelah alisnya
" kok tanya balik! "... ara menatap dion dengan tajam
" kamu curiga siapa yang menggantikan pakaianmu semalam? ".... tanya dion sambil berdiri dari duduknya
" iya! "
__ADS_1
"duduk dulu istri kecilku! "... dion memegang kedua pundak ara dan menyuruhnya untuk duduk dikursi
Setelah ara duduk, dion juga duduk kembali dikursi dan saat ini dion menatap wajah ara yang terlihat sedang kesal....
" yang menggantikanmu pakaian semalam pegawai hotel, aku yang menyuruhnya".... ucap dion
"pria atau wanita? "... tanya ara
" kamu tau sendiri jawabannya! "... ucap dion sambil menyenderkan punggungnya di senderan kursi
" terus yang menghapus riasan wajahku? "
"aku yang menghapusnya"... jawab dion
" setelah itu apalagi yang kak dion lakukan? "
"terus tidur! kamu pasti mikir yang aneh aneh ya? "
"enggak! "
"hayo ngaku! "
"bodo! "
"hemmmp! kita sarapan dulu yuk? "... ajak dion
" sarapan dimana kak? ".... tanya ara
" gimana kalo sarapan disini aja? "
"iya gak papa"
Kemudian dion berjalan masuk kedalam kamar untuk memesan makanan melalui telefon yang tersedia di dalam kamar.....
Setelah itu dion kembali ke balkon dan duduk disamping ara yang sedang memandang langit yang cerah.....
"kita tunggu sarapannya di antar kemari"... ucap dion
"kenapa panggilnya masih kakak sih? "... protes dion sambil menatap wajah ara dari samping
" terus panggilnya apa? "... ara menoleh ke arah dion
" gimana kalo panggilnya sayang aja? ".... ucap dion
" itukan maunya kak dion sendiri! aku panggil kak dion aja deh selama kita belum publikasiin hubungan kita"
"semua orang sudah tau kalo kita sepasang suami istri dan termasuk semua pegawai diperusahaan"... ucap dion
" hah? darimana mereka tau? "... ara terkejut dengan ucapan dion
"acara ulang tahun kamu semalam diliput oleh beberapa televisi ternama dan otomatis semua orang tau hubungan kita"... jawab dion sambil menatap wajah ara dengan penuh kasih sayang
" kenapa gak bilang dulu sih ke aku! aku jadi malu tau"... gerutu ara
"jangan malu! semua orang malah mengomentari hubungan kita dengan positif"... dion merapikan rambut ara kebelakang telinganya
" tapi akukan masih kuliah kak"
"terus apa masalahnya? banyak juga bukan mahasiswi yang sudah menikah? "
"kamu keberatan? "... dion menatap ara dengan perasaan kecewa
Ara membalas tatapan dion dan ara tau gimana perasaan dion saat ini, lalu ara menggenggam kedua tangan dion....
" maafin aku kak"... ucap ara sambil menatap dion
"aku gak keberatan sama sekali kok "... lanjutnya
__ADS_1
" maafin aku juga yang tidak meminta persetujuanmu lebih dulu"... ucap dion dengan lembut
"gak papa kak"... ucap ara sambil tersenyum
Kemudian terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar dan dion segera berjalan ke arah pintu kamar untuk melihat siapa yang mengetuk pintu kamarnya.....
Tak berapa lama dion kembali ke balkon dengan membawa nampan yang berisi sarapan pesanannya tadi....
"ayo kita sarapan dulu adek aku sayang"... ucap dion sambil meletakkan nampan di atas meja
" iya kakak aku sayang! ".... ucap ara
" tadi bilang apa? "... dion menatap ara
" gak papa kak! "
"ayo katakan lagi? "
"kita makan dulu aja! udah laper aku"... ucap ara
Setelah itu mereka berdua menikmati sarapan sambil mengobrol hal kecil dan sesekali dion menyuapi istri kecilnya dengan telaten.....
Begitu juga dengan ara yang menyuapi suaminya yang ternyata sangat bucin kepadanya , tetapi ara sangat menyukai kebucinan suaminya......
" kamu nanti mau jalan jalan kemana? "... tanya dion disela sela makannya
" memangnya boleh? "... ara balik bertanya
" boleh dong sayang! katakan kau ingin kemana? "... tanya dion
" aku ingin ke menara semalem lagi boleh gak? "
"mau ngapain? "
"aku belum selfie disana"... jawabnya dengan jujur
" pfffttt! "...dion menutup mulutnya yang hampir menertawakan ucapan ara
"kenapa? mau ngetawain?"
"enggak sayang! habis sarapan kita langsung pergi kesana ya? "
"beneran? "
"iya! sekalian kita beli oleh oleh karna besok pagi kita pulang"
"kok cepat sekali kita pulangnya? "... ara menatap dion
" maaf sayang! karna jadwalku diperusahaan sangat padat "... ucap dion dengan rasa bersalah
" tetapi aku berjanji jika jadwalku tidak padat, aku akan menemanimu untuk pergi kemana aja yang kamu mau"
"seriusan kak? "
"iya! makan dulu ya? "
"iya kak"
Mereka melanjutkan sarapannya dengan saling menyuapi satu sama lain dan mereka berdua kali ini benar benar terlihat seperti pasangan suami istri yang sesungguhnya....
Selesai sarapan mereka berdua bergegas dari tempat duduknya untuk bersiap pergi ke menara yang ingin ara kunjungi.....
Dari awal mereka berdua keluar dari kamar hotel sampai di lobi, mereka berdua saling bergandengan tangan layaknya sepasang suami istri dan semua pegawai hotel menatap mereka dengan perasaan senang.....
******
***Hari ini segini dulu ya upnya 🤗🤗🤗
__ADS_1
Sampai jumpa di hari besok ☺☺☺☺
Jangan lupa jaga kesehatan , karena cuaca akhir akhir ini tidak menentu 🙏🙏🙏***