
Sesampainya dikampus , ara berjalan menuju ke kelasnya sambil menggerutu yang tak jelas sambil memonyongkan bibirnya....
Didalam kelas kedua temannya menatap ara sambil saling berpandangan karena mereka heran dengan sikap ara pagi ini....
"ra? kau baik baik sajakan? "... tanya dina
" aku baik! "... jawab ara sambil duduk di bangkunya
" terus kenapa tuh bibir monyong dan ngedumel terus? "... tanya tina
" aku kesel aja! "
"kesel kenapa ra?"... tanya dina penasaran
" iya ra kenapa? "... tanya tina
" semalem dia pulang"
"maksud kamu suamimu?"... bisik dina
Ara menganggukkan kepalanya dan kemudian ara menceritakan semuanya pada kedua temannya hingga dosen masuk kedalam kelas.....
Mata kuliah yang pertama selesai tepat pukul 11 siang dan ara pergi ke perpustakaan, sedangkan kedua temannya pergi kantin karena mereka lapar.....
Sesampainya didalam perpustakaan ara mencari tempat duduk yang terletak di sudut belakang dan setelah itu ara mengeluarkan buku dari dalam tasnya lalu ara membacanya....
Saat fokus membaca buku tiba tiba ponselnya bergetar menandakan ada pesan masuk dan ara mengambil ponselnya dari dalam tas untuk melihat siapa yang mengirim pesan padanya....
"ck! tumben "... ucap ara sambil membuka pesan
Ternyata yang mengirim pesan adalah dion dan dion menanyakan pukul berapa ara pulang kuliah nanti....
Ara hanya membacanya saja, tetapi tidak membalas pesan dari dion dan malah memasukkan kembali ponselnya kedalam tas....
" ngapain coba tanya tanya kapan pulangku? "... ucap ara
" apa salah kirim ya? "
"ahhh! bodo amat! "
Ara berdiri dari duduknya dan berjalan keluar dari perpustakaan karena ara sudah tidak mood lagi untuk membaca buku....
**
Didalam ruangannya dion sedang membuka pesan yang ia kirim dari ara dan sudah hampir 1 jam ara tidak membalas pesannya....
Kemudian dion menyuruh rey untuk ke ruangannya dan tak berapa lama rey masuk kedalam ruangannya....
"ada apa tuan muda memanggil saya? "... tanya rey
" coba kau tanyakan ara hari ini selesai kuliah pukul berapa"... ucap dion
"baik tuan muda"
Setelah itu rey pamit untuk keluar dari ruangan dion dan setelah rey keluar dari ruangannya, dion kembali bekerja dengan laptopnya....
Didalam ruangannya, rey sedang mengetikkan sesuatu lalu mengirimnya pada orang suruhannya.....
Tak berapa lama rey mendapatkan balasan pesan dari orang suruhannya dan kemudian rey beranjak dari duduknya untuk menuju keruangan dion....
ceklek
"gimana rey?"... tanya dion sambil menatap rey
" nona muda selesai kuliah pukul 3 sore tuan muda"... jawab rey
"kau boleh kembali ke ruanganmu rey! "... perintah dion
Rey menaikkan sebelah alisnya sambil membalikkan badannya lalu berjalan keluar dari ruangan dion....
__ADS_1
'kalo responnya gitu kenapa tanya selesai kuliahnya nona muda? '... ucap rey dalam hati
Awalnya rey mengira jika nanti dion akan menjemput ara saat kuliahnya selesai, tetapi ternyata tidak dan setelah tau selesai kuliah ara pukul 3 sore, dion hanya diam saja dan malah menyuruh rey untuk kembali ke ruangannya....
Hingga pukul 2 siang lebih dion kembali menyuruh rey untuk ke ruangannya dan tak berapa lama kemudian rey sudah berada didalam ruangan dion....
"ada apa tuan muda memanggil saya? "... tanya rey
" kita pulang sekarang rey! "... ucap dion sambil berdiri dari duduknya dan berjalan melewati rey
" bukannya ini masih pukul 2 siang tuan muda? "... ucap rey
" bukannya jadwalku hari ini hanya didalam perusahaan saja rey? "... dion menatap rey
" iya tuan muda"... jawab rey
"jadi ikuti saja perintahku rey! "
Dion berjalan keluar dari ruangannya dan rey mengikutinya dari belakang sambil bertanya tanya dalam hatinya....
'*ada apa dengannya? '.... ucap rey dalam hati
'akhir akhir ini tuan muda sering bersikap aneh*'
Sesampainya dilantai utama, rey berjalan lebih dulu untuk mengambil mobil dan sedangkan dion berjalan santai menuju pintu keluar perusahaan....
Dion keluar dari perusahaan tepat dengan rey yang sudah berada didepan perusahaan dengan mobil yang sudah dibuka pintu bagian belakang untuk dion....
Setelah dion masuk kedalam mobil, rey segera masuk kedalam mobil dibagian kemudi dan setelah itu rey mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang....
"apa kita langsung pulang kerumah tuan muda? "... tanya rey sambil menoleh kebelakang sekilas
" kita kekampus ara! "... jawabnya
" baik tuan muda"... ucap rey sambil melirik spion depan
Tak butuh waktu lama untuk mereka sampai dikampus ara, karena jalanan tidak terlalu rame dan mungkin juga kebanyakan orang masih berada tempat kerja....
Rey menghentikan mobilnya diseberang kampus ara, karena dion yang menyuruhnya dan tak berapa lama gerbang kampus terbuka lalu beberapa mahasiswa keluar dari kampus....
Rey hanya diam saja sambil melirik dion dari kaca spion depan dan rey melihat jika saat ini dion sedang memperhatikan depan kampus dengan teliti....
"itu nona muda tuan"... ucap rey sambil menunjuk ke kampus
" aku sudah tau rey"... ucap dion sambil menyenderkan punggungnya di senderan kursi mobil
"apa saya panggil nona muda untuk kemari tuan muda?"... tanya rey
Dion hanya menganggukkan kepalanya dan setelah itu rey keluar dari mobil untuk berjalan ke arah kampus....
Didepan kampus ara sedang ngobrol dengan kedua temannya dan saat asyik ngobrol, ara dikagetkan dengan kehadiran rey....
" nona muda? "... ucap rey
" hah? kau! "... ara melotot ke arah rey
" siapa dia ra? "... tanya dina
" iya ra, dia siapa kok panggil kamu nona muda? "... tanya tina
" dia asistennya suamiku"... bisik ara
"wahhh! ganteng juga dia ra"... ucap tina
Ara langsung menutup mulut tina dan sedangkan dina kini sedang tersenyum menatap rey.....
" kenapa kau kemari? ".. tanya ara pada rey
" tuan muda sudah menunggu nona muda didalam mobil"... ucap rey sambil menunjuk mobil yang ada diseberang kampus
__ADS_1
"wahhh ! ra, mobilnya bagus banget"... ucap dina
" sssstttt! "... ucap ara
" mari nona muda"... ucap rey
Ara melotot ke arah rey yang ekspresinya datar seperti ekspresi wajah milik dion yang jarang sekali tersenyum....
"aku pulang duluan ya? daahhh? "... pamit ara pada kedua temannya
Ara berjalan dengan cepat dan sesampainya di depan mobil, ara langsung masuk kedalam mobil dibagian belakang lalu duduk di samping dion....
Sedangkan dion saat ini sedang sibuk dengan ponselnya dan tak berapa lama rey masuk kedalam mobil dibagian kemudi lalu setelah itu segera mengemudikan mobilnya.....
Disepanjang perjalanan pulang didalam mobil hanya sunyi karena tak ada percakapan di antara mereka bertiga....
Rey yang fokus mengemudi mobil, dion yang fokus dengan ponselnya sejak tadi dan ara hanya memandangi pemandangan dari luar jendela.....
Tak berapa lama mereka sampai dirumah dan saat mobil berhenti di depan teras rumah, ara segera turun lebih dulu lalu berjalan masuk kedalam rumah....
"selamat sore nona muda? "... sapa pelayan rumah
" selamat sore"... sapa balik ara sambil tersenyum ramah
Sedangkan dion kini mengikuti langkah ara yang berjalan menuju ke kamar dan sesampainya didalam kamar, ara meletakkan tasnya di atas meja belajar dan setelah itu ara masuk kedalam kamar mandi.....
Dion berjalan masuk kedalam ruang ganti dan saat melepaskan jasnya, dion melihat dasinya yang berwarna navy di atas meja jam tangannya....
Kemudian dion mengambil dasi tersebut dan mencoba mengingatnya kapan ia memakai dasi tersebut....
Lalu kenapa dasi tersebut berada di atas meja jam tangannya, dan setelah dion mengingatnya dion tersenyum tipis lalu meletakkannya ke dalam keranjang baju kotor....
**
Didalam kamar, ara dan dion hanya saling diam dengan kesibukan masing masing pada layar laptop yang ada dipangkuan mereka.....
Jika ara fokus dengan layar laptopnya, tidak dengan dion yang sejak tadi mencuri pandang ke arah ara yang sedang fokus pada layar laptopnya....
Dion tiba tiba merindukan suara ara, tetapi dion tau jika saat ini ara sedang sibuk dengan layar laptopnya....
Dion ingin sekali bertanya padanya, tetapi beberapa kali ingin mengeluarkan suaranya selalu gagal karena malu....
Hingga tiba tiba ara berteriak dan hal itu membuat dion segera menghampirinya....
"aaaa!!! "... teriak ara
" ada apa? "... tanya dion saat berada disamping ara
" hah? "... ara kaget dan menutup mulutnya saat dion berada disampingnya
" kenapa kamu berteriak? "... tanya dion lagi
Ara hanya menggelengkan kepalanya sambil menatap dion yang saat ini sedang menatapnya juga.....
Dion melirik layar laptop ara yang mati dan kemudian dion merebut laptop tersebut dari pangkuan ara....
Ara melotot saat dion berhasil merebut laptopnya dan saat ini dion sedang mencoba menghidupkan laptopnya....
" laptopnya sudah tak layak pakai! "... ucap dion sambil menutup laptop ara
Ara hanya bisa menatap dion yang saat ini sedang mengetikkan sesuatu pada layar ponselnya.....
Sedangkan ara melirik jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 7 malam dan sudah saatnya mereka untuk makan malam.....
Kemudian ara berdiri dari duduknya dan berjalan keluar dari kamar tanpa mengucapkan sepatah katapun pada dion.....
Dion melihat ara yang keluar dari kamar hanya menaikkan sebelah alisnya dan setelah itu dion juga berjalan keluar dari kamar untuk menyusul ara ke meja makan....
**********
__ADS_1