
Hari ini adalah hari minggu , jadi dion bangun agak siangan....
Sedangkan ara sejak pukul 6 pagi sudah meninggalkan rumah dion, karena ia sedang joging disekitaran komplek rumah....
"ternyata komplek ini luas juga ya? "... ucap ara pada dirinya sendiri
" rumahnya bagus bagus semua"... ara berlari kecil
Ditengah jalan ponsel ara bergetar dan ara mengambil ponselnya yang ada didalam saku jaketnya....
💌tina
ara...
nanti kamu lihat pertandingan basket gak?
💌ara
pukul berapa acaranya?
💌tina
seperti biasa pukul 11 siang
💌ara
oke
nanti langsung ketemu disana aja ya
*
Ara memasukkan kembali ponselnya kedalam saku jaket dan ara melanjutkan joging nya....
Ara dan dua sahabatnya dari dulu menyukai basket, jadi setiap ada pertandingan basket mereka pasti menonton bersama....
Setelah merasa capek, ara duduk dibangku kosong dekat pohon dan meminum air putih yang ia bawa dari rumah.....
"huuuffff! capek juga keliling komplek ini"... ara mengelap keringat yang membasahi keningnya
" udah pukul 8 , sebaiknya aku kembali kerumah"... ara berdiri dan berjalan kearah rumah dion
Hanya butuh beberapa menit , ara sudah sampai didepan gerbang rumah dion....
Ara masuk kedalam halaman rumah dion dan ara melihat mobil hitam yang biasanya dipakai antar jemput dion sudah terparkir didepan rumah....
Ara mendekati mobil dan ketepatan rey keluar dari mobil....
"selamat pagi nona muda"... sapa rey
" pagi! "... ucap ara dengan ketus
" baru joging ya nona muda? "... tanya rey tanpa ekspresi
" baru aja nanem pohon! "... celetuk ara sambil memutar bola mata
"apa tuan muda sudah bangun? "... tanya rey lagi
" coba aja kau cek sendiri kedalam! "
"sepertinya tidak sopan jika saya masuk kekamar tuan muda, sedangkan disini ada istrinya"
"cih!! gak usah berlagak deh! "... ara berkacak pinggang menghadap kearah rey
Ara berbalik badan dan hendak melangkahkan kakinya...
__ADS_1
" tunggu nona muda! "... panggil rey
" ada apalagi?! "... ara menyipitkan matanya
" bisa tolong panggilkan tuan muda? "... ucap rey
" kenapa kau sangat menyusahkan sekali! "
Rey hanya cuek saja menanggapi ucapan ara dan ara melempar botol minum tepat di hadapan Rey....
"jaga batasan anda nona muda! "... ucap Rey sambil menangkap botol minum
" kau yang seharusnya menjaga batasanmu! "... ara menunjuk Rey
Rey hanya menaikkan satu alisnya....
"tunggu disana Rey!!!! "
Terdengar suara yang tidak familiar, ara dan Rey saling memberi kode dimana suara tersebut....
"disini Rey!!! "
Suara tuan muda terdengar lebih jelas lagi dan Rey mendongakkan kepalanya, lalu ara mengikuti Rey....
"selamat pagi tuan muda"... sapa Rey
" tunggu saya disana aja Rey! "... perintah dion
" baik tuan muda"
Sedangkan ara langsung berjalan masuk kedalam rumah dan sesampainya di ruang tamu, ara bertemu dengan pelayan yang sedang menyapu....
"papah dimana? "... tanya ara
"kemana? "
"tempat golf nona muda"
Setelah itu ara melanjutkan langkahnya menuju kamar dan ara banyak banyak menghirup udara....
ceklek
Ara membuka pintu dan berjalan perlahan masuk kedalam kamar....
"sudah puas ngegoda nya! "... terdengar suara bariton tuan muda tepat pada telinga ara
" ma.. maksud tuan muda? ".. ara mengeryitkan keningnya
" sudahlah! cepat mandi! kau sangat bau! "
Ara mencium dirinya sendiri dan benar kata dion, jika ia sangat bau....
"tuan muda! "... panggil ara pada dion yang sedang memakai jaket
Dion melirik kearah ara....
" nanti saya bersama teman temen saya akan pergi bersama boleh? "... ucap ara
" terserah kau saja! itukan urusanmu! "... ucap dion dengan dingin
Ara memutar bola matanya sambil ia berjalan masuk kedalam kamar mandi.....
'dasar tuan muda es balok! lain kali aku tak akan ijin padamu! '... ucap ara dalam hati
**
__ADS_1
Dion sudah berada didalam mobil dan Rey mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang....
" kita langsung kelapangan tuan muda? "... tanya Rey pada dion
" ya"
Rey dapat melihat dari kaca spion jika raut wajah dion tidak seperti biasanya....
"apa tuan muda baik baik saja? "... tanya Rey
" ya"
'tapi kenapa wajah anda seperti itu tuan muda? '... Rey hanya bertanya tanya pada dirinya sendiri
"apa kau sudah memberitahu cliennya Rey! "... tanya dion
" sudah tuan muda"
"kau tadi sedang membicarakan apa dengannya? "... tanya dion lagi
" maksud tuan muda , nona muda? "... Rey balik bertanya
"siapa lagi memangnya? "
"tadi saya hanya bertanya apakah tuan muda sudah bangun apa belum"... jawab Rey
" jika hanya bertanya seperti itu, kenapa lama sekali? "
Rey mengeryitkan keningnya karena ucapan dion..
"kenapa kau tak menjawabku! "... ucap dion dengan tegas
"tadi saya dan nona muda hanya ngobrol saja tuan"... jelas Rey
" cih! apa seakrab itu kalian berdua! "... wajah dion berubah pias
Saat Rey hendak mengatakan sesuatu, dion langsung melanjutkan ucapannya....
" fokuslah pada kemudimu! "... perintah dion
" baik tuan muda"... ucap Rey
Rey melihat dari kaca spion jika raut wajah dion terlihat menahan amarah....
'apakah tuan muda cemburu cemburu padaku? '... ucap Rey dalam hati
'jika benar, berarti sebentar lagi akan ada pelangi'
'anda sangat luar biasa nona muda'
'anda menggoyahkan hati tuan muda'
"sudah selesai kau berdialog dengan dirimu sendiri! "... terdengar suara bariton tuan muda
" emmm.... sudah tuan muda"... ucap Rey
"kalau sedang mengemudi jangan ngelamun! "
"maafkan saya tuan muda"
Dion membuka ponselnya dan ia segera fokus pada layar di hadapannya.....
Rey tidak berani berdialog lagi dengan dirinya, karena saat ini dion sedang menahan amarahnya....
*****
__ADS_1