Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
102


__ADS_3

Keesokan paginya dina membuka matanya dan melihat ke sampingnya yang kosong, kemudian dina mengubah posisinya menjadi duduk .....


"dimana ara? "... ucap dina sambil merapikan rambutnya


Dina kemudian turun dari ranjang dan berjalan keluar dari kamar untuk mencari keberadaan ara, tetapi didalam villa dina tidak menemukan keberadaan ara....


Kemudian dina berjalan keluar dari villa dan saat membuka pintu, dina melihat pak danang sedang membersihkan halaman villa ....


" permisi pak danang? "... ucap dina dengan sopan


" iya non ada apa? "... tanya pak danang dengan sopan


" pak danang melihat ara tidak? "


"saya belum melihat nona muda keluar dari villa non"


"masak pak? "


"iya non, saya dari tadi pukul 4 pagi sudah berada disini"


"memangnya ada apa non? "... tanya pak danang


" dia tidak ada didalam".... jawab dina sambil menggaruk kepalanya sebelah belakang


"mungkin nona muda sedang mandi non"


"tidak ada pak! duh gimana ini".... ucap dina panik


" coba pak danang bantuin cari nona muda disekitar sini ya non? "... ucap pak danang


" iya pak! saya membersihkan diri dulu ya? "


"baik non"


Dengan perasaan cemas dina masuk ke dalam villa untuk membersihkan diri dan sedangkan pak danang bergegas mencari ara disekitar villa .....


Pak danang jadi takut jika terjadi sesuatu kepada ara, karena semalam dion berpesan kepadanya untuk menjaga ara selama ara berada disini.....


Tetapi pagi ini pak danang mendapat kabar jika ara tidak ada didalam villa dan hal tersebut membuat pak danang takut, karena disekitar villa sini dekat dengan hutan.....


**


#FLASHBACKON


Pukul 12 malam ara terbangun dari tidurnya dan ara melihat disampingnya saat ini ada dina yang sudah tertidur dengan pulas.....


Kepala ara terasa sangat pusing sekali , tetapi ara memaksakan dirinya untuk beranjak dari ranjang dan berjalan dengan perlahan keluar dari kamar.....


Buk


Ara terjatuh karena kepalanya benar benar pusing dan ara memegang kepalanya yang terasa sangat pusing sambil mencoba berdiri.....


Ditangan sebelah kirinya menggenggam ponsel dan dengan berjalan perlahan ara membuka pintu villa.....


Ara melihat di depan villa sangat sepi dan ara juga tidak melihat mobil dion berada disana.....


Entah ara akan pergi kemana saat malam malam begini, karena saat ini ara terus berjalan menyusuri jalanan yang sepi hingga ara sampai di jalan raya.....


Kemudian ara melambaikan tangannya saat ada taxi yang melintas dan setelah taxi berhenti ara segera masuk kedalam taxi.....


"malam malam begini mau kemana non? "... tanya supir taxi


" saya mau kerumah orang tua saya pak"... jawab ara


"dimana non alamatnya? "


"di jalan xxxx pak"


"baik non"

__ADS_1


Setelah memberitahu alamat yang akan di tuju, ara memejamkan matanya karena perjalanan masih lumayan lama.....


Ara akan menuju kerumah pak andre dan ara akan mencari sonya yang ara tau jika sonya yang sudah membakar rukonya......


Karena saat diruko tadi sore ara menemukan sebuah jepit rambut yang terjatuh tak jauh dari rukonya dan ara tau persis jika jepit tersebut adalah milik sonya.....


35 menit kemudian ara sampai didepan rumah pak andre dan gerbangnya digembok dari luar, bahkan rumahnya terlihat sangat sepi sekali.....


Ara yang putus asa langsung menyuruh supir taxi untuk kembali ke villa lagi......


#FLASHBACKOFF


**


Selesai membersihkan diri dina segera berjalan keluar dari villa untuk mencari keberadaan ara, tetapi saat dina membuka pintu terlihat ara yang berjalan dengan lemas menuju villa....


"ara? "... panggil dina


" kamu darimana ra? "... tanya dina saat ara berjalan masuk kedalam villa


Ara tidak menjawab pertanyaan dari dina, ara hanya berjalan masuk kedalam villa hingga ara berhenti di depan ruang tamu dan kemudian ara duduk di sofa.....


" kamu darimana ra? "... tanya dina sambil mendekati ara


" ya ampun ra badan kamu demam! "... ucap dina saat memegang tangan ara


" aku akan menghubungi suami kamu "... ucap dina sambil melangkahkan kakinya


" jangan hubungi dion! "... ucap ara


" tapi suami kamu harus tau ra"... ucap dina sambil menoleh ke arah ara


"jangan membuatnya khawatir"... ucap ara lirih


" kalo gitu kamu harus istirahat ke kamar"... dina membantu ara untuk berdiri


Ara berjalan menuju ke kamar dibantu oleh dina dan sesampainya di dalam kamar, dina membantu ara untuk duduk di atas ranjang.....


Setelah itu dina berjalan keluar dari kamar dan berjalan keluar dari villa untuk mencari pak danang.....


Beberapa saat mencari, dina menemukan pak danang yang sedang mencari ara dan kemudian dina memberitahu jika ara sudah kembali....


Kemudian dina minta tolong kepada pak danang untuk dibawakan makanan untuknya dan juga untuk ara, sekalian dengan obat pereda demam.....


Setelah itu dina kembali menuju villa dengan tergesa gesa karena dina takut jika ara hilang lagi.....


"syukur deh! "... ucap dina lirih saat melihat ara berada didalam kamar


" bentar ya ra? sarapannya masih di siapin sama pak danang"... ucap dina


"iya"


"emmm... ra, kamu tadi darimana sih? ".... tanya dina


" dari rumah pak andre"... jawab ara


"maksud kamu rumah papah kamu? "


"dia bukan papah aku "


"kamu ngapain kesana? "


"ini"... ara menunjukkan jepit rambut kepada dina


" punya siapa itu ra? "


"sonya! "


"kamu mau balikin? "

__ADS_1


Ara menggelengkan kepalanya dan sebelum ara menceritakan kepada dina, ara menarik nafas terlebih dahulu lalu ara menceritakan semuanya kepada dina.....


Dina sangat terkejut saat mendengar cerita dari ara dan dina merasa sangat kasihan kepada ara saat ini.....


Bagaimana dina tidak kasihan jika sesungguhnya kedua orang tua ara sudah lama meninggal dan mereka meninggal disebabkan oleh pak andre saudara kembar papah ara yang ingin menguasai semua harta keluarga ara.....


Pantas saja selama ini ara diperlakukan tidak baik dan bahkan ara rela bekerja untuk membiayai sekolahnya sendiri sampai ara bisa memiliki ruko dari hasil kerja kerasnya selama ini.....


Jika benar sonya yang sudah menyebabkan ruko ara kebakaran, itu sudah sangat keterlaluan dan tidak bisa dimaafkan lagi.....


Ara bercerita sambil menangis dan dina menyuruh ara untuk menyudahi ceritanya karena dina tidak tega melihat ara menangis seperti itu.....


"kamu harus cerita ini kepada suami kamu ra"... ucap dina


"iya din"


"sekarang kamu makan dulu dan setelah itu minum obat lalu istirahat"... ucap dina sambil memberikan sarapan kepada ara yang baru saja di antar oleh pak danang


" makasih ya din? "


"santai aja ra! kamu jangan sedih terus Oke"


Ara menganggukkan kepalanya dan setelah itu ara memakan sarapannya dan sedangkan dina duduk di kursi yang tersedia di dalam kamar.....


**


Pagi ini dion disibukkan dengan pekerjaannya di kantor dan dibantu oleh rey ....


Sesekali dion melirik jam tangannya karena dion ingin sekali segera tiba jam makan siang, karena dion mendapat kabar dari pak danang jika ara sakit.....


Rey yang sangat peka terhadap dion kemudian Rey menanyakan kepada dion apa yang membuatnya gelisah.....


"maaf tuan muda"... ucap Rey


" ada apa? "... dion menoleh ke ara Rey


" apa ada hal yang mengganggu fikiran tuan muda? "


"aku tadi mendapat kabar jika ara sakit dan mungkin itu karna dia terlalu mikirin rukonya yang terbakar"


"apa sebaiknya saya mengantarkan anda ke villa tuan muda? "


"nanti siang saja aku kesana sendiri! "


"apa tidak sebaiknya saya yang mengantar tuan muda? "


"kau handel pekerjaanku siang nanti! "


"baik tuan muda"


Setelah itu mereka melanjutkan pekerjaan kembali hingga tiba jam makan siang, dion segera bergegas berjalan keluar dari ruang kerjanya.....


Saat ini dion sedang mengemudikan mobilnya menuju ke villa dengan perasaan cemas, karena sejak tadi nomer ara tidak dapat dihubungi.....


Perjalanan menuju ke villa lumayan jauh dan setelah menempuh perjalanan sekitar 45 menit akhirnya dion sampai di villa.....


Pak danang yang mengetahui dion sampai di villa segera menghampirinya dan menyapanya.....


"tuan muda? "... ucap pak danang


" dimana nona muda? "... tanya dion


" nona muda ada didalam tuan"


"kalo gitu saya masuk dulu pak"... ucap dion


" silahkan tuan muda"


Dion berjalan masuk kedalam villa yang pintunya terbuka dan sesampainya didalam villa dion langsung menuju kekamar yang memperlihatkan ara yang sedang tertidur....

__ADS_1


Kemudian dion berjalan mendekati ara dan mengusap lembut pipi ara lalu mencium pucuk kepala ara.....


*******


__ADS_2