Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
122


__ADS_3

Keesokan paginya setelah sarapan, ara mengantarkan dion didepan rumah untuk dion berangkat bekerja.....


Didepan rumah sudah ada rey yang sedang menunggu dion keluar dari rumah.....


"hati hati ya kak? "... ucap ara


" iya sayang"... jawab dion sambil merapikan anak rambut ara kebelakang telinganya


Sebelum masuk kedalam mobil, dion mencium kedua pipi dan kening ara di hadapan rey.....


Rey bersikap biasa saja karena sudah biasa dion seperti itu dengan istrinya saat hendak berangkat bekerja.....


Setelah mobil pergi meninggalkan rumah, ara berjalan masuk kedalam rumah untuk segera membersihkan dirinya.....


Karena ara tadi belum sempat mandi dan dion memaksanya untuk sarapan terlebih dahulu.....


"enaknya berendam deh biar badanku seger kembali! "... ucap ara sambil menaiki anak tangga menuju ke kamarnya


ceklek


Sesampainya didalam kamar, ara segera masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya......


...****************...


Pagi ini dina bersama beberapa pegawai sedang meeting dengan pemilik perusahaan yang tak lain adalah dion......


Dina melihat rey yang sedang berdiskusi dengan dion dan dina sangat terpesona dengan rey yang menurutnya sangat berwibawa saat bekerja seperti sekarang.....


Tetapi tak berapa lama dina tersadar karena kedua matanya bertemu dengan kedua mata rey dan hal tersebut membuat dina langsung menundukkan kepalanya......


Meeting berlangsung hingga 3 jam dan selesai meeting dion bersama pegawai lain beranjak dari tempat duduk masing masing.....


Dina merasa lega karena meeting hari ini sudah kelar dan setelah ini pekerjaannya akan santai di dalam ruang desain.....


"dina? "... panggil dion yang ada di belakang dina


" iya tuan muda, ada apa? "... ucap dina sambil melangkah menuju ke arah dion


" bukankah minggu depan kamu sudah selesai magang disini? "... tanya dion


Sebelum menjawab pertanyaan dari dion, dina melirik ke arah rey yang juga sedang meliriknya....


" iya tuan muda"... jawab dina


"apa kau sudah menyelesaikan proposalnya untuk saya tanda tangani dan rey nilai kinerja kamu disini? ".... tanya dion


" masih kurang beberapa tuan muda".... jawab dina


"segera selesaikan dan serahkan kepada rey".... ucap dion sambil melangkah pergi dari hadapan dina


Rey memberikan senyuman kepada dina sebelum menyusul dion dan dina membalas senyumannya sambil terus menatap punggung rey yang mulai menjauh darinya.....


" aku harus minta bantuan kepada ara! "... ucap dina sambil berjalan menuju ke ruang desain


Sesampainya didalam ruang desain dina segera duduk dikursinya dan dina menyalakan layar komputernya.....


Dina melirik jam tangan yang melingkar di tangannya yang menunjukkan hampir pukul 12 siang.....


"akhirnya sebentar lagi istirahat! "... ucap dina sambil tersenyum


Sambil menunggu jam istirahat tiba, dina mengerjakan pekerjaannya yang tinggal sedikit lagi selesai.....


Sebenarnya dina merasa sedih karena minggu depan ia sudah tidak magang disini lagi dan itu tandanya dina tidak bisa bertemu dengan rey seharian lagi.....


Pukul 12 tiba dan dina segera mematikan layar komputernya.....


Sebelum beranjak dari tempat duduknya, dina mengambil tas dan mengambil ponselnya yang ada didalam tas.....


Kemudian dina beranjak dari tempat duduknya untuk menuju ke kantin sambil mengirim pesan kepada ara.....

__ADS_1


💌dina


ra...


kamu sibuk gak?


💌ara


ada apa din?


💌dina


ajarin aku ngerjain proposal buat di serahkan ke suami kamu dong ra...


💌ara


kenapa kamu gak minta tolong aja ke tunanganmu?


**


"iya iya! kenapa aku gak minta bantuan ke dia aja"... ucap dina sambil memasukkan kembali ponselnya kedalam tas


Dina sampai dikantin perusahaan dan sesampainya didalam kantin, dina segera memesan menu untuk makan siangnya.....


Setelah memesan makanan dan juga minuman, dina berjalan ke meja kosong.....


Tak berapa lama kemudian pesanan dina di antar oleh pelayan kantin dan dina segera menikmati makanannya.....


Saat dina menikmati makanannya, ia di kagetkan dengan kehadiran rey yang duduk di depannya....


"bikin kaget aja! "... ucap dina yang langsung meminum jusnya


" maaf"... ucap rey lirih


"kamu kok bisa disini? "... tanya dina lirih


"pasti ara menyuruhmu untuk membantuku mengerjakan proposal? ".... tebak dina


" benar! "... jawab rey sambil tersenyum


" terus dimana tuan muda? "... tanya dina lagi


" tuan muda sedang makan siang bersama clien di restauran depan perusahaan".... jawab rey


"kamu sudah makan? "... tanya dina sambil menatap rey


" belum sayang".... jawab rey


"aku pesenin ya? kamu mau makan apa? "... tanya dina sambil berdiri


" duduklah! aku akan memesan sendiri"... ucap rey


"tapi disana banyak yang mengantri".... ucap dina


" tidak masalah! teruskan makanmu, aku kesana dulu".... ucap rey sambil beranjak dari tempat duduknya


Dina melihat rey yang berjalan menuju ke tempat antrian untuk memesan makanan dan juga minuman.....


Dina tersenyum saat melihat rey yang begitu cuek berdiri di antara para pegawai wanita yang sedang menatapnya dengan penuh senyuman.....


Tak berapa lama rey kembali sambil membawa sebuah nampan yang berisi makanan dan minuman, karena rey menolak pelayan yang akan mengantarkan pesanannya.....


Rey bersama dina menikmati makan siang bersama sambil ngobrol hal kecil dan mereka berdua tak luput dari perhatian para pegawai yang sedang makan di kantin tersebut.....


...****************...


Pukul 5 sore dion sampai di rumah dan dion berjalan masuk kedalam rumah.....


"sayang? "... panggil dion sambil berjalan

__ADS_1


" dimana nona muda? "... tanya dion kepada pelayan yang sedang membersihkan vas bunga


" nona muda ada didalam kamarnya tuan"... jawab salah satu pelayan


Dengan cepat dion berjalan menaiki tangga untuk menuju ke kamar dan sesampainya di kamar dion segera menghampiri istrinya yang sedang berada dibalkon kamar.....


"sayang? "... ucap dion sambil memeluk istrinya dari belakang


" kak dion"..... ara mengusap tangan dion yang melingkar di perutnya


"perut kamu mulai membuncit sayang? ".... ucap dion sambil mengusap lembut perut ara


" itu tandanya anak kita sudah mulai berkembang"... jawab ara sambil tersenyum


"jadwal ke dokter kandungan kapan sayang? "


"lusa kak".... jawab ara


" hemmmp.... apa kamu sudah mandi? ".... tanya dion sambil membalikkan badan ara agar menghadap ke arahnya


" belum"... jawab ara sambil menggelengkan kepalanya


"bumil gak baik mandi terlalu sore sayang".... dion menoel hidung mancung ara


" sesekali kan boleh"


"kalau gitu kita mandi bareng yuuk! "


Dion menarik tangan ara untuk mengajaknya mandi bersama dan ara hanya menurut saja kepada dion.....


30 menit kemudian mereka berdua keluar dari kamar mandi dengan memakai pakaian casual masing masing.....


Kemudian dion mendudukkan istrinya didepan cermin dan setelah itu dion membantu istrinya untuk mengeringkan rambut panjangnya......


"kak? "... panggil ara sambil melihat ke cermin


" ya sayang? "... ucap dion sambil melihat ke cermin yang menampilkan wajah istrinya yang sedang menatapnya dari cermin


" lusakan jadwal aku ke dokter kandungan dan hari itu juga kita akan melihat jenis kelamin calon anak kita".... jelas ara


"terus kenapa sayang? "


"kakak pengennya anak pertama kita cowok apa cewek kak?"


"mau cowok atau cewek itu tidak masalah untukku sayang".... jawab dion sambil mengeringkan rambut istrinya


" beneran kak? ".... ara mendongakkan kepalanya ke atas agar bisa menatap dengan langsung wajah dion


" beneran sayang".... jawab dion sambil mengecup singkat kening ara


"makasih ya kak? "


"makasih untuk apa sayang? "


"karena kakak tidak mempermasalahkan jenis kelamin anak kita nanti"


"mau anak kita cowok atau cewek itu sama saja sayang, asal itu anakku bersama kamu"... ucap dion


Ara hanya tersenyum menanggapi ucapan dion dan ara merasa sangat beruntung sekali mendapatkan suami seperti suaminya saat ini......


Setelah selesai mengeringkan rambut istrinya, kini dion menggandeng tangan istrinya untuk berjalan keluar dari kamar.....


Dion mengajak ara ke ruang makan, karena dion sedang lapar dan dion mengajak ara yang mengatakan jika sekarang mereka akan makan malam lebih awal.....


Setelah itu mereka berdua menikmati makanannya dan sesekali dion menyuapi istrinya yang sedang manja kepadanya.....


Semua pelayan dion merasa senang melihat keharmonisan di antara kedua majikannya dan mereka semua berharap semoga hubungan kedua majikannya akan selalu seperti ini yang selalu harmonis dan kompak......


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2