
Di kampus selesai mengikuti pelajaran pertama, ara bersama kedua temannya memilih untuk pergi ke kantin....
Sesampainya dikantin, seperti biasa mereka memesan makanan lebih dulu lalu setelah memesan makanan mereka ngobrol....
"ra, gimana suami kamu udah ijinin kamu bawa motor belum? "... tanya dina
" iya ra "... timpal tina
" belum! "... jawab ara
" pasti ara belum ngomong sama suaminya! "... ucap dina
" udah kok"... ucap ara
"masak? "... tina menyebikkan bibirnya ke arah ara
" aku menyuruh asistennya untuk memberitahunya! "... ucap ara
" kenapa kamu gak ngomong sendiri aja ra? "... ucap dina
" iya ra! lebih tepatnya lagi kamu ngomongnya pas didalam kamar"... bisik tina
Ara hanya melotot ke arah tina dan dina menutup mulutnya karena tawanya hampir pecah....
Tak berapa lama makanan dan minuman pesanan mereka dateng, lalu mereka bertiga segera menikmati makanannya....
Saat menikmati makanannya, tiba tiba ponsel ara berdering dan ara mengambil ponselnya dari dalam tas lalu menekan tombol hijau tanpa melihat dulu siapa yang menghubunginya....
๐ara
hallo?
๐dion
nanti pulang kuliah naiklah taxi, karena aku dan rey sedang ada pekerjaan lain yang lebih penting*!
*
"uhuk... uhuk!! "... ara tersedak makanannya saat mendengar suara dion
Kemudian ara melihat layar ponselnya yang masih terhubung dengan panggilan dari dion dan ara menepuk keningnya sambil melirik kedua temannya yang sedang memperhatikannya.....
Setelah itu ara menekan tombol merah dan memasukkan ponselnya kedalam tas....
" kenapa dimatiin ra? "... tanya tina
" gak penting! "... jawab ara sambil melanjutkan makannya
"itukan dari suami kamu ra, gak boleh tau ngomong kayak gitu"... ucap dina
" memangnya suami kamu bilang apa ra? "... tanya tina
" aku disuruh pulang sendiri karna dia ada pekerjaan lain! "... jawab ara sambil mengaduk jusnya
" aku nebeng ya din atau kau saja tin? "... ucap ara lagi
" maaf ra, bukannya kita gak mau tapi tadi kita boncengan kekampus"... ucap dina merasa tidak enak
"oke gak masalah! aku bisa naik ojek"... ucap ara
" masak istri orang kaya naik ojek sih ra"... ucap tina
"iya ra! naik taxi dong"... timpal dina
" menghemat uang! "... ucap ara
" kebiasaan! "... ucap dina dan tina secara bersamaan
Setelah itu ara bersama kedua temannya segera menghabiskan makanan dan minuman mereka, karena waktu istirahat sebentar lagi akan segera habis....
**
Ditempat lain dion mengeryitkan keningnya sambil melihat panggilan telfonnya yang diputus oleh ara....
Setelah itu dion memasukkan ponselnya kedalam saku celananya, lalu dion berjalan menghampiri rey yang sedang meninjau lokasi bersama seorang arsitektur bangunan....
Dalam bekerja dion sangat profesional dan bahkan dion langsung terjun sendiri ke lokasi yang akan dibangun untuk sebuah tempat pembelanjaan....
Sangat lama sekali dion berada di lokasi tersebut, karena lokasi tersebut masih berbentuk lahan kosong yang sangat luas....
Jadi dion menyusun semuanya dari awal dan karena waktunya sudah sangat sore, dion memutuskan untuk menyudahinya dan akan dilanjutkan kembali besok....
"kau tunggu dimobil rey! aku akan segera menyusulmu! "... ucap dion sambil berlalu entah kemana ia akan pergi
Kemudian rey melangkahkan kakinya untuk menuju ke mobil dan saat sampai didepan mobil, ponselnya berdering lalu rey mengeryitkan keningnya saat melihat siapa yang menghubunginya....
๐ara
hallo rey?
๐rey
ada apa nona muda?
__ADS_1
๐ara
gimana kau sudah ijin padanya?
๐rey
sudah nona
๐ara
terus apa katanya?
๐rey
anda disuruh ngomong langsung ke tuan muda nona
๐ara
yahhh!
pokoknya kau harus meyakinkannya!
๐rey
maaf nona muda, tetapi ini pesan dari tuan muda saat pagi tadi
๐ara
memangnya kalo aku ngomong sendiri akan di ijinin?
๐rey
mungkin saja nona
๐ara
baiklah!
tapi kau tetap yakinkan dia ya?
๐rey
baik nona muda
๐ara
kapan dia akan pulang?
๐rey
๐ara
oke!
tut tut
*
Rey mengeryitkan keningnya sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak terasa gatal, dan setelah itu Rey memasukkan kembali ponselnya kedalam saku celana.....
Kini Rey masuk kedalam mobil dibagian kemudi dan tak berapa lama dion juga masuk kedalam mobil lalu segera menyuruh Rey untuk mengemudikan mobilnya....
Sebelum pulang, dion mengajak Rey untuk makan malam sebentar di restauran karena sekarang sudah waktunya makan malam....
Mereka berada di restauran sekitar 30 menit dan kini mereka sudah berada di perjalanan menuju kerumah dion....
"tuan muda? "... ucap rey sambil menoleh singkat kebelakang
" ada apa rey? "... dion menatap kedepan
" tadi nona muda menelfon saya"... jawab rey
"apa yang dia katakan padamu? "
"nona muda menanyakan apa tuan muda mengijinkan nona muda untuk mengendarai motor lagi? "
"terus kau jawab apa? "
"saya bilang kalau nona muda harus meminta ijin sendiri kepada tuan muda"
"terus dia mau? "
"nona muda menyetujuinya tuan"
"bagus! "
Tak berapa lama mobil memasuki gerbang halaman rumah dion dan mobil berhenti tepat didepan rumah....
Rey turun lebih dulu lalu membukakan pintu mobil untuk dion dan dion keluar dari dalam mobil lalu menyuruh Rey untuk pulang kerumahnya ....
Dion berjalan masuk kedalam rumah dan matanya melihat sekeliling rumah terlihat sepi....
"apa nona muda sudah makan malam? "... tanya Rey pada kepala pelayan yang saat ini sedang mengikutinya dari belakang
__ADS_1
" sudah tuan muda"
Saat hendak menaiki tangga, dion menyuruh kepala pelayan untuk kembali ke tempatnya dan kemudian dion melanjutkan langkahnya menaiki tangga untuk menuju ke kamarnya....
ceklek
Dion masuk kedalam kamar dan melihat ara sedang sibuk dengan layar laptopnya dengan posisi tengkurap di atas ranjang, jadi ara belum mengetahui jika dion sudah pulang....
Dion tersenyum kecil melihat tingkah lucu dari ara sambil berjalan menuju kedalam kamar mandi....
Sekitar 25 menit dion keluar dari kamar mandi dengan memakai stelan piyama dan dion berdiri tepat disamping ranjangnya....
"ehemp!"... dion berdehem sambil melipat kedua tangannya di dada
" hah? kak dion sudah pulang? "... ara kaget dan segera mengubah posisinya menjadi duduk di atas ranjang
" sedang apa kamu? "... tanya dion datar
" aku sedang merapikan tugasku"... jawab ara sambil melirik layar laptopnya
"gimana kuliah kamu hari ini? ".... tanya dion sambil duduk disamping ara
'*hah? tumben ramah '... ucap ara dalam hati*
" kuliahku hari ini seperti biasanya aja kak"... jawab ara
"memangnya biasanya kenapa? "
"ya banyak tugas! "
Kemudian dion membuka ponselnya dan ara meliriknya beberapa kali lalu mengeluarkan suaranya....
"kak dion? ".... panggil ara lirih
Dion meliriknya tanpa mengeluarkan suaranya dan jantung ara langsung berdetak cepat karena lirikan dion menurutnya sangat menakutkan....
" aku boleh gak naik motor lagi? "... ucap ara lirih
" boleh! "... jawab dion sambil fokus pada layar ponselnya
" beneran boleh? "... reflek ara memegang lengan dion
" ehhh! maaf aku reflek"... ara melepaskan tangannya dari lengan dion
"kamu boleh naik motor lagi tapi ada syaratnya! "... ucap dion yang masih sibuk dengan ponselnya
" syarat? "... ara mengeryitkan keningnya
" mau atau tidak? "... dion menatap ara
" apa syaratnya? ".... tanya ara yang juga menatap dion
" syarat pertama , dirumah kau harus layaknya seperti seorang istri! "..... ucap dion sambil melihat layar ponselnya
" syarat kedua, diluar rumah kau harus layaknya seperti adik! "
"syarat ketiga, apapun yang kau inginkan bicara langsung padaku! jangan bicara pada Rey! "
"iya oke! aku menyetujuinya kak! "... ucap ara
" apa kau tau tugasnya seorang istri? "... dion menatap ara yang sedang mengeryitkan keningnya
" tugasnya seorang istri ya pasti melayani suaminya"... jawab ara
"melayani yang bagaimana maksud kamu? "
"ya memasak untuk suami dan menyiapkan keperluan suami"
"itu semua sudah menjadi tugas pelayan dirumah ini! "
"terus? "... ara menatap dion yang juga menatapnya
" ya kamu harus melayani suami secara lahir maupun batin"
"hah? mak.. sudnya melayani lahir batin gimana? "... ara benar benar tidak tau
" ck! tidurlah lebih dulu, aku akan keruang kerja! "... ucap dion sambil mengacak rambut ara
Setelah dion keluar dari kamar, ara tiba tiba tersenyum dengan perlakuan dion yang mengacak rambutnya ...
Kemudian ara merapikan kembali rambutnya dan menutup laptopnya lalu menaruhnya kembali ke atas meja belajarnya.....
Setelah itu ara membaringkan badannya di atas ranjang dan beberapa menit kemudian ara sudah tertidur dengan pulasnya.....
***********
***Hai readersโโ
Maaf ya kalau ceritanya bertele tele ๐
Karena author sengaja membuat cerita yang mungkin menurut kalian membosankan....
Author hanya pengen membuat cerita disini secara detail, supaya alur ceritanya bisa nyambung.....
__ADS_1
jangan lupa like, komen dan vote ya ๐ค๐ค
Terimakasih banyak buat para reader yang sudah membaca novel author ๐๐๐***