Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
43


__ADS_3

Selesai makan malam ara kembali ke kamar dan sedangkan dion memilih untuk pergi ke ruang kerjanya yang berada tak jauh dari kamarnya....


Didalam kamar ara sedang merekap penjualannya hari ini dari ponselnya, karena laptopnya dari tadi tidak mau menyala....


Ara sedikit kuwalahan untuk merekap penjualannya melalui ponselnya dan kemudian ara menyudahi merekap penjualannya yang belum selesai....


Mungkin besok ara harus ke ruko untuk merekap penjualan hari ini di komputer yang ada di rukonya....


Kemudian ara memilih untuk tidur lebih awal, karena ia gak tau harus ngapain didalam kamar tanpa ada laptop....


Saat ara hendak memejamkan mata, tiba tiba pintu kamar terbuka dan dion masuk kedalam kamar lalu berjalan menuju ke ranjang....


Saat mengetahui dion naik ke atas ranjang, ara merapatkan matanya karena posisinya saat ini sedang berbaring menghadap ke arah dion....


Sedangkan dion tersenyum melihat ara yang merapatkan matanya dan kemudian dion berbaring lalu menghadap ke arah ara....


"fuhhh! ".... dion meniup wajah ara


" gak usah pura pura tidur"... ucap dion sambil mengubah posisinya menatap langit langit kamar


Ara membuka matanya karena dion tau jika ia belum tidur dan ara menatap dion yang sedang menatap langit langit kamar....


"apa ada tugas kuliah hari ini? "... tanya dion sambil melirik ara


Ara menggelengkan kepalanya sambil menatap dion yang meliriknya dadi samping....


"kamu belum mengantukkan? "... tanya dion lagi


Ara menganggukkan kepalanya dan dion langsung mengubah posisinya menjadi duduk....


Kemudian dion menarik tangan ara dan hal itu membuat ara terkejut dengan perlakuan dion padanya.....


Ara mencoba melepaskan tangannya dari genggaman dion, tetapi gagal dan ara terpaksa mengikuti langkah dion yang membawanya keluar dari kamar....


Dion membawa ara turun dari tangga dan mengajaknya berjalan kedapur lalu mengajaknya berjalan kebelakang rumah.....


Hingga mereka sampai di sebuah taman yang hanya ada tanaman berwarna hijau semua dan hanya ada dua buah ayunan disana....


Dion mendudukkan ara di atas ayunan dan perlahan dion mengayunkan ayunan tersebut....


Ara masih terkejut dengan taman yang asri ini, tetapi ia tersadar saat dion mengeluarkan suaranya.....


"saat aku susah tidur aku pasti kesini ".... ucap dion sambil duduk di ayunan satunya


" aku duduk disini selama beberapa menit lalu aku kembali lagi ke kamar dan setelah itu aku baru bisa tidur nyenyak sampai pagi".... lanjutnya


Ara hanya menoleh ke arah dion yang sedang bercerita padanya dan ara sedikit terhibur dengan cerita yang diberikan oleh dion.....


"taman ini adalah tempat favorit aku sejak kecil dan saat aku berusia 15 tahun ayunan ini ada disini".... ucap dion


" mamahku yang memberikan ayunan ini disini"


"mamahku memberi ayunan dua agar mamahku bisa menemaniku bermain ayunan"


"tetapi belum sempat mamahku duduk di ayunan ini, dia sudah meninggalkan aku dan papah untuk selamanya"


Ara menoleh ke arah dion yang saat ini sedang menundukkan kepalanya dan ara merasa kasihan pada dion yang terlihat sedih karena mengingat mamahnya yang sudah meninggal....


"kamu yang sabar ya? ".... ucap ara lirih sambil menepuk pelan pundak dion


Dion menoleh ke arah ara dan sesaat mereka saling bertatapan....


" udah gak bisu lagi? "... ucap dion sambil menatap ara


" hah? huffft! "... ara membuang muka sambil menghela nafas kasar


" udah ngantuk belum? "... tanya dion


" belum"... jawab ara

__ADS_1


Kemudian mereka berdua hanya berdiam diri ditaman , hingga beberapa menit kemudian dion menoleh kesamping dan mendapati ara yang sudah memejamkan mata sambil kepalanya di senderkan pada pegangan ayunan....


Dion tersenyum sambil berdiri menghampiri ara yang sudah tidur, setelah itu dion menggendong ara dan membawanya kembali ke kamar....


**


Keesokan paginya ara masih berada di dalam kamar mandi, sedangkan dion sedang memakai dasi didalam ruang ganti....


Saat ara keluar dari kamar mandi, bertepatan dengan dion yang keluar dari dalam ruang ganti....


Ara tersenyum canggung pada dion yang sedang menatapnya dan kemudian ara berjalan cepat menuju ke meja rias....


Ara memoles wajahnya dengan natural dan dion sedang memakai sepatu kerjanya yang berada tak jauh dari ara....


Mereka berdua selesai bersamaan dan kini mereka berdua keluar dari kamar untuk menuju ke meja makan.....


"selamat pagi tuan muda? "


"selamat pagi nona muda? "


Sapa pelayan rumah dan hanya ara yang membalas sapaan dari pelayannya, sedangkan dion cuek saja sambil terus berjalan menuju ke meja makan....


Sesampainya dimeja makan, pelayan yang berada disana langsung melayani ara dan juga dion untuk sarapan pagi....


Sebenarnya ara tidak suka jika dilayani seperti ini, tetapi tuan besar pernah bilang jika semua itu sudah ada bagian masing masing untuk pelayan dirumah ini....


Dimeja makan hanya terdengar denting sendok garpu tanpa adanya suara dari mereka berdua yang kini sedang menikmati sarapannya.....


Seperti biasa dion selesai sarapan lebih dulu, tetapi dion tidak meninggalkan meja makan duluan seperti biasanya....


Hal itu membuat ara meliriknya dan heran saat melihat dion yang masih duduk di depannya sambil fokus dengan layar ponselnya.....


"segera habiskan sarapanmu! "... ucap dion sambil fokus dengan ponselnya


" hah? i.. ya"... ucap ara sedikit gelagapan karena dion tau dia meliriknya


" emmm... hari ini aku gak kuliah"... jawab ara lirih


Dion menatapnya dengan penuh tanda tanya dan ara langsung mengerti dengan arti dari tatapan dion kepadanya....


"hari ini gak ada jadwal kuliah"... ucap ara lagi


" terus kamu rapi begini mau kemana? "


"ke ruko"


"sepagi ini? "


"iya, sekalian mau pinjem komputer ruko buat rekap penjualan online kemaren"


Setelah ara berbicara soal komputer, dion teringat dengan laptop ara yang rusak tadi malam dan kemudian dion segera beranjak dari tempat duduknya....


Ara melihat dion yang berjalan semakin menjauh darinya dan kemudian ara melanjutkan sarapannya hingga sarapannya habis.....


Selesai sarapan ara berjalan keluar rumah dan sesampainya diluar rumah ara melihat ada rey yang sedang berdiri disamping mobil, sedangkan dion entah kemana ara tidak tau karena didalam mobil ara tidak melihat dion....


"selamat pagi nona muda? "... sapa rey


" pagi rey"... jawab ara


"silahkan nona muda".... ucap rey sambil membuka pintu mobil bagian belakang


" hah? aku tidak kekampus hari ini"... ucap ara


"saya akan mengantar anda ke ruko nona muda"... ucap rey


Kemudian ara masuk kedalam mobil dan setelah itu rey juga masuk kedalam mobil dibagian kemudi....


" dimana tuan muda kamu rey?"... tanya ara

__ADS_1


"tuan muda sudah berangkat ke kantor nona muda"... jawab rey sambil mengemudikan mobil


" disamping tempat duduk nona ada laptop untuk anda nona muda"... ucap rey lagi sambil melirik kaca spion depan


"untuk aku? dari siapa? "... tanya ara


" dari tuan muda "... jawab rey singkat


" tapikan laptop aku bisa dibenahi lagi"... ucap ara


"laptop anda yang lama sudah dibuang oleh tuan muda"


"apa? di buang? terus gimana sama file file disana? "... ucap ara sedikit meninggikan suaranya


" semua file di laptop lama anda sudah ada semuanya didalam situ nona muda"... ucap rey


"ohh... syukurlah! "... ucap ara dengan lega


Tak berapa lama mereka sampai didepan ruko dan rey turun dari mobil lebih dulu untuk membukakan pintu mobil bagian belakang untuk ara.....


" kamu nanti tidak usah menjemputku rey"... ucap ara setelah turun dari mobil


"saya akan berada disini nona muda"... ucap rey


" maksud kamu? "... ara mengeryitkan keningnya


" hari ini saya ditugaskan tuan muda untuk menemani anda di ruko"... jawab rey


"tidak perlu! kau boleh kembali rey! "


"maaf nona muda, tapi ini perintah dari tuan muda"


"rese banget sih tuh es balok! emangnya aku tawanan apa di awasi begini! "... gerutu ara sambil berjalan masuk kedalam ruko


Rey mengikuti ara yang berjalan masuk kedalam ruko dan ara menyadari jika rey mengikutinya dari belakang....


" kau duduk disana! "... ucap ara pada rey sambil menunjuk tempat duduk yang ada didalam rukonya


" baik nona muda"... ucap rey lalu berjalan menuju tempat duduk


Sedangkan ara naik ke lantai atas untuk merekap penjualan online kemaren....


Tak berapa lama karyawan ara yang hanya ada 3 orang datang ke ruko dan mereka menyapa rey yang sedang duduk dikursi ....


Semua karyawan ara tidak kaget dengan kehadiran rey, karena ara sudah memberitahu karyawannya jika ada rey didalam ruko untuk menemaninya disini....


Ara berada dilantai atas sampai pukul 9 pagi dan hari ini ara ada janji dengan dina untuk menemaninya mencari kado buat keponakannya....


Sebenarnya tadi ara sudah menyuruh rey untuk pergi lagi dari rukonya, tetapi rey tidak mau dengan alasan dion yang menyuruhnya....


Kemudian ara memberitahu dina jika mereka ketemuan dimall saja karena saat ini ara di antar oleh rey asisten suaminya....


"rey, boleh aku bertanya sesuatu? "... ucap ara sambil menatap rey dari belakang


" silahkan nona muda "... ucap rey sambil melirik dari kaca spion depan


" boleh gak sih aku mempunyai kekasih? "... tanya ara


" soal itu anda bisa tanyakan sendiri ke tuan muda nona"... jawab rey


"cihh!seharusnya aku gak usah bertanya padamu! "... ara melipat kedua tangannya di depan dada


" dianya aja punya kekasih akunya juga harus punya kekasih juga dong! "... gerutu ara


" statusnya menikah, tetapi dia mempunyai kekasih ! "


Sedangkan rey hanya mendengarkan saja gerutu ara didalam mobil sampai mereka berada di mall dan kemudian ara turun dari mobil lebih dulu untuk masuk kedalam mall....


******

__ADS_1


__ADS_2