
Sesampainya di apartemen dina dan rey masuk ke apartemen masing masing untuk membersihkan diri.....
Karena nanti malam rey mengajak dina untuk pergi ke acara pesta salah satu clien dion, karena malam ini dion tidak bisa hadir sendiri.....
Maka dari itu dion menyuruh rey untuk menghadiri clien penting bagi dion dan juga bagi perusahaannya.....
Tadi sebelum kembali ke apartemen, rey membelikan gaun untuk dina dipakai ke acara pesta nanti malam dan warnanya senada dengan pakaian yang akan rey gunakan nanti.....
Tepat pukul 7 malam rey sedang menunggu dina keluar dari kamar dan rey menunggunya diruang tengah sambil menonton televisi.....
tak lama kemudian dina keluar dari kamarnya dan berjalan menghampiri rey yang sedang fokus dengan televisi.....
"ehemp! "
Dina berdehem dan rey menoleh ke sumber suara, saat melihat dina rey terpana karena dina terlihat cantik sekali memakai gaun yang ia belikan dan dina juga tampil beda dari biasanya yang tidak pernah make up sekarang bermake up.....
"kita berangkat sekarang atau nanti? "... tanya dina
" emmm.... kita berangkat sekarang saja".... jawab rey
Sebelum pergi rey mematikan layar televisinya dan dina berjalan lebih dulu untuk keluar dari apartemen.....
Mereka berdua berjalan menuju ke tempat parkir mobil dan sesampainya disana rey segera membukakan pintu mobil untuk dina....
Dina tersenyum sambil masuk kedalam mobil dibagian penumpang depan dan setelah itu rey juga masuk kedalam mobil dibagian kemudi.....
"kamu sudah siap yank? ".... tanya rey sambil melihat wajah dina
" sudah sayang"... jawab dina sambil tersenyum
Kemudian rey menyalakan mesin mobilnya dan segera mengemudikan mobil menuju ketempat undangan......
Disepanjang jalan dina bersama rey banyak mengobrol dan dina memberitahu rey juga kalau dirinya ingin bekerja di sebuah perusahaan.....
Sebenarnya rey sudah mengajaknya untuk bekerja bersama dirinya diperusahaan milik dion, tetapi dina belum menerimanya atau juga tidak menolaknya.....
Apapun nanti keputusan yang diberikan oleh dina, rey tetap mendukung keputusan dina asalkan itu yang terbaik untuknya.....
...****************...
Disebuah kos kosan kecil yang berada digang sempit, disanalah tempat sonya keponakan ara tinggal.....
Untuk menghidupi kehidupannya sehari-hari sonya bekerja paruh waktu di sebuah toko pakaian yang berada didalam mall.....
Dan jika waktunya masih ada sonya akan bekerja di restauran yang letaknya tidak terlalu jauh dari kos kosannya......
Entah apa yang membuat sonya menjadi sangat benci dengan kehidupan ara yang sekarang jauh lebih baik dari sebelumnya.....
Ditambah lagi mamahnya kini sudah berbaikan dengan ara , bahkan sonya memberanikan dirinya untuk mendaftar kuliah di kampus tempat ara kuliah juga.....
"lihat aja nanti kau pasti akan merasakan yang aku rasakan saat ini! ".... ucapnya sambil mencoret foto wajah ara
Sonya melihat jam dinding yang menunjukkan pukul 12 malam dan kemudian sonya merebahkan badannya di atas ranjang.....
" badanku benar benar capek dan kulitku kusam semua! "
"ini semua gara gara ara sialan! ".... umpatnya
" untung saja besok adalah hari libur ku bekerja! aku akan mengunjungi mamah"
Kemudian sonya memejamkan kedua matanya untuk tidur, karena badannya sangat capek sekali.....
Bahkan sonya tidak mencuci mukanya dan tidak mengganti pakaiannya, dikarenakan kedua mata sonya sudah tidak bisa di ajak kompromi lagi.....
Keesokan paginya sonya terbangun dari tidurnya dan sonya melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 9 pagi......
Sonya bergegas bangun dari tempat tidurnya dan berjalan dengan gontai menuju ke kamar mandi untuk membersihkan badannya......
__ADS_1
20 menit kemudian sonya keluar dari kamar mandi dengan memakai pakaian casualnya dan setelah itu sonya memoles wajahnya dengan riasan seadanya yang ia punya saat ini.....
"beli makan dijalan aja!"... ucapnya sambil menyambar tas slempang
Sonya berjalan menyusuri gang sempit hingga sampai di jalan raya dan tak berapa lama menunggu bus yang sonya tunggupun telah tiba.....
Dengan cepat sonya masuk kedalam bus dan sesampainya didalam bus sonya segera mencari tempat duduk.....
Sekitar 3 jam sonya naik bus dan kini sonya sedang berjalan menyusuri jalan untuk menuju kerumah kedua orang tuanya.....
"ternyata negara maju disini juga masih ada perkampungan seperti ini! "... ucap sonya
krucuk krucuk
Perut sonya berbunyi dan sonya melihat di sekeliling tidak ada warung makanan ataupun toko yang menjual jajanan......
Untung saja sebentar lagi sampai dirumah orang tuanya dan dari kejauhan sonya melihat mamahnya yang sedang membersihkan halaman rumah.....
" mamah? "... panggil sonya saat sampai didepan rumah
" sonya? ".... mamahnya menoleh ke arah sonya
Mamahnya segera menghampiri sonya dan memeluknya dengan rasa kasih sayang.....
" syukurlah kalau kau sudah pulang".... ucap mamahnya setelah melepaskan pelukannya
"aku kesini hanya sebentar mah! "... ucap sonya
" kenapa? ".... mamahnya mengeryitkan keningnya
" aku hanya mau mengambil beberapa bajuku"
Sonya berjalan menuju ke pintu rumah yang terbuka dan sesampainya didalam rumah sonya melihat papahnya yang sedang duduk di sofa .....
"Hai pah? "... sapa sonya sambil terus berjalan
" sonya? sonya? ".... panggil mamahnya yang hendak menyusulnya
" tapi pah? "..... ucap mamah dan di angguki oleh papahnya
" biarkan dia masuk kedalam kamarnya dulu mah".... ucap suaminya
Mamahnya kemudian duduk disamping suaminya dan tak berapa lama sonya keluar dari kamar sambil membawa kopernya.....
Setelah itu sonya duduk di sofa yang berada didepan kedua orang tuanya......
"apa kamu sudah makan sonya? ".... tanya mamahnya
" belum mah! ".... jawab sonya
" kalau begitu mamah akan memasak makanan kesukaan kamu".... mamahnya hendak berdiri tapi di cegah oleh suaminya
"sonya, papah ingin bertanya padamu! ".... ucap papahnya dengan tegas
" tanya apa pah? "... sonya menatap papahnya
" kamu tinggal dimana sekarang? "
"sonya tinggal dirumah temen! ".... jawabnya berbohong
" temen? memangnya kamu masih punya temen? "
"pah! jangan mancing kemarahan sonya lagi deh! ".... ucap sonya
" papah belum kapok dengan penyakit papah yang kambuh tempo hari? ".... lanjut sonya
" sonya! jaga bicaramu! "... ucap mamahnya
__ADS_1
" kenapa mamah marah? mamah sekarang gak sayang lagi ya sama sonya? ".... ucap sonya
" bukan begitu sayang.... tapi kamu harus berbicara sopan dengan papah kamu"
"gak sopannya dimana mah? ".... tanya sonya
"berubahlah sonya! ".... ucap pak andre dengan nada tegas
" berubah gimana maksud papah? ".... sonya menatap papahnya
" jangan keras kepala lagi dan berbuat baiklah terutama dengan ara"
"ohh... kalian sekarang jadi membela ara yang udah ngehancurin hidup sonya! "..... ucap sonya sambil berdiri dari tempat duduknya
" sonya sangat benci dengan ara dan sonya akan ngelakuin sesuatu kepada dia! ".... ucap ara
" jangan macem macem kamu sonya! kesalahanmu kemaren tidak membuatmu sadar juga! ".... pak andra meninggikan suaranya
" lihat saja nanti! ".... ucap sonya sambil berlalu dari hadapan kedua orang tuanya
" sonya! mau kemana kamu? sonya? ".... ucap mamahnya
" sudah mah biarkan saja".... ucap pak andra
"mamah takut sonya akan mencelakai ara lagi pah".... ucap nyonya mira
" sebaiknya mamah segera memberitahu kepada dion, jangan kepada ara sendiri".... ucap pak andra
"iya pah! ".... ucap nyonya mira
Sedangkan sonya saat ini sedang sangat kesal dengan kedua orang tuanya, terutama mamahnya yang sekarang sudah tidak lagi membelanya.....
Hal itu membuat sonya jadi bertambah benci dengan ara, sonya juga berencana akan melakukan sesuatu kepada ara dan tidak akan membiarkan ara hidup bahagia.......
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sore ini sebelum dion berkunjung kerumah sakit, dion menyuruh rey untuk mencarikan beberapa bodyguard untuk menjaga istrinya yang berada dirumah sakit......
Karena tadi dion telah mendapatkan pesan dari tante mira jika sonya mengancam akan mencelakai ara dan tante mira takut jika semua itu akan terjadi beneran......
Dion jadi tidak bisa tenang saat ara tak ada disampingnya dan setelah menyuruh rey dirinya segera bergegas untuk mengunjungi istrinya......
Tepat pukul 6 sore dion sampai di rumah sakit dan dengan langkah panjang dion segera melangkah menuju ke ruangan dimana istrinya berada......
ceklek
Dion membuka pintu dan tersenyum lega saat melihat istrinya sedang bermain dengan ponselnya.....
"sayang... maaf ya aku terlambat datang".... ucap dion sambil berjalan ke arah ara
" iya gak papa kak".... ucap ara sambil tersenyum
"kamu sedang apa hemmm? ".... tanya dion sambil mencium kedua pipi ara
" lagi lihat toko kak"... jawab ara sambil menunjukkan ponselnya
"hemmm..... ini buah makanan dari siapa sayang? ".... tanya dion sambil melirik paperbag yang ada di atas nakas
" itu tadi mamahnya dina datang kemari dan membawa sup yang katanya baik untuk ibu hamil".... jawab ara
"maaf ya sayang, aku baru bisa kemari sekarang".... ucap dion sambil memegang kedua tangan ara
" iya kak gak papa kok".... ucap ara sambil tersenyum manis
"kalau gitu kakak mandi dulu sana aja! tuh pakaian ganti kakak ada didalam koper".... ucap ara sambil menunjuk koper yang berada didekat almari
" iya sayang... sebentar ya kakak mandi dulu".... ucap dion dan di angguki oleh ara
__ADS_1
Kemudian dion bergegas masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan sedangkan ara melanjutkan aktifitasnya yang sedang mengecek tokonya dari ponselnya......
...****************...