
Pukul 4 sore dina menyelesaikan tugasnya dan saat ini dina sedang meregangkan kedua tangannya ke atas.....
Sedangkan asisten rey dari tadi pamit untuk pergi sebentar, tetapi sampai sekarang belum kembali juga ke ruangan.....
ceklek
Pintu ruangan terbuka dan asisten rey masuk kedalam lalu berjalan ke arah dina yang sedang membereskan meja.....
"sudah selesai? ".... tanya asisten rey
" sudah ".... jawab singkat dina
" baguslah! "
Dina menoleh ke arah asisten rey sambil mengeryitkan keningnya dan asisten rey yang mengetahui maksud dari tatapan dina langsung tersenyum.....
"sebaiknya kita segera berangkat sekarang! "... ucap asisten rey sambil melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya
" kemana? "... tanya dina
" bukannya tadi aku sudah memberitahu? "... asisten rey menatap dina
" apa kita kesana berpakaian seperti ini? "... tunjuk dina pada pakaiannya dan juga pakaian asisten rey
" memangnya kenapa? "... tanya rey sambil menatap dina
" maksudku kita tidak pulang dulu untuk berganti pakaian? "
"tidak! ayo "
Asisten rey berjalan lebih dulu keluar dari ruangan dan dina menatap punggung asisten rey sambil kendengus kesal.....
"masak iya ke pesta pakai pakaian kerja begini? ".... gerutu dina
" apalagi baunya sudah bau keringat"
Dina terus saja menggerutu sambil berjalan di belakang asisten, sedangkan asisten rey saat ini sedang tersenyum misterius.....
Disepanjang perjalanan tepatnya didalam mobil, mereka berdua hanya berdiam diri dan asisten rey fokus mengemudi......
"pesta ulang tahun teman kamu dimana tempatnya? "... tanya dina yang dari tadi penasaran
" nanti kamu juga akan tau sendiri"... jawab asisten rey tanpa menoleh
"apa masih jauh? "
"ya! "
Kemudian dina melirik jam tangan yang melingjad di pergelangan tangannya yang sudah menunjukkan pukul 5 sore lewat.....
'***tau begini aku tadi mau di suruh kerumah ara! '.... ucap dina dalam hati
'tapi aku juga penasaran sama temen temennya rey kayak gimana*** '
1 jam berlalu tetapi mereka belum juga sampai ditempat tujuan, dan hal tersebut membuat dina jadi takut....
"masih jauh ya? "... tanya dina
" sebentar lagi sampai"... jawab rey
__ADS_1
Dina menoleh ke kanan dan ke kiri melihat jalanan yang masih ramai, tetapi dina merasa ia belum pernah melewati jalanan ini.....
Saat mobil belok ke jalan yang ada tanda anak panah yang bertuliskan hotel xx, tiba tiba dina deg degan.....
'***katanya pesta ulang tahun di restauran? tapi kenapa ini menuju ke hotel? '.... ucap dina dalam hati
'berfikirlah yang positif din***! '
Mobil berhenti tepat didepan hotel dan asisten rey turun terlebih dahulu dari dalam mobil.....
Kemudian dina ikut turun dari dalam mobil dan setelah itu rey memberikan kunci mobilnya kepada satpam......
Dina berjalan disamping asisten rey dan mereka berjalan masuk kedalam hotel.....
"dimana acara ulang tahunnya? "... tanya dina sambil melihat di sekeliling hotel tersebut
" sebelah sana".... ucap rey sambil terus berjalan
Mereka berdua berjalan menuju ke sebuah lorong dimana disana jarang sekali orang berlalu lalang dan dina mulai khawatir dengan dirinya.....
"kita sudah sampai"... ucap rey yang berdiri didepan pintu gedung yang tertutup
" pestanya didalam sini? "... tanya dina
" iya! ayo kita masuk"... ajak rey
Tangan rey memegang handel pintu lalu rey membuka dengan perlahan pintu gedung tersebut dan saat pintu terbuka dina mundur satu langkah.....
"kenapa mundur? ayo masuk kedalam? ".... ucap rey
" kenapa gedungnya gelap sekali? dan kenapa tidak terdengar suara apapun disana? "... tanya dina
" ini itu acaranya special, jadi tidak ada suara bising seperti musik".... jawab rey sambil tersenyum
" hemmm! ".... dina ragu
" ayo! "
Dengan terpaksa dina memutuskan untuk masuk kedalam gedung yang terlihat gelap sekali dan tidak terdengar adanya suara apapun didalam sana.....
Saat pintu tertutup dengan spontan lampu dalam gedung menyala bersamaan dan saat itu juga dina menutup kedua matanya karena silau.....
"selamat ulang tahun kami ucapkan!!!! ".... terdengar suara dari banyak orang
Dengan perlahan dina membuka kedua matanya dan dina membulatkan kedua matanya saat melihat pemandangan yang ada didepannya.....
" selamat ulang tahun dina cantik!!!! ".... seru ara bersama tina teman dina
Ara bersama tina berjalan ke arah dina dan mereka langsung memeluk dina yang masih belum merespon....
" kalian berdua yang ngerencanain ini? "... tanya dina setelah mereka melepaskan pelukannya
" ini semua ide dari ara"... jawab tina sambil menunjuk ke arah ara
"tadinya aku ingin ngasih kejutan dirumah saja, tapi karna dina gak mau ya pakai cara ini"... ucap ara
" dan soal rekap ulang rapat yang diperintahkan ke kamu itu hanya prank saja din"... lanjut ara
"apa? "... kedua mata dina membulat dengan sempurna dan dina menoleh kebelakang
__ADS_1
" kamu mencari siapa din? "... tanya tina
" dia disana din"... tunjuk dion ke arah panggung
Dina dan kedua temannya menoleh ke arah yang di tunjuk oleh dion.....
Rey sedang berdiri di atas panggung dan di depan panggung ada beberapa orang yang di undang ke acara ulang tahun dina malam ini.....
"selamat ulang tahun buat dina"... ucap rey
" maaf karna dari pagi kamu di kerjain di kantor untuk merekap ulang hasil rapat kemaren"
"sekali lagi saya pribadi minta maaf dan juga ada sesuatu yang ingin aku ucapkan kepada kamu"
Dina menatap rey yang juga menatapnya dari atas panggung.....
Kedua temannya menggandeng tangan kanan dan tangan kiri dina untuk mengajaknya mendekat ke depan panggung......
"saya orangnya tidak suka bertele tele atau bisa basi ".... ucap rey
" jadi saya langsung ke intinya saja"
"saya rey yang menjadi asisten pribadi dari tuan muda ingin mengungkapkan isi hati saya kepada seorang wanita yang sudah membuat saya tertarik"
Rey menghela nafas dengan perlahan , lalu setelah itu rey berjalan turun dari atas panggung untuk berjalan ke arah dina yang sedang berdiri menatapnya.....
Kedua teman dina segera bergi dari samping dina , karena mereka berdua tau apa yang akan dikatakan oleh rey kepada dina.....
"dina? "... ucap rey dengan lembut saat berada didepan dina
" maukah kamu menjadi kekasih dan sekaligus menjadi pasangan hidupku? "... ucap rey sambil memegang kedua tangan dina
" hah? "... dina kaget dengan ucapan rey
Begitu juga dengan yang lainnya dan sama halnya dengan ara yang kaget dengan ucapan rey yang baru saja di lontarkan ke hadapan dina.....
" kenapa rey langsung melamarnya? ".. tanya ada pada dion
" entahlah sayang! "... jawab dion sambil menaikkan kedua bahunya
" bukannya tadi dia bilang untuk mengungkapkan rasa sukanya kepada dina? ".... ucap ara
" tapi kenapa dia langsung melamarnya".... lanjut ara
"mungkin rey ingin langsung menikah seperti kita"... jawab dion
" dina pasti kaget sekali"... ucap tina
"itu sudah pasti tin"... ucap ara
Rey menatap dengan insten kedua bola mata dina dan dina juga balik menatap kedua bola mata rey yang sedang menatapnya dengan teduh.....
Dina bingung harus menjawab apa , karena jujur dari hati dina ia juga mempunyai perasaan yang sama kepada rey....
Tetapi dina bingung dengan lamaran rey yang dengan tiba tiba, karena dina saat ini belum memikirkan soal pernikahan dengan alasan dirinya masih kuliah dan masih ingin mengejar karirnya......
*********
***Apakah dina menerima ungkapan hati dan sekaligus lamaran dari asisten rey?????
__ADS_1
Kita tunggu di episode selanjutnya ya readers 😊
Jangan lupa like dan dukung terus karya author ya 🙏🙏🙏***