
Tuan tian sepagi ini sudah berada di depan perusahaan milik dion dan kebetulan hari ini jadwal tuan tian untuk membahas kerjasama dengan perusahaan dion....
Sebenarnya masih nanti pukul 9 pagi, tetapi tuan tian sengaja datang sepagi ini untuk menemui ara yang dari kemaren tidak merespon panggilan telfonnya ataupun pesan darinya.....
Para pegawai dion yang baru berdatangan khususnya para wanita, semuanya terpesona dengan tuan tian yang tidak kalah jauh dengan dion.....
Tuan tian tersenyum ramah dengan para pegawai dion sambil kedua tangannya bersedekap didepan dadanya dan badanya ia senderkan di depan mobil.....
Tak berapa lama ara bersama dion berjalan menuju ke pintu perusahaan , tuan tian yang menyadarinya segera mengubah posisinya menjadi tegap .....
"selamat pagi tuan muda dan nona muda? "... sapa tuan tian saat dion bersama ara berada didepannya
" sedang apa kau disini? "... dion menatap tajam ke arah tuan tian
Sedangkan ara hanya membalas sapaan tuan tian dengan senyuman sambil menganggukkan kepalanya.....
" bukankah pagi ini kita ada jadwal membahas kerjasama tuan muda? ".... ucap tuan tian dengan tersenyum
" itukan masih nanti tuan tian! "... ucap dion sambil melangkahkan kakinya
"memangnya saya tidak boleh kemari lebih awal? "... ucap tuan tian
" silahkan tuan tian! "... ucap dion sambil menoleh ke arah tuan tian
Kemudian tuan tian berjalan dibelakang dion dan juga dibelakang ara, bahkan saat ini tuan tiap menatap ara dari belakang sambil tersenyum.....
" kalian berdua kakak adik yang serasi ya? "... ucap tuan tian
Dion dan ara menghentikan langkahnya lalu saling berpandangan.....
" memang seharusnya begitu! "... ucap dion
" gimana kabar nona muda? "... tanya tuan tian
"kabarku baik "... jawab ara sambil tersenyum
Dion menatap ara yang saat ini sedang tersenyum ke arah tuan tian dan saat dion hendak mengajak ara berjalan lagi, tiba tiba ponsel dion berdering.....
Lalu dion mengambil ponselnya dari dalam saku celananya dan melihat ada panggilan masuk dari rey, kemudian dion berjalan menuju ke ruangannya sambil menerima telfon dari rey....
Sedangkan di lantai 1 tuan tian bersama ara ngobrol di sofa yang tersedia disana dan tempatnya tak jauh dari resepsionis.....
"kenapa dari kemaren gak respon pesan atau telfon dariku? "... tanya tuan tian
" maaf kak! seharian kemaren aku sibuk sekali"... jawabnya merasa bersalah
"hemmm.... oke deh gpp"... ucap tuan tian sambil tersenyum
" oh ya... kenapa sepagi ini kak tian ada disini?"... tanya ara
"sengaja pengen ketemu kamu hehehe"... jawabnya
" yaelah gombal banget deh! "
Tiba tiba dion datang ke arah mereka dan menarik tangan ara agar mengikutinya.....
"kau mau membawanya kemana tuan muda? "... ucap tuan tian sambil berdiri
" ini sudah waktunya jam kerja tuan tian! "... jawab dion
" ck! masak kakak seposesif gitu"... ucap tuan tian sambil beranjak dari sana
Saat berada didalam lift, dion melepaskan genggaman tangannya dari tangan ara dan kemudian dion menatap wajah ara yang saat ini juga menatapnya....
"maaf kak"... ucap ara
Tanpa mengeluarkan suaranya, tiba tiba dion memeluk ara dan hal itu membuat ara kaget dengan perlakuan dion yang dengan tiba tiba memeluknya.....
ting
Pintu lift terbuka dan saat itu juga pelukan dion sudah terlepas, lalu mereka berdua berjalan keluar dari lift.....
"aku masuk keruangan dulu ya kak? "... pamit ara
" iya ra"
Kemudian ara berjalan menuju ke ruangan desain dan sedangkan dion menatap ara yang berjalan menjauhinya ....
Dion tersenyum saat membayangkan tadi ia tiba tiba memeluknya dan setelah itu dion masuk kembali kedalam lift untuk menuju keruangannya.....
**
__ADS_1
Dinegara lain rey sedang menyelesaikan tugas dari dion dan sampai hari ini pun rey belum bisa menemukan dimana keberadaan cliennya yang banyak masalah itu.....
Rey juga sudah minta bantuan orang bayarannya untuk mencari keberadaan clien dion, tetapi masih belum ada kabar dimana dia berada.....
Saat ini rey sedang berada di apartemen dan sedang memikirkan apa yang akan ia lakukan selanjutnya untuk menemukan dimana clien dion saat ini....
Tak berapa lama ponselnya berdering dan rey mengambil ponselnya yang ada di atas meja, lalu rey melihat ada panggilan masuk dari tuan besar....
*📞rey
hallo tuan besar?
📞tuan besar
hallo rey
aku dengar kau ada dinegara lain untuk mencari clien dion yang bermasalah?
📞rey
benar tuan besar
tetapi sampai sekarang belum ketemu dimana ia berada
📞tuan besar
itu sepertinya membutuhkan waktu yang lama
📞rey
iya tuan besar...
apa ada sesuatu yang membuat tuan besar menelfon saya?
📞tuan besar
aku hanya ingin bertanya tentang bagaimana dion dan ara saat ini
📞rey
hubungan mereka berdua sampai saat ini semakin jauh lebih baik tuan besar
📞tuan besar
oh ya?
apa dia sudah melupakan papahnya?
📞rey
saat ini tuan dion banyak sekali pekerjaan tuan besar
dan selama 3 bulan ke depan nona muda juga sedang magang di perusahaan tuan dion
📞tuan besar
oh ya? bagus sekali itu!
lalu ara ditempatkan di bagian apa?
📞rey
nona muda ditempatkan dibagian desain tuan besar
📞tuan besar
kenapa gak menjadi sekretaris dion untuk sementara?
kau kan masih dinegara lain, pasti dion membutuhkan penggantimu untuk sementara
📞rey
coba nanti saya akan beritahu tuan muda
📞tuan besar
ya!
tut tut
__ADS_1
Tuan besar menutup panggilan telefonnya dan rey mengernyitkan keningnya karena ia harus menghubungi dion untuk memberitahukan perintah dari tuan besar.....
Setelah menghubungi dion, rey segera bergegas pergi dari apartemen untuk mencari keberadaan clien dion.....
**
Jam makan siang pun tiba dan saat ini dion sudah berada didepan pintu desain....
ceklek
Dion masuk kedalam ruang desain dan para pegawai yang ada didalamnya sedang merapikan mejanya masing masing, termasuk juga ara....
Beberapa dari mereka keluar dari ruang desain untuk beristirahat dan saat ini hanya ada ara yang masih sibuk menata meja kerjanya....
"ehemp! "... dion berdehem sambil kedua tangannya ia masukkan kedalam saku celananya
"eh! kak dion? "... ucap ara yang kaget karena kedatangan dion
" kau sedang apa? "
"ini membereskan meja"
"oh ya, ada apa kak dion kemari? "... tanya ara
" mau mengajak kamu makan siang"
"oh ya? tapi aku mau makan sama di... na"... ara menoleh dimeja dina tetapi ruangan tersebut sudah kosong
" tidak ada temanmu? udah ayo makan denganku"... dion menarik tangan ara
"sebentar kak! ambil tas dulu"
Setelah itu mereka berdua berjalan keluar dari perusahaan untuk pergi ke restauran dan ara sudah tau dimana dion akan membawanya pergi untuk makan siang.....
"nanti setelah makan siang bawa barang barangmu ke dalam ruangan ku! "
"ada apa kak memangnya? "
"kau akan menjadi sekertarisku untuk sementara? "
"kenapa begitu kak? "
"soalnya rey belum bisa kembali kesini"
"memangnya rey ada dimana? "
"kau rindu dengannya? "
"aku hanya bertanya"
Tak berapa lama mereka sampai di sebuah restauran yang biasa dion dan juga rey makan siang di restauran tersebut.....
Sesampainya didalam mereka berdua di kamu dengan baik oleh pelayan restauran, karena dion adalah pelanggan vvip di restauran tersebut.....
Sesampainya di meja makan, mereka segera memesan makanan dan minum .....
Sambil menunggu pesanan mereka datang, mereka ngobrol sebentar....
"tadi kak dion jadi membahas kerjasama dengan tuan tian? "... tanya ara
" jadi! kenapa? "... dion menoleh ke arah ara
" hanya bertanya! "... jawab ara
" tadi pagi apa yang ia katakan padamu? "
"dia hanya berkata kenapa aku tidak membalas pesan atau telefon darinya"
"lalu kau jawab apa? "
"aku menjawab jika kemaren aku sibuk"
Tak berapa lama pesanan mereka di antar dan setelah itu mereka segera menikmati makanannya....
"pelan pelan makannya"... ucap dion
" iya kak"
Lagi lagi dion tersenyum kecil melihat ara yang menurutnya sangat menggemaskan saat makan .....
Entah kenapa gejolak dihati dion saat ini sangat ingin sekali memeluk dan mencium ara, tetapi jika itu terjadi pasti membuat ara kaget.....
__ADS_1
**********