Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
45


__ADS_3

Keesokan paginya dimeja makan dion bersama ara sedang menikmati sarapannya dan mereka hanya fokus pada makanan didepannya....


Sebenarnya ara ingin sekali berbicara pada dion, tetapi ara takut jika dion tidak mendengarkannya....


Tak berapa lama ara menyelesaikan sarapannya lebih dulu dan ara beranjak dari tempat duduknya lalu berjalan menuju keluar rumah....


Sedangkan dion yang sedang mengunyah makanannya, melirik ara yang beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menuju keluar rumah tanpa mengucapkan sesuatu padanya....


Sesampainya di depan rumah, ara melihat rey yang sedang bersandar disamping mobil sambil melipat kedua tangannya didepan dada....


Saat rey mengetahui ara berjalan ke arahnya, rey langsung mengubah posisinya menjadi berdiri tegap....


"selamat pagi nona muda? "... sapa rey saat ara sudah berada di depannya


" pagi juga rey"... balas ara sambil tersenyum


"rey? "... panggil ara lirih


" ada apa nona muda? "... tanya rey


" bungkukkan badanmu sedikit, aku ingin bicara sesuatu padamu"... ucap ara lirih


" silahkan nona muda bicara"... ucap rey sambil membungkukkan badannya sedikit


"tolong bilangin ke tuan kamu kalo aku pengen naik motor lagi".... bisik ara tepat pada telinga kanan rey


" kenapa nona tidak bicara sendiri saja padanya"... ucap rey lirih


"kau mau rahasia kamu yang kemaren aku bongkar! "... ancam ara


" baiklah nanti akan saya bicarakan pada tuan muda".... ucap rey pasrah sambil mengganti posisinya menjadi tegap


"sedang apa kalian? "... suara bariton dion terdengar nyaring di telinga ara dan juga ditelinga rey


Kemudian ara menepuk pundak rey lalu masuk kedalam mobil dibagian belakang dan dion berjalan menuju mobil sambil mengintimidasi mereka berdua....


Setelah dion masuk kedalam mobil, rey segera masuk kedalam mobil dibagian kemudi dan rey segera mengemudikan mobilnya menuju ke kampus ara....


Dion menatap layar ponselnya, tetapi matanya melirik gelagat aneh antara ara dan juga rey yang saat ini sedang beradu pandang melalui kaca spion depan .....


**


#FLASHBACKON


Kemarin malam setelah makan malam, dion langsung menuju kedalam ruang kerjanya yang terletak tak jauh dari kamarnya....


Sedangkan ara memilih untuk berjalan keluar dan ara berjalan ke taman rumah yang terletak di samping rumah....


Ara berjalan menyusuri taman sambil tersenyum melihat bunga bunga yang bermekaran disana dan tiba tiba ara mendengar suara yang tak asing menurutnya....


Kemudian ara berjalan pelan untuk mencari sumber suara tersebut dan tak berapa lama ara menemukan rey yang sedang berdiri membelakanginya sambil berbicara dengan orang melalui ponselnya....


Saat ara hendak membalikkan badan, ara mendengar rey menyebut nama tuan besar dan ara tidak jadi membalikkan badan untuk mendengar percakapan rey bersama tuan besar....


Ternyata mereka berdua membicarakan hubungannya bersama dion selama ini dan ara mendengar jika tuan besar ingin rey membuat hubungan ara bersama dion semakin harmonis.....


'*jadi selama ini rey menutupi kebenaran jika hubunganku dengannya tidak seperti yang sesungguhnya'... ucap ara dalam hati*


Tak berapa lama rey mengakhiri panggilan telfonnya dengan tuan besar dan ara melipat kedua tangannya didepan dada sambil tersenyum miring.....


"Hai rey? "... sapa ara


" no... na muda? "... ucap rey sambil membalikkan badan


" ya ini saya rey! sedang apa kau disini? "... tanya ara sambil tersenyum mengejek

__ADS_1


" sa.. saya lagi mencari udara segar nona "... jawab rey gugup


" bukannya kamu tadi tidak mengantarkan saya dan tuan muda pulang? "... ara menyipitkan matanya


" saya kesini untuk mengambil berkas nona muda"... jawab rey


"ohh... terus kenapa kau membohongi tuan besar soal hubunganku dengan tuan mudamu? "


"nona muda mendengar percakapan saya dengan tuan besar?"... rey bertanya balik


" iya! aku mendengar semuanya! "... ara menaikkan sebelah alisnya sambil tersenyum miring


" maafkan saya nona muda.. saya tidak bermaksud seperti itu"... ucap rey dengan penuh penyesalan


"tolong jangan bocorkan soal ini pada tuan besar ataupun pada tuan muda"... lanjut rey


"apa imbalannya?"... ucap ara


" nona muda boleh meminta apa aja asal jangan bocorkan soal ini pada mereka"... ucap rey


"apapun itu yang aku minta? "... ara memastikan


" iya nona muda"


"permintaan pertama, mulai sekarang kita teman ya? "... ara mengulurkan tangannya ke arah rey


Rey mengeryitkan keningnya sambil melihat tangan ara yang terulur di depannya.....


" kalau kamu tidak mau, aku pastikan mereka berdua mengetahui soal kebohonganmu! "... ancam ara


" baiklah nona, kita berteman"... rey menjabat uluran tangan ara


"permintaan kedua, kamu harus bisa membujuk tuan muda untuk mengijinkan aku mengendarai motor lagi! "... ucap ara


"kenapa? "... tanya ara


" karena nona muda pernah jatuh dari motor"... jawab rey


"kau mau tidak memenuhi permintaan kedua ku? "... ara berkacak pinggang


" tap... "


"kau menolak ! semuanya akan ketahuan! "... ara menaik turunkan kedua alisnya


" baiklah saya akan mencobanya"... ucap rey dengan parah


"oke deal! "... ucap ara sambil berjalan pergi dari hadapan rey


Sedangkan rey terduduk lemas dibangku yang ada dibelakangnya sambil menyibak rambutnya kebelakang dengan menggunakan kedua tangannya....


" ternyata nona muda pintar mencari kesempatan dalam kesempitan! "... ucapnya


Setelah itu rey beranjak dari tempat duduknya dan berjalan pergi dari taman tersebut....


#FLASKBACKOFF


**


Sesampainya di depan kampus sebelum ara keluar dari mobil, ara pamit pada dion dan setelah itu ara menepuk pundak rey singkat lalu keluar dari mobil....


" aku kuliah dulu kak dion? "... ucap ara


" hemmm"... jawab dion tanpa menoleh ke arah ara


"daahh rey! "... ucap ara sambil menepuk pundak rey

__ADS_1


Dion menaikkan sebelah alisnya sambil melirik kelakuan ara yang menepuk pundak rey dan ini adalah kali pertama ara menepuk pundak rey didalam mobil....


Setelah ara keluar dari mobil, rey segera mengemudikan mobil untuk menuju ke perusahaan....


" ada hubungan apa kau dengannya rey? "... tanya dion sambil fokus pada layar ponselnya


" maksud tuan muda nona muda? "... rey memastikan sambil melirik dari kaca spion depan


" ya! "... jawab dion


" saya dan nona muda tidak ada hubungan apa apa tuan muda"


"lalu kenapa dia menepuk pundak kamu? "


"mungkin nona muda hanya ingin berpamitan dengan saya tuan"


"berpamitan? bukannya dia tidak pernah seperti itu kepadamu! "... dion menatap tajam rey yang sedang mengemudi


" kau jangan berani berkhianat dibelakangku rey! "... ucap dion dengan tegas


" maaf tuan muda, tapi sunggu saya tidak ada hubungan apa apa dengan nona muda".... ucap rey


"kalau kalian tidak ada apa apa, kenapa tadi kalian berdua saling berbisik? ".... tanya dion


" tadi nona muda meminta tolong kepada saya tuan"


"minta tolong apa? "... dion menaikkan sebelah alisnya sambil menatap rey


" nona muda ingin minta ijin dengan anda jika nona muda ingin mengendarai motor lagi tuan"... jawab rey


"kenapa kau tidak menyuruhnya untuk bicara sendiri denganku? "


"sudah tuan, tetapi nona muda tidak mau"


"katakan padanya jika dia harus minta ijin langsung padaku! "


"baik tuan muda"


Tak berapa lama mereka sampai di perusahaan dan rey menghentikan mobil tepat didepan pintu masuk perusahaan....


Setelah dion keluar dari mobil, rey segera mengemudikan mobil untuk menuju ke parkiran khusus petinggi....


Dion berjalan masuk kedalam perusahaan dan dion langsung berjalan menuju ke ruangannya yang berada di lantai 20.....


Sesampainya didalam ruangannya, dion duduk di kursi kebesarannya lalu membuka laptopnya....


"sejak kapan mereka berdua se akrab itu? "... ucap dion


" jika ara bisa se akrab itu dengan rey, kenapa denganku tidak? "... dion menaikkan sebelah alisnya


" apa ara menyukai rey? "


"atau rey yang menyukainya? "


"apa mereka saling menyukai? "


"aku harus menyelidikinya sendiri! "


Kemudian dion fukos pada pekerjaannya yang ada di laptopnya, tetapi beberapa detik kemudian dion tidak bisa fokus karena memikirkan tentang ara yang bisa akrab pada rey....


Bahkan ara meminta bantuan rey untuk ijin kepadanya supaya ara boleh mengendari motor lagi....


Mood dion hari ini benar benar kacau karena memikirkan hubungan ara dengan rey, bahkan saat meeting dion segera menyudahi karena ia tidak bisa fokus sama sekali....


****************

__ADS_1


__ADS_2