
Dion mengajak ara ke ruang kerjanya dulu untuk mengambil tas kerjanya dan ara hanya mengikutinya dari belakang sambil melihat sekeliling dalam perusahaan.....
ceklek
Dion masuk kedalam ruangannya dan langsung berjalan menuju ke meja kerjanya, sedangkan ara berdiri di depan meja kerja dion....
"duduklah! "... ucap dion sambil merapikan meja kerjanya
Tanpa mengeluarkan suaranya, ara duduk di kursi yang ada didepan meja kerja dion.....
" kamu jadi magang disini bukan? "... tanya dion
" jadi kak"... jawab ara
"sudah membawa berkasnya? "
"berkas? "... ara mengeryitkan keningnya
" ya berkas dari kampus buat magang disini"
"oh... belum kak"
"besok antarkan ke ruanganku saja! "
"bukannya harus diserahin ke rey ya? "... tanya ara
" aku bosnya bukan rey! "... ucap dion dengan tegas
" i.. ya kak"... ucap ara lirih
Tak berapa lama terdengar suara ketukan pintu dan dion menyuruhnya untuk masuk kedalam ruangannya.....
tok tok
"masuk! "... ucap dion
ceklek
" permisi? "... ucap diana setelah masuk kedalam ruangan
" ada apa? "... tanya dion sambil melirik ara yang sedang sibuk dengan ponselnya
" saya disuruh mengantarkan berkas ini ke ruangan anda tuan muda"... ucap diana
"letakkan saja di meja saya! ".... perintah dion
Diana berjalan menuju meja dan saat berada disamping ara, diana melirik ara yang sedang sibuk dengan ponselnya.....
Kemudian ara mendongakkan kepalanya dan melihat diana yang sedang meletakkan berkas di atas meja kerja dion....
'bukannya ini mantannya es balok? kenapa dia disini? '.... ucap ara dalam hati
'*oh iya! diakan kerja disini*'
Dion melirik ara yang sedang melihat ke arah diana dan dion kemudian menyuruh diana untuk segera keluar dari ruangannya.....
"kalau sudah kau letakkan, kau bisa kembali bekerja! "... ucap dion
" baik tuan muda"... ucap diana
Kemudian diana membalikkan badannya dan berjalan keluar dari ruangan dion.....
'*siapa gadis itu? '.... ucap diana dalam hati sambil berjalan menuju keruang kerjanya*
'*sepertinya dia mahasiswi*'
'*tapi kenapa gadis itu ada didalam ruangan dion*? '
'*apa hubungan mereka*? '
*
Selesai membereskan mejanya, dion mengajak ara untuk pulang kerumah dan ara hanya mengikutinya dari belakang....
"kamu mau mampir dulu ke ruko gak? "... tanya dion sambil menghentikan langkahnya
buk
Ara menabrak tubuh kekar dion yang tiba tiba berhenti dan ara mengusap keningnya yang sedikit sakit karena punggung dion terasa keras.....
" kenapa berhenti gak bilang bilang sih! "... gerutu ara sambil mengusap keningnya
" siapa suruh berjalan dibelakang! "... ucap dion sambil melanjutkan langkah kakinya
__ADS_1
" hah? "... ara hanya menganga melihat tingkah dion
Sesampainya di tempat parkir, dion meminta kunci motor ara ....
" mana kunci motor kamu? "... ucap dion sambil menengadahkan tangannya
" buat apa kak? "
"dibuang! ya buat nyalain motor lah! "
"kita pulang naik motor kak? "
"hemmm"
Kemudian dion menyalakan motor ara dan menyuruh ara untuk duduk dibelakangnya, setelah itu dion mengendarai motor dengan kecepatan sedang.....
Entah kenapa dion jadi suka mengendarai motor, mungkin sejak pertama kali ia mengendari motor bersama ara beberapa hari yang lalu.....
**
Diana melihat kedekatan mereka berdua dan kemudian diana berjalan menuju ke ruang kerjanya.....
Sesampainya didalam ruangan kerja, diana mengobrol dengan teman kerjanya yang duduknya disampingnya....
"Rika, kamu tau gak siapa bersama tuan muda tadi? ".... tanya diana
" siapa maksud kamu diana? "... tanya balik Rika
" itu tadi aku melihat seorang gadis yang ada didalam ruangannya"... jawab diana
"ciri ciri orangnya gimana? "
"kelihatan masih mahasiswi "
"ohhh... dia itu nona muda! "... ucap Rika sambil menepuk pundak diana
" nona muda? "
"iya! dia itu adiknya tuan muda, semua pegawai sini sudah diberitahu oleh tuan muda sendiri"
"bukannya tuan muda anak tunggal? "... tanya diana
" kita juga tau kalo tuan muda itu anak tunggal, tapi mungkin saja tuan besar menikah lagi dan istrinya punya anak yaitu nona muda".... jawab Rika
"kayaknya enggak mungkin deh tuan besar nikah lagi"
"mungkin saja tuan muda mengadopsinya jadi adik kali din! "... celetuk sofia yang berada di depannya
Setelah itu kedua temannya melanjutkan pekerjaannya, sedangkan diana memikirkan siapa gadis yang sedang bersama dion tadi.....
Kemudian diana membuka ponselnya untuk mengirim pesan pada mamahnya....
💌diana
mah...
coba mamah suruh orang suruhan mamah untuk menyelidiki gadis yang sedang bersama dion
💌mamah
gadis siapa maksud kamu?
💌diana
gadis yang katanya adik dion dan kemungkinan mereka tinggal 1 rumah mah
fotonya menyusul ya mah
💌mamah
oke!
*
Setelah mengirim pesan dari mamahnya, diana memasukkan kembali ponselnya ke dalam tas dan ia segera melanjutkan pekerjaannya.....
**
Dion bersama ara masih berada di jalanan dan dion tersenyum kecil saat melihat ara yang sejak tadi memeluknya dari belakang.....
"ra, kau tak ingin mampir ke ruko? "... tanya dion
" hah? apa kak? "... tanya ara
" kamu gak ingin mampir ke ruko? "... dion sedikit mengeraskan suaranya
" enggak kak! "... jawabnya
Setelah itu dion menambah kecepatan mengemudinya dan hal itu membuat ara mempererat pelukannya.....
__ADS_1
Sekitar 35 menit mereka sampai dirumah dan dion menghentikan motornya tepat didepan rumahnya.....
" akhirnya sampai juga! "... seru ara setelah turun dari motor
Dion langsung berjalan masuk kedalam rumah melewati ara yang masih berdiri diteras rumah....
" hah? langsung masuk gitu aja! "... ucap ara sambil menatap dion yang berjalan masuk kedalam rumah
" dasar es balok! "... gerutu ara sambil berjalan masuk kedalam rumah
Ara melihat dion yang masuk kedalam ruang kerjanya dan ara langsung berjalan masuk kedalam kamar karena badannya terasa lengket.....
Sekitar 25 menit ara selesai membersihkan dirinya dan kemudian ara duduk disofa yang tersedia didalam kamar.....
Ara melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 4 sore dan kemudian ara membuka laptopnya untuk melihat perkembangan rukonya hari ini.....
"syukur deh penjualan hari ini lumayan! "... ucap ara
" kayaknya ruko udah gak cukup buat nyimpen banyak stock"... ara memangku dagunya
"mau nyewa ruko lagi tapi belum ada uang"
"besok aja deh aku ke ruko buat cari tempat untuk stock barang"
Lama berada didepan layar laptop membuat mata ara terasa pedas dan ara kemudian menutup laptopnya lalu ia berjalan keluar kamar .....
Ara menuruni anak tangga dan sesampainya dibawah ara melihat rey sedang duduk di sofa yang tersedia di ruang tamu.....
"sedang apa kau rey? "... tanya ara sambil berjalan ke arah rey
" selamat sore nona muda? "... sapa rey
" ya sore! kenapa kau disini? "... ara duduk di seberang rey
" saya kesini mengantarkan berkas nona muda"
"oh! "
"apakah nona muda sudah menyiapkan berkas untuk magang ? "... tanya rey
" besok! "
"oh iya rey? tadi aku bertemu masa lalunya es balok! "... ucap ara
Rey mengeryitkan keningnya saat ara berbicara ES BALOK....
" hemmm... maksudku masa lalunya tuan muda! "... ucap ara
" maksud anda nona diana? "... tanya rey
" iya itu namanya! dia disana bekerja di bagian apa? "... tanya ara
" nona diana bekerja di bagian akuntansi nona muda"
"bisa enggak kamu taruh aku magang di bagian itu? "... tanya ara lirih
" maksud anda di bagian akuntan? "... tanya rey balik
" hah? gak jadi rey! "... ara menepuk mulutnya beberapa kali
" memangnya kalo boleh tau tadi nona muda bertemu dengannya dimana? "... tanya rey
" dia tadi ke ruangan kak dion untuk memberikan berkas "... jawabnya
" lalu bagaimana tuan muda? "
"ya sudah pasti dia tidak peduli! "
"lalu bagaimana dengan rencana anda nona muda? "
"rencana apa? "... ara mengeryitkan keningnya
" rencana ingin mendekati tuan muda"
"bukannya kau tau sendiri jika aku sudah dekat dengannya! bahkan aku tidur seranjang dengannya! "... ucap ara sambil berdiri dari tempat duduknya
Rey hanya mengeryitkan keningnya mendengar ucapan ara dan kemudian rey tersenyum tipis....
" mungkin kau lupa jika aku dan dia menikah hanya karena perjodohan dan dia hanya menganggapku sebagai adiknya saja! "... ara melipat kedua tangannya didepan dada
" akupun juga begitu menggapnya sebagai kakakku dan jika nanti aku menyukainya pasti itu suka sebagai adik kakak saja! ".... lanjutnya
" iya nona muda "... ucap rey
Kemudian ara berjalan ke arah belakang dan mungkin ara ingin berada di taman belakang rumah.....
Tanpa ara sadari sejak tadi rey memegang ponselnya yang sedang tersambung panggilan telfon ke ponsel dion, karena dion yang menyuruhnya untuk melakukan itu disaat rey bersama dengan ara....
Jadi dion dapat mendengarkan dengan jelas ucapan ara pada rey saat berada diruang tamu dan setelah ara pergi, dion mematikan panggilan telfonnya dengan rey....
__ADS_1
Sedangkan rey mengertikan keningnya melihat ponselnya yang sudah mati dan kemudian rey beranjak dari tempat duduknya untuk pergi ke apartemennya....
******