Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
108


__ADS_3

Pukul 6 pagi dion terbangun dan dion segera mengubah posisinya menjadi duduk.....


Setelah dirasa kesadarannya sudah kembali sempurna, dion segera bergegas pergi keluar dari ruang kerjanya.....


Dion berjalan menuju ke kamarnya dan saat dion sampai didalam kamar ternyata ara tidak ada didalamnya.....


Dion memilih untuk membersihkan dirinya di dalam kamar mandi terlebih dahulu.....


25 menit kemudian dion keluar dari kamarnya dengan stelan baju kerjanya dan dion berjalan menuruni anak tangga sambil celingukkan mencari keberadaan istrinya.....


"kalian tau dimana nona muda? ".... tanya dion pada beberapa pelayan yang sedang membersihkan ruangan


" nona muda ada dihalaman belakang tuan muda"... jawab salah satu di antara pelayan tersebut


Kemudian dion bergegas menuju ke halaman belakang untuk menemui istrinya.....


Sesampainya di halaman belakang dion tidak menemukan istrinya di sana dan kemudian dion berjalan masuk kedalam rumah......


"kau melihat nona muda? "... tanya dion pada pelayan yang sedang membersihkan dapur


" kami belum melihat nona muda pagi ini tuan"... jawab salah satu pelayan dan di angguki oleh yang lainnya


"kemana dia? "... ucap dion lirih sambil berjalan


Saat dion berjalan menuju ke ruang utama, tiba tiba dion mendengar suara ara dari ara depan rumah .....


Dengan langkah cepat dion berjalan menuju ke depan dan dion menghela nafas lega saat melihat ara.....


"sayang? "... panggil dion


" kak dion? "... ara memandang ke arah dion yang sedang menatapnya


" kamu darimana saja? pagi pagi sudah hilang dikamar".... ucap dion sambil berjalan menuju ke arah ara


"tunggu kak! "... ucap ara


Dion menghentikan langkahnya sambil menaikkan sebelah alisnya melihat ara yang mengambil sesuatu dari dalam paperbag.....


" kamu tidak enak badan sayang? ".... tanya dion saat melihat ara yang sedang memakai masker


" enggak kak"... jawab ara sambil menggelengkan kepalanya


"terus kenapa kamu pakai masker? "


"supaya aku bisa deket sama kak dion".... ara berjalan mendekati dion


Dion yang paham dengan maksud ara langsung meraih kedua tangan ara .....


" maafin aku ya kak? "... ucap ara


" bukan salah kamu sayang"... ucap dion sambil mengusap pipi ara dengan lembut


"dengan ini kita bisa deketan lagi kok kak".... ucap ara sambil menunjuk masker yang menutupi hidung dan juga mulutnya


" jadi kamu tadi pergi pagi pagi buat mencari ini? ".... tunjuk dion pada masker


" iya kak"


"ck! ayo kita sarapan".... ajak dion sambil menggandeng ara untuk masuk kedalam rumah


Ara hanya menganggukkan kepalanya sambil melihat ke wajah tampan suaminya sambil berjalan masuk kedalam rumah ....


**


Pagi ini dina masih menikmati sarapannya sambil melihat drama kesukaannya yang ia tonton di layar laptopnya.....

__ADS_1


Tiba tiba dina mengingat asisten rey dan dina bergegas beranjak dari tempat duduknya untuk berjalan kedepan apartemen tantenya.....


Ceklek


Dina membuka pintu apartemen dan saat itu juga asisten rey keluar dari apartemennya.....


"pagi asisten rey? "... sapa dina


" selamat pagi nona dina"... sapa balik rey


"mau berangkat ya? "... tanya dina


" iya nona"


"saya duluan ya? "... ucap rey


" ehh.. iya hati hati dijalan"... ucap dina sambil cengengesan


Rey hanya menganggukkan kepalanya sambil berjalan melewati dina yang masih cengengesan....


Saat berada didalam lift rey memasukkan kedua tangannya kedalam saku celananya sambil tersenyum membayangkan wajah dina saat menyapanya tadi.....


'mau bilang aku sudah sarapan apa belum aja gengsi! '.... ucap rey dalam hati


Ting


Pintu lift terbuka dan seketika itu juga senyuman dibibir rey memudar......


Rey segera berjalan keluar dari dalam lift dan segera berjalan dengan cepat menuju ke tempat parkir mobilnya.....


Sedangkan dina melanjutkan kembali sarapannya yang tertunda sambil menonton drama kesukaannya.....


Tiba tiba ponselnya berbunyi menandakan ada pesan masuk dari dalam ponselnya dan dina mengambil ponselnya yang berada tak jauh dari tempatnya saat ini.....


Setelah mengambil ponselnya, dina melihat siapa yang mengirim pesan dan dina tersenyum saat mengetahui yang mengirim pesan adalah asisten rey.....


***πŸ’Œrey


aku sudah sarapan tadi sama bubur ayam


kamu jangan khawatir ya :)


πŸ’Œdina


hemmmm....


kok kamu tau kalau aku tadi mau tanya ?


πŸ’Œrey


bukannya setiap pagi kamu selalu tanya begitu ke aku?


tapi kok pagi ini kamu malu gitu**....


*


Dina hanya membaca pesan dari rey tetapi tidak membalasnya dan dina meletakkan ponselnya di atas meja makan.....


"iya ya! kenapa tadi aku ngerasa malu tanya ke dia? ".... ucap dina


"aduh jadi deg degan gini sih jantungku! "... dina memegang dadanya sebelah kiri


Lagi lagi ponselnya berbunyi menandakan ada pesan masuk dan dengan cepat dina mengambil ponselnya lalu melihat siapa yang mengirim pesan.....


Dina menghela nafas lega karena pesan tersebut bukan dari asisten rey, melainkan dari temannya ara.....

__ADS_1


***πŸ’Œara


dina....


aku kangen sekali sama kamu....


nanti pulang kerja mainlah kerumahku ya?


nanti ada acara makan malam disini


πŸ’Œdina


aku juga kangen sama kamu ra....


gimana masih nyidam rey?


kalau nanti kayaknya gak bisa deh ra, soalnya aku ada janji....


πŸ’Œara


ya masih nyidam din, tapi sudah enggak seperti kemaren


kenapa gak bisa din?


mau janjian sama siapa?


kamu sudah punya pacar ya?


πŸ’Œdina


aku ada janji sama temen SMP ra


aku masih jomblo ara sayang.....


aku berangkat kerja dulu ya?


ingat jadi bumil jangan malas malasan dirumah


muaacchhh**......


*


Setelah mengirim pesan ke ara, dina segera bergegas berangkat bekerja karena waktunya sudah hampir mepet......


**


Ara merasa sangat kesepian dirumah, meskipun ada banyak pelayan tetapi ara merasa sangat kesepian sekali....


Ara membuka layar laptopnya untuk melihat perkembangan toko onlinenya yang sudah selama 3 minggu ini pindah di dalam mall....


Sebenarnya ara masih sedih jika mengingat kebakaran di ruko lamanya beberapa waktu lalu, dan mungkin juga ara tidak bisa memaafkan pelaku yang sudah tega membakar rukonya.....


Meskipun ara tau siapa pelakunya dan ara juga meminta dion supaya menutup kasus ini, karena bagaimanapun juga dia dulu pernah tinggal bersama mereka meskipun sikap mereka tidak baik dengan ara.....


Ara hanya bisa mendoakan semoga mereka bisa hidup jauh lebih baik lagi dan tidak akan pernah melakukan hal kejahatan kembali.....


Ara juga mendoakan kehidupannya bersama dion semoga selalu baik baik saja kedepannya.....


Jujur dari lubuk hati ara yang paling dalam, ara masih ragu dengan dion dan ara juga merasa tidak enak hati dengan dion yang selalu membantunya dalam hal apapun.....


***********


***Hai Hai readers πŸ‘‹πŸ‘‹


Maaf ya baru up, padahal kemaren author sudah bilang kalau mau up setiap harinya πŸ™πŸ™

__ADS_1


Karena beberapa hari ini author sedang membuat novel baru lagi....


Jangan lupa like & komen yang positif ya πŸ™πŸ™***


__ADS_2