Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
73


__ADS_3

Sore ini di kediaman bapak Andre sedang terdengar percecokan antara pak andre dengan istrinya dan juga sonya.....


Karena usaha pak andre sedang di ambang kebangkrutan dan agar bisa terbebas dari itu semua, pak andre terpaksa harus menjual beberapa fasilitas yang ia miliki....


Tetapi rupanya hal itu di tentang oleh istrinya dan juga oleh sonya yang tidak ingin mobilnya di jual oleh pak andre....


"pokoknya aku gak mau jual mobil pah! "... ucap sonya


" iya! kenapa papah gak jual properti yang lain aja"... ucap nyonya mira istrinya pak andre


"karena harga jual mobil sonya masih sangat mahal dan apa kalian mau kita jatuh miskin? "... ucap pak andre


" tapi apa tidak ada cara lain pah? "... tanya nyonya mira


" apa kita minta bantuan ke ara aja pah mah? "... usul sonya


" kamu gila! ara itu sudah tau kalau mamah dan papah bukan orang tua aslinya"... ucap nyonya mira


"masak sih mah? pantesan aja waktu itu aku pernah ke rukonya, dia ngusir aku"... ucap sonya


" kamu di usir oleh gadis itu sayang? awas aja nanti kita balas! "... ucap nyonya mira


" sudah kita jangan cari gara gara sama ara lagi! apa mamah lupa dengan ucapan tuan besar soni waktu itu kepada kita? "... ucap pak andre


" memangnya bilang apa pah? mah? "... sonya melihat secara bergantian ke arah mamah dan papahnya


" sudahlah ! yang penting besok mobil kamu papah jual! "... ucap pak andre


" tapi pah?? aku ke sekolah naik apa? "


"sementara kamu naik motor ara yang ada di garasi! "


"hah? itukan motor butut pah? aku gak mau! "... rengek sonya


" iya nih papah! masak anak sendiri di suruh pakai motor butut"... ucap nyonya mira


"sementara aja, lagian sebentar lagi kamu juga kuliah"... ucap pak andre


"aku maunya naik taxi aja ke sekolah! "... ucap sonya


" tapi kita harus menghemat sonya! apa kau mau kita menjual rumah ini? "... ucap pak andre


" ya jangan dong pah! kalo rumahnya di jual kita mau tinggal dimana? "... ucap nyonya mira


" maka dari itu kalian harus berhemat mulai dari sekarang! "... ucap pak andre


" ini hasil didikanmu yang selalu memanjakannya dengan kemewahan! "... ucap pak andre


Kemudian pak andre berjalan menuju ke kamarnya dan nyonya mira juga menyusulnya ke kamar....


Sedangkan sonya masih duduk diruang tengah sambil menggerutu kesal, karena mobilnya akan dijual oleh papahnya ....


" ini semua gara gara ara! besok aku harus buat perhitungan dengannya! ".... ucap sonya


" aku gak boleh biarin hidup dia bahagia di atas penderitaan keluargaku! "


Sonya mengepalkan kedua tangannya sambil menggerutu tak jelas.....


**


Pukul 5 sore ara membereskan meja kerjanya yang kini ada berada didepan ruangan dion.....


Setelah selesai membereskan meja kerjanya, tak berapa lama dion keluar dari ruangannya lalu menghampiri ara....


"ayo kita pulang ra? "... ajak dion


" iya kak"... ucap ara sambil mengikuti dion yang sudah lebih dulu berjalan

__ADS_1


Saat ini mereka sedang berada didalam lift untuk menuju ke bawah dan saat didalam lift dion menatap wajah dari samping yang terlihat seperti kelelahan.....


"gimana jadi sekertaris? "... tanya dion


" sangat melelahkan kak! "... jawab ara sambil menoleh ke arah dion


" memangnya di ruang desain gak melelahkan? "


"enggak terlalu kak! kalo jadi sekertaris itukan lelahnya wira wiri"... jawab ara


" terus kamu maunya kerja duduk aja gitu"


"ya enggak juga kak "


ting


Pintu lift terbuka dan mereka berdua segera berjalan keluar dari dalam lift.....


Dari ke jauhan dion menyipitkan kedua matanya karena melihat diana yang berjalan seperti sempoyongan dan dion merasa jika saat ini diana sedang tidak baik baik saja.....


Ingin dion kenghampirinya tetapi dion melirik ke sebelahnya jika ada ara yang bersamanya dan ia takut jika nanti ara berfikiran yang macem macem.....


Saat berjalan di luar pintu, dion berbicara pada seorang satpam agar satpam tersebut menghampiri diana yang terlihat sempoyongan berjalan ke depan perusahaan.....


Setelah mengatakan itu, dion kembali berjalan bersama ara untuk menuju ke tempat parkir khusus petinggi.....


"ada apa kak dion berbicara dengan satpam tadi? "... tanya ara


" tidak apa apa"... jawab dion


Tak berapa lama mereka sampai di tempat parkir dan mereka segera masuk kedalam mobil .....


Dion segera mengendarai mobilnya untuk pergi dari perusahaannya dan perasaan dion sedikit tenang saat melihat satpam tadi menolong diana.....


"kamu ingin beli sesuatu dulu gak? "... tanya dion sambil melirik ara


"oh... kita langsung pulang aja ya kalo gitu? "... tanya dion lagi


" iya kak"... jawab ara


Setelah itu dion kembali fokus dengan kemudinya dan ara sendiri merasa bingung dengan sikap dion yang menurutnya aneh beberapa hari ini.....


'*kenapa tuh orang tiba tiba bertanya gitu? gak biasanya deh! '... ucap ara dalam hati


'tapi kata dina dia mulai ada hati sama aku! hmmm mungkin aja cara dia ngasih perhatian ke aku beda dari yang lainnya kali*'


Perjalanan pulang kerumah tidak begitu ramai saat diperjalanan, jadi mereka lebih cepat sampai di rumah.....


Sampainya dirumah mereka berdua segera masuk kedalam rumah dan dion masuk kedalam ruang kerjanya yang ada dibawah tangga.....


Sedangkan ara berjalan menaiki anak tangga menuju ke kamarnya, karena badan ara sudah sangat lengket.....


**


Pukul 7 malam tuan tian baru saja keluar dari perusahaannya, karena jadwal kerjanya hari ini lembur sampai pukul 7 .....


Tuan tian merasa sangat kelelahan karena banyak sekali pekerjaannya hari ini dan saat ini tuan tian mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang.....


Karena tuan tian ingin cepat sampai kerumahnya, tuan tian memilih jalan pintas yang tidak terlalu ramai....


Saat berada dipertengahan jalan tepatnya di sebuah jembatan yang besar , dari kejauhan tuan tian melihat ada seorang wanita yang sedang berdiri di pinggiran jembatan tersebut.....


"mau ngapain tuh orang? bunuh diri? "... ucap tuan tian


" gila kali tuh orang! "... ucapnya lagi


Sesampainya di jembatan tersebut tuan tian menghentikan mobilnya dan kemudian tuan tian keluar dari mobil untuk menegur seorang wanita yang sedang berdiri ditepi jembatan.....

__ADS_1


" Hai nona? kau sedang apa disana? "... ucap tuan tian


Tetapi seorang wanita tersebut tidak mendengarkannya, malah seorang wanita itu maju dengan perlahan.....


Saat 1 kakinya ia angkat, tuan tian menarik tangan wanita tersebut dan mereka terjatuh di aspal.....


" kenapa kau mencegahku? "... ucap wanita tersebut yang tak lain adalah diana


" apa anda sudah gila? "... ucap tuan tian sambil merapikan bajunya


" ya aku gila! karena hidupku sudah hancur! hiks... hiks".... diana menangis


"kalau ada masalah diselesaiin dengan kepala dingin nona! tapi jangan ambil pintasan untuk bunuh diri"


"tidak bisa! aku dibuang oleh mamahku sendiri karena tidak menurutinya lagi untuk menjadi wanita simpanan om om ".... ucap diana sambil berderai air mata


" aku dibuang di negara ini dan aku tidak memiliki siapapun yang aku kenal! "


"seseorang yang pernah bersamaku sudah jijik terhadapku dan aku tidak mungkin mengganggunya "... lanjut diana


" ck! miris sekali hidup anda nona"... ucap tuan tian


"tapi semua masalah bisa di atasi, tapi bukan dengan cara bunuh diri"... lanjut tuan tian


" aku sudah bosan hidup! "


"bosan katamu? dengar saya nona"... tuan tian menatap wajah diana yang penuh dengan air mata


"jika anda benar benar menyesali perbuatan anda selama ini, seharusnya anda bisa merubahnya dengan jauh lebih baik lagi"


"tapi aku ini kotor"


"di dunia ini semua orang juga pasti kotor, tetapi dengan dosa mereka masing masing"


"tetapi aku harus bagaimana? "


"sebelumnya perkenalkan saya tian, anda? "... tian mengulurkan tangannya ke arah diana


" saya diana"... diana menyambut uluran tangan tuan tian


"apa hati anda masih belum tenang nona? apa kau ingin aku mengajak anda ke suatu tempat? "..... ucap tian


" mak... sudnya? "... ucap diana


" hahaha.... jangan berfikir yang macam macam"... ucap tian


"mari ikut dengan saya! disana anda pasti akan merasa lega setelah melepaskan semua beban hidup anda selama ini".... lanjut tian


Dengan perasaan ragu diana mau ikut dengan tuan tian dan mereka masuk kedalam mobil tuan tian.....


Setelah itu tuan tian segera mengemudikan mobilnya untuk menuju ke suatu tempat yang ingin ia tunjukkan kepada diana....


"maaf sudah merepotkan anda? "... ucap diana


" tidak masalah! "... ucap tuan tian sambil tersenyum


Setelah itu didalam perjalanan mereka hanya berdiam diri dan diana merasa was was dengan tuan tian yang sejak tadi tersenyum terus.....


Entah kemana tuan tian akan membawa diana, diana berpasrah saja karena saat ini suasana hatinya benar benar sedang kacau.....


************


***HAI HAI READERS👋👋


Untuk up hari ini segini dulu ya 🤗🤗


Besok author lanjut lagi ☺☺☺

__ADS_1


Jangan lupa LIKE, KOMEN YANG POSITIF AGAR AUTHOR MAKIN SEMANGAT UPNYA DAN JANGAN LUPA VOTE JUGA YA 🤗🤗🤗🤗***


__ADS_2