Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
117


__ADS_3

Pukul 11 malam mereka sampai di rumah sakit yang ada di perkampungan tersebut dan rumah sakit itu adalah satu satunya rumah sakit di kampung tersebut......


Tante mira yang melihat ara sudah datang langsung bersujud di bawah kaki ara sambil menangis tersedu sedu.....


Ara langsung mengangkat kedua bahu tantenya untuk berdiri dan ara langsung memeluk tantenya dengan air mata yang mengalir......


"semua kesalahan tante sudah ara maafkan sebelum tante minta maaf kepadaku".... ucap ara setelah melepaskan pelukannya


" soal kesalahan sonya yang sangat fatal, tante tidak berharap kamu memaafkannya karena kesalahan itu sangat besar"..... ucap tante mira


"aku sudah ihklas memaafkan kesalahan keluarga tante, termasuk juga kesalahan sonya"..... ucap ara sambil tersenyum


" sekarang gimana kondisi om andra? "... tanya ara


"kata dokter untung saja om kamu segera dibawa kesini, karena telat sedikit saja bisa fatal untuk jantungnya".... jawab tante mira


"lalu sonya dimana tan? "


Tante mira terduduk lemas di kursi yang tersidia di depan ruang rawat inap dan reflek ara ikut duduk disamping tantenya sambil mengusap pundaknya.....


"ada apa tan? "... tanya ara dengan lembut


" om kamu penyakitnya kambuh karena sonya ra, hiks... hiks"


"memangnya sonya ngelakuin apa tante? "


"sonya merampas uang hasil panen dari ladang, padahal itu uang yang akan kita gunakan untuk membeli kebutuhan kita"


"terus sonya kemana? "


"sonya pergi entah kemana tante tidak tau ra"


"sudah , sekarang tante tenang aja dulu".... ara menenangkan tantenya


" sonya sudah dewasa, pasti dia bisa menjaga dirinya dengan baik".... lanjut ara


"apa om andra boleh di mbesuk sekarang tan? ".... tanya ara


" besok pagi boleh di jenguknya ra, karena sudah larut malam".... jawab tante mira


"tante sampai lupa kalau kamu kesini bersama dengan tuan muda".... ucap tante mira yang langsung berdiri dari duduknya


Tante mira menyapa dion dan juga yang lainnya, berulang kali tante mira meminta maaf serta berterimakasih kepada dion yang mengijinkan ara untuk datang kesini menjenguk omnya.....


"sekali lagi saya minta maaf dan berterimakasih banyak kepada tuan muda".... ucap tante mira


" tidak masalah! ".... jawab ketus dion


Ara mendekati dion lalu mencubit lengan dion, dan hal tersebut membuat rey bersama dina tertawa kecil.....


" sebaiknya kalian pulang kerumah saja untuk istirahat ".... ucap tante mira


" ini kunci rumahnya ra, kamu masih ingatkan jalannya? ".... tante mira memberikan kunci rumah kepada ara


" tante juga harus pulang kerumah istirahat".... ucap ara


"tante disini saja menjaga om kamu".... ucap tante mira


" tapi tan? "


Tante mira hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum dan memberi isyarat lewat tangannya, supaya ara segera pergi ke rumah nenek kakeknya.....


Ara bersama yang lainnya menuju ke rumah nenek kakeknya, tetapi sebelum pergi dion membayar semua tagihan rumah sakit om andra....


...****************...


Didalam rumah kakek nenek ara banyak sekali kenangan yang di tinggalkan disana.....


Ara sempat menangis saat melihat foto kedua orang tuanya yang ada didalam rumah nenek kakeknya.....


Dirumah itu tidak ada yang berubah sama sekali, bahkan bangunan lama itu masih terlihat kokoh meskipun hanya ada beberapa saja yang perlu diganti......


Karena didalam rumah tersebut hanya ada 3 kamar dan salah satunya adalah kamar om serta tante ara.....


Jadi mereka memutuskan jika kedua bodyguard tidur diruang tamu, ara bersama dina tidur di dalam kamar yang letaknya disamping kamar dan tantenya.....


Sedangkan dion dan rey juga tidur didalam kamar yang letaknya berada di ujung sendiri......

__ADS_1


Dion yang tidak terbiasa berada didalam ruangan tanpa AC dan tidak pernah tidur di kasur kapuk, membuatnya susah tidur.....


Beberapa kali dion mengubah posisi tidurnya, tetapi tetap tidak bisa tidur dan sedangkan rey sudah tidur lebih dulu sambil melipat kedua tangannya didepan dada......


"bisa bisanya dia tidur nyenyak seperti itu! "... ucap dion sambil melirik rey


Karena rasa kantuknya yang tak tertahankan, lambat laun dion akhirnya bisa tertidur meskipun badannya terasa gatal dan gerah .....


***


Keesokan paginya pukul 6 pagi ara bersama dina sedang memasak didapur....


Sedangkan dion dan rey sudah kembali ke perusahaan sejak pukul 4 pagi tadi.....


Karena banyak pekerjaan yang harus dion kerjakan, apalagi dion lebih suka melakukannya sendiri dan suka langsung berada di lapangan.....


"rumah nenek kakekmu meskipun sudah tua, tetapi luas sekali ya ra? ".... ucap dina sambil menumis sayur


" iya din! orang dulu kan rumahnya luas luas"


"ya tergantung sih ra! "


"hemmm"


"kita masak segini banyak buat siapa ra? ".... tanya dina


" buat dua bodyguard dan buat kita, sisanya nanti bisa buat tante mira".... jawab ara


"nanti aku temani ya ke rumah sakit? "


"gak usah din, aku bisa sendiri kok"


"jangan ra! aku disuruh kesini buat temenin kamu, bukan buat jalan jalan"


"iya deh! "


Setelah itu mereka berdua segera menyelesaikan memasaknya dan setelah selesai mereka berdua menata makanan di atas meja makan.....


Ara memilih untuk membersihkan dirinya lebih dahulu ke kamar mandi, karena badannya sudah sangat lengket.....


Sedangkan dina masih berada didalam dapur untuk menyiapkan makanan di atas meja makan.....


Sesampainya di ruang tamu, dina meletakkan nampan tersebut di atas meja dan menyuruh kedua bodyguard untuk segera sarapan......


"kalian sarapan aja dulu! nanti kalian berdua akan mengantarkan nona muda ke rumah sakit! "... ucap dina


" baik nona"... jawab salah satu bodyguard


Setelah itu dina beranjak dari ruang tamu untuk menuju kedalam kamar.....


"cepat amat kamu mandinya ra? "... ucap dina yang melihat ara sedang menyisir rambutnya


" akhir akhir ini aku lagi malas mandi lama lama din"... jawab ara


"bawaan debay tuh pasti! "


"iya din"


"kalau gitu aku mandi dulu ya ra? "


"iya din"


Dina mengambil pakaian ganti dan juga perlengkapan untuk mandi, sedangkan ara masih sibuk dengan rambutnya......


...****************...


Pukul 12 siang dion ditemani oleh rey makan siang disalah satu restauran.....


Disela sela makannya, dion masih menyempatkan untuk bekerja di layar ipadnya.....


Karena akhir akhir ini pekerjaan dion bertambah banyak dan cliennya juga sering mengajaknya bertemu untuk membahas kerja sama.....


"setelah makan siang, apa jadwal ku rey? "... tanya dion yang masih menatap layar ipadnya


" setelah makan siang jadwal anda ke lapangan yang ada di jalan xxx tuan muda".... jawab rey


Dion hanya menganggukkan kepalanya sambil terus fokus pada layar ipadnya.....

__ADS_1


Tak berapa lama mereka berdua selesai makan siang dan dion beranjak lebih lebih dulu dari dalam restauran menuju ke mobil.....


Sedangkan rey membayar tagihan makanan mereka berdua menggunakan kartu milik perusahaan......


Didalam mobil tepatnya di bangku penumpang belakang, dion menghubungi istrinya yang berada dirumah kakek neneknya.....


📞dion


hallo sayang?


📞ara


hallo kak?


📞dion


kamu lagi apa?


📞ara


aku lagi dirumah sakit kak


kak dion sudah makan siang?


📞dion


sudah sayang


kamu sendiri sudah makan siang?


📞ara


sudah juga kak


sekarang kak dion sedang apa?


📞dion


lagi diperjalanan menuju ke lapangan yang ada di jalan xxxx sayang


📞ara


kalau gitu kakak lanjut aja kerjanya


aku tau kok kalau kak dion saat ini sedang sibuk dengan ipadnya


📞dion


hemmmm


maaf sayang, soalnya banyak sekali ini pekerjaanku


📞ara


gak papa kok kak


kalau gitu kakak tutup aja telfonnya


semangat ya kerjanya?


📞dion


iya sayang....


nanti aku hubungi lagi


📞ara


iya kakak sayang


tut tut


**


Setelah menutup panggilan telfonnya, dion melanjutkan pekerjaannya yang ada di layar ipadnya......


Sedangkan ara saat ini sedang menemani omnya yang masih belum sadarkan diri sejak kemaren.....

__ADS_1


Ara merasa sangat sedih melihat kondisi omnya yang saat ini terlihat pucat dan badannya semakin kurusan.....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2