
Pukul 4 sore dina bergegas pulang dan dina berjalan menuju ke parkiran khusus pegawai.....
Setelah sesampainya di parkiran, dina segera masuk kedalam mobil dan kemudian dina segera mengendarai mobil.....
"kayaknya persediaan makanan sudah habis deh! ".... ucapnya
" lebih baik belanja dulu aja deh! "
Dina memutuskan untuk pergi ke supermarket terlebih dulu, karena persediaan makanan di apartemen tantenya sudah habis .....
Dari arah belakang mobilnya ada sebuah mobil yang mengklakson beberapa kali dan hal tersebut membuat dina kesal....
"siapa sih tuh orang? rese banget! ".... ucap dina dengan kesal
Kemudian dina melihat dari spion dan dina memutar bola matanya saat mengetahui siapa yang ada dibelakangnya......
" ngapain coba? "
Dina yang kesal karena ternyata yang dibelakangnya adalah rey dan rey terus saja membunyikan klakson kepadanya.....
Kemudian dina menepikan mobilnya di pinggir jalan dan begitu juga rey yang berhenti tepat di belakang mobil dina ...
Dina melihat rey turun dari mobil dan berjalan ke arahnya.....
tok tok
Rey mengetuk kaca mobil dina dan dina terpaksa membuka kaca mobilnya.....
"ada apa? "... tanya dina dengan nada ketus
" kamu mau kemana? "... tanya rey
"pulang! "
"aku antar ya? "
"aku bisa pulang sendiri! "
"turunlah sebentar"
"kenapa? "
"turunlah sebentar"
"gak mau! "
"huft! kamu gak kasihan melihatku berdiri disini? "
"enggak! "
"sudah deh jangan ganggu aku! aku mau pulang minggir! "
Dengan cepat rey membuka pintu mobil dina dan memaksa dina untuk keluar dari mobilnya ....
Kemudian dina turun dari mobil dan rey masuk kedalam mobil dina dibagian kemudi dan rey menyuruh dina untuk masuk kedalam mobil dibagian penumpang depan.....
Setelah dina masuk kedalam mobil, rey segera mengemudikan mobil dina dan meninggalkan mobilnya sendiri di pinggir jalan.....
Dina yang masih kesal hanya berdiam diri menatap lurus kedepan sambil melipat kedua tangannya didepan dada......
"kamu marah? ".... ucap rey sambil melirik dina
" apa kamu lupa kalau kita sekarang sepasang kekasih dan semalam aku melamarmu? "
Dina melirik rey sambil menaikkan sebelah alisnya.....
"aku lupa? "... tunjuk dina pada dirinya sendiri
" iya! "
"bukannya kamu yang lupa? ".... ucap dina dengan kesal
__ADS_1
" mentang mentang udah bisa meluluhkan hatiku seenaknya aja di buang gitu aja! "... dina ngomel sendiri
" dari pagi gak kelihatan dan enggak kasih kabar! ehh tau tau sekarang nongol kayak perampok! "
Rey hanya tersenyum sambil fokus mengemudikan mobilnya dina dan dina yang mengetahui itu segera mencubit lengan Rey.....
"awwww! kok nakal sih kamu! "... ucap Rey sambil mengusap lengannya yang baru saja di cubit oleh dina
" rasain! siapa suruh tersenyum? ".... dina melotot ke arah Rey
" kamu cantik deh kalau lagi marah gitu".... puji Rey sambil tersenyum
"ihhhhh!!!! ".... dina mencubit Rey dengan lebih keras lagi
" awwww! sakit sayang!!!! "
Ucapan Rey membuat dina terdiam dan dina memilih untuk melihat kedepan, karena saat ini jantungnya sedang tidak terkontrol akibat mendengar Rey memanggilnya dengan sebutan sayang.......
"biasakan dirimu dengan sebutan seperti itu"... ucap Rey sambil menggenggam tangan dina
Dina menoleh ke arahnya sambil melirik tangan Rey yang sedang menggenggam tangannya yang ada di pangkuannya .....
" jangan marah lagi ya? "... ucap Rey
" maaf karena dari pagi tadi aku ada urusan yang sangat penting dengan tuan muda dan ini tadi baru saja kelar urusannya".... lanjut Rey
"kenapa gak kasih kabar melalui pesan atau telfon? ".... ucap dina
" aku tidak sempat bermain ponsel , karena harus membantu menyelesaikan urusan tuan mudah dengan cliennya"
"sekarang kamu mau kemana dulu sebelum kembali ke apartemen? ".... tanya Rey sambil mengusap telapak tangan dina
" ke supermarket! persediaan makanan di apart habis soalnya".... jawab dina
"baiklah! "
Setelah itu Rey melepaskan genggaman tangannya dari tangan dina dan Rey kembali fokus mengemudikan mobil dengan kedua tangannya .....
***
Setelah urusannya dengan clien kelar, dion memilih untuk langsung pulang kerumah karena ia sudah sangat merindukan istrinya......
Sesampainya dirumah dion segera turun dari mobil dan segera masuk kedalam rumah untuk menemui istrinya .....
"dimana nona muda? "... tanya dion pada pelayannya
" nona muda ada dikamarnya tuan muda"... jawabnya dengan sopan
Dengan langkah cepat dion menaiki anak tangga dan sesampainya didepan kamar dion segera membuka pintunya.....
ceklek
"sayang? ".... panggil dion pada istrinya
" Hai kak... sudah pulang? "... ucap ara
" kamu dimana sayang? "... tanya dion sambil mencari keberadaan ara
" didalam ruang ganti kakak sayang! "... jawabnya
Dion tersenyum saat mendengar ara memanggilnya dengan sebutan sayang dan dengan cepat dion berjalan masuk kedalam ruang ganti.....
cup
Dion mencium pipi sebelah kanan ara dan hal tersebut membuat ara kaget ....
" kebiasaan deh! ngagetin! ".... ucap ara
" kamu lagi ngapain di sini? ".... tanya dion
" ini aku lagi beresin pakaian kamu"
__ADS_1
"kenapa kamu yang beresin? "
"memangnya gak boleh? "
"kan ini tugasnya pelayan sayang"
"aku jenuh dirumah terus dan tidak melakukan apa apa".... ara menampakkan wajah cemberutnya
" jangan cemberut gitu dong sayang".... dion mengusap lembut kedua pipi ara
"hari ini apa dia rewel? ".... tanya dion sambil mengusap perut ara
" enggak kok! "... jawab ara
" besok jadwal ke dokter kandungan kak! anterin ya? "
"pukul berapa jadwalnya sayang? "
"pukul 10 kak"
"besok aku jemput dan aku anterin kalian berdua".... ucap dion sambil mengusap lembut perut ara
" kakak mandi dulu sana! aku ingin muntah nih mencium bau keringat kakak".... ara menutup hidungnya
"hemmmp! baiklah sayang aku mandi dulu"
Sebelum pergi dion mencium seluruh wajah ara dan setelah itu dion segera pergi menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.....
Sedangkan ara tersenyum melihat tingkah dion yang terlihat sangat manja padanya.....
"itu tandanya papah sayang kita berdua sayang"... ucap ara pada perutnya dan mengusap dengan lembut
Ara melanjutkan kembali aktifitasnya yang sedang merapikan pakaian milik dion......
Sebenarnya ara sangat bosan berada didalam rumah tanpa melakukan pekerjaan apapun....
Apalagi sejak ia mengandung jadi malas sekali untuk membuka ponselnya, padahal biasanya ara rajin sekali membalas pesan dari pembeli onlinenya .....
Masih mengandung saja ara sudah malas membuka ponselnya, apalagi nanti kalau anaknya sudah lahir.....
**
Dion selesai mandi dan kini dion sedang menemani istrinya menonton drama didalam kamarnya .....
"gimana pekerjaan kak dion hari ini? "... tanya ara
" cukup melelahkan sayang"
"melelahkan? "... ara mengeryitkan keningnya
" pagi sampai sore tadi aku dan Rey berkunjung ke perusahaan milik salah satu clien ku"... dion bercerita
"perusahaannya mengalami masalah dan dia meminta bantuan kepadaku sayang".... lanjutnya
" terus sekarang masalahnya sudah beres? ".... tanya ara
" sudah sayang"... jawab dion
"mulai sekarang kak dion jangan kasih jadwal yang padat sama Rey ya? "
"memangnya kenapa sayang? "
"sekarangkan Rey sudah memiliki dina dan mereka berdua masih dalam tahap penyesuaian"
"hemmm! iya sayang"
Kemudian mereka berdua hanya berdiam diri sambil menikmati acara drama kesukaan ara dan dion tiduran dipangkuan istrinya sambil mengusap lembut perut ara......
Dion sangat bahagia memiliki ara dan sebentar lagi dia juga akan menjadi orang tua.....
Keinginan dion memiliki 3 orang anak dan dia tidak mempermasalahkan cowok atau cewek anaknya nanti, asalkan anak itu terlahir dari rahim istrinya yaitu ara yang sangat dion sayangi dan dion cintai......
__ADS_1
...****************...