
Sejak pulang dari perusahaan tadi, dion sampai saat ini masih tidur di atas ranjangnya karena badannya masih terasa lemas dan kepalanya juga masih pusing.....
Pukul 8 malam dion terbangun dan merasakan kepalanya sudah tidak pusing lagi tetapi badannya masih terasa lemas....
Kemudian dion mengubah posisinya menjadi duduk di atas ranjang lalu punggungnya ia senderkan di senderan ranjang.....
"udah pukul 8 tapi kenapa dia belum pulang? "... ucap dion sambil mengambil ponselnya di atas nakas
Setelah itu dion mencoba untuk menghubungi nomer ara, tetapi nomernya tidak aktif....
Tak berapa lama kemudian ara masuk kedalam kamar dan meletakkan tasnya di atas meja lalu ara berjalan masuk kedalam kamar mandi tanpa melihat ke arah dion.....
Dion mengeryitkan keningnya melihat tingkah ara dan dion teringat dengan ucapan Rey tadi siang padanya.....
*
#FLASHBACKON
Pukul 2 siang Rey masuk kedalam ruangan dion karena Rey akan menggantikan pekerjaan dion hari ini.....
tok tok
Ceklek
Rey berjalan menghampiri dion yang sedang memejamkan mata sambil menyenderkan punggungnya di senderan kursi....
"permisi tuan muda? "... ucap Rey
" kau kerjakan semuanya hari ini Rey! "... ucap dion tanpa membuka mata
" baik tuan muda"... ucap Rey sambil mengambil laptop yang ada di atas meja dion
"tadi nona muda kemari tuan"... ucap Rey
" kenapa dia kemari?"... dion membuka matanya
"sebenarnya tadi saya lancang menghubungi nona muda untuk datang kemari karena anda sedang tidak enak badan"... jawab Rey
"setelah itu nona muda kemari dan saya mengantarnya ke ruangannya anda"... lanjutnya
" tapi kenapa dia tidak masuk ? "... tanya dion sambil memijit kepalanya yang pusing
"saat nona muda mau masuk, nona muda melihat nona diana sedang membantu Anda untuk minum obat tuan"... jawab Rey
" lalu? "
"nona muda pergi dan saya mau mengejarnya tetapi pekerjaan saya belum selesai"
"gak perlu dikejar"
"tetapi nona muda terlihat marah tuan muda"
"marah? kenapa? "... dion mengeryitkan keningnya
" saya melihat nona muda sepertinya ada perasaan untuk anda tuan muda"
"maksud kamu? "
"nona muda mungkin menyukai Anda"
"kau tau darimana? "
"kalau nona muda tidak menyukai Anda, sudah pasti tadi langsung masuk kesini meskipun melihat nona diana "... jawab Rey
" kalau gitu kejarlah dia dan suruh dia kemari lagi"
"tetapi saya rasa nona muda tidak akan mau tuan"
"kenapa? "
"biasanya seorang wanita yang sedang cemburu pasti saat ini sedang ngambek tuan muda".... jawab Rey
" ck! kau bisa tau dari mana? bukannya kau tak pernah jatuh cinta! "
"saya mendengar dari beberapa rekan saya tuan "... jawab Rey
Dion menaikkan sebelah alisnya saat melihat Rey tersenyum ke arahnya dan memberi kode padanya.....
" sebelumnya saya minta maaf kalau saya lancang tuan muda"... ucap Rey
"tetapi jika anda mau saya akan membantu"... lanjutnya
__ADS_1
" maksud kamu? "
"saya akan pura pura menawari nona muda untuk membantunya agar nona muda bisa mengakui kalau nona muda ada perasaan untuk anda"... jawab Rey
" terserah kau saja Rey! "
"tetapi apa boleh saya bicara kalau nona diana adalah masalalu anda? "
"terserah kau saja asal jangan katakan apa penyebabnya aku dan dia putus! "
"baik tuan muda"
Setelah itu Rey pamit keluar dari ruangan dion untuk kembali ke ruangannya sambil membawa laptop milik dion.....
#FLASHBACKOFF
*
Tak berapa lama ara keluar dari kamar mandi dengan memakai stelan piyama dan ara berjalan menuju ke sofa lalu menyalakan televisi.....
Dion hanya memperhatikan gerak ara dari atas ranjang dan dion kemudian mengajaknya bicara.....
"darimana aja baru pulang? "... tanya dion dengan nada yang terdengar lemas
Ara menoleh ke arah dion dan menatap dion yang juga sedang menatapnya.....
" aku ada keperluan tadi! "... jawab ara
Sedangkan dion hanya diam saja tidak mengeluarkan suaranya lagi , tetapi saat ini mereka berdua sedang saling menatap.....
Dari ara pintu terdengar suara ketukan dan ara berjalan menuju pintu untuk melihat siapa yang mengetuk pintu kamar.....
tok tok
ceklek
"permisi nona muda? "... ucap kepala pelayan
" iya"... jawab ara sambil tersenyum dan melirik nampan yang dibawa kepala pelayan
"saya mengantarkan makanan dan obat untuk tuan muda".... ucap kepala pelayan
" biar saya aja yang bawa kedalam"... ara mengambil nampan dari tangan kepala pelayan
Setelah mengambil nampan, kepala pelayan pamit untuk kembali dan ara menutup pintunya lagi sebelum membalikkan badan.....
Ara berjalan menghampiri ranjang dan meletakkan nampan di atas nakas samping ranjang.....
"kak, ini makanan untuk kak dion"... ucap ara
" hemmm"... ucap dion lemas
"makanlah dulu kak"... ucapnya
" aku tidak suka bubur"... ucap dion
"bukannya kakak lagi sakit?"... tanya ara
" darimana kamu tau kalo aku sedang sakit? "... dion menatap ara
" tuh wajah kakak terlihat pucat"... ucap ara
"nanti aja aku makan"
"harus sekarang kakak makan, mumpung buburnya masih hangat"... ucap ara
" mau aku suapin kak? "... tanya ara
Dion menatap ara lekat dan ara menutup mulutnya karena ucapannya ....
" lakukanlah! "... ucap dion
" hah? i... ya"... ucap ara yang tak menyangka dengan ucapan dion
Kemudian ara mengambil mangkok dari atas nampan yang berisi bubur dan ara duduk didepan dion untuk menyuapinya.....
Ara meniup bubur yang ia sendok dan dion menatap ara yang sedang meniup bubur dengan menaikkan sebelah alisnya....
"kenapa kau tiup? "... tanya dion
" agar tidak terlalu panas".... jawab ara
__ADS_1
Setelah itu ara menyuapi dion dengan telaten meskipun suapan pertama ara harus merayu dion agar mau makan bubur.....
"tadi siang kau ke perusahaan? "... tanya dion
" kak dion tau? "... ara balik bertanya
'*ya pasti tau dong ra! kamu kok jadi tulalit sih! '.... ucap ara dalam hati*
" tadi Rey yang memberitahuku"... jawab dion
"kenapa tidak masuk kedalam ruangan ku? "... tanya dion
" emmm.... tadi tiba tiba ada pesan dari karyawanku dan aku langsung ke ruko"... jawab ara
"apa dosenmu mengajarimu untuk berbohong? "... tanya dion
" hah? enggak gitu kak"
"dia masalaluku dan tadi dia tidak sengaja untuk membantuku"... ucap dion
" memangnya apa penyebab kalian putus kak? "... tanya ara
Dion diam saja sambil menatap ara yang juga sedang menatapnya .....
" kak dion minum obat dulu dan segera istirahat"... ara mengalihkan pembicaraan
Ara membantu dion untuk minum obat dan setelah selesai membantu minum obat, ara membantu dion untuk berbaring dan ara menyelimuti tubuh dion.....
"kak dion istirahat dulu, aku akan mengembalikan ini ke dapur"... ucap ara
" iya"... ucap dion
Ara membawa nampan keluar dari kamar untuk ia kembalikan ke dapur dan dion menatap pintu kamar yang sudah tertutup.....
Dion tersenyum sambil membayangkan wajah ara saat bertanya kenapa dia bisa putus dengan diana.....
Kemudian dion memejamkan mata karena efek obatnya mulai beraksi dan hal itu membuatnya cepat tertidur.....
**
Keesokan paginya pukul 6 pagi dion membuka matanya dan dion merasakan badannya sudah kembali seperti sediakala.....
Dion menoleh kesamping yang sudah kosong dan dion melirik ke arah pintu kamar mandi tetapi dion tak mendengar suara air.....
Kemudian dion mengubah posisinya menjadi duduk dan tak berapa ponselnya berbunyi tanda ada pesan masuk kedalam ponselnya.....
Dion mengambil ponselnya di atas nakas samping ranjang dan melihat ada notifikasi dari ara, kemudian dion segera membuka pesannya.....
*💌ara
pagi kak dion....
aku hari ini ada jadwal kuliah pagi pukul setengah 7 , jadi aku berangkat pagi pagi ...
tadi mau pamit tapi gak tega mau bangunin kak dion yang tidurnya nyenyak....
oh ya...
tadi aku sudah buatin bubur ayam untuk kakak dan sudah aku siapin di atas meja makan....
kalau gak suka gak usah dimakan ya....
daahh kakak...
Dion tersenyum membaca pesan dari ara dan dion meletakkan ponselnya di atas ranjang, lalu dion beranjak dari ranjang untuk masuk kedalam kamar mandi....
25 menit kemudian dion keluar dari kamar mandi sudah menggunakan stelan baju kerjanya dan kemudian dion masuk kedalam ruang ganti untuk mengambil jasnya.....
Setelah memakai jas dion berdiri di depan cermin untuk menata rambutnya dan memakai parfum kesukaannya....
Selesai itu dion mengambil ponselnya lalu berjalan keluar kamar untuk menuju ke meja makan dan wajah dion terlihat sedang berseri seri.....
Sesampainya di meja makan, dion melihat bubur ayam buatan ara yang masih hangat dan dion langsung mencoba bubur buatan ara.....
Saat mencobanya dion tersenyum karena bubur ayam buatan ara sangat enak dan dion segera menghabiskannya.....
Hal itu membuat para pelayan yang ada di dekat meja makan heran karena dion begitu lahap memakan bubur ayam....
Karena dion dari dulu tidak menyukai bubur karena rasanya yang hambar dan sangat lembut.....
__ADS_1
************