
"aku kesini untuk menawarkan bantu lagi kepada kalian,bagaimana apa klian berubah pikiran"ucap karin wanita 48 tahun yang masih terlihat muda walaupun sudah terlihat keriput ini tapi masih tetap cantik duduk disofa menghadap sepasang suami istri itu
"kau kira aku menjual anak ku karin,apa kau sudah gila"ucap fariz menatap tajam sahabatnya yang sejak SMA dia kenal
"siapa bilang kamu menjual anak mu,disini kita sama-sama diuntungkan fariz"ucap karin
"diuntungkan bagaimana,ini maksudnya apa pi"ucap dewi bingung,dewi yang baru saja pulang sekolah dikejut kan oleh pertengkaran papinya dan tante karin
"tidak ada sayang,mendingan kamu masuk kamar yah sayang"ucap dira wanita yang masih terbilang muda karna usia nya yang baru masuk 40 tahun
"dira anak mu juga harus berhak tau,kita tidak tau kan keputusannya apa"ucap karin tersenyum kearah dewi
"mami dewi bukan anak kecil lagi,dewi berhak tau apa yang terjadi"ucap dewi sambil menatap maminya lembut
"dewi sayang,tante kesini hanya menawarkan bantuan dan meminta sesuatu ke pada papi mu tapi dia malah menolak nya"ucap karin lembut
"memangnya bantuan apa tante"ucap dewi
"cukup karin,aku tidak akan menerima bantuan mu"ucap fariz marah
"bantuan untuk melunasi semua hutang-hutang papi mu di bank klo tidak papi mu.."karin belum menyelesaikan omongannya langsung di hentikan fariz
"karin"teriak fariz marah
"tante klo tidak papi kenapa"tanya dewi khawatir
"di penjara sayang"ucap karin
"terus tante minta apa sampe papi menolaknya"ucap dewi
"tante hanya meminta kamu untuk menikah dengan anaknya tante dan memberi tante cucu itu saja yang tante minta"ucap karin tersenyum lembut
"aku bersedia tante"ucap dewi
"papi tidak akan mengizinkan"ucap fariz marah sedangkan dira menenangkan suaminya sambil menangis
"kenapa pi,aku ngk mau papi masuk penjara ngk akan pi.aku sama mami siapa yang jagain pi siapa klo bukan papi"ucap dewi sambil duduk di bawa lantai menatap papi nya yang duduk disofa
"sayang jangan korbankan kebahagianmu,untuk papi"ucap papi nangis
"pi aku mohon,aku hanya menikah tidak ke neraka.kenapa papi sampe begini..hiks..."ucap dewi nangis
"karna yang menikah denganmu nanti adalah pria beristri dewi"ucap papi
dewi pun terdiam seketika sambil memandang papinya dan karin
"dewi ngkpp pi,dewi mau menikah asal papi ngk dipenjara"ucap dewi
"tapi papi ngk setuju sayang papi sayang sama kamu,kamu tidak akan pernah bahagia. pernikahan itu bukan permainan sayang papi cuma mau ngeliat anaknya papi menikah sekali dalam seumur hidup"ucap papi lembut
__ADS_1
"klo papi ngk setuju mendingan dewi bunuh diri aja dari pada papi dipenjara dewi ngk bisa ngeliat papi menderita,pi ngk ada anak yang tega ngeliat ayahnya dipenjara ngk ada pi,aku mohon"ucap dewi"mami aku mohon mi"ucapnya lagi,dari tadi dira hanya bisa menangis dia tidak tau harus bagaimana dia hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil menahan anaknya dan memeluknya
"jangan nak jangan"ucap dira
"sebenarnya aku tidak tega melihatnya tapi mau gimana lagi hanya dengan cara ini,dari dulu kan aku memang mau menjadikan dewi menantu tapi tak kesampaian gara-gara wanita penggoda itu sampe-sampe putra ku mau menikahi wanita itu"ucap batin karin
"sayang papi setuju,jangan berbuat nekat papi sangat menyayangi mu nak"ucap papi,dewi pun langsung memeluk papinya
"terimakasih dewi,dan fariz aku sudah mengurus semuanya hutang-hutang sudah lunas,perusahaanmu juga sudah kuurus,ingat jangan mempercayai seseorang dengan gampangnya"ucap karin"minggu depan kamu akan menikah dewi"ucapnya lagi dewi mengangguk
"iya rin trimakasih tapi kenapa cepat sekali karin"ucap fariz
"ris aku kan sudah tidak muda lagi,aku ingin segerah memiliki cucu"ucap karin lirih"yah udah aku pergi dulu yah,siap kan dirimu nak"ucapnya lagi diangguki dewi
"oh iya tante hampir lupa,besok kita kedokter yah wi"ucap karin
"untuk apa tan"tanya dewi
"nanti juga kamu tau yah udah tante pulang dulu"ucap karin sambil berjalan keluar
**********
06:50
mami dira sedang memasak didapur bersama bibi ina,dewi pun menghampiri maminya sambil menunduk dia tidak mau mami nya sampai melihat mata sembab nya,makanya dia juga berangkat pagi tidak ingin sarapan bersama
"ko tumben berangkat pagi sayang"ucap mami
"ngkpp mi assalamu'alaikum da,da mami"pamit dewi sambil berlari
"wa'alaikum salam.hati-hati sayang"ucap mami
********
dikelas
"wi mata lo ko sembab gitu"ucap mita
"iya nih ko bebebku gue jadi murung gini sih"ucap cika manja
"biasanyakan loh paling heboh sendiri,kenapa sih cerita dong sama kita"ucap bunga
"gue ngkpp ko"ucap dewi santai
bel masuk pun bunyi mereka yang ingin balik bertanya diurungkan karna guru baru saja masuk
bel istirahat pun bunyi 4 serangkai itu pun berjalan ke arah kantin untuk mengisi perutnya,dewi yang belum sarapan langsung memesan nasi goreng dan bakso,tidak lupa es jeruk kesukaannya setelah pesanan nya datang langsung dia makan tanpa memperdulikan mereka bertiga
"lo berapa hari ngk makan"ucap bunga diangguki kedua temannya
__ADS_1
"baru tadi pagi sih"jawab dewi
"hay sayangku cintaku hidupku ragaku jiwaku bidadariku calon istriku lagi makan apa"tanya leon manja dengan senyum manisnya,cowo tampan,tinggi,ngk kurus-kurus bangat pas lah yah cowo terpopuler disekolah
"sih lebay datang"ucap mita
"mulai lagi nih drama"ucap cika
"hay juga calon suamiku,sini biar aku suapin yah"ucap dewi manja sambil menarik lengan leon untuk duduk disampingnya
"bucin lagi"ucap reno
"sirik aja lo"cibir leon
"sayang siapa yang bikin kamu nangis"ucap leon khawatir
"ngkpp sayang tadi malam aku hanya menahan rindu ku padamu karna kamu ngk masuk sekolah kemarin"ucap dewi manja
"masa iya sampe segitu nya calon istri aku nangis maafin aku bidadari ku"ucap leon diangguki dewi
bel masuk pun bunyi
"anak-anak kita ulangan hari ini yah"ucap ibu rosa guru geografi
"ko dadakan sih bu kita kan belum ada belajar"ucap salah satu murid
"iya nih bu"ucap mereka serempak
"maaf yah anak-anak ibu lupa ngasih tau klian tapi kalian ini kan pelajar ulangan ngk ulangan harus tetap belajar"ucap rossa
"mita cepat keluarin jurus lo"ucap bunga diangguki dewi dan cika
"ok deh"ucap mita
"ibu-ibu ada yang kesurupan bu"panggil mereka bertiga ibu pun berjalan melihat keadaan mita yang kejang-kejang,matanya melotot kearah ibu rosa
"ibu klo tidak pergi dari sini saya makan yah"ucap mita bu rosa pun langsung pergi dan mengajak anak-anak keluar karna sangking takutnya guru muda itu mereka pun semua tertawa karna tidak jadi ulangan.tiba-tiba pak sekolah pun datang membawa seseorang disampingnya
"pak cepat keluarkan jin dari dalam tubuh anak itu"perintah kepala sekolah.
"keluarlah dari tubuh gadis ini klo kamu masih pengen selamat"ucap dukun itu
"entah apa lah yang dibaca dukun ini aku juga ngk ngerti,apanya yang dikeluarin tainya gitu dan parahnya lagi dia makan sesuatu lalu di semburkan ke muka mita asli aku mau ngakak pasti mita kesal bangaat tuh"gumam batin dewi
"aku kenapa"ucap mita pura-pura tidak tau mungkin dia sudah tidak tahan berakting setelah disembur
"dia sudah keluar"ucap dukun itu
"kamu tadi kesurupan mit"ucap ibu rosa takut
__ADS_1