
Semalam Arif benar-benar melahap habis Bila sampai diri nya merasa puas dan bahagia.bahkan sampai membuat Bila lemas tidak berdaya lagi untuk melayani Arif yang gagah perkasa.kedua nya baru tertidur pada pukul 04.00 pagi menjelang subuh.
Bila yang biasa nya tidur selalu tepat waktu dan bangun juga tepat waktu.hari ini Nabila di paksa bangun terlambat karena mata nya masih terasa sangat lengket.Bila masih terlelap di dalam mimpi indah nya walaupun sang Surya sudah mulai meninggi dari tempat.
" Bi! Bila sama Arif belum turun juga?" tanya Mama yang sejak tadi sudah menyelesaikan sarapan nya.Mama Yolan dan Pak Rizal bahkan sampai terlambat menyantap sarapan pagi ini karena terlalu lama menunggu pasangan suami istri itu.
" Belum Nyonya." jawab Bi Marni yang memang belum melihat kedatangan kedua pasangan itu.
" Ya sudah, simpan saja makanan nya dulu,nanti kalau mereka sudah turun baru di panas kan." ujar Mama Yolan sambil duduk menyantap buah-buahan segar.
" Biasa Bi,lagi mantab-mantab buat mengolah cucu untuk Saya." sambung Mama Yolan usil dan berhasil membuat Bi Marni dan asisten rumah tangga lainnya tertawa kecil.
Mama Yolan yang memang terkenal paling usil di dalam rumah ini selalu bisa membuat para pegawai nya tertawa dan merasa senang bekerja di rumah mereka.sikap judes Mama Yolan hanya di keluarkan untuk Arif sang putra tunggal yang sudah menyakiti perasaan nya dengan menikahi wanita yang tidak di sukai oleh Mama Yolan.
" Semoga saja kabar bahagia itu segera datang Nyonya." ucap Bi Marni yang juga tidak sabar menunggu tangisan bayi di rumah sebesar dan semewah ini.
" Amin Ya Allah." jawab Mama Yolan dan ikuti semua Asisten rumah tangga yang lain nya.
Jam sudah menunjukkan pukul 10.00 pagi, tetapi kedua insan ini masih betah bergelung di bawah selimut tebal dengan tangan Arif yang setia memeluk pinggang Bila.
Sebenar nya 10 menit yang lalu Arif sudah terbangun dari tidur nya.Arif di buat tercengang kala melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 10.10 menit.sekitar 30 menit lagi Arif ada meeting penting dengan kolega bisnis nya yang baru datang dari negara tetangga.
" Gara-gara keasyikan bercocok tanam sampai pagi,Aku sampai telat ikut meeting penting." gumam Arif tersenyum menatap wajah lelap sang istri.
" Capek banget ya?" bisik Arif menyandarkan tubuh nya yang masih polos dan kembali menatap wajah lekat Bila yang sama sekali tidak terbangun karena pergerakan nya.
Arif lalu meraih ponsel nya yang tergeletak di atas nakas yang ada samping dia ,lalu mengetik pesan untuk sang Asisten pribadi tentang ketidakhadiran nya dalam meeting penting ini.
__ADS_1
Drt..Drt..Drt...
Reno yang tengah sibuk berdiskusi dengan Naura di buat kaget oleh bunyi ponsel yang tersimpan di dalam saku celana nya.
" Tuan muda." gumam Reno dan langsung membuka kotak pesan nya.
" Astaga Tuan muda! Pekerjaan lagi banyak-banyak begini malah cuti mendadak lagi." ucap Reno lirih dan tidak berhenti mengomeli berkas yang tidak bersalah sedikitpun.
" Woyy...Kamu kenapa sih? Mengomel ngga jelas arah kayak gitu?" tanya Naura penasaran.
" Mentang - mentang lagi bucin ama bini nya,Tuan muda lebih sering cuti sekarang ini.Aku jadi menyesal deh bantuin mengungkapkan kejahatan mantan bini nya." tutur Reno masih terus mengoceh tanpa henti.
" Siapa yang bucin ? Terus yang mantan bini nya siapa?" Naura semakin di buat penasaran oleh ucapan Reno yang tidak terlalu jelas menyebutkan nama pelaku yang sudah membuat dia kesal seperti ini.
" Ren! Siapa yang bucin?" tanya Naura mengernyit kan dahi nya.
" Tuan muda Kamu lah,emang nya siapa lagi?" balas Reno dengan ketus.
" Bukan! Tuan muda sebenarnya sudah menikah lagi dengan wanita yang lebih cantik dari mantan istri nya yang mirip ondel-ondel itu, istri Tuan muda yang sekarang ini lebih segala nya dari semua wanita yang ada di muka bumi ini.Kamu tidak perlu bersusah payah menggoda Tuan muda lagi,karena itu akan percuma saja dan hanya membuat Kamu sakit hati.Tuan muda sudah bahagia bersama istri nya.mulai besok jangan lagi memakai pakaian minim seperti ini, Kamu ngga kapok apa kena semprot sama Tuan muda?Bukan nya tertarik melihat penampilan Kamu ,yang ada mata Aku malah sakit karena melihat yang beginian."
" Sebelum Tuan muda menendang Kamu keluar dari sini hanya gara-gara kain ketat ini,lebih baik mulai besok ubah gaya pakaian Kamu itu,mana tau ada seorang juragan kaya raya yang naksir dengan Kamu." ujar Reno panjang lebar, suasana hati nya yang sedang kesal membuat Reno mengoceh tanpa rem cakram.reno yang sudah tahu tentang Naura yang memendam rasa kepada Arif dan selalu berusaha menggoda Arif langsung memberikan wejangan nya kepada partner kerja yang cukup berprestasi di bidang nya.
Mulut Naura di buat menganga lebar dengan keadaan jantung yang sudah tidak normal lagi.
" Kapan Tuan muda menikah nya?" suara Naura terdengar sangat pelan sekali. hati nya yang sedang sakit membuat tubuh nya juga ikut-ikutan lemas sampai tidak bertenaga lagi.
" Mereka menikah 2 bulan yang lalu, sebentar lagi pernikahan mereka akan segera di resmikan dan akan di umumkan di depan publik,jadi jangan pernah lagi berusaha masuk ke dalam rumah tangga Tuan muda,Aku adalah orang pertama yang akan mencegah nya.Aku tidak akan segan-segan menghancurkan hidup Kamu jika itu sampai terjadi,dulu Aku hanya diam saat melihat Kamu berusaha menjadi pelakor, tetapi tidak untuk kali ini,Nona Bila terlalu berharga untuk Kamu sakiti." ucap Reno dengan nada ancaman nya.melihat Bila yang mampu mengubah pribadi Arif membuat Reno sangat berterima kasih dan akan membantu menjaga rumah tangga mereka.
__ADS_1
" Aku..Aku..Tidak pernah menjadi pelakor." Naura mengelak dan tidak berani mengakui perbuatannya.wajah Naura sudah pucat pasi dan di sudut mata nya sudah menggenang banyak air yang bersiap-siap untuk tumpah membasahi pipi nya.watak Reno ini hampir sama dengan watak keras Arif.Reno yang sangat cerdas dalam segala hal membuat dia mudah mengerti situasi yang ada di depan mata nya.
" Jangan berkilah,Aku bukan orang bodoh yang bisa Kamu bohongi.tapi ingat ucapan Aku untuk yang terakhir kali nya.buang jauh-jauh perasaan cinta Kamu itu,jangan pernah merusak rumah tangga Tuan muda jika Kamu masih ingin hidup bebas.keselamatan hidup Kamu tergantung kelakuan Kamu sendiri." ucap Reno pelan tetapi penuh penekanan.
" Ba-baik ." jawab Naura singkat dengan terbata-bata.
" Aku tidak ingin masuk penjara seperti nenek sihir itu." batin Naura masih bertopang dagu.
" Sebenar nya wanita macam apa sih yang menjadi istri Tuan muda,kenapa semua seperti sangat menyayangi dan juga melindungi nya." gumam Naura menatap liar ke arah depan.
Reno yang hendak pergi meeting langsung masuk ke dalam ruangan nya meninggalkan Naura yang tengah sibuk menerawang seperti apa wajah istri tuan muda nya.
" Aku mau pergi meeting,jaga perusahaan." ujar Reno yang kembali datang secara tiba-tiba dan mengagetkan Naura yang sedang melamun.
" Astaga Reno!" teriak Naura sambil memegang dada nya .
" Tidak perlu buang waktu memikirkan suami orang lagi,kerja sana." ucap Reno sambil tersenyum miring mengabaikan wajah Naura yang sedang pias tak berbentuk lagi.
" Ikh... Ngeselin banget sih." umpat Naura yang hanya berani berkata di belakang Reno.
Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰😍🥰
Jangan lupa mampir juga di Novel saya yang lain.
" Mahkota Yang Di Renggut Paksa."
" Terhalang Restu Orang Tua."
__ADS_1
" Rumah Tangga Ku Hancur Di Tangan Ibu Mertua."
Terimakasih semuanya 😍😍😍🥰