
Di dalam ruang kerja nya,Arif sama sekali tidak bisa fokus dalam bekerja, pikiran nya terbagi kepada kedua istrinya.
" Seharusnya bukti yang Reno berikan dulu tidak Aku abaikan,hingga Aku tidak perlu terjebak terlalu lama dalam pernikahan dengan Naima." ucap Arif menyesali kekeliruan nya.
" Semua nya sudah terlanjur terjadi,dan Aku pun sudah terlanjur jauh melangkah,Aku harus bisa menyesuaikan ini secepat mungkin,agar Nabila bisa menjadi istri ku satu-satunya."ucap nya sangat optimis.
Di saat pikiran nya sedang kacau tak menentu,suara notifikasi pesan dari ponselnya terdengar berbunyi cukup keras.
" Assalamualaikum Mas,maaf mengganggu waktu kerja Kamu, Aku cuman mau minta izin keluar sebentar sama Mama."
Pesan yang masuk ke layar ponsel Arif ternyata dari Nabila istri nya.
" Ya, hati-hati." balas Arif singkat.
Arif bukan lah tipe laki-laki yang bisa merangkai kata-kata romantis maupun puitis,dia bahkan sangat kaku dalam hal mengutarakan perasaan.
" Tidak bisa kah dia mengetik lebih panjang lagi isi pesan yang akan dia kirim? Kenapa hanya sebatas Ya dan hati-hati, Ya tuhan,mimpi Aku bisa menikah dan mendapatkan suami seperti beruang kutub." gerutu Bila dalam hati nya.
" Terimakasih." balas Bila to the point.
Setelah membalas pesan dari suami nya.
Bila melangkah keluar menuju lantai bawah,hari ini dia memilih memakai gamis overall,dengan baju bagian dalam nya berwarna abu-abu, sedang kan bagian luar nya berwarna coklat, jilbab yang dia pakai pun senada dengan warna baju bagian di luar nya.dengan Tas tangan kecil merk brand ternama yang berada di genggaman tangan nya.namun Bila sama sekali tidak mengetahui harga semua barang yang melekat pada tubuh nya,Karena semua keperluan nya di sediakan langsung oleh Mama mertua.
Ibu Yolan sangat pandai merubah dan menentukan barang apa yang bagus untuk di pakai oleh Nabila.
" Kamu cantik sekali sayang." sapa Ibu Yolan ketika melihat Nabila turun dengan begitu anggun nya.
" Terimakasih Ma,Mama juga terlihat sangat cantik siang ini." balas Bila tersipu malu.
" Jangan bohong! Wajah Mama sudah keriput begini,mana mungkin bisa menandingi wajah Kamu yang masih mulus dan bening kinclong."
" Semua wanita ' kan memang terlahir Cantik Ma, sedang kan para pria terlahir dengan kodrat tampan dan gagah." jawab Bila lebih ke teori.
" Iya yah,Mama lupa." jawab Ibu Yolan dengan suara tawa khas nya yang menggelegar.
Hari ini Bila menjelma menjadi seorang istri pengusaha sukses,mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki nya, semua yang dia kenakan memiliki harga fantastis.
".Semoga saja Aku tidak membuat malu Mama di hadapan semua teman - teman arisan nya." gumam Bila dalam hati nya.
Sedang kan Ibu Yolan yang berada di samping Bila, terlihat asyik berbalas pesan dengan geng arisan nya.beliau bahkan sesekali memotret Bila diam-diam lalu di kirim ke grup geng arisan nya.
Dengan caption yang membuat semua geng sosialita nya menjerit penasaran.
__ADS_1
" Angel in my family." begitu lah bunyi caption yang di tulis di bawah foto Nabila yang sedang duduk menatap ke arah luar mobil.
Tidak berapa lama,ponsel milik Ibu Yolan terdengar berdering tiada henti.
Ibu Yolan sampai kewalahan membalas satu persatu pesan yang masuk dari geng
sosialita nya.
Beliau tidak sempat membalas satu persatu pesan yang masuk dari teman sosialitanya.
" Nanti kalian bisa liat sendiri, menantu pilihan ku.udah jangan ada yang mengirim pesan lagi,5 menit lagi kami akan mendarat cantik." balas ibu Yolan sambil tersenyum bangga.
Kali ini beliau akan membuktikan sendiri kepada semua teman-teman arisan,jika Arif mampu mencari pendamping hidup yang tepat untuk mendampingi nya.
Selama ini,Ibu Yolan sering mendapatkan sindiran dari teman-teman Sosialitanya karena mempunyai menantu yang suka pamer belahan dada dan bagian tubuh lain nya.
" Menantu ku akan menjadi pemenang nya hari ini." batin Ibu Yolan dengan tersenyum sumringah.
Mobil milik Ibu Yolan memasuki sebuah perumahan elit,semua bangunan nya terlihat megah dan tinggi menjulang.
" Waw..." gumam Bila dalam hati nya.
Megah nya rumah di ibu kota membuat Bila tidak berhenti berdecak kagum.bahkan besar nya melebihi 10 kali lipat rumah mereka di pelosok.
" Iya Ma." jawab Bila ikut turun.
Baru satu langkah Bila melangkah masuk ke dalam pekarangan rumah mewah ini.sejumlah Ibu-ibu arisan dengan dandanan super mewah datang mengerubungi nya.
" Masya Allah! Ternyata sosok Bidadari itu ternyata beneran ada!" seru teman arisan Ibu Yolan yang bernama jeng Ratih.
" Cantik sekali kamu Nak,siapa nama Kamu?" tanya teman Ibu Yolan yang lain nya.
" Bila Tante." jawab Bila sopan sambil tersenyum,wajah cantik nya semakin terlihat mempesona dengan berhias kan senyuman manis.
" Aduh jeng,kenapa tidak dari dulu jeng Yolan menikahkan Arif dengan Bila,ini malah kasih kesempatan untuk wanita murahan itu." sahut Ibu Rina yang juga ikut dalam acara arisan sosialita.
Ibu Yolan hanya tersenyum tipis,cibiran seperti ini sudah sering dia dapat kan jika sedang berkumpul bersama teman - teman Arisan nya.itu lah sebab nya kenapa beliau memilih jarang untuk ikut bergabung.Kehidupan pribadi putra menjadi bulan-bulanan ibu -ibu sosialita ini.
"Kenapa Arif bisa menikah dengan Bila? Di mana mereka bertemu?" tanya Ibu Riri yang terkenal paling julid di antara semua Ibu-ibu.
" Tidak perlu kalian tau di mana dan kapan mereka berkenalan,yang penting Nabila sudah sah menjadi menantu Saya." geram Ibu Yolan yang tidak habis pikir dengan tingkah kekepoan sahabat nya.
Ibu Riri langsung diam tidak berani membuka suara ketika melihat raut wajah kesal dari Ibu Yolan,jika dia kembali memberi pertanyaan yang menyinggung perasaan Ibu Yolan, Kejayaan Perusahaan suami nya menjadi taruhan nya saat ini.
__ADS_1
Sudah cukup 3 bulan yang lalu mereka hidup serba kekurangan karena perusahaan milik keluarga Ahmad menarik semua saham mereka dari perusahaan milik suami Ibu Riri, Alhasil banyak para investor yang juga ikut menarik saham dari perusahaan suami ibu Riri, Kondisi keuangan mereka menjadi terombang-ambing akibat Ibu Riri yang tidak bisa mengolah bahasa nya ketika berbicara dengan Ibu Yolan.
" Lalu bagaimana dengan model majalah dewasa itu?" tanya Ibu Joko tanpa pikir panjang.
" Mereka sebentar lagi akan berpisah,Arif sedang mengurus semua nya." jawab Ibu Yolan sangat yakin.
Bila langsung terkejut mendengar fakta baru yang keluar dari mulut mertuanya,dia bahkan belum di beri tahu oleh suami nya.
" Syukur lah kalau begitu, sebaiknya memang seperti itu jeng Yolan,hempaskan secepat mungkin benalu tidak tau diri itu." ujar Ibu Joko.
Semua teman-teman Arisan Ibu Yolan sangat membenci Naima.bahkan di antara mereka ada yang menjadi kebiadaban tingkah serakah Naima,yang telah sengaja menggoda suami jeng Ratih padahal status nya sudah sah menjadi istri Arif tetapi masih saja merayu orang yang umur nya lebih tua dari dia.
" Cantik sekali menantu Kamu ini jeng, Aku jadi iri melihat nya,jika saja Bila belum sah menjadi istri Arif sudah Aku paksa menikah dengan Rio anak ku yang menjadi polisi itu." ujar Ibu Rina sambil tersenyum,tangan nya sejak tadi terus menggenggam tangan mulus milik Bila.
" Eitts,ini menantu kesayangan Aku,tidak akan Aku biarkan siapapun merebut nya dari putra ku." peringatan keras keluar dari mulut Ibu Yolan.
" Cuman berandai - andai saja jeng Yolan,jangan di ambil hati." jawab Ibu Rina sambil mencolek gemas pipi Ibu Yolan yang terlihat kesal.
Setelah di buat kaget dengan drama kehebohan penyambutan nya,kini Bila di buat lebih kaget lagi ketika melihat para ibu-ibu arisan ini mengeluarkan segepok uang dollar dari tas branded mereka masing-masing.
" Itu uang asli 'kan ?" bisik Bila melirik ke arah mertua nya. yang langsung di balas anggukan kepala oleh ibu Yolan.
Bila memilih diam tanpa mengeluarkan suara lagi,kini dia hanya fokus menyimak bagaimana mewah nya kehidupan para ibu-ibu sosialita.
Tawa dan canda dari grup arisan sosialita ini terdengar begitu seru.mereka bahkan tidak sungkan berbagi kisah pribadi kepada sesama teman arisan nya.hampir 3 jam mereka berkumpul,namun tidak ada satupun yang beranjak dari posisi duduk.
" Kita langsung jalan ke mall ya sayang?" ajak Ibu Yolan kepada Bila ketika acara arisan nya sudah berakhir.
" Iya Ma,tapi pulang nya jangan malam- malam ya Ma,tadi Bila pamit ke Mas Arif nya cuman sebentar." ujar Bila tidak enak.
" Kamu pamit sama dia? " tanya Ibu Yolan dengan wajah senang nya.
Ternyata wanita muda di hadapan nya ini benar-benar menantu idaman bagi semua orang.
" Iya Ma, tadi sebelum kita berangkat,Bila kirim pesan untuk pamit kepada Mas Arif."
" Mama bangga kepada Kamu sayang,Kamu begitu menghormati suami mu." ujar Ibu Yolan sambil menatap haru kepada Bila.
Jangan lupa Like,Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys.
Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar walaupun hanya satu kata.
Dukungan dan support dari kalian sangat berarti bagi Author.
__ADS_1
Terimakasih semua nya 😍🥰🥰🥰