Terpaksa Menjadi Istri Kedua

Terpaksa Menjadi Istri Kedua
10.pulang


__ADS_3

mobil hitam itu pun memasuki gerbang rumah dewi yang sudah di buka satpam,mobil pun berenti didepan rumah mewah itu


"terimakasih yah pak"ucap dewi sopan


"iya nyonya sama-sama"balas pak supir pribadi suaminya, dewi pun turun dari mobil itu dan melangkah memasuki rumahnya yang sudah dia rindukan dia tidak sabar bertemu dengan orang tuanya dewi pun berlari


"mami papi aku pulang"teriak dewi sambil mencari keberadaan orang tuanya


"sayang"teriak mami sambil berlari kecil,dewi pun langsung memeluk mami nya erat erat dia pun menangis


"aku kangen mami"isaknya dipelukan maminya


"mami juga sayang"mami nya pun ikut menangis"dimana suamimu"tanya mami sambil melepas pelukannya dan membawa dewi duduk di sofa tapi dewi malah duduk miring dipangkuan maminya kepalanya bersender didada maminya bak seperti bayi


"sudah menikah masih saja manja seperti ini"ledek mami nya sambil menepok nepok pantat dewi


"biarin dewi kan kangen"


"kamu belum jawab pertanyaan mami,suami kamu mana"tanya mami


"keluar negeri mi,oh iya papi mana mi?"dewi mendongak menatap mami nya


"papi ada perjalanan bisnis diluar negeri"jelas mami"suami kamu ngapain keluar negeri"tanya mami


"perjalanan bisnis juga mi"


"berarti kita senasib yah"ucap mami tertawa


"hahaha nasib kita beda mi,klo mami beruntung punya papi seutuhnya papi mencintai mami begitupun papi,mami satu satunya istri nya papi klo aku hanya istri kedua untuk memberi anak saja"dewi menatap maminya yang sudah menangis,dewi pun turun dari pangkuan maminya dan menghapus air mata maminya dan memeluknya


"jangan nangis lagi mi aku ngkpp"maminya pun tersenyum getir


"mami slalu berdoa kepada allah mami hanya minta klo mami ingin melihat anak mami bahagia suatu hari nanti,semoga kamu bahagia suatu hari nanti mami ngk bisa berbuat apa apa mami merasa gagal menjadi seorang ibu maaf kan mami"mami pun mengusap wajah anak semata wayang nya itu dengan lembut


"mami jangan salahin diri mami ini semua udah keputusan dewi,mami ngk gagal jadi seorang ibu mami adalah yang terhebat aku sayang mami"ucap dewi sambil memeluk maminya erat


**

__ADS_1


"mi aku tidur sama mami yah"renge dewi sambil memeluk maminya


"iya harus lah kamu tidur sama mami"mencubit pipi anaknya dengan gemes"ayok syg"ajak maminya.mereka pun pergi kekamar mami dira


dewi terbangun saat mendengar ponselnya bunyi dia pun mengambil ponselnya


drttt drrrrttttt panggilan video call dari alfin


dewi pun pergii ke balkon kamar maminya untuk mengangkat video call dari alfin agar tidak mengganggu maminya yang sudah tertidur setelah sampai dibalkon dia pun langsung menekan tombol hijau


"hallo kk"dewi pun tersenyum saat melihat suaminya yang ganteng menurutnya


"ko lama bangat sih diangkat nya"omel alfin memasang wajah kesalnya


"maaf kk tadi dewi tidur"ucapnya


"yah udah ngkpp,aku cuma kangen belum ada sehari di sini aku udah pengen mau balik pengen cium"jelas alfin,dewi memutar bola matanya


"kk mesum bangat sih"kesal dewi


"ngk"


"jahat banget sih"gerutu alfin


"kk video call aku kenapa?"tanya dewi


"yah kangen lah"ucapnya kesal


"cuma kangen doang ngk penting bangat sih,video call malam-malam cuma gangguin orang tidur aja"jawab dewi ketus.alfin pun merasa kecewa kirain dewi cuma mau ingin menggoda nya saja klo dia tidak rindu dengan nya ternyata dia salah dewi memang ngk kangen buktinya dia berbicara ketus begitu dan bilang ngk penting bangat padahal alfin sangat-sangat rindu dengannya alfin pun langsung mematikan panggilan video call nya


"dia marah"tanya dewi pada dirinya sendiri setelah alfin memutuskan panggilan dewi jadi menyesal berbicara ketus begitu ke suaminya .sebenarnya dia sangat merindukan suaminya itu tapi dia gengsi untuk mengakui itu dia juga tidak mau klo nanti perasaan yang memang sudah ada sejak dulu semakin besar yah dia akui dia memang menyukai suaminya itu sejak lama tapi sekarang dia sadar dia hanya istri kedua yang akan memberikan anak saja.


**


sekolah


"lo kemana aja kemarin ko ngk masuk sih?"tanya mita

__ADS_1


"gue habis ngantar suami"bisik dewi karna takut didengar dengan teman kelasnya


"kaya nya lo mulai suka deh sama suami lo"selidik mita


"iya nih sampe-sampe ngk sekolah gara gara ngantar suami"goda bunga


"memangnya suami lo kemana beb"tanya cika


"dia ada perjalanan bisnis keluar negeri"jawab dewi


"terus lo dirumah suami lo sama madu lo yh"tanya bunga


"ngk,gue dirumah mami"dewi melihat kearah pintu disana ada leon ya sedang tersenyum sambil mengode untuk mendekat


"terus ma-"bunga ingin bertanya lagi tapi dewi sudah beranjak dari duduk nya


"gue ke leon dulu yah"ucap dewi dibalas anggukan oleh mereka bertiga sambil berlalu pergi menghampiri leon yang sudah mengulurkan tangan nya saat dewi sudah sampai tapi dewi tak membalas uluran tangannya


"kenapa lo manggil gue"tanya dewi


"kekantin yok lagi jamkos kan aku juga"jelas leon


"yah udah gue panggil mereka dulu yah"tunjuk dewi kearah ketiga temannya yang didalam kelas"ngkpp kan klo gue ngajak mereka"tanyanya


"iya ngkpp ko"jawab leon


dewi pun masuk lagi kedalam kelas menghmapiri teman-temannya yang sedang mengobrol


"eh kekantin yok"ajak dewi


"nanti kita ketahuan sama guru piket gimana gue ngk mau yah dihukum"ucap cika


"lo penakut bangat sih cik sama guru piket"bunga tersenyum mengejek


"lagian ini jamkos yang penting kita ngk keluar dari sekolah"jelas dewi


"yah udah ayok"ajak mita diangguki mereka

__ADS_1


__ADS_2