Terpaksa Menjadi Istri Kedua

Terpaksa Menjadi Istri Kedua
Sisi gelap Arif


__ADS_3

Setelah berhasil membantu sang suami memuntahkan lahar panas nya,kini Bila tengah membersihkan badan dan tangan nya yang terkena muntahan bisa panas dari mulut ular piton.Sebelum keluar dari kamar mandi tadi,Arif sempat berjanji akan mengajak Bila makan malam berdua di sebuah tempat yang sangat romantis.Bila yang sudah merasa bosan terus berdiam diri di rumah menyetujui ajakan sang suami.


" Sayang! Mandi nya jangan lama-lama,ini sudah mau magrib. nanti jalanan macet!" seru Arif dari luar kamar mandi.sudah setengah jam lebih dia menunggu Bila keluar dari kamar mandi,namun nyata sampai rasa kantuknya datang Bila masih tetap betah berlama-lama di dalam kamar mandi sana.


Mendengar suara Arif memanggil nya,Bila langsung membilas seluruh tubuh nya setelah keasyikan berendam di dalam bathtub.lalu memakai asal handuk yang tergantung di dalam kamar mandi.


" Aku sudah siap Mas,maaf bikin Kamu nunggu lama." ujar Bila ketika keluar dari kamar mandi dan mendapati sang suami sudah berdiri tegak di depan pintu.


" Lain kali jangan di ulangi lagi, Aku khawatir terjadi sesuatu kepada Kamu di dalam sana." jawab Arif yang kembali mencuri kecupan singkat di pipi Bila.


" Sebaiknya Kamu mandi dulu Mas." ujar Bila menyamarkan rasa grogi nya ketika selalu mendapat kan perlakuan manis dari suami nya.


" Melihat Kamu yang hanya memakai handuk begini,Aku jadi pengen memakan Kamu sekarang juga.tapi sayang nya tamu bulanan itu masih belum pergi juga dari rumah,berapa hari lagi sih sayang?" tanya Arif dengan tangan yang sudah memeluk tubuh Bila yang hanya tertutup oleh sehelai handuk.


Menyadari kesalahannya, mata Bila langsung membulat ketika melihat handuk yang dia pakai hampir merosot ketika Arif memeluk nya.dua gundukan kenyal yang sempat Arif main kan,sudah nampak menonjol keluar dari tempat nya.Arif tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.


Dengan lancang nya dia menggigit dan menjilat gundukan kenyal yang menonjol itu hingga membuat Bila kembali mengeluarkan erangan panjang nya.


" Mas! Hentikan!Sana mandi dulu,katanya mau makan di luar." tegur Bila ketika kesadaran nya sudah kembali,dia tidak ingin tangan kanan nya kembali menjadi kebas akibat harus menggoyang ular piton yang sudah menegang.


" Maaf sayang,Aku kelepasan, Kamu sih menggoda Aku terus." ujar Arif sambil mengerlingkan mata nya.


" Menggoda? Apa dia bilang tadi, Aku sengaja menggoda nya? Kapan ?" batin Bila dengan rasa kesal nya ketika di tuduh telah menggoda suami nya sendiri.


" Lepas Mas,Aku tidak pernah berniat menggoda Kamu! Aku terpaksa pakai ini karena lupa bawah jubah mandi." jawab Bila dengan ketus.setelah itu dia langsung menerobos pergi meninggalkan Arif yang sedang menyesali ucapan nya sendiri.


" Jangan ngambek sayang, Aku cuman bercanda doang,lagian ngga ada salahnya juga kalau Kamu menggoda Aku,karena kita sudah sah menjadi suami istri."


" Muachh....Aku mandi dulu, Kamu dandan yang cantik ya sayang." ucap Arif sebelum menjauh menuju kamar mandi.


" Ishh.. Ngeselin banget sih." Bila terlihat kesal sambil menghentakkan kakinya di lantai kamar.


Ketika ingin membuka pintu lemari pakaian nya, Bila kembali di buat kesal saat melihat jejak kemerahan dari mulut suami nya terukir jelas di belahan gundukan kenyal nya.


" Duh! Gimana cara ngilangin nya ya?" ucap Bila terus berusaha menggosok kan tangan nya di tanda merah itu.


" Untung saja di bagian dalam,coba kalau di tempat yang terbuka ,habis Aku kena ledekkin sama si Mama." gumam Bila sambil tersenyum membayangkan bagaimana lucu nya sang Mama mertua yang suka sekali menjahilinya.

__ADS_1


Di dalam lemari pakaian ini ada banyak sekali pakaian baru yang masih belum Bila pakai.semua jenis pakaian dengan berbagai macam merk brand ternama tergantung rapi.Bila hanya tinggal memilih saja pakaian mana yang akan dia pakai.


Kali ini Bila memilih dress model panjang bahan brokat dengan berwarna pastel.sangat cocok sekali dengan kulit Bila yang putih bersih,setiap potongan dress itu terlihat indah di badan Bila yang tinggi bak seorang model.Bila memilih hijab berwarna hitam untuk menyempurnakan penampilan nya malam ini.


" Selesai." gumam Bila sambil memutar-mutar kan badan nya di depan kaca.


Bila langsung beranjak membuka lemari berikut nya untuk mengambil tas mungil yang berwarna hitam dan tidak lupa mengambil flat shoes yang senada dengan warna tas dan jilbab nya.


Arif yang baru keluar dari dalam kamar mandi langsung terpana melihat penampilan sang istri.sore menjelang malam ini Bila menjelma bagaikan seorang putri kerajaan bahkan mengalahkan semua model terkenal.


" Cantik." ucap Arif dengan sorot mata yang tidak bisa berpaling lagi.


Ketika kedua tangan nya hendak menangkap tubuh Bila yang sudah selesai berdandan rapi.Bila dengan cepat menghindari tangkapan suami nya.


" Mas,pakai baju nya dulu! Badan Kamu masih basah,nanti baju ku juga ikut basah." ujar Bila memperingati sang suami.


" Peluk sedikit saja sayang!" kilah Arif sambil menggaruk selayang dagu nya yang tidak berjenggot.


" Nggak Mas, Aku malas ganti baju lagi,itu baju Kamu udah Aku siapkan di atas ranjang." tolak Bila secara halus,bukan nya tidak sudi di peluk oleh suami nya,namun Bila memilih aman ketimbang harus kembali berganti pakaian karena tangan suami nya yang tidak bisa di kondisi kan.


" Mas! Kamu itu kebiasaan banget deh,pakai dulu itu kain penutup ular nya,ngga malu apa?" ucap Bila yang bertambah kesal melihat tingkah suami nya.


" Kenapa mesti malu sih sayang,orang sama istri sendiri kok, lagian Kamu juga udah terbiasa melihat dan memegang nya." sahut Arif yang suka sekali menjahili Bila.wajah cemberut Bila membuat Arif semakin bersemangat merusuh.


" Mau coba pegang lagi nggak?" tanya Arif sambil berjalan perlahan mendekat ke meja rias.


" Ngga! Terimakasih." jawab Bila yang memilih kabur keluar dari kamar.ketimbang meladeni sang suami yang sedang kumat-kumat nya.


" Sayang! Jangan pergi, tungguin!" teriak Arif dengan tawa yang tertahan.


Brukk...


Suara pintu di tutup dengan kasar begitu terdengar memekakan telinga.Bila berlari menuruni anak tangga sambil bergidik ngeri dengan Kepala yang tidak berhenti menggeleng kecil.


" Sayang! Kamu kenapa?" tanya Ibu Yolan ketika melihat Bila turun dengan wajah pias nya serta nafas yang sudah tidak beraturan lagi.


" Ng-nggak papa kok Ma,tadi Bila cuman kaget aja melihat tikus yang sedang lewat di depan Bila." jawab Bila sembarangan ucap.dia tidak mungkin menceritakan bagaimana kegilaan suami nya yang sesungguhnya.

__ADS_1


"Oh..." Ibu Yolan hanya bisa membulat kan mulut nya ketika terpana melihat kecantikan sang menantu.namun detik berikutnya beliau langsung ikut panik ketika mengetahui ada tikus yang berani menyelinap masuk ke dalam rumah mewah nya.


"Di mana tikus nya sayang? Kenapa ngga di usir?" tanya Ibu Yolan celingukan mencari sosok yang menggelikan itu.


" Bi-bila takut Ma." jawab Bila jujur.


" Mama juga takut sih,nanti biar Mama minta Mang Yan sama Bi Jum untuk menyemprot kan racun nya." ujar Mama Yolan cari aman.lalu menggandeng tangan Bila menuju ruang keluarga.


" Iy-iya Ma." jawab Bila sambil tersenyum.


" Kamu cantik banget sih sayang, Mama sampai pangling loh melihat penampilan mu yang seperti ini." Mama Yolan meneliti setiap benda yang lengket di tubuh menantu nya,semua nya terlihat begitu sempurna dan sangat pas sekali.


" Ini hasil pilihan Mama, terimakasih ya Mama sudah menyiapkan semua keperluan Bila."


" Kamu tidak perlu berterima kasih sayang, Kamu anak nya Mama,sudah sewajarnya Mama melakukan ini untuk anak kesayangan Mama."ujar Ibu Yolan sambil menggenggam lembut kedua tangan menantu kesayangan nya.


" Ma ! Jangan di pegang terus tangan nya istri Arif ,nanti bisa lecet loh Ma."sahut Arif yang masih berada di atas tangga dengan pakaian yang sudah rapi.pakaian yang di gunakan senada dengan warna pakaian Bila.jika di lihat-lihat kedua nya merupakan pasangan yang sangat serasi sekali.kecantikan dan ketampanan yang mereka miliki berdua benar-benar warisan langka.


" Anak kurang ajar, sekarang baru Kamu mengakui kalau ini istri mu, dulu-dulu kemana saja kesadaran mu pergi? Hah?"


" Jangan lupa kalau Mama lah yang membawa Bila masuk menjadi menantu kesayangan di rumah ini! Kamu punya hak apa melarang Mama seperti tadi?" Kecam Ibu Yolan begitu menggebu-gebu.


" Santai Ma! Kenapa mesti emosi sih." balas Arif yang sudah kembali ke jati diri nya sendiri.selama menikah dengan Naima ibu dan anak ini tidak pernah lagi bercengkrama heboh seperti ini,yang ada mereka berdua saling mendiamkan satu sama lain.


" Kamu tuh yang duluan." sahut Ibu Yolan tidak terima.


" Iya..Iya deh.maaf! Arif mau langsung pamit sama Bila, Mama sama Papa makan duluan saja, tidak perlu menunggu kami pulang." ucap Arif yang kembali mencium punggung tangan sang Mama setelah sekian purnama tidak pernah melakukan nya.


" Bila juga pamit ya Ma." ucap Bila ikut melakukan hal yang sama seperti yang suami nya lakukan.


" Jaga menantu Mama baik-baik, awas saja kalau sampai lecet sedikit pun,Mama tidak akan pernah mengampuni nya." ancam Ibu Yolan memperingati sang putra.


" Siap Nyonya Ahmad." jawab Arif sambil tertawa masuk ke dalam mobil.


Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰😍🥰😍


Jangan lupa

__ADS_1


__ADS_2