Terpaksa Menjadi Istri Kedua

Terpaksa Menjadi Istri Kedua
28.dewi takut


__ADS_3

"huek..huekk.. hiksss....mami"gadis itu memuntahkan semua isi perutnya,sambil terisak karna sudah tidak tahan,suaminya pum datang menghampirinya dan memijit belakang leher gadis itu


"maaf"alfin memeluk gadis itu dari belakang


"gimana udah enakan"tanyanya tapi gadis itu tak menjawab sama sekali dia masih kesal dengan alfin"yah udah,kamu istirahat aja dulu dikasur"alfin mengantar dewi keranjang.gadis itu tidak menolak karna dia merasa sangat lemas.berjalan saja dia tidak kuat jadi dia biarkan saja suaminya itu menuntunnya berjalan.selesai menyelimuti istrinya alfin langsung keluar dari kamar dewi sedangkan dewi tambah semakin kesal karna alfin langsung berlalu begitu saja


"kk alfin nyebelin hiksss.."ucap gadis itu sambil terisak


satu jam sudah alfin didapur bersama dengan bibik.alfin sedang memasak semur jengkol sedangkan bibik hanya mengarahkan saja akhirnya selesai juga.


"bik makasih yah udah bantuin.alfin keatas dulu"bik mengangguk


"iya tuan,biar saja bantu tuan"alfin menggeleng


"saya bisa sendiri ko bik"alfin membawa semur jengkol di mangkuk dan nasi dipiring serta air minum yang ada di botol.pria itu melangkah menuju ke lantai 3


ceklek


mata mereka berdua bertemu tapi dewi langsung membung muka,gadis itu belum tidur karna dia merasa lapar.alfin berjalan kearah sofa dimana gadis itu sedang duduk bersila disana sambil memasang muka cemberutnya.dia pun duduk samping dewi sambil mengelus kepalanya


"ini aku udah masakin semur jengkol.sekarang makan yah"ucap alfin lembut.gadis itu melirik kearah suaminya dan langsung mengambil alih mangkuk dan piring yang dibawa alfin.tanpa malu dia langsung melahapnya


"kak dewi pengen nambah nasinya"pinta dewi,alfin mengangguk dia beranjak dari sofa tapi ditahan oleh dewi


"dewi ikut"dewi beranjak dari sofa juga tapi alfin menggeleng kan kepalanya tanda tidak setuju


"kamu disini aja,kamu ngk boleh kecapean"dewi memggeleng sambil memasang muka cemberut


"nanti kk bawa nasinya dikit lagi,dewi ikut kebawah aja supaya puas makannya"

__ADS_1


"nanti aku bawain pancinya supaya kamu puas"ucapnya geram dengan kelakuan dewi yang tidak mau menurut


"dewi mau makan masakan bik siti juga"ucapnya memelas


"tadi katanya ngk mau masakan bik siti"alfin kesal sendiri dengan kelakuan dewi


"itu kan tadi,sekarang dewi berubah pikiran setelah dewi pikir-pikir makanan yang dimasak bik siti keliatannya enak bangat kk"dewi langsung berlari keluar membawa mangkok yang masih berisi jengkol serta piring yang sudah kosong


"dewi hati-hati"teriak alfin sambil ikut berlari menyusul dewi setelah sudah sejajar dengan dewi alfin langsung menarik tangan dewi


"jangan lari-lari"dewi pun menurut tidak berlari lagi


mereka berdua sampai dilantai bawah lebih tepatnya sudah berada didapur gadis itu duduk dikursi dia melirik kearah suaminya yang mengambil makanan dilemari tempat penyimpanan yang sudah bibik simpan tadi


"kamu mau yang mana dipanasin"tanya alfin.gadis itu mendekati suaminya


"semuanya aja kak"ucapnya tersenyum manis.alfin menghela nafasnnya


"yah udah kamu duduk disana.ngk boleh lama-lama berdiri"gadis itu malah semakin mendekat


"dewi bantuin kk aja yah"jawabnya


"dewi klo aku bilang duduk yah duduk.cepat"tegasnya.gadis itu pun menurut


beberapa menit pun akhirnya alfin selesai memanaskan makanan itu walaupun agak kesusahan tapi demi anaknya supaya ngk ileran.dia pun menghidangkan diatas meja makanan yang sangat-sangat menggunggah selerah itu tak butuh waktu lama dewi langsung melahapnya sedangkan suaminya yang duduk disamping dewi hanya tersenyum melihat dewi makan sebanyak itu


"kakak ngk makan"tanya dewi sambil memakan-makanannya.alfin menggeleng


"ngk"dewi menatap alfin

__ADS_1


"kk belum makan kan"tanya dewi


"belum,kamu ngk usah khawatir aku bisa makan mie ko klo lapaf.habisin aja makanannya supaya kamu cepat tinggi"jawabnya.gadis itu langsung menyuapkan nasi serta lauk kedalam mulut suaminya memakai tangan gadis itu.alfin pun tak monalkannya sampe makan yang dimeja itu mereka habiskan tanpa tersisa.gadis menuju ke wastafel untuk mengantar piring kotor di bantu suaminya serta mencuci piringnnya


"ayok kekamar ngk usah dicuci piringnya"ucap alfin tapi dewi malah mencuci piring tanpa mendengar perkataan suaminya


"mendingan kk bersiin meja makan,kasian bik siti dapur tadi ini bersih bangat jadi harus kita bersiin lagi"alfin pun menurut dia membersikan meja makan itu,setelah alfin selesai membersikan meja makan dia langsung menghampiri istrinya yang masih mencuci piring.dia memeluk dewi dari belakang


deg jantung gadis itu berdetak lebih cepat


karna alfin mulai mencium belakang leher dewi.alfin langsung membaliknnya tubuh istrinya dan mengangkatnnya duduk disamping wastafel


setelah itu dia langsung mencium bibir ranum istrinya itu dan melumutnya.alfin mengabsen setiap inci mulut istrinnya sedangkan dewi sudah melingkarkan tangannya di leher alfin.


alfin mulai menurunkan ciumannya ke leher istrinnya


"ahh"dewi mendesah pelan.entah kenapa dia tidak menolak gadis itu sangat menikmati ciuman lembut itu tanpa dia sadari kancing baju piyama gadis itu sudah terlepas semua.alfin melumut gunung yang sangat nikmat itu dia meninggalkan tanda merah disana


"wi kita lanjut dikamar yok"gadis itu tersadar langsung membuka matanya dan menggeleng dia langsung mengingat kejadian malam pertamannya dengan alfi itu sangat menyakitkan


"aku pelan-pelan ko,kamu tenang aja"dewi metap mata suami yang sanyu


"ak-"alfin langsung mengangkat istrinya itu melangkah menuju kelantai 3


sesampai dikamar alfin langsung mengunci pintu kamar itu,dia langsung membaringkan istrinnya dengan pelan dan menindihnnya istrinnya itu dia pun memulai aksinnya lagi melumut bibirnya istri serta mencium leher turun kedada gadis itu.dewi hanya terpejam dan mendesah pelan gadis itu menggugit bibir bawahnya.dia merasa ada keluar dibawa sana apa lagi dia sudah merasakan milik suaminnya itu keras dibawah sana dia pun teringat kembali bagaimana benda tumpul itu mrnyakitinnya dia pun langsung mendorong suaminnya dan menggeleng


"dewi takut kk"alfin menatap istrinnya itu,dia juga teringat kembali bahwa istrinnya ini sedang hamil muda.apa lagi kata dokter klo hamil muda memang rentan keguguran.tidak boleh melakukan itu terlalu lama dia juga sadar pasti dia kebabalasan klo sudah melakukan itu dengan dewi.dengan terpaksa dia turun dari tubuh gadis itu dan mencium keningnya dan berlalu kekamar mandi terpaksa dia menuntaskan dikamar mandi walaupun dia punya lulu ngk mungkin kan setelah fitolak dewi dia langsung kekamar lulu,dia ingin malam ini tidur dengan istrinya dewi yang sangat dia cintai itu


setelah selesai dari kamar mandi dia pun langsung naik kekasur dan memeluk dewi,gadis itu masih bangun dia pun membalas pelukan alfin.

__ADS_1


__ADS_2