
Naura meliuk-liuk kan tubuh nya di atas lantai yang berdebu itu.tangan nya sengaja di lepas oleh para algojo atas perintah dari Arif.
" Bantu Aku Tuan!" pinta nya sambil membuka tank top tipis nya lalu dengan sengaja membuka kait kaca mata bulat nya.
Arif yang tidak sudi mata nya tercemar oleh penampakan gaib ini memilih membuang pandangan nya ke arah lain.
" Hari ini kalian ber enam boleh bersenang-senang dengan ****** ini."
" Nikmati lah!Sampai kalian semua puas." imbuh nya lalu pergi keluar meninggalkan Naura yang ingin menangis tetapi tidak mampu meluapkan tangisan nya itu.dia pikir Arif lah yang akan membantu menyembuhkan rasa panas nya, tetapi semua mimpi indah itu berganti menjadi mimpi buruk di tengah siang bolong begini.
" Terimakasih Tuan muda." jawab para algojo serempak.wajah mereka semua mendadak bahagia mendapatkan santapan lezat setelah lama berpuasa.
Reno pun ikut melangkah keluar bersama dengan Arif dan satu orang security.
" Tuan! Jangan tinggal kan Saya! Bagaimana ini?" Naura semakin ketakutan saat salah satu algojo menutup pintu itu dan yang satu nya lagi semakin mendekati nya.
" Halo cantik! Jangan takut begitu,hari ini kita akan bersenang-senang sampai lelah,kami semua akan membantu memuaskan Kamu yang sangat tidak tahu diri ini." ucap nya lalu menggigit dengan kasar benda bulat yang sudah terpampang nyata sejak tadi.
" Akh.... Sakit! Tapi enak." racau Naura begitu gila nya.
Ke enam algojo itu mendapat kan tempat favorit mereka masing-masing.
Wanita ini semakin larut dalam suasana ramai seperti ini.meksipun di lakukan dengan jumlah orang yang banyak, tetap saja Naura menikmati nya dan tanpa ragu mengeluarkan suara erangan panjang nya.
" Lagi! " pinta Naura saat ke enam algojo itu serentak menghentikan permainan mulut mereka.
Kini tiba lah saat nya Naura di paksa melayani mereka semua secara bergantian bahkan sampai 2 sekaligus.
" Engh...." wanita ini mengerang nikmat ketika kedua algojo ini menghentakkan pinggul nya.
__ADS_1
Naura sama sekali tidak menolak permainan yang di lakukan oleh para algojo itu,wanita ini selalu mengeluarkan suara merdu nya dan sangat menikmati,tubuh yang sudah bercampur dengan peluh dan debu tidak menyurutkan hasrat nya.seluruh tubuh Naura sudah di penuhi oleh tanda merah dari berbagai sumber.
Sampai jam 6 sore begini di dalam ruangan pengap itu masih terdengar alunan suara merdu yang membuat siapapun mendengar nya menjadi ingin merasakan nya juga.
Setelah ke enam algojo itu merasa puas,baru lah mereka menghentikan permainan ini dan meninggalkan Naura yang masih saja ingin melanjutkan cerita panas ini meskipun bagian bawah nya sudah robek dan berubah menjadi warna merah.efek dari dosis yang terlalu tinggi membuat tubuh nya tidak pernah merasa puas dan selalu ingin melakukan nya lagi.
" Jangan pergi! Bantu Aku." ucap nya sambil memainkan tangan nya di gua basah milik nya sendiri.
" Dasar ******!" teriak salah satu algojo lalu menutup pintu besi itu dengan secara kasar.
" Siapapun itu! Kemari lah,Aku membutuhkan bantuan kalian." ucapnya sambil menggigit bibir bawah nya menahan rasa nikmat dari permainan tangan nya sendiri.
" Engh...." Naura mengerang sendirian di tengah gelap nya ruangan ini.
Security yang baru datang ingin mengecek situasi terkini bergidik ngeri mendengar suara itu.
" Benar-benar wanita siluman." umpat nya geleng kepala.security ini bergegas pergi setelah memastikan pintu tahanan dalam keadaan aman.
" Apa yang kalian dapatkan?" tanya Pak Rizal kepada anak buah nya.
" Wanita itu hidup bersama dengan ibu kandung nya,dia merupakan tulang punggung keluarga, sebelum bekerja di perusahaan Ahmad Company, wanita ini dulu juga pernah bekerja di beberapa perusahaan asing lain nya, tetapi dia selalu di pecat secara tidak hormat karena ketahuan berusaha menggoda direktur perusahaan itu.dia bahkan pernah tidur dengan sejumlah pengusaha hanya demi mencari uang tambahan untuk gaya hidup nya yang elit, wanita ini sudah sangat lama menyimpan perasaan nya kepada Tuan muda,saat Tuan muda masih menjadi suami dari istri pertama nya dulu dia juga pernah mencoba menggoda Tuan muda, tetapi aksi nya selalu gagal dan dia juga sudah beberapa kali mendapatkan teguran dari Tuan muda dan juga Asisten Reno." ucap Komo panjang lebar.
" Lalu di mana wanita itu sekarang?" tanya Pak Rizal masih merasa penasaran.
" Dia masih di tahan oleh Tuan muda di ruangan bawah tanah,dan sekarang sedang mendapatkan hukuman nya."
" Asisten Reno sengaja meminta anak buah kita datang kesana untuk menjalankan perintah itu,wanita itu di paksa Tuan muda melayani ke enam anak buah kita dengan bantuan obat perangsang yang mereka dapatkan dari tas milik wanita itu sendiri."jawab Komo yang memang sudah mengetahui semua nya.
Pak Rizal mengangguk kan kepala nya sambil tersenyum sinis saat mendengar sang putra sudah memberikan hukuman yang setimpal kepada wanita licik itu.
__ADS_1
" Komunikasi kan kepada Reno langkah apa yang akan mereka ambil setelah ini,jangan biarkan lagi wanita itu berkeliaran bebas di bumi ini.beri dia pelajaran sampai dia tidak bisa lagi untuk berdiri ." titah Pak Rizal terlihat begitu emosional.
" Baik Tuan,akan Saya laksanakan." jawab Komo lalu pamit keluar dari ruangan ini menuju ke markas besar mereka.
Sedangkan di dalam penjara sana, keadaan Naima semakin memprihatinkan sekali.setiap hari dia selalu mendapat kan perlakuan kasar dari sesama tahanan wanita lain nya.akibat campur tangan dari Pak Rizal,Naima benar-benar di buat menderita di dalam sel penjara ini.
Wajah cantik yang dulu sangat mulus sekali,kini berubah menjadi menakutkan dengan banyak nya bekas sayatan silet di wajah nya.akibat tidak mendapatkan pengobatan terbaik wajah Naima bahkan sampai mengeluarkan darah dan nanah yang tiada henti nya.
Tubuh seksi nya kini tinggal lah tulang belulang yang akan roboh jika terkena hembusan angin kencang.
" Cepat pijitin kaki ku." teriak sang ketua sel itu kepada Naima yang terlihat masih bermalas-malasan.
" Ta- tapi Aku masih sakit kak, perut ku juga sangat lapar sekali." jawab Naima memohon belas kasihan dari wanita yang bertubuh besar itu.
" Aku nggak mau tahu! Lakukan perintah ku sekarang juga,mau lapar kek,mau mati sekalian pun Aku tidak akan pernah perduli.cepetan!" teriak nya lagi dengan tatapan mata tajam nya.
Sudah satu harian ini perut Naima belum di kasih jatah makan oleh mereka semua, setiap kali jatah makan datang,Naima tidak pernah mendapatkan nya.baru saja dia hendak membuka bungkus nasi putih itu,sudah ada orang lain yang menarik nya dengan sangat kasar.Naima yang sudah tidak sanggup untuk melawan lagi membiarkan saja mereka berbuat sesuka hati nya.
" Hei! Bodoh! Cepetan." titah nya lagi sambil menggoyangkan kaki besar nya yang lebih mirip dengan kaki gajah.
" I-Iya." jawab Naima pelan.lalu berjalan dengan tertatih-tatih menuju tempat kebesaran milik penguasa sel ini.
" Yang kuat pijit nya." bentak nya lagi saat merasakan tangan Naima tidak memiliki tenaga sama sekali.
" Iya Kak." jawab Naima patuh.
Naima menangis di dalam hati nya,sudah tidak ada lagi yang bisa membantu nya saat ini,Fandi yang dulu selalu dia harapkan pun kini ikut meninggalkan dia tanpa berpamitan atau pun meninggalkan pesan.
" Arif! Aku minta maaf, tolong selamat kan Aku dari siksaan dunia ini." gumam nya sambil memijit kaki wanita besar ini.
__ADS_1
" Aku tahu kesalahan ku terlalu banyak kepada kalian,tetapi Aku mohon! Bantu Aku untuk keluar dari sini.Aku sudah tidak sanggup lagi menahan rasa sakit ini.sudah cukup kalian menyiksa Aku! Jangan lagi." imbuh nya dalam hati.
Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰🥰🥰