Terpaksa Menjadi Istri Kedua

Terpaksa Menjadi Istri Kedua
25.jangan dekat-dekat


__ADS_3

setelah berbicara dengan dokter,bik siti pun menghampiri supir tersebut


"ber pinjam hp kamu,boleh"tanya bik siti


"untuk apa bik"tanya lamber


"saya mau hubungin tuan alfin sangking paniknya saya lupa hubungin tuan,hp saya juga kan dirumah ketinggalan"jelas bik siti,lamber memberikan ponselnya ke bik siti


bik siti pun langsung menghubungi tuannya itu keenam panggilan baru diangkat oleh alfin


"ada apa lam"tanya alfin yang terbangun dari tidurnya dia masih menahan rasa ngantuknya karna disana memang masih malam


"ini saya pak,bik siti"jawab bik siti.


"kenapa bik"tanya alfin lagi


"itu tuan..eh non dewi masuk rumah sakit soa-"belum sempat bibik menyelesaikan omongannya


"saya segerah kesana"alfin langsung memtuskan panggilan itu


malam itu alfin dan lulu langsung berangkat kebandara terbang kembali ke negaraxxx


**


"ada yang sakit non"tanya bik siti yang sudah berada disamping tempat tidur dewi,gadis itu masih terbaring lemah dengan impusnya ditangan


"dewi ngkpp bik"jawab dewi


"non makan dulu yah"dewi menggeleng,mata gadis itu sudah berkaca-kaca


"non kenapa"dewi hanya menggeleng


"non harus makan,klo non tidak makan kasian dedek bayi nya"ucap bik siti


dewi pun terkejut dibuatnya dan menatap bik siti


"bik,dewi hamil"tanyanya lirih.bik siti mengangguk,dewi langsung menangis bahagia.dan mengusap-usap perutnya.


"maafin mami sayang"ucap dewi lirih,gadis duduk dan langsung mengambil bubur ditangan bik siti.dan mulai memakannya,bik siti pun tersenyum melihatnya tapi baru 3 kali suapan dewi sudah berhenti dan meminta tolong bik siti mengantarkannya ke kamar mandi.


"hoekkk hoekkk bik..si.ti..hiksss.."dewi memuntahkan kembali bubur yang dia makan tadi,sambil menangis karna sudah lelah sedari tadi muntah terus.setengah jam kemudian bik siti membantu dewi kembali ketempat tidurnya


"non minum dulu"dewi mengambil gelas yang berisi air putih dan diminumnya setelah itu dia menaroh kembali ke meja samping

__ADS_1


"non istirahat yah"pinta bik siti diangguki dewi,gadis itu berbaring sambil memejamkan matanya.


**


23:15


alfin sudah berada dirumah sakit tempat dewi dirawat sedangkan lulu pergi kerumah alfin dia akan menyusul besok karna dia sangat lelah,alfin masuk keruangan dewi yang sudah agak gelap karna sebagian lampu dimatikan.


"tuan"panggil bik siti yang masih bangun karna bik siti tau tuannya itu akan datang,pak lamber tadi sudah memberi tau bik siti klo tuannya akan datang


"bik siti mendingan pulang saja bersama pak lamber dia ada diparkiran"suruh alfin dibalas anggukan oleh bik siti


bik siti pun keluar dari ruang rawat dewi menuju keparkiran mobil


setelah kepergian bik siti,alfin pun membaringkan tubuhnya disebelah dewi,baru saja alfin tertidur setengah jam dia sudah terbangun kembali karna dewi terbangun dari tidurnya


"kenapa"tanya alfin saat melihat dewi ingin turun dari tempat tidurnya


"dewi mau muntah"alfin langsung mengambil impus dan menggendong dewi kekamar mandi


"hoekkk..hoekkk"dewi memuntahkan semua makanan yang dia makan tadi siang,alfin memijit leher belakang dewi.setelah hampir setengah jam akhirnya dewi selesai memuntahkan semuannya dia pun kembali lemas.alfin membawannya ketempat tidur,dibaringkannya tubuh dewi dikasur alfin juga ikut berbaring tapi dewi malah mencegahnya


"kak alfin tidur disofa aja yah"alfin menatap tajam kearah dewi


"dewi ingin muntah mencium parfum kakak"jawab dewi lirih


"ko bisa seperti itu,lagian aku pake parfum biasanya ko,ini cuma alasan kamu doang kan.kamu ngk suka aku peluk yah"tanya alfin marah sedangkan dewi sudah menangis


"hapus air matamu,aku akan tetap tidur disini"dewi menjepit hidungnya


"ngapain kamu menutup hidungmu,lepas"alfin melepas paksa tangan dewi yang menjepit hidungnnya dan naik keatas kasur.dipeluknya tubuh dewi tapi beberapa menit kemudian dewi terbangun


alfin pun ikut terbangun,dewi turun dari kasurnya sembari membawa impusnya kekamar mandi.gadis itu memuntahkan cairan bening diwastafel


"maaf"hanya itu yang keluar dari mulut suaminya,setelah dewi selesai muntah alfin langsung menggendongnya" tidur lah kembali,aku akan tidur disofa"alfin mencium kening dewi,gadis itu mengangguk.alfin melangkahkan kakinya menuju sofa dan tidur disana


**


pagi pun telah tiba,bik siti datang membawa pakaian ganti untuk alfin serta makanan yang sudah bik siti masak dari rumah.dewi sudah bangun sedari pagi karna dia kembali muntah dibantu oleh alfin tapi karna merasa masih sangat mengantuk alfin tertidur kembali disofa panjang itu


setelah bik siti membersihkan badan dewi dan mengganti pakaiannya,bik siti mengambilkan bubur ayam yang berada dimeja


"non makan dulu yah"tapi gadis itu menggeleng

__ADS_1


"nanti tuan marah klo non ngk makan"bik siti menyodorkan sendok yang sudah berisi bubur


"bik dewi mau makan gado-gado"pinta dewi


"yah sudah,bibik belikan dulu yah"bik siti yang sudah bergerak dari tempatnya tapi malah berbalik lagi karna dewi memegang tangannya


"bibik disini saja,biar kk alfin yang beli"pintanya


"biarkan saya saja non,kasian tuan.pasti sangat lelah"gadis itu menggeleng


"tapi dewi maunya kk alfin bik"mohonnya.dari arah kamar mandi alfin baru saja keluar setelah menyelesaikan ritual mandinya dan sudah rapi dengan pakaian santai,pria itu melirik kearah dewi


"kenapa belum makan"tanya alfin karna dia melihat kearah meja samping tempat tidur dewi,bubur ayam yang ada dimangkok itu masih utuh


"stop"dewi menaikan tangannya diudara sambil melirik tajam kearah alfin,pria itu heran melihat dewi


"kenapa"tanya alfin yang masih berdiri ditempatnya karna dewi menyuruhnya untuk tetap disana


"kk alfin masih makai parfum yang kemarin ngk.klo masih,jangan dekat-dekat"ujar dewi.alfin langsung mendekat


"ngk sayang"alfin memeluk dewi


"aku ngk pake parfum sekarang demi kamu,nanti aku beli parfum yang baru"dewi menggeleng


"jangan pake parfum,aku suka bau badan kakak jadi ngk usah pake parfum lagi"pinta dewi


"yah sudah klo gitu,tapi sekarang kamu harus makan"pinta alfin.


"aku mau makan gado-gado kk"pinta dewi,alfin mengangguk


"bik be-"dewi memotong perkataan alfin


"dewi maunya kakak yang beli bukan bik siti"pintanya lagi


"sayang bik siti aja,aku disini aja sama kamu.kamu ngk kangen apa sama aku"dewi menggeleng.


"aku mau nya kakak,yah udah klo kk ngk mau.aku ngk mau makan"alfin menghela nafasnya


"yah sudah,aku pergi dulu"alfin mencium kening dewi.bik siti yang melihat hanya tersenyum tipis


akhirnya aku up hari ini kirain ngk up soalnya aku ada urusan hari ini yaitu urusan jalan-jalan tapi gagal deh😔tapi senang sih bisa up hari ini.


jangan lupa like dan vote serta komen yah kakak2.terimakasih yang sudah membaca cerita ini dan terimakasih juga udah dilike🙏

__ADS_1


__ADS_2